Jumat, 22 Februari 2013

Kitab Wahyu

RAHASIA
KITAB WAHYU


Membangun
Pola Kehidupan
Dalam Rencana Allah
Melalui Pendalaman Alkitab


oleh
Pdt. Ir. Tinus Siampa



SIDANG JEMAAT MAWAR SARON
GEREJA KRISTEN MARANATHA INDONESIA
KOTA PALU

i
KATA PENGANTAR


Gagasan untuk menggali dan menyusun Rahasia Kitab Wahyu berawal dari kebutuhan Jemaat yang rindu mendalami rencana Allah akan manusia yang dinubuatkan dalam Kitab Wahyu. Untuk mempermudah dalam mengajar dan jemaat dapat memahaminya maka dirancanglah susunan pelajaran dalam bentuk Bahan Pendalaman Alkitab.
Dalam materi bahan Pendalaman Alkitab ini masih merupakan dasar-dasar pengenalan Rahasia Kitab Wahyu. Namun demikian kami anggap cukup untuk menjadi bahan pengenalan akan rencana Allah Bagi Manusia dan menjadi pemacu untuk pertumbuhan iman dalam upaya Penyempurnaan Gereja.
Dalam menyampaikan pelajaran ini pada jemaat, seharusnya materinya dipersiapkan dengan baik karena bahan ajar yang disajikan merupakan garis-garis besarnya saja, masih perlu dijabarkan agar lebih mudah dipahami oleh jemaat. Dalam penyajiannya sebaiknya dilengkapi dengan Alkitab, agar ayat-ayat yang disebutkan dapak dibacakan untuk dapat menambah keyakinan dan memudahkan memahaminya.

Penyusun,


Pdt. Ir. Tinus siampa

I. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Buku Wahyu adalah buku yang terakhir dalam Alkitab yang mengungkapkan tujuan rencana Tuhan yakni pernikahan Gereja (orang percaya) dengan Kristus. Sebab itu buku Wahyu di sebut buku pernikahan. Karena pentingnya buku Wahyu ini maka dipesankan pada Rasul Yohanes agar jangan memateraikan buku ini. Wah.22:10
Wahyu artinya kenyataan. Segala sesuatu nubuatan didalamnya akan menjadi kenyataan, pasti akan terjadi dan akan menjadi pengalaman langsung bagi gereja, Wah.1:1. Kitab Wahyu ini sangat penting dipelajari hamba Tuhan karena didalamnya menunjukaan perkara yang heran yang akan terjadi, mengungkapkan rahasia Allah bagi gereja. Kitab ini sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dengan kitab lainnya, kitab ini adalah kitab yang terakhir dalam Alkitab yang mencakup seluruh perjanjian-perjanjian dalam Alkitab dan menjadi tujuan yang akhir dari gereja. Jadi kitab ini menyimpulkan seluruh 65 kitab dalam Alkitab. Malaikat yang menyampaikan wahyu ini kepada rasul Yohanes adalah malaikat Jibrael.
Rasul Yohanes diperkenankan menyaksikan dan mencatat apa yang dilihat dan dengar tentang wahyu ini dengan segala rahasianya (Wah.1:2) kecuali mengenai ke 7 guruh (Wah.10:3-4). Rahasia kitab wahyu ini masih belum dimengerti rasul Yohanes, rahasia yang dibukakan masih sangat terbatas, tetapi pada akhir zaman ini rahasia kitab wahyu dibukakan bagi hamba Tuhan karena kepentingan pekerjaan Tuhan dalam penyempurnaan gereja.
Bagi yang membacakan maupun yang mendengar perkataan ini serta menyimpan dalam hatinya adalah orang yang berbahagia. Keduanya akan beroleh berkat sekalipun tidak mengerti (Wah.1:3), Sebab ketika rasul Yohanes meninggal, maka tulisannya mengenai kitab wahyu ini dikirimkan ke 7 sidang jemaat di asia kecil, dan buku ini menjadi rebutan. Buku ini hanya satu dan dibacakan dari sidang ke sidang dan begitu banyak orang mendengarnya meskipun tidak mengerti.
Iblis tidak menyukai buku Wahyu ini, karena buku ini membuka kedok dan siasat jahat iblis. Itu sebabnya iblis mencari rupa-rupa jalan untuk menutup mata rohani gereja di seluruh bumi. Sebab itu tidak mengherankan timbulnya berbagai pendapat dari berbagai organisasi gereja mengenai buku ini.
Gereja Tuhan yang hidup pada akhir zaman ini, yang akan disempurnakan menjadi gereja Pengantin, haruslah menyelidiki buku ini dengan seksama, karena buku ini berisi perkara-perkara yang heran. Untuk mengetahui rahasia dari buku Wahyu ini, harus mempunyai kerinduan yang besar dan menyerah total pada Tuhan Yesus dalam pimpinan Roh Kudus.

2. Sejarah Kitab Wahyu
a. Buku Wahyu adalah Anugrah dari Allah Bapa kepada Gereja Tuhan, yaitu melalui :
• Allah Bapa menganugrahkan pada Yesus Kristus. Sebenarnya Bapa dan Yesus adalah satu (Yoh.10:30), tapi perlu diketahui bahwa dalam kitab Wahyu, Yesus Kristus menyatakan diri sebagai anak manusia (Wah.1:13)
• Tuhan Yesus menganugrahkannya pada malaikat Jibrael.
• Malaikat Jibrael menganugrahkannya pada Rasul Yahya.
• Rasul Yahya menganugrahkannya pada Gereja Tuhan, Wah.1:1.
b. Rasul Yohanes dibuang oleh kaisar Dominition, seorang kaisar Romawi, karena kesaksian dari hal Kristus. Meskipun demikian membawa kebaikan bagi padanya karena didalam pembuangan ini rasul Yohanes memperoleh kesempatan untuk bersekutu dengan Tuhan lebih heran dalam doa dan puasa. Buku wahyu ini pertama kali ditulis oleh Rasul Yohanes dalam bahasa Yunani Koine, kemudian bahasa Ibrani, karena pertama kali buku Wahyu ini harus dikirim ke 7 sidang di Asia Kecil yang berbahasa Koine. Ditulis pada tahun 96 M di Pulau Patmos pada masa pembuangan, kemudian disusun kembali di Efesus. Wah.1:9
c. Setelah selesai menerima kitab wahyu dan menulisnya, maka dia dibebeaskan dari Pulau Patmos dan kembali ke Yerusalem, kemudian dari Yerusalem pergi ke negeri-negeri kafir sampai ke kembali ke Efesus. Pekabarannya berubah dari lemah lembut menjadi pekabaran yang keras, karena dia berhadapan sekarang dengan pelajaran palsu dan sesat yang sudah menjalar pada zamannya. Pada tahun 96 ia berada di Efesus dan menulis Injil Yohanes dan ke tiga suratan Yohanes.
d. Rasul Yohanes dipilih untuk menerima kitab Wahyu karena dia adalah rasul yang sangat mengasihi Tuhan dan dialah satu-satunya rasul yang mengalami pengasingan. Dalam pengasingan dia berkesempatan bersekutu lebih herang dengan Tuhan melalui doa dan puasa. Dia berpuasa selama 7 hari. Tuhan berkenan menganugrahkan Kitab Wahyu kepadanya karena :
• Setelah berpuasa 7 hari lamanya.
• Dia sangat mengasihi Tuhan
• Dia salah satu rasul yang mengalami pengasingan.
• Dialah rasul yang terakhir meninggal.
e. Hal ini erat kaitannya dengan suratan Yohanes yaitu semua berintikan kasih. Sedangkan surat kiriman Petrus berintikan pengharapan dan suratan Yakobus berintikan Iman.
f. Pada hari Tuhan (Wah.1:10), yaitu pada hari minggu, hari kemenangan Tuhan Yesus atas maut, hari kebangkitan dari antara orang mati. Rasul Yohanes mendengar suara yang digerakkan oleh Roh pada hari itu, karena hari itu juga adalah hari kemenangan Rasul Yohanes dalam pergumulan doa dan puasa selama 7 hari. Pada hari inilah kitab Wahyu mulai dianugrahkan.
g. Rasul Yohanes diperintahkan untuk menulis apa yang dia lihat dan harus dikirimkan kepada 7 sidang di asia kecil, berisi rahasia dan keadaan 7 sidang itu, Wah.1:11.

3. Isi Kitab
a. Buku Wahyu ini sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dengan buku yang lain. Buku ini adalah kitab yang terakhir dalam Alkitab, yang mencakup seluruh perjanjian dalam Alkitab dan menjadi tujuan terakhir bagi gereja. Jadi buku ini adalah kesimpulan dari seluruh kitab dalam Alkitab.
b. Buku Wahyu berisi perkara yang heran dan sangat berguna bagi umat Tuhan, 2Tim.3:16-17, 2Pet.1:19-21 agar dapat disempurnakan. Karena itu harus menyerah total pada Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus supaya dibukakan rahasianya.
c. Wahyu menyatakan peristiwa pada zaman Rasul Yohanes sampai peristiwa akan datang mengenai akhir zaman (Wah.1:19), yang berhubungan erat dengan Mat.24, Mark.13, dan Luk.21.
d. Angka 7 adalah angka sempurna. Di dalam buku Wahyu ini terdapat 7 perkara yang berbeda, selain perkara 7 sidang, 7 Roh Allah, 7 kaki dian, 7 lembaga Kristus dan 7 bintang. Adapun 7 perkara itu adalah :
1) 7 (tujuh) Materai Wah.6 dan 8
2) 7 (tujuh) Sangkakala, Wah.8, 11
3) 7 (tujuh) Guruh, Wah.10:3-4
4) 7 (tujuh) mahluk, Wah.12, 13 yaitu :
a. Perempuan (Gereja Pengantin)
b. Naga (Iblis / setan)
c. Anak Laki-laki
d. Benih perempuan
e. Penghulu Malaekat
f. Binatang yang ke luar dari laut (Anti Kris)
g. Binatang buas yang bertanduk (Nabi Palsu)
5) 7 (tujuh) bokor Murka Allah, Wah.16
6) 7 (tujuh) Bala
7) 7 (tujuh) ciptaan baru, yaitu :
1. Langit baru
2. Bumi baru
3. Yerusalem baru
4. Pernikahan baru
5. Bangsa yang baru
6. Pohon hayat
7. Nama baru

II. BEBERAPA ANGKA 7 SELAIN 7 PERKARA
PELAJARAN 1
1. 7 ROH ALLAH
(Wah.3:1, 4:5, 5:6)
1. Pendahuluan
Ke 7 (tujuh) Roh Allah bukan berarti bahwa Tuhan memiliki 7 Roh, melainkan angka 7 berbicara sempurna. Adapun ke 7 Roh Allah berbicara tentang kelengkapan kuasa Roh Allah yang bekerja dan pekerjaan Roh Allah yang sempurna.

2. Kelengkapan 7 Roh Allah
Dalam Perjanjian Lama ada 7 Roh yang beroperasi (Yes.11:2 dan 4:4), yang menggambarkan kelengkapan kuasa Tuhan, yakni :

a. Roh hikmat
Roh hikmat adalah hikmat Allah dan hikmat Allah adalah Kristus. Hikmat dikaruniakan pada manusia yang berkenan padanya agar dapat berkata-kata dengan hikmat. Hikmat yang lebih besar dari Salomo. 1Kor.1:24, 12:8, Ams.2:6, Luk.11:31.

b. Roh akal/pengertian
Roh pengertian adalah pengenalan akan Allah yang mahakudus, pengertian akan rahasia Kristus dari membaca firman, orang yang berpengertian adalah orang yang bijak hati dan berkepala dingin. Pengertian yang benar adalah anugrah dari Allah. Ams.9:10, 16:21, 17:27. Ef.3:4, 2Tim.2:7. Seperti Daniel yang mempunyai pengertian tentang penglihatan dan mimpi. Dan1:17

c. Roh bicara/nasihat
Roh nasihat adalah karunia dari Tuhan pada seseorang untuk menasihati, nasihat yang menguatkan hati, yang membuat orang yang menerimanya menjadi bijaksana, Rm.12:8, Kis.20:2, Ams.9:9, 12:15. Tujuan nasihat adalah kasih yang timbul dari hati yang suci, 1Tim.1:5. Dalam Kristus ada nasihat, Dialah penasihat ajaib, Fil.2:1, Yes.9:5.

d. Roh kuat/keperkasaan
Roh keperkasaan adalah karunia untuk memberitakan pelanggaran dan dosa dengan keadilan, Mi.3:8, yang menjadikan perkasa dalam melakukan Firman. Yesus adalah Allah yang perkasa, Dialah yang mengikat pinggang gerejaNya dengan keperkasaan, itulah ikat pinggang kebenaran, Maz.103:20, Yes.9:5, Maz.18:33, Ef.6:14.

e. Roh pengetahuan / pengenalan dan takut akan Tuhan
Roh pengenalan dan takut akan Tuhan adalah bau harum dari Kristus yang dianugrahkan kepada Hamba Tuhan untuk disebarkan dimana-mana, pengenalan akan Kristus lebih mulia dari segalanya, 2Kor.2:14-15, Fil.3:8. Tuhan menyukai pengenalan akan Allah lebih dari pada korban bakaran, Hos.6:6. Oleh pengenalan akan Allah kita dianugrahi segala sesuatu untuk dapat hidup saleh dan kudus, dan tanpa pengenalan akan Allah akan binasa. 2Pet.1:3, Hos.4:6. Anugrah pengenalan akan Allah harus bertumbuh, yang tumbuh dari takut akan Tuhan, Ams,1:7, 2Pet.3:18.

f. Roh hukum / mengadili
Roh mengadili adalah anugrah Allah agar dapat mengadili dengan keadilan, bagi mereka yang tertindas oleh hukum, Maz.72:2, Yes.28:6. Dalam mengadili jangan pandang bulu, jangan gentar pada siapapun sebab pengadilan adalah kepunyaan Allah, Ul.1:17

g. Roh penunuan/membakar
Roh membakar adalah karena murka Tuhan terbakarlah tanah dan bangsa akan menjadi makanan api, membakar kereta perang dengan api, Yes.9:18, Maz.46:9-10.

3. Tujuh Pelita berpasang (7 Obor menyala),
7 (tujuh) pelita yang terpasang diarasy itu adalah ke 7 Roh Allah (Wah.4:5). Berpasang berarti menyala terus menerus. Ini mempunyai pengertian bahwa Roh Kristus bekerja terus, seperti Bapa dan Yesus bekerja terus sampai sekarang (Yoh.5:17). Ke 7 pelita berbicara kaki dian dalam Tabernakel yang mempunyai 7 pelita. Apabila ke 7 pelita itu menyala di arasy Tuhan maka Arasy dan ke 4 zat yang hidup serta 24 ketua-ketua akan tampak. Tapi kalau tidak menyala maka Arasy dan ke 4 zat yang hidup serta 24 ketua-ketua tidak akan tampak.
Dalam Bait Allah (tabernakel), apabila kaki dian dan pelita yang ada di atasnya menyala, maka akan nampak apa yang terdapat dalam ruang suci. Adapun alat-alat dan lainnya yang kelihatan jika kaki dian menyala dalam ruang kudus adalah :
a. Meja roti pertunjukan
Nampak persekutuan dengan Allah melalui Firman dan Perjamuan Suci. Persekutuan dengan Firman Allah berarti menerima Firman sebagai roti hidup dan melakukannya.
b. Mezbah dupa
Nampak kehidupan sembayang dan penyembahan yang kudus, mengalami persekutuan dengan Tuhan dalam doa dan penyembahan.
c. Pintu kemah dengan 5 tiang
Pemandangan heran atas baptisan Roh dan kepenuhan Roh kudus. Pintu kemah adalah pintu masuk ruang suci berarti baptisan dan kepenuhan Roh kudus adalah kelahiran kembali dari roh merupakan pintu masuk hidup baru dalam kerajaan Allah. Yoh.3:5
d. Tirai bait Allah
Rahasia tubuh Kristus yang dirobek (disalibkan) sehingga nampak kemuliaan Allah.
e. Papan jenang
Nampak tali cinta persaudaraan antara anak-anak Tuhan, persatuan, perdamaian dan kasih.
f. Kain penutup/tudung selimut
Nampak/nyata perlindungan Tri Tunggal Allah bagi yang hidup baru dalam roh, dalam kerajaan Allah.
g. Pasir dibawah kaki.
Nampak kemenangan atas dunia oleh kehidupan iman yang kuat.

Bait Allah adalah pribadi jemaat/gereja Tuhan. Bagi sidang jemaat Tuhan yang kaki diannya menyala berarti bahwa Roh Tuhan bekerja dalam sidang tersebut. Dan dalam setiap kaki dian itu mempunyai 7 pelita yang menyala, berarti Roh Tuhan bekerja sempurna dalam sidang tersebut atau dalam pribadi jemaat. Perhatikan jika Roh Kudus turun dan berdiam dalam setiap kehidupan jemaat/gereja yang hidup, Roh Kudus akan tinggal bersamanya selamanya dan Roh kudus akan berkerja aktif pada setiap pribadi tersebut, selama pribadi itu mengagungkan Roh Kudus dan pekerjaan Roh Kudus. Adapun pekerjaan Roh Kudus dalam sidang jemaat adalah :
a. Karunia perkataan hikmat
Karunia Roh Kudus untuk dapat mengerti dan menyampaikan Firman Tuhan dengan benar dan baik sesuai kebutuhan.
b. Karunia perkataan marifat
Karunia Roh Kudus untuk dapat mengetahui dan menyampaikan kehendak Allah dan rahasia Firman Allah, serta rahasia bathin seseorang, untuk menyatakan yang salah dan memperbaiki yang rusak,
c. Karunia kuasa iman
Karunia Roh Kudus untuk menyakini penggenapan hal-hal yang belum nampak dan belum terjadi.
d. Karunia kuasa kesembuhan
Karunia Roh Kudus untuk dapat menyembuhkan orang sakit secara ajaib.
e. Karunia kuasa mujizat
Karunia Roh Kudus untuk dapat mendemonstrasikan hal-hal yang ajaib, yang bertentangan dengan hukum alam, misalnya membangkitkan orang mati, air jadi darah dan lain-lain.
f. Karunia nubuat
Karunia Roh Kudus untuk dapat berfungsi sebagai nabi, yaitu tubuh yang bersangkutan dipinjam oleh Allah untuk menyampaikan pesan-pesanNya.
g. Karunia lidah
Karunia Roh Kudus untuk dapat berkata-kata dalam berbagai bahasa Roh, yang berfungsi untuk berbicara rahasia dengan Allah yang tidak seorangpun mengetahuinya.
h. Karunia mengartikan makna lidah
Karunia Roh Kudus untuk dapat mengetahui arti dari bahasa Roh
i. Karunia membedakan segala roh.
Karunia Roh Kudus untuk dapat mengetahui jenis roh yang bekerja, untuk membedakan Roh Tuhan, roh manusia dan roh setan.

4. Anak Domba yang Tersembelih, yang bertanduk 7
• Seekor anak domba seperti sudah tersembelih rupanya, yang bertanduk 7 dan bermata 7, yaitu ke 7 Roh Allah (Wah.5:6). Tuhan Yesus yang bersifat lemah lembut dan penurut dibayangkan dengan domba yang tersembelih, Yoh.1:29, Wah.13:8.
• Setelah Yesus disalibkan dan kemudian bangkit pada hari yang ke 3 dengan tubuh kemuliaan, tetapi tetap memakai tanda penyaliban yaitu bekas lubang paku ditangan dan kaki. Karena itu bila dalam penglihatan terlihat Tuhan Yesus tanpa bekas lubang paku di tangan dan kaki berarti itu bukan Tuhan Yesus, karena iblis bisa meniru dan memberi penglihatan pada kita.
• Karena itu syarat untuk dapat penglihatan adalah hidup suci dan penuh perdamaian, Ibr.12:14. Apabila syarat ini diamalkan maka setan sukar memberikan penglihatannya dan menipu kita.
• Nampak Tuhan Yesus mempunyai 7 tanduk, ini berbicara tentang kuasa yang sempurna. 7 Roh Allah yang sedang beroperasi di seluruh bumi, ini menunjukkan Tuhan Yesus yang telah menerima dari Bapa, Roh Suci yang tiada terbatas kerjanya dan bekerja sempurna. Karena itu Tuhan Yesus dapat mengajar dan memerintah orang di bumi dengan kuasaNya.

5. Kesimpulan
Ke 7 Roh Allah adalah berbicara Roh Suci yang sempurna, yang dari pada Bapa dianugrahkan pada Tuhan Yesus selama di bumi, dan selanjutnya dianugrahkan pada Gereja Tuhan, supaya gerejaNya dapat memiliki kuasa untuk :
• Kuasa mengajar dengan dengan sempurna,
• Kuasa iman, mujizat dan kesembuhan,
• kuasa untuk dapat memandang dan berbicara dengan Allah



Pelajaran 2
2. 7 KAKI DIAN DAN 7 BINTANG

1. Pendahuluan
Kaki dian adalah kaki pelita yang merupakan tempat meletakkan pelita. Dan bila pelitanya dinyalakan akan menerangi ruang suci. Kaki dian berbicara sidang jemaat, dan jika pelitanya menyala berarti sidang jemaat tersebut adalah sidang yang memiliki minyak, yaitu Roh Kudus seperti 5 perempuan bijaksana.
Ke 7 bintang adalah malaikat sidang yaitu gembala sidang. Peranan gembala sidang untuk menyalakan kaki dian dan menjaga agar kaki dian tetap menyala dengan baik. Hal ini hanya dapat dilakukan jika gembala sidang diperlengkapi kuasa dari Tuhan. Hal ini tidak mungkin dapat dilakukan jika gembala sidang tidak dalam tangan Tuhan Yesus.

2. Tujuh Kaki Dian
a. Rasul Yohanes mendengar suara, kemudian dia berpaling kearah suara itu datang dan kelihatanlah 7 kaki dian dari emas, Wah.1:12. 7 kaki dian dari emas berbicara 7 sidang Jemaat di asia kecil, yang dibentuk melalui pelajaran Rasul Hujan Awal. Wah.1:20.
b. 7 sidang ini mewakili seluruh organisasi gereja yang ada diseluruh bumi pada akhir zaman. Sifat dan keadaan dari ke 7 sidang ini akan nampak pula pada seluruh gereja akhir zaman. Agar supaya rahasia Kitab Wahyu ini diungkapkan bagi gereja akhir zaman ini, maka Hamba Tuhan harus memenuhi syarat :
• Penuh Roh Kudus dan katrunia Roh, rela diajar Roh Tuhan serta penuh Firman, 1Yoh.2:27, Yoh.14:26, Gal.1:11-12.
• Penyerahan yang penuh dengan kesungguhan hati.
• Mempunyai kerinduan yang besar serta hidup dalam kerendahan dan kesucian.
c. Tuhan Yesus berjalan kesana kemari ditengah-tengah kaki dian (Wah.2:1), ini berarti Tuhan berjalan ditengah-tengah sidang sambil memperhatikan segala sesuatu yang didalamnya, sehingga tidak ada yang tersembunyi dihadapan Tuhan, baik pemberitaannya, perbuatannya, kelakuannya dan doa dan penyembahannya.
d. Apabila kaki dian menyala berarti Tuhan Yesus ada ditengah-tengah sidang tersebut, tetapi bila kaki dian tidak menyala dalam sidang itu berarti Tuhan Yesus tidak hadir ditengah sidang itu.
e. Kaki dian menyala ditandai dengan pekerjaan Roh berjalan, ada jawatan Tuhan yang ditetapkan Tuhan dan nampak karunia-karunia Roh. Kalau tidak menyala berarti pekerjaan Roh yaitu karunia-karunia Roh dan jawatan Tuhan tidak nampak, sidang dalam keadaan mati rohani.
f. Bila kaki dian tidak menyala maka Ruang Suci gelap, tidak nampak meja roti pertunjukan dan mezbah dupa, jadi pemberitaan Firman gelap dan penyembahan gelap (rahasia firman tertutup dan tidak mengalami persekutuan dengan Tuhan dalam penyembahan). Tuhan tidak suka kegelapan. Perhatikan Yoh.8:12. Setan suka berjalan ditengah-tengah sidang itu karena setan adalah raja kegelapan.
g. Ditengah kaki dian seorang seperti anak manusia berjubah panjang dan bergetangdadakan cindai daripada emas, Wah.1:13. Yang dimaksud disini adalah Tuhan Yesus ditengah sidang. Jubah panjang dan bergetangdadakan cindai dari emas adalah pakaian kemuliaan sebagai Imam Besar dan Raja. Sebagai Imam Besar berarti Tuhan Yesus yang akan menyucikan Sidang jemaat dan melepaskan dari belenggu roh jahat dan dari ikatan pelajaran palsu dan sesat. Sebagai raja berarti Tuhan Yesus akan datang menghukum musuh, yaitu Antikris dan pengikutnya.

3. Tujuh Bintang
a. Rahasia 7 bintang adalah 7 malaikat sidang, Wah.1:20. Ke 7 Malaikat sidang ini adalah yang menggembalakan 7 sidang di Asia Kecil, yang melakukan pekerjaan Tuhan dan yang dilantik Tuhan.
b. Ke 7 bintang dipegang oleh Dia di tangan kananNya, Wah.2:1. Ini berarti bahwa :
• Tuhan Yesus meninggikan mereka karena mereka adalah hamba Tuhan yang dilantik.
• Tuhan Yesus memperlengkapi mereka dengan kuasa.
• Tuhan Yesus memelihara dan menjaga mereka.
c. Kalau Tuhan yang lantik, maka tidak ada satu tangan yang bisa menjamah dan menyakiti dia, kecuali diizinkan Tuhan.

4. Kesimpulan
Kaki Dian menyala dengan baik dalam sidang jemaat jika seluruh karunia Roh Kudus, 9 karunia ditambah 2 karunia tambahan bekerja dengan baik dalam sidang. Khususnya untuk menunjukkan bahwa sidang itu hidup, tidak mati dihadapan Tuhan, maka karunia penyembahan (pernafasan Tubuh Kristus) harus bekerja dengan baik setiap masuk dalam penyembahan, 1Kor.14:26.



Pelajaran 3
3. 7 LEMBAGA YESUS KRISTUS
1. Pendahuluan
Lembaga tubuh Kristus adalah bagian dari Tubuh Kristus. Ada 7 lebaga tubuh Kristus (Wah.1:13-16). Angka 7 adalah angka sempurna. Dia akan menyucikan Sidang jemaat dengan 7 lembaga tubuhNya dengan sempurna.
Anak manusia di tengah kaki dian berpakaian jubah panjang dan bergetangdadakan cindai emas (Wah.1:13) berbicara pakaian Imam dan raja. Sebagai Imam Besar berarti Tuhan Yesus yang akan menyucikan Sidang jemaat dan melepaskan dari belenggu roh jahat dan dari ikatan pelajaran palsu dan sesat. Sebagai raja berarti Tuhan Yesus akan datang menghukum musuh, yaitu Antikris dan pengikutnya.

2. Pribadi Tuhan Yesus
a. Tuhan Yesuslah Alif dan Ya, yang terdahulu dan yang terkemudian, yang awal dan akhir, Wah.1:8, 1:17, 22:13,
• Alif dan Ya artinya Tuhan maha kuasa tiada batasnya. Dia yang lebih dahulu dari segala mahluk, berarti segala sesuatu dimulaikan oleh Allah dan tanpa Tuhan Yesus tidak ada sesuatupun kita perbuat (perhatikan Yoh.15:5).
• Yang ada dan sudah sedia ada berarti Tuhan Yesus tidak berubah dan sudah sedia ada dan yang akan datang kelak. Tuhan Yesus tetap menolong dan melakukan mujizat sampai selamanya.
• Yang terdahulu dan terkemudian artinya Tuhan yang terutama dari segala perkara.
• Yang awal dan yang akhir artinya Dialah dari kekal sampai kekal, tidak berpermulaan dan tidak berkesudahan, yang terutama dari segala perkara, segala sesuatu menemui kegenapannya dalam Dia.
b. Ketika rasul Yohanes melihat Tuhan Yesus dengan ke 7 lembaga (Wah.1:13-17), maka rebahlah dia kedepan seperti orang mati sebab ketakutan melihat cahaya kemuliaan Tuhan, tetapi Tuhan memegang tangan kanannya dan berkata jangan takut.
c. Yang hidup, yang sudah mati tapi tengoklah sekarang Aku hidup selamanya serta ada padaKu anak kunci maut dan alam maut, Wah.1:18.
• Yang hidup, yang sudah mati tapi tengoklah sekarang hidup selamanya berarti bahwa Tuhan telah beroleh kemenangan serta hidup kekal tidak berkesudahan, Dan.7:9.
• Memegang kunci maut dan alam maut, ini berbicara tentang kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, yang sudah beroleh kemenangan atas maut untuk selamanya (1Kor.15:54-55). Itu sebabnya Bapa menyerahkan kunci maut dan alam maut yang tadinya dipegang oleh iblis. Tuhan Yesus yang memegang kunci lubang yang tak terduga dalamnya .
d. Menurut Wah.1:13-16 Tuhan Yesus memiliki perlengkapan, antara lain :
• Berjubah panjang dan dadanya berikat pinggang dari emas.
• Kepala dan rambut putih seperti bulu domba.
• Matanya bagaikan nyala api.
• Kaki mengkilat bagaikan tembaga yang membara dalam perapian.
• Suara bagaikan deru air bah.
• Tangan kanan memegang 7 bintang
• Dari mulutnya keluar pedang tajam bermata dua.
• Wajahnya bercahaya seperti terik matahari.

e. Menurut Wah.19:11-16, Tuhan Yesus memiliki 7 perlengkapan antara lain :
• Bernama setiawan dan benar.
• Matanya seperti nyala api
• Dikepalanya banyak mahkota.
• Namanya ialah Firman Allah
• Jubah dipercik dengan darah
• Dari mulutnya keluar pedang tajam
• Pada jubah dan pahanya tertulis nama Raja segala raja, Tuan segala tuan.

3. Lembaga Pertama, Kepala dan Rambut
 Kepala dan rambutNya putih seperti bulu domba, Wah.1:14. Warna putih adalah warna kesucian, baca Yes.1:18. Rambut putih dalam hal ini adalah berbicara orang yang berpengalaman yang patut dihormati. Ams.20:29. Ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus yang berpengalaman dalam segala perkara dan hidup penuh dengan kesucian.
 Demikianlah hendaknya Gereja Pengantin harus hidup bijaksana dan penuh kesucian. Tidak bersikap bodoh seperti 5 perempuan yang bodoh dan bebal.

4. Lembaga Kedua, Mata
 MataNya seperti nyala api, Wah.1:14. Ini berbicara mata Tuhan Yesus dapat mengetahui segala perkara, menyelidiki sampai tembus batin manusia, tidak ada yang tersembunyi. Perhatikan Zak.4:10.
 Api dalam kehidupan sehari-hari sangat berguna untuk penerangan, masak dan lainnya, tanpa api manusia tidak bisa hidup. Tapi sering api juga membawa malapetaka bagi manusia. Bagi Gereja Tuhan yang sudah bertobat, mata Tuhan yang seperti api akan bermanfaat. Tapi bagi gereja yang tidak bertobat, mata Tuhan akan menghanguskan mereka. Ibr.10:27. Perhatikan contoh Sodom dan Gomorah, Kej.18.

5. Lembaga Ketiga, Kaki
 KakiNya seperti tembaga bergilap (Wah.1:15). Tembaga adalah lambang penghukuman, perhatikan Bil.21:9. Disini Tuhan Yesus dibayangkan seperti ular tembaga yang mengambil penghukuman bagi umat Israel. Jangan sampai langit menjadi tembaga yang disebabkan oleh dosa kita sehingga doa kita tidak diterima Tuhan, berarti menggu penghukuman.
 Kaki yang bergilap seolah-olah merah api dalam tanur. Ini berbicara Tuhan Yesus telah siap menginjak-injak musuh-Nya, yaitu orang yang tidak mau bertobat sehingga hancur binasa selamanya. Kaki adalah berbicara pendirian percaya yang teguh. Seperti keteguhan percaya Yesus, demikianlah hendaknya menjadi pendirian bagi Gereja Pengantin.
 Tanur berbicara penghukuman, contoh Sadrakh, Mesak, Dan.3:19. Tanur adalah dapur api yang sangat panas. Ini berbicara tak ada satu lawan yang bisa berdiri melawan dengan Tuhan Yesus, semua akan dihancurkan, Ibr.1:13, 10:13.

6. Lembaga Keempat, Bunyi suara
 Bunyi suara menderu seperti bunyi air yang banyak (Wah.1:15b). Berbicara tentang Firman Tuhan, bagi gereja yang sudah bertobat Firman Tuhan sangat bermanfaat seperti manna dari Surga. Juga seperti air yang mendatangkan faedah bagi manusia. Air mambayangkan Firman. Tanpa air manusia tidak dapat hidup, demikianlah tanpa Firman gereja itu tidak akan hidup, Ibr.4:12. Tetapi bagi gereja yang tidak bertobat, Firman bagai air menderu atau banjir, yang menghancurkan apa yang dilaluinya.
 Suara Tuhan sekarang muncul ditengah doa dan penyembahan yaitu melalui suara nubuatan. Apabila orang bertobat mendengar suara nubuatan itu, dia menyambut dengan syukur karena dia tahu Tuhan ada ditengah mereka, 1Kor.14:24-25. Tetapi bagi gereja yang tidak bertobat, nubuatan laksana air yang menderu yang menakutkan mereka.
 Ada Hamba Tuhan mengajar bahwa suara nubuatan sudah berakhir. Mereka itu sebenarnya telah mengurangi dari kelengkapan penyempurnaan Gereja Pengantin, dari 7 lembaga menjadi 6 lembaga. Nubuatan belum berhenti sampai hari ini, ini akan berakhir jika Gereja Pengantin sudah disempurnakan. Wah.12:14, 1Kor.12:8-16.

7. Lembaga Kelima, Tangan Kanan
 Ia memegang 7 bintang di tangan kanan-Nya, Wah1:16. Tangan kanan berbicara tentang kekuatan dan kekuasaan. Bintang berbicara hamba-hamba Tuhan yang dilantik Tuhan.
 Kalau Tuhan memegang seseorang dengan tangan kanan, itu berarti : Tuhan meninggikan dia, Tuhan memberi kuasa kepadanya, Tuhan memelihara dia dengan segala sesuatu dan Tuhan menjaganya.
 Hal di atas menunjukkan bahwa tak ada suatu kuasapun yang dapat merampas mereka dari dalam tangan Tuhan, karena segala kuasa baik di surga maupun di bumi telah diserahkan oleh Bapa kepada Yesus Kristus, Mat.28:18-20, Fil.2:10
 Hamba Tuhan yang dipegang oleh Tuhan Yesus adalah yang kaki diannya menyala, yaitu yang sudah lahir baru dari air dan Roh, memiliki karunia-karunia Roh dan jawatan, 1Kor.12:8-11, 28, 14:11-12. Disamping kaki diannya menyala, hamba Tuhan harus hidup dalam kesucian dan kerendahan untuk mengikut Tuhan, supaya tetap ada dalam tangan kanan Tuhan. Tetapi bila hamba Tuhan melanggar maka tangan kanan Tuhan sendiri yang akan mengobrak abrik mereka.
 Kalau Hamba Tuhan berada dalam tangan kanan Tuhan, berarti dia sangat kuat dan penuh kuasa Tuhan. Tetapi bila mereka melawan kehendak Tuhan maka tangan kanan Tuhan akan menghempaskan dia dengan keras sehingga hancur. Contoh Nimeneus dan Iskandar, 1Tim.1:19-20.

8. Lembaga Keenam, Mulut
a. Terjulur dari mulutnya sebilah pedang bermata dua, Wah.1:16b. Ini berbicara penghukuman, yang ditujukan untuk :
• Untuk menghukum Antikris. Wah.19:15
• Untuk menghukum anak-anak Tuhan yang tidak mau bertobat, Wah.2:16-18
b. Firman Tuhan bagaikan pedang bermata dua, Ibr.4:12. Berarti Firman itu makan dalam dan luar, yaitu bagian luar untuk musuh dan bagian dalam untuk anak-anak Tuhan yang tidak mau bertobat.
c. Tuhan Yesus (Firman) sangat berkuasa untuk menghancurkan kuasa kegelapan yang menyerang hamba Tuhan dan gerejaNya.

9. Lembaga Ketujuh, Wajah
 Wajahnya seperti matahari bercahaya terik, Wah.1:16c. Ini berbicara kemuliaan Tuhan yang luar biasa.
 Matahari bayangan Allah Bapa, Maz.84:12, Ibr.1:3. Matahari itu panas, dan panas berbicara tentang Roh Kudus. Perhatikan Gereja mula-mula dimana Roh Tuhan dicurahkan dan pekerjaan Roh dinyatakan dengan heran seperti panas matahari, berarti Roh bekerja aktif dengan sempurna. Karena itu jangan sampai pekerjaan Roh suam-suam atau dingin.

10. Kesimpulan
Gereja Tuhan akan mengalami kesempurnaan iman jika mengalami persekutuan dengan ketujuh lembaga Kristus. Angka tujuh adalah angka sempurna, berarti melelaui Persekutuan dengan tubuh Kristus dengan sempurna, maka dia akan dikuduskan sebagaimana Kristus kudus adanya, dan layak menjadi satu dengan Kristus sebagaimana Bapa dan Anak adalah satu adanya.

III. TUJUH SIDANG DI ASIA KECIL
Pelajaran 4
1. WAHYU UNTUK 7 SIDANG

1. Pendahuluan
Berbahagialah mereka yang membacakan, dan yang mendengar perkataan ini serta menyimpan dalam hatinya. Wah.1:3. Baik yang membaca maupun yang mendengar keduanya mendapat berkat. Jadi Pada akhir zaman ini, gereja Tuhan haruslah memahami rahasia kitab Wahyu agar mendapat berkat menuju kesempurnaan.

2. Salam kepada 7 sidang Wah.1:4-6
a. Dari rasul Yohanes, yang memperkenalkan Tuhan Yesus yang menurunkan anugrah dan sejahtera pada 7 sidang, dan yang sudah sedia ada dan yang akan datang kelak, dan daripada ke 7 roh yang dihadapan arasy-Nya. Wah.1:4. Yang dimaksudkan dengan hal ini adalah :
 Memperkenalkan bahwa pesan Tuhan dalam kitab wahyu ini yang ditujukan pada 7 sidang membawa anugerah dan sejahtera pada sidang tersebut. Demikian juga gereja akhir zaman yang mengetahui rahasia Wahyu akan memperoleh anugrah sejahtera dari Tuhan.
 Memperkenalkan bahwa Tuhan Yesus tidak berubah selamanya, Mal.3:6. Firman-Nya pasti digenapi.
 Memperkenalkan bahwa Ke 7 sidang dibangun oleh Roh Tuhan dan dalam pengajaran rasul, Kis.2:42, Ef.2:20.
 Memperkenalkan bahwa Tuhan Yesuslah yang memegang Ke 7 bintang itu, ke 7 bintang adalah para malaekat sidang atau Gembala sidang, (wah.2:1).

b. Dan daripada Yesus Kristus yang menjadi saksi yang setiawan, yaitu yang menjadi sulung dari antara orang mati, dan menjadi penghulu diatas segala raja di dunia, Wah.1:5. Dari ayat ini memperkenalkan Yesus dalam 3 jabatan utama, yang masing-masing mempunyai arti penting yaitu :
 Saksi yang setiawan, adalah jabatan sebagai seorang nabi. Sebagai juru bicara dari Allah Bapa, Yesus hanya menyampaikan Firman sesuai dengan Firman Allah Bapa, perhatikan Yoh.17:8. Yesus menjadi saksi yang setiawan dari Bapa sampai mati di kayu salib
 Yang sulung dari antara orang mati. Ini menunjukkan jabatan sebagai Iman Besar, yang membawa korban darah-Nya sendiri untuk mengerjakan penebusan dosa dan perdamaian dengan Allah. Ibr.9:11-14, 1Pet.2:24, 1Kor.15:20.
 Penghulu di atas segala raja di bumi. Ini menunjukkan jabatan Yesus sebagai Raja segala Raja, Luk.1:33, Wah.19:16. Adam yang pertama dijadikan raja segala binatang dan Adam ke II dijadikan raja segala raja. Perhatikan Kej.1:28.

c. Dan yang menjadikan kita suatu kerajaan dan imam-imam bagi hadirat BapaNya yaitu Allah, Wah.1:6. Dalam ayat ini menyatakan bahwa sidang jemaat akan menjadi raja dan imam-imam, yang akan diwujudkan dalam kerajaan 1000 tahun masa damai. Perhatikan 1Pet.2:9-10. Jadi gereja Tuhan berfungsi sebagai imam atau pengantara dalam perjanjian baru, berdoa untuk keselamatan orang banyak. Perhatikan Yoh.14:13

3. Perintah Teguran, Wah.1:11-12
Ke 7 kaki dian adalah ketujuh sidang. Rasul Yohanes mendapat perintah untuk menyurat kepada ketujuh sidang. Surat itu berisi teguran dan nasehat karena mereka sudah dimasuki berbagai pelajaran palsu dan pelajaran akal-akal manusia dan sebagian besar tidak lagi berdiri diatas pelajaran rasul, yaitu kebenaran Firman yang murni. Teguran dan nasihat ini bertujuan untuk :
• Tujuan nasihat pada 7 sidang adalah untuk menggambarkan keadaan iman dan sifat 7 sidang ini, apa kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Keadaan ketujuh sidang ini merupakan gambaran keadaan seluruh gereja akhir zaman ini.
• Hal ini diharapkan untuk menjadi peringatan bagi jemaat bahwa kejadian yang terjadi pada 7 sidang akan terjadi pada akhir zaman dengan cara baru, agar supaya waspada dan berjaga-jaga.

4. Kesimpulan
Sebelum Tuhan Yesus menyampaikan nasihat dan teguran kepada sidang jemaat-Nya maka Dia terlebih dahulu memperkenalkan diri-Nya, kapasitas sebagai Raja segala Raja, sebagai imam besar dan sebagai nabi. Jadi teguran nasihatnya tidak dapat diabaikan, harus segera ditindaklanjuti, diterapkan dalam hidup, agar tidak binasa.



Pelajaran 5
2. SIDANG DI EFESUS (I)

1. Pendahuluan
Efesus artinya terpuji. Jemaat Efesus banyak menerima pujian karena perbuatan baik mereka. Efesus adalah kota penting di propinsi Roma wilayah Asia, terletak di pantai barat Turki modern. Di kota ini terdapat pelabuhan yang merupakan pusat kegiatan ekspor sehingga menjadikan kota ini kota pusat perdagangan. Selain perdagangan kota Efesus dikenal berkembang dalam bidang agama, yang berkembang pesat khususnya pada jaman pemerintahan Roma. Ibadah kepada Kaisar diberlakukan dan kuil-kuil dibangun untuk menghormati Kaisar Claudius, Hadrianus dan Severus.
Di Efesus banyak orang Yahudi yang menduduki kedudukan penting pada jaman Romawi mula2. Mungkin agama Kristen diajarkan di Efesus waktu Paulus berkunjung sebentar kesana pada perjalanan penginjilan ke 2. Pada perjalanan ke tiga tujuannya adalah Efesus, dan dia tinggal disana selama 2 tahun. Di tempat inilah Paulus mendirikan Sekolah di Tiranus selama 2 tahun, sehingga sekalian orang yang diam di tanah Asia mendengar Firman Tuhan (Kis.19:8-12). Menjelang akhir kunjungan Paulus disana, perkembangan agama keristen terus menerus menghadapi perlawanan dari pihak agama lain yang sudah terdahulu.
Di tempat ini pula Rasul Yohanes menulis kitab Injil Yohanes dan ke tiga surat Yohanes. Setelah selesai menulis kitab tersebut maka ia pun mati sahid dengan kepala dipenggal pada tahun 100 M di kuil Archimitis dewa orang Efesus.
Kota ini sekarang tidak ditempati lagi tapi sedang digali dan barangkali reruntuhan dari asia Kecil yang paling luas dan mengesankan. Jauhnya dari laut sekarang + 10 km karena proses pendangkalan pantai karena lumpur selama berabad abad.

2. Sapaan Perkenalan
Tuhan Yesus memperkenalkan diri kepada jemaat di Efesus sebagai yang memegang ke 7 bintang di tangan kananNya itu, yang berjalan kesana-kemari diantara ke 7 kaki dian emas itu, Wah.2:1. Ke tujuh bintang ini adalah berbicara ke 7 malaikat sidang atau gembala-gembala dari ke 7 sidang itu. Tuhan Yesus memegang mereka ditangan kanan-Nya berarti :
 Tuhan meninggikan mereka, karena mereka adalah hamba hamba yang dilantik Tuhan
 Tuhan memberi kuasa kepada mereka
 Tuhan memelihara dan menjaga mereka

Berjalan kesana kemari dari antara ke 7 kaki dian, ini berarti Tuhan Yesus berjalan-jalan di tempat sidang tersebut, serta memperhatikan apa yang terjadi dalam sidang itu, yaitu meliputi : pemberitaannya, perbuatannya, kelakuannya serta doa dan penyembahannya.

3. Keadaan Iman Sidang Efesus, Wah.2:2-3
Gambaran keadaan iman jemaat di Efesus disampaikan untuk memuji perbuatan baik yang mereka lakukan, antara lain :
a. Dipuji karena mempunyai 9 perbuatan yang baik, yaitu :
 Pebuatannya
 Jerih payah/kelelahannya
 Kesabaran/Ketekunannya
 Tidak suka melawan/tidak tahan segala orang jahat,
 Mencoba orang yang menyatakan dirinya Rasul, dan menolaknya, karena bukan rasul
 Tidak pendusta,
 Tahan sabar,
 Menanggung siksa/menderita karena nama Tuhan,
 Tidak kenal lelah/tiada jemu.
b. Perbuatan di atas itu baik, sayangnya mereka merasa puas dengan hal tersebut, yang berdasarkan akal, tidak dengan iman, Yak.2:17, Gal.3:3. Seharusnya harus menonjolkan buah Roh (Gal.5:22-23)
c. Membandingkan ke 9 perbuatan sidang Efesus ini dengan 9 buah Roh itu, hampir ada persamaannya, tapi sayangnya perbuatan mereka adalah perbuatan akal, peraturan manusia.

4. Kesalahan Wah.2:4-5
Adapun kesalahan dan kekurangan jemaat Efesus, yaitu :
a. Meninggalkan kasih (kasih mula-mula). Kasih adalah hukum yang terutama dan pengikat kesempurnaan, Kol.3:14.
b. Sumber kejatuhan yang menyebabkan sidang ini ditegur dan disuruh bertobat adalah :
• Perbuatan karena kebiasaan/terpaksa, tanpa iman
• Kehilangan kasih, diawali dengan Roh diakhiri dengan daging, Gal.3:3, 5:16-17.
• Meninggalkan Roh Kudus.
c. Sifat mencoba mengawinkan pelajaran akal manusia dengan ajaran Roh Kudus, sehingga Roh meninggalkan mereka tanpa disadari. Ini disebut zinah rohani. Tadinya mereka diajar oleh Roh Kudus, tapi kemudian mencampurnya dengan pelajaran akal manusia.
d. Efesus akhir zaman, secara organisasi menonjol, mengadakan usaha sosial, rumah piatu, sekolah2, ini dianggap kasih. Usaha ini baik, tapi sayang tidak mementingkan perkara rohani lagi, sehingga Roh Kudus meninggalkan mereka tanpa disadari, karena mereka tidak mengutamakan Tuhan lagi. Baca Mat.6:33, Kol.3:1-2
e. Yang bersalah dalam hal ini adalah gembala sidang karena dialah yang bertanggungjawab. Perhatikan Ibr.13:7, 17, Tit.1:7.

5. Teguran dan ancaman
a. Bertobat,Wah.2:5. Bagi hamba Tuhan yang tidak mau bertobat maka Tuhan akan mengobrak-abrik mereka demi keselamatan domba-domba.
b. Ditegur karena mereka tidak suka lagi mendengar suara Roh (Wah.2:7). Gereja akhir zaman yang tidak suka / tidak percaya nubuatan. Harus sadar dan dengar jika ada kerinduan bertobat

6. Pujian (Wah.2:6)
Tuhan memuji Jemaat Efesus karena ada sesuatu perbuatan terpuji bagi dia yaitu :
a. Mereka membenci pelajaran nikolai.
b. Pelajaran Nikolai adalah :
 Menonjolkan iman tanpa perbuatan
 Tubuh boleh buat apa saja krn tubuh tidak mewarisi Kerajaan Surga. Mereka menggunakan ayat bahwa dari abu dijadikan, akan kembali jadi abu, Kej.3:19, 1Kor.15:50. Tidak tahu bahwa kita akan diubahkan 1Kor.15:51-52 dan hidup baru 2Kor.5:1-5.
• Mencampur penyembahan kafir dengan penyembahan pada Tuhan, Yak.4:4.
c. Tapi kalau kehilangan roh berlarut-larut maka pada akhirnya melakukan juga ajaran Nikolai tanpa disadari.
d. Hal ini terjadi juga pada gereja akhir zaman, yang sudah lahir dari air dan Roh, walaupun tidak semua. Kalau hal ini dirasakan terjadi, bertobatlah.

7. Nasihat dan Janji, Wah.2:7
a. Sidang jemaat ini dapat dipulihkan dan kembali bersandar pada Roh Kudus. Mereka harus sadar dan mau mendengar kata Roh yaitu nubuatan sebagai pernafasan tubuh pengantin.
b. Jika ada kerinduan dan bertobat kembali sehingga dapat hidup kembali dalam Roh Kudus dan kasih, maka akan dapat menjadi gereja pengantin, 1Kor.14:1.
c. Jika suara Roh (nubuatan) terdengar lagi dalam Sidang, (1Kor.14:1, 26) maka mereka dapat mengejar dan menghasilkan buah Roh kasih. Nubuatan dan kasih harus berdampingan dalam hidup, jika nubuatan padam, maka kasih juga hilang.
d. Mereka yang menang dalam iman, akan menikmat buah pohon hayat dalam Firdaus Allah. Pohon Hayat adalah pohon kehidupan dan Tuhan Yesus-lah pohon kehidupan itu.
e. Firdaus artinya kesenangan, dan Firdaus Allah artinya kesenangan bersama dengan Allah.
f. Jadi mereka yang menang akan masuk dalam Firdaus Allah, yaitu persekutuan dengan Allah, penuh kesenangan dan damai. Akan menjadi Gereja Pengantin tapi tidak menjadi tiang dalam Yerusalem Baru.

8. Gereja Type Efesus
Gereja type Efesus adalah gereja akhir zaman ini yang memiliki persamaan ataupun kemiripan dalam kesalahan dan kekurangannya, baik itu secara pribadi maupun dalam satu persekutuan Jemaat, yaitu :
• Gereja Yang sudah lahir baru dari air dan Roh, yaitu yang sudah dipenuhkan oleh Roh kudus, dan memiki karunia-karunia Roh, tapi belum menghasilkan buah-buah Roh.
• Sebagaian kecil Gereja halaman atau Gereja yang belum dilahirkan kembali dari roh.



Pelajaran 6
3. SIDANG DI SMIRNA (II)

1. Pendahuluan
Smirna artinya getah yang berbau harum. Sesuai dengan artinya, jemaat Smirna banyak mendapatkan tekanan dan kesusahan, tapi membawa keharuman nama Tuhan. Smirna adalah suatu kota di Kerajaan Roma Propinsi Asia di pantai Laut Egea, yang sekarang menjadi daerah Turki,. Smirna adalah Kota kedua di Turki bagian Asia yang letaknya berdekatan dengan Efesus.
Sidang ini adalah sidang yang ke 2 yang ditegur. Teguran ini menyatakan bahwa Tuhan mengasihi sidang di Smirna ini

2. Sapaan Perkenalan (Wah.2:8)
Yesus memperkenalkan dirinya sebelum menasihati Jemaat di Smirna sebagai : Yang awal dan yang akhir, yang telah mati lalu bangkit kembali.
 Yang awal artinya Dialah yang terutama, yang mendahului segala mahluk, segalanya berawal dari Dia. Kol.1:15-16
 Yang akhir artinya tidak ada yang kekal seperti Dia, Yes.9:5.
 Mati lalu hidup kembali, berbicara kematian dan kebangkitan Kristus artinya kuasa maut dan alam maut telah dikalahkan, 1Kor.15:20-22, 54-57

3. Gambaran Keadaan Iman Jemaat (Wah.2:9-10)
Adapun keadaan iman Jemaat di Smirna adalah :
a. Sidang ini mengalami banyak kesusahan dan kemiskinan sekalipun mereka kaya rohani. Hal ini disebabkan karena mereka diburu oleh iblis, yang mendatangkan kesusahan. 1Pet.5:7-9.
b. Mereka menerima hujatan dari orang yang mengatakan dirinya orang Yahudi, tapi bukan melainkan jemaat iblis. Mereka ini adalah orang Yahudi yang fanatik dalam hukum torat, merekalah yang mengadukan jemaat Smirna dan memasukkan dalam penjara.
c. Hendaklah diketahui bahwa gereja milik Tuhan harus mengalami banyak sengsara karena nama Tuhan, 1Pet.4:12-14.
d. Sidang ini sangat menghargai Roh Kudus sehingga kaya rohani, penuh dengan anugrah Roh dan Firman. Apabila berhimpun, benar-benar terjadi persekutuan dengan Tuhan. 1Kor.14:26. Tetapi tidak setia dalam Tuhan.
e. Kesusahan yang terjadi dalam sidang karena perbuatan Iblis. Hal ini diizinkan Tuhan karena Jemaat ini kaya rohani tapi kurang setia. Tanpa kesetiaan tidak akan mendapat mahkota. Mat.24:13.
f. Sekalipun penuh karunia Roh tapi tidak setia, maka akan sia-sia seperti 5 perempuan bodoh, Mat.25:1-13. karena itu berbahagialah jika kamu dianiaya karena nama Kristus, Mat.5:10-12.

4. Kesalahan Jemaat (Wah.2:9-10)
a. Mereka membiarkan orang Yahudi, yang masih mempertahankan torat, bergabung dalam jemaat. Mereka itu tidak senang dengan pekerjaan Roh, menyebar fitnah dan mengadukan sehingga jemaat ditimpa kesusahan dan dipenjara 10 hari.
b. Jemaat iblis ini tidak mengerti Firman tetapi mereka merasa paling banyak tahu Firman, sehingga tidak mengerti bahwa torat sudah digenapi dan sudah berakhir berdasarkan antara lain :
 Torat berlaku sampai zaman Yahya Pembabtis (Luk.16:16).
 Tuhan Yesus adalah penyudah torat dan menjadi kebenaran bagi yang percaya (Rm.10:4).
 hukum yang dahulu itu dibatalkan sebab lemah dan tiada berguna, karena hukum torat tiada membawa satupun kepada kesempurnaan (Ibr.7:18-19).
 Karena torat diberi oleh Musa, tetapi anugrah dan kebenaran diberi oleh Tuhan Yesus Kristus (Yoh.1:17).

c. Alasan mereka mempertahankan torat :
o Ditulis oleh jari Allah sebab itu kekal. Kalau hanya 10 hukum torat yang diakui kekal, kenapa hukum lain dalam torat dipakai, misalnya melarang berbagai jenis makanan seperti dalam Imamat.
o Beberapa Imamat Harun yang disebut kekal, misalnya : Sunat, (Kej.17:10-13), Paskah, masaraya, sabat (Imm.23:1-14), Imamat kekal berupa penyiraman dengan minnyak bau-bauan (Kel.40:15), tapi tidak dipertahankan. Ini berarti tidak konsisten.
d. Gambaran Gereja Akhir zaman tipe sidang smirna adalah tidak rela meninggalkan ajaran turun temurun, adat-adat, sekalipun sudah penuh karunia Roh.

5. Kebenaran Hanya oleh Iman, bukan amal torat
Bahwa tidak seorangpun dibenarkan oleh karena melakukan hukum torat tetapi hanya karena iman dalam Yesus Kristus (Gal.2:16). Kita dibenarkan dan dibebaskan dari dosa oleh Dia karena percaya, bukan karena melakukan hukum torat (Kis.13:38-39). Sebab kita dibenarkan oleh pengorbanan darah Kristus dan akan diluputkan dari murka Allah. (Rm.5:9).
Kita memperoleh keselamatan karena kasih karunia, bukan hasil usaha, bukan karena mengamalkan torat (Ef.2:5-9, Gal.3:11-12). Dan tidak ada seorangpun dibenarkan dihadapan Allah oleh karena melakukan hukum torat (Rm.3:20).

6. Teguran (Wah.2:10-11)
a. Hendaklah setia sampai mati. Jemaat Smirna ini ditegur karena tidak setia mempertahankan Injil. Gal.1:6-10, bahkan bergaul bersama yang membawa ajaran yang lain, 2Yoh.1:7-11. terutama untuk Gembala Sidang
b. Hendaklah mendengar apa kata Roh. Jemaat Smirna ini ditegur demikian karena mereka menganggap rendah atau mengabaikan nubuatan, 1Tes.5:19-21.

7. Anjuran
Tegurlah mereka yang membawa Injil yang lain dengan tegas, supaya mereka bertobat atau keluar dari sidang, Tit.1:13-16, 2Tim.4:2.


8. Nasihat dan Janji (Wah.2:10-11)
 Apabila teguran diterima dan memperbaiki yang salah serta memberi diri dipimpin oleh Roh, maka mereka akan memperoleh kebangkitan I dan memerintah dengan Kristus dalam kerajaan 1000 tahun.
 Yang setia sampai mati akan memperoleh mahkota kehidupan. Yak.1:12
 Yang menang menghadapi cobaan, tidak akan menderita oleh kematian yang ke dua. Wah.20:14-15, Wah.21:8,

9. Gereja Type Smirna
Adapun gereja dewasa ini yang mempunyai persamaan dengan gereja Smirna adalah :
 Gereja yang sudah lahir baru dari air dan Roh, penuh karunia-karunia, menyembah dalam Roh dan kebenaran
 Kurang mendalam rahasia Firman, sehingga membiarkan adat-adat, ajaran yang salah masuk dalam gereja. Dan yang merajalela dalam gereja dewasa ini adalah penyembahan dgn akal.
 Membuat aturan-aturan baru yang tidak sesuai Firman, Misalnya : Cara berpakaian menghadap Tuhan, cara menyembah dan ibadah, cara puasa, cara perjamuan, dll.
 Tidak kuat menghadapi cobaan, sehingga muncul dukacita, bukan sukacita
 Tidak berani terang-terangan menegur pelanggaran/dosa, sehingga cenderung dibiarkan.





Pelajaran 7
4. SIDANG DI PERGAMUS (III)

1. Pendahuluan
Pergamus mempunyai arti rohani benteng yang kuat. Berarti jemaat ini harus memiliki pertahanan iman yang kuat agar tidak terpengaruh dengan pengajaran sesat. Pergamus adalah ibukota Propinsi Romawi Asia, di sebelah barat negeri yang sekarang disebut Turki Asia. Pergamus adalah pusat agama resmi, tempat kedudukan penguasa dan pengadilan kerajaan Propinsi itu. Pergamus juga menjadi pusat empat agama kafir yang terbesar, yaitu penyembahan Zeus, Atena, Dionisus dan Asklepius.

2. Sapaan Perkenalan (Wah.2:12)
Tuhan Yesus memperkenalkan diri sebagai yang Berpedang tajam bermata dua. Ini berarti Yesus (Firman) yang membawa penghukuman dan keselamatan Wah.19:15, Ibr.4:12, jadi Firman Tuhan adalah :
a. Yang akan menghukum dengan adil orang yang melawan Tuhan Yesus, Kis.17:31, contoh : Air Bah , Sodom dan Gomorah.
b. Firman akan menyelamatkan orang percaya, karena Firman itu hidup dan berkuasa. 1Tim.1:15, Rm.10:9

3. Gambaran Iman Jemaat (Wah.2:13)
 Sidang ini berkembang dengan pengajaran rasul, tetapi kebetulan daerah Pergamus ini adalah daerah iblis bertahta.
 Sekalipun demikian sidang ini tetap berpegang teguh pada Nama Tuhan, 2Tes.2:15, 2Tim.3:14, dan tidak menyangkal Iman 2Tim.2:12
 Sidang ini suka pada keduniawian atau bersahabat dengan dunia, sehingga tidak ada lagi pekerjaan Roh, Yak.4:4, Gal.3:3.

4. Kesalahan Gereja Pergamus
a. Terlibat dalam pengajaran Bileam Wah.2:14. Adapun ciri-ciri pengajaran Bileam adalah sebagai berikut :
• Mengawinkan adat kafir dengan Firman Tuhan, Bil.22:21-35. Gereja Pergamus masih berpegang pada berhala, ikat-ikat pinggang, dan lain-lain.
• Menyebabkan bangsa Israel bersekutu dengan Moab, kawin-mawin dan menyembah berhala. Bil.25:1-2. Gereja Pergamus masih percaya dukun, petenung, Roh-roh orang mati, menerusi api, dan lain-lain. Kel.18:10-12. Ul.18:10-12
• Menerima suap/sogok, Bil.22:2-20 Gereja Pergamus masih menerima upah tidak halal, suap, dan lain-lain.
• Pelajaran dansa-dansi, tari-tarian. Gereja Pergamus memakai Dansa-dansi dan tari-tarian memenangkan orang kafir. Terutama dalam Natal. Dalam acara bebas, terjadilah perzinahan. Ini mempermalukan nama Tuhan. Ibr.6:6. Dansa-dansi dan tari-tarian adalah alat iblis untuk memuaskan hawa nafsu.
• Sidang ini berzinah rohani, karena disamping mereka makan perjamuan dengan Kristus, mereka juga makan yang dipersembahkan pada berhala

b. Mereka juga berpegang pada pengajaran Nikolaus (Wah.2:15), adapun ciri-ciri Ajaran Nikolaus adalah sebagai berikut :
• Menonjolkan iman tanpa perbuatan
• Tubuh boleh buat apa saja krn tubuh tidak mewarisi Kerajaan Surga. Kej.3:19, 1Kor.15:50..tidak tahu bahwa kita akan diubahkan 1Kor.15:51-52, dan hidup baru 2Kor.5:1-5.
• Mencampur penyembahan kafir dengan penyembahan pada Tuhan, Yak.4:4.
c. Itu sebabnya gereja tipe pergamus disebut agamanya Antikris.

5. Teguran dan Ancaman (Wah.2:16)
a. Jemaat Pergamus ditegur supaya bertobat dari hal-hal sebagai berikut :
• Tinggalkan adat-adat kafir, Mar.7:6-9, Mat.15:3-9. Jangan lagi percaya apalagi memegang berhala berupa ikat-ikat pinggang, opo-opo, dll. 1Kor.8:7, 10:14, 2Kor.6:16, 1Yoh.5:21. Dan tinggalkan hawa nafsu, keserakahan dll, yang sama dengan berhala, Kol.3:5)
• Jangan lagi berhubungan dan percaya pada dukun, petenung, ahli nujum, ramalan, roh-roh orang mati, dll. 1Tim.4:7, 1Sem.28:8, Mik.3:11, Kis.16:16. Zak.10:2, Imm.19:26.
• Jangan terima suap, Kel.23:8, Mik.3:11, Ams.5:12, jangan mencari keuntungan yang keji Hab.2:9, Mat.18:6-7, jangan jadi rentenir, tukang bunga uang, Ams.28:8, Imm.25:36, Ul.23:20, dll.
• Jangan terlibat dansa-dansi, tari-tarian (pemujaan atau pemuasan nafsu) dan acara bebas untuk kepuasan kedagingan. Gal.5:19-21
• Jangan berzinah, 1Kor.6:13-18, termasuk Zinah dalam hati, Mat.5:28.
• Tinggalkan tata cara penyembahan berdasarkan akal manusia dan adat kafir (Mark.7:8-9) dan penyembahan berhala. 1Kor.10:14
• Buktikan pertobatan dengan perbuatan Kis.26:20, Mat.3:8

b. Kalau tidak bertobat maka Tuhan akan datang memerangi dengan pedang yang ada di mulut. Wah.2:16. Hal ini mempunyai pengertian bahwa :
• Penghukuman tiada ampun
• Menggunakan Firman sebagai alat ukur untuk menghukum

6. Nasihat dan Janji (Wah.2:17)
• Teguran terutama bagi Gembala sidang kemudian kepada Jemaat, untuk bertobat dan datang pada Tuhan, mendengar suara Roh, menerima Firman yang benar dan murni, kemudian sampaikan Rm.10:14-17, supaya Roh kudus bekerja lagi dan sedia dipimpin oleh Roh.
• Yang menang, yaitu yang bertobat dan meninggalkan pelajaran palsu, dan menerima kembali Firman yang benar dan sedia dipimpin oleh Roh, maka akan memdapatkan manna tersembunyi, yaitu Rahasia Firman yang hidup, Yoh.6:31-51.
• Yang menang akan mendapatkan juga batu putih yang didalamnya terdapat nama baru. Batu putih adalah tanda kemenangan yang berarti bebas dari penghukuman
• Berarti yang menang akan mendiami Yerusalem baru tapi tidak jadi tiang.

7. Gereja Tipe Pergamus
Adapun Gereja dewasa ini yang mempunyai persamaan dengan Gereja Pergamus adalah :
• Semua Gereja halaman, yang belum lahir baru dari Roh, Yoh.3:5, Rm.8:9, 14
• Sebagian gereja yang sudah lahir baru dari air dan Roh, yang mudah diombang-ambingkan angin pengajaran. Ef.4:14




Pelajaran 8
5. SIDANG DI TIATIRA (IV)

1. Pendahuluan
Tiatira artinya bau harum dupa berhala (patung). Berarti jemaat Tiatira telah terpengaruh penyembahan berhala. Tiatira adalah kota di Propinsi Romawi wilayah Asia, di sebelah barat negara Turki sekarang. Tiatira merupakan pusat industri penting : mencelup, pakaian, kerajinan tanah liat dan kuningan. Kedudukan kota ini sangat penting yang menghubungkan lembah Hermus dengan lembah Kaikus. Juga menjadi pusat penting dalam sistim lalulintas Romawi, sebab terletak pada jalan dari Pergamus ibukota Propinsi ke Laodikia dan dari situ ke Propinsi-Propinsi bagian Timur.

2. Sapaan Perkenalan (Wah.2:18)
Tuhan Yesus memperkenalkan diri sebagai Yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kakinya bagaikan tembaga bergilap, yaitu :
• Mata bagaikan nyala api, pengertiannya adalah Yesus menyatakan bahwa segala sesuatu tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya. 1Kor.2:10, semua terpantau dan tercatat. Mal.3:16.
• Kaki seperti tembaga bergilap, kaki berbicara kekuatan pendirian percaya yang benar. Seperti tembaga bergilap berbicara Tuhan datang menghukum gereja yang tidak mau bertobat dari pengaruh ajaran sesat. Bil.21:9

3. Gambaran Iman Tiatira Wah.2:19
Keadaan iman Jemaat Tiatira adalah mereka memiliki 5 perkara yang baik, yaitu :
• Pekerjaan/perbuatan yang baik
• Iman
• Kasih
• Pelayanan
• Ketekunan/kesabaran.
Jemaat Tiatira mengalami pertumbuhan iman sehingga hal-hal yang diatas yang terakhir lebih baik dari yang awal. Ef.4:12. Hal ini baik secara lahiriah, tetapi mereka belum mengasihi Tuhan lebih dari segala perkara sehingga tidak berguna dihadapan Tuhan, Mat.22:37-40. Kalau mengasihi Tuhan haruslah melakukan seluruh Firman Tuhan

4. Kesalahan Gereja Tiatira (Wah.2:20-21)
Perbuatan kebaikan/kesalehan tanpa kebenaran (Firman yang murni) adalah bagaikan kain kotor Yes.64:6, dengan demikian sia-sia beribadah Mat,15:8-9 akan jatuh kelubang karena buta kebenaran Mat.15:13-14. Hal ini disebabkan karena adanya kesalahan jemaat Tiatira yaitu :
a. Membiarkan dirinya dimasuki nabi palsu dan sesat yang menyamar. Yaitu membiarakan roh Izebel, yang menamakan dirinya Nabiah, mengajar dan menyesatkan, menyebabkan hamba Tuhan berbuat zinah dan menyembah berhala. Izebel Menyebabkan umat Israel terbabit penyembahan berhala. Adapun sifat-sifat Izebel adalah :
• Membunuh Hamba Tuhan 1Raja2. 18:13. 19:1-2
• Menyembah berhala dan mengajak Ahab dan Umat Israel 1Raja2 18-19
• Suka mencuri (kebun Nabod) 1Raja2. 21:1-16
• Suka berzinah (menggoda Yehu) 2Raja2. 9:30-31.

b. Diberi kesempatan bertobat tapi tidak mau bertobat. Izebel tidak mau bertobat sekalipun sudah melihat mujizat yang terjadi yang dilakukan nabi-nabi Tuhan. 1Raja2. 18-19.
c. Sekarang ini muncul bentuk baru pelajaran Izebel dalam gereja yang banyak membuat hamba Tuhan jatuh, yaitu :
• Menghina kuasa Tuhan yaitu manifestasi Roh Kudus, Yud.8, Rm.2:23.
• Menyamakan Tuhan Yesus dengan nabi-nabi, Yes.40:25, 46:5
• Mengajar bahwa sesudah mati akan dibabtis dalam laut kaca dan melalui api penyucian, akan selamat. Wah.15:2.
• Tidak memahami bahwa Laut kaca adalah Firman Allah, Api penyucian adalah Roh Kudus. Berbicara Kuasa Firman Tuhan bagaikan api yang menghanguskan, Ibr.12:29, Yerm.23:29, akan mengalami baptisan api Mat.3:11. Jadi laut kaca bercampur api adalah Firman yang diurapi Roh Kudus. Perhatikan Yak.1:23.
• Penyembahan bisu, bandingkan Yoh.4:24, 1Kor.14:14-15, Kol.2:20-23, Mat.15:9, penyembahan akal.
• Memadamkan roh, 1Tes.5:19, Gal.3:3
• Menyangkal roh, Tit.1:16, 2Tim.2:12
• Mengurangi Firman, Wah.22:19, Yerm.26:2, Ul.4:2
• Melarang kawin, 1Tim.4:1-4, Melarang berbagai jenis makanan
• Menyembah Tuhan dan berhala, Mat.6:24
• Meski melihat mujizat yang dilakukan hamba Tuhan, tetap tidak bertobat. Yerm.5:3, Rm.2:4-5, Wah.9:20

5. Teguran dan Ancaman (Wah.2:22-23)
Jemaat Tiatira sudah diberi waktu untuk bertobat tapi tidak mau bertobat dari zinahnya. Mereka ditegur dan diancam jika tidak bertobat dari perbuatan di atas, terutama dalam hal tata cara ibadah, perbuatan/ kelakuan, rencana-rencana yang jahat sesuai sifat Izebel, maka mereka akan mengalami :
• Akan jatuh sakit, terutama sakit rohani, sehingga tidak dapat berbuat apa-apa, dan akan ditolak Tuhan menikah dengan Kristus, kecuali bertobat.
• Yang berzinah dengan dia masuk dalam kesusahan besar, yaitu yang terpengaruh lalu menerima ajaran sesatnya Akan dimasukkan kedalam kesukaran besar yaitu penganiayaan Anti Kris dan menerima murka Tuhan, Mat.24:19-21, Ef.4:14, 2Kor.11:3-4
• Anak-anaknya akan dibunuh dengan bala sampar (Wah.2:23), berbicara pengiring pengiringnya akan mati (mati rohani) sehingga akan menerima hukuman 7 sangkakala dan 7 bokor murka Allah. Ibr.11:13. Tidak menerima janji Allah.
• Sehingga sidang jemaatpun akan mengetahui bahwa Tuhanlah yang menyelidik jiwa dan hati orang dan akan membalas sesuai perbuatan masing-masing. Tak ada yang tersembunyi dihadapan Tuhan, baik tata ibadat, kelakuan, perbuatan dan rencana-rencana mereka itu, Tuhan tegur supaya bertobat. Wah.2:23, 1Kor.2:10, Zak.4:10
• Terancam semua akan menerima ganjaran sesuai perbuatan masing-masing, 1Pet.1:17, Wah.20:12

6. Nasihat dan Pujian (Wah.2:24-25)
Jemaat Tiatira dinasihati agar supaya :
• Sebagian jemaat Tiatira yang tidak menerima dan tidak mengamalkan pelajaran Izebel, mereka tidak mau tau tentang siasat yang dalam itu, tapi mereka tetap memandang dan berpegang pada Firman Tuhan, mereka itu tidak akan masuk dalam kesukaran.
• Pada akhir zaman, apabila Kegerakan Besar berjalan, mereka yang tetap setia inilah yang akan keluar dari gereja tipe Tiatira, dan akan bergabung dengan Gereja Pekabaran Pengantin, dan apabila mereka berusaha mengamalkan pengajaran pengantin, maka mereka akan disempurnakan dan menikah dengan Kristus, 2Kor.6:17
• Barang yang ada padamu peganglah teguh-teguh sampai Tuhan datang, Wah.2:25. Ini berarti bahwa Pelajaran Firman yang benar yang mereka miliki hendaklah dipertahankan sampai akhir hidup, dan akan mendapatkan mahkota. Pelajaran Pengantin merupakan makanan bagi tubuh rohani supaya sehat dan layak untuk menikah dengan Kristus.
• Sehingga Tuhan datang berbicara kedatangan Tuhan menjemput gerejaNya di atas awan, tidak langsung ke bumi. Mat.24:27-31
• Barang siapa bertelinga hendaknya mendengar suara Roh, Wah.2:29, perhatikan dan taati nubuatan. 1Kor.7:19. Teguran ini terutama untuk gembala sidang dan kemudian jemaat.

7. Janji (Wah.2:27-28)
Adapun janji Tuhan pada jemaat Tiatira apabila bertobat adalah :
• Yang menang, yaitu yang memelihara perjanjian dan setia pada pelajaran yang benar, yang gigih menentang pelajaran palsu dan sesat, mereka akan diberi kuasa atas orang kafir yaitu mereka akan memerintah dalam kerajaan 1000 tahun. Yang diperintah adalah yang dimenangkan pada zaman Anti Kris. Wah.20:4
• Akan Memerintah dengan tongkat besi, berarti memerintah dengan kuasa. Ada diantara mereka yang diberi kehormatan melahirkan anak laki-laki Wah.12:5. karena sidang ini mempunyai 5 perkara yang terpuji.
• Akan Dikaruniakan bintang fajar. Bintang fajar adalah Tuhan Yesus sendiri, Wah.22:16. Berarti beroleh materai dari Tri Tunggal Allah. Wah.9:4, 2Tim.2:19

8. Gereja Tipe Tiatira
Adapun gereja dewasa ini yang mempunyai persamaan dengan Gereja di Tiatira adalah :
• Semua Gereja halaman, yang belum lahir baru dari Roh, Yoh.3:5, Rm.8:9, 14
• Sebagian gereja yg sudah lahir baru dari air dan Roh,
• Gereja yang memegang Hukum Torat dan syariatnya.

PELAJARAN 9
6. SIDANG DI SARDIS (V)

a. Pendahuluan
Sardis mempunyai arti rohani barang sisa / ketinggalan. Berarti Jemaat sardis telah kembali kepada kehidupan yang lama, yang telah ditinggalkan. Sardis adalah ibukota Kerajaan kuno Lidia. Kota di Provinsi Romawi Wilayah Asia, di sebelah barat negeri yang sekarang disebut Turki Asia. sekalipun Sardis terletak pada jalur perdagangan penting yang menyusuri lembah hermus, namun dibawah kekuasaan Romawi, kota itu tidak pernah memperoleh peranan utama seperti dulu.
Keinginannya memperoleh kehormatan dengan membangun kuil bagi kaisar ditolak dan pilihan jatuh ke Smirna, saingannya. Kini hanya terdapat sebuh desa kecil dekat tempat kota kuno itu dulu berada.
Surat kepada Malaekat Jemaat di Sardis (Wah.3:1-6) mengisyaratkan bahwa persekutuan Kristen Purba disana terpengaruh oleh semangat Kota itu, menggantungkan kepada reputasi masa lampau, tanpa keberhasilan masa sekarang.

2. Sapaan Perkenalan (Wah.3:1)
Yesus Memperkenalkan diri sebagai :
a. Yang Mempunyai Ketujuh Roh Allah, berarti kelengkapan kuasa Tuhan yang sempurna, sehingga tidak ada rahasia dalam Sidang yang tersembunyi dihadapan Tuhan. Dalam Perjanjian lama ke 7 Roh yang beroperasi adalah : roh hikmat, roh akal, roh bicara, roh kuat, roh pengetahuan, roh hukum dan roh penunuan, Yes.11:2, 4:4.
b. Yang Mempunyai ke 7 Bintang, adalah Hamba Tuhan (Gembala) dan ke 7 Sidang. Gembala ada didalam tangan kanan Tuhan dan Tuhan memperhatikan apa yang diperbuatnya.

3. Gambaran Iman Jemaat (Wah.3:1)
 Jemaat di Sardis ini disangka hidup tetapi mati, seperti mayat yang berjalan. Pada pemandangan mereka sendiri menyangka dirinya hidup tapi pada pemandangan Tuhan mati rohaninya.
 Pada mulanya mereka bersandar pada Roh Kudus, tapi kemudian berbalik dan bersandar pada dirinya sendiri, sehingga Roh tidak bekerja lagi. Dimulai dengan Roh diakhiri dengan daging, Gal.3:3.
 Mereka memadamkan Roh dengan peraturan dan kekuatan pikiran manusia, berharap pada kekuatan sendiri. Terkutuk, Yerm.17:5.
 Perbuatan mereka semua kedagingan, dipenuhi hawa nafsu, Gal.5:19-21

4. Kesalahan Gereja Sardis
Kesalahan jemaat di Sardis adalah sebagai berikut :
a. Jagalah dan kuatkanlah segala yang ada tinggal dan hendak mati (Wah.3:2), Mula-mula bersandar pada Roh Tuhan tapi kemudian berbalik dan bersandar pada diri sendiri sehingga Roh tidak bekerja. Hampir tidak ada harapan lagi, akan mati seperti pelita yang akan padam kehabisan minyak. Hal ini disebabkan karena perbuatan mereka tidak ada yang sempurna.
b. Seperti jemaat di Galatia yang mula-mula berpegang pada injil yang benar dan pekabaran rasuli yang ditetapkan oleh Roh Kudus, tetapi kemudian berpaling pada hukum torat dan injil yang lain., Gal.3:3 Kol.2:22-23, Gal.1:6-12.
c. Sebagian besar diantara mereka hidup dalam kenajisan,(Wah.3:4) hal ini karena kurang meperhatikan kebersihan dan kesehatan rohani, akibat tidak menuruti Firman dan menerima pelajaran akal manusia.
d. Mempunyai tatacara yang baru yakni menjadikan pengajaran guru-guru besar mereka itu seperti hukum torat. Ini disebutkan pengajaran bertorat.
e. Pengajaran bertorat merupakan dogmatika gereja. Pengajaran yang disusun guru-guru besar mereka dan ditetapkan melalui komperensi / konsili, dan pelajaran itu harus ditaati oleh hamba-hamba Tuhan dan Jemaatnya. Apabila dilanggar akan kena sanksi, mulanya diskors, kalau tetap bandel dikucilkan.
f. Pelajaran bertorat adalah campuran pelajaran yang benar dengan pelajaran akal manusia. Hal ini dipegang oleh mereka yang sudah lahir baru dari air dan Roh. Sekalipun mereka mengecam gereja yang memegang Hukum Torat tetapi mereka sendiri yang menggantikan Hukum Torat itu dengan pelajaran bertorat.
g. Apabila pelajaran bertorat ini dikoreksi oleh Pekabaran Pengantin, mereka akan menjadi ahli torat dan orang parisi modern, yang menentang pekabaran pengantin.
h. Penyelewengan mereka lebih besar daripada penyelewengan yang memegang Hukum Torat, mereka menekankan hukum anugrah dan kebenaran, tetapi kalau Roh Kudus bekerja, misalnya nubuatan, penglihatandan lainnya mereka padamkan dan tidak mengakui adanya jawatan nabi.

5. Teguran Dan Ancaman (Wah.3:3)
a. Diingatkan apa yang telah diterima dan dengar dari pelajaran rasul, supaya dipertahankan pelajaran yang benar dan bersandar kembali pada Roh Tuhan Gal.5:16-18, Rm.8:4-5.
b. Ditegur supaya menolak pelajaran yang tidak benar yang mengakibatkan sidang ini mati (disangka hidup tapi mati). 2Tes.2:15, Mat.15:9, Ibr.13:9
c. Ditegur agar Bertobat, tinggalkan perbuatan daging Gal.5:19-21, Nyalakan kembali karunia Roh dengan bersandar pada Roh, dan tinggalkan pelajaran akal-akal manusia, kembali pada Firman yang murni. 2Pet.2:1-3, Kol.2:22-23, Ef.4:14 supaya rohani hidup Yak.2:26.
d. Di ancam jika tidak bertobat dan berjaga-jaga, Tuhan akan datang seperti pencuri, misalnya :
a. Ketika maut menjemput (1Sem.20:3b) menjadi rahasia bagi setiap orang, karena itu berjagalah.
b. Ketika hari penyingkiran gereja. Mat.24:40-42. Hendaklah bersiap sedia karena Anak Manusia akan tiba yang tidak disangka-sangka waktunya. Jangan sampai ketinggalan dan menjadi mangsa Antikris.
c. Bagi gereja, kedatangan Tuhan adalah hal yang dirindukan. Amos.3:7, 2Tim.4:8 dan menguntungkan, karena itu berjagalah. Tetapi bagi orang berdosa, kedatangan Tuhan adalah kebinasaan, 1Tes.5:2-8

6. Pujian, Nasihat dan Janji
a. Ada sedikit jemaat yang tidak menajiskan pakaiannya. Mereka tidak terpengaruh ajaran lain, mereka memberi diri dipimpin Roh dan hidup memelihara kesucian dan kebenaran. Mereka dibayangkan sebagai orang yang memakai pakaian putih, Wah.3:4.
b. Hal ini nampak juga pada gereja akhir zaman, dan pada Kegerakan Besar mereka inilah yang akan bergabung dengan kabar Pengantin.
c. Diingatkan agar menjaga dan kuatkanlah segala yang ada tinggal dan hendak mati (Wah.3:2). Supaya jangan sampai padam. Jadi dinasihatkan agar bangkit dalam iman. Kemabali bersandar pada Roh agar pelita tidak padam, melainkan menyala kembali dengan baik, agar karunia Roh Kudus menyala lagi dan iman dikuatkan.
d. Yang menang akan mendapatkan janji Tuhan (Wah.3:5) berupa :
 Dipakaikan pakaian putih, pakaian kesucian dan kebenaran. Wah.19:8, Zak.3:4-5, Mat.22:11-13
 Tidak akan dihapus namanya dalam kitab kehidupan, terluput dari hukuman dan hidup bersama dengan Tuhan. Fil.4:3
 Tuhan Yesus akan mengakui dihadapan Bapa dan Malaekat, tentang kesaksian dan kesetiaan serta keberanian mereka menyaksikan nama Tuhan. 2Tim.1:8, Mark.8:38
e. Barang siapa bertelinga hendaklah mendengar (Wah.3:6) Nasihat ini terutama bagi Gembala Sidang kemudian kepada Jemaat, supaya mendengar suara Roh, pesan-pesan nubuatan, jangan dianggap remeh 1Tes.5:20, supaya bertobat.

7. Gereja Tipe Sardis
Adapun gereja yang mempunyai persamaan dengan Jemaat sardis adalah :
a. Gereja yang berhukum torat, pelajaran torat.
b. Sebagian gereja yang sudah lahir baru dari air dan Roh, yang mudah diombang-ambingkan angin pengajaran. Ef.4:14

Pelajaran 10
7. SIDANG DI FILADELFIA (VI)

1. Pendahuluan
Filadelfia arti rohaninnya adalah Kasih Persaudaraan. Berarti Jemaat Filadelfia tetap mempertahankan kasih kepada Allah dan kepada sesama manusia. Filadelfia adalah kota di Propinsi Roma wilayah asia, disebelah barat daerah Turki asia. Kota ini didirikan oleh Emenes, raja Pergamus dan diberikan pada adiknya, Atalus. Dan karena ketaatan adiknya diberi nama Filadelfus, tempatnya diujung lembah yang menurun melalui Sardes, menuju laut dekat Smirna.
Kota ini hancur oleh gempa yang dasyat pada tahun 17 M. Setelah kota ini dibangun kembali, memakai nama baru, Neokaisaria, kemudian pada masa pemerintahan Vespasianus, diganti menjadi ”Flafia”. Kota ini terkenal karena banyaknya candi dan pesta keagamaan. Sekarang ditempat ini terdapat Kota Alasehir.

b. Sapaan Perkenalan Wah.3:7
Tuhan Yesus memperkenalkan diri kepada sidang jemaat sebagai :
a. Dia Yang kudus dan yang benar adalah sifat dari Tuhan Yesus. Ini harus menjadi sifat gereja . Sifat ini yang menyebabkan adanya persekutuan gereja dengan Tuhan. 1Pet.1:16, Yoh.3:33, 1Tes.1:9.
b. Yang memegang Anak kunci Daud artinya yang memegang kunci rahasia kerajaan surga, 2Pet.3:15-16. Daud adalah raja yang sangat dikasihi Allah, umat Israel adalah umat pilihan Tuhan yang disebut akar dan benih (Wah.22:16). Daud adalah bayangan Tuhan Yesus.
c. Pada zaman kerajaan Daud, yang memegang kunci kerajaan adalah Elyakim dan Sebna, Yes.22:15, 20, 22. Jadi keduanya dapat melihat seluruh kerajaan Daud.
d. Sebna menunjukkan Rasul Petrus sebagai pemegang kunci, segala ketetapan pelajaran rahasia Firman Allah, ditetapkan oleh badan yang terdiri dari 12 rasul hujan awal yang diketuai oleh Petrus (Kis.15).
e. Elyakim membayangi rasul hujan akhir yang diserahi kunci rahasia kerajaan surga dalam kabar pengantin yang ditetapkan oleh Tuhan Yesus melalui Roh Kudus, seperti ketetapan yang diserahkan pada rasul Petrus
f. Pembukaan rahasia Firman mulai dari rasul hujan awal tapi masih sangat terbatas. Hal itu berlangsung terus dari zaman ke zaman, rahasia dibukakan kepada hamba Tuhan melalui karunia Roh (1Yoh.2:27). Pembukaan semakin dalam namun masih terbatas.
g. Memasuki kegerakan besar akam muncul 12 rasul hujan akhir yang akan memimpin gereja pengantin, yang akan dianugrahi seluruh rahasia pengajaran Firman dengan sempurna.
h. Sekarang masanya gereja pengantin akan disempurnakan, maka rahasia firman dibukakan melalui wahyu pengajaran (Visiun), kepada hamba Tuhan yang dilantik oleh Yesus Kristus membawa kabar pengantin. Panggilan Tuhan berlaku di muka kegerakan besar, dan akan ditetapkan dan dilantik dengan resmi pada saat kegerakan besar dimulai.
i. Yang membuka maka tiada seorangpun dapat menutup dan menutup dan seorangpun tiada dapat membuka, berarti rahasia kerajaan surga hanya dapat di buka oleh Tuhan Yesus, dan kepada orang diperkenannya Ef.3:3, Kol.1:26, dan tertutup bagi yang tidak berkenan padaNya. Kis.28:26.

c. Gambaran iman Wah.3:8
Keadaan iman jemaat di Filadelfia adalah sebagai berikut :
a. Aku tahu segala perbuatanmu, berbicara perbuatan gembala sidang dan jemaat adalah perbuatan kasih, mereka mempunyai hubungan persaudaraan yang diikat oleh kasih, Mat.22:37-40, 1Kor.13.
b. Menghadapkan pintu terbuka dan seorangpun tiada dapat menutup. Berbicara Tuhan membukakan pintu kerajaan surga yaitu membuka rahasia Firman Tuhan berupa rahasia pekabaran pengantin dan tidak seorangpun dapat menghalanginya. Kol.4:3, Mark.4:11-12. Sekarang Tuhan membuka pintu, tidak lama lagi akan ditutup sesudah gereja pengantin disempurnakan, menikah dengan Kristus, pada pembukaan materai V.
c. Pintu ini tertutup pada umat Tuhan yang mengaku umat pilihan Allah, tetapi tidak memahami rahasia Kabar Pengantin, yang tidak mengerti rahasia baptisan roh apalagi karunia roh. Yoh.3:5, Kis.2:37-39.
d. Rahasia Firman yang benar/Kabar Pengantin dipercayakan pada sidang ini karena mereka menuruti kehendak Tuhan dan mereka tidak Menyangkal iman serta mereka mengasihi Tuhan dan menyerah pada kehendak Tuhan dalam pimpinan Roh kudus. Gal.5:18
e. Berati jemaat ini penuh dengan karunia2, Jawatan Tuhan dan Buah-buah Roh. 1Kor.12:4-6, Gal.5:22-23
f. Meskipun kuasamu sedikit, tapi engkau sudah menuruti perkataanKu dengan tidak menyangkal namaKu. Ini berarti bahwa sidang ini telah menyerahkan segala sesuatu, dimana mereka merelakan diri diajar oleh Roh Kudus. Dan mereka diberi kuasa untuk menyambut jiwa-jiwa yang sadar dalam 6 sidang yang lain.
g. Demikian akhir zaman ini, Gereja tipe Filadelfia diberi kuasa untuk menarik jiwa-jiwa dari Sidang yang lain karena mereka itu ingin diselamatkan dan disempurnakan jadi Gereja Pengantin.
d. Penghiburan (Wah.3:9)
Jemaat Filadelfia mendapatkan penghiburan dengan menerima kepercayaan dari Tuhan, berupa :
a. Tuhan menyerahkan beberapa Jemaat iblis, yang mengaku orang Yahudi tapi bukan, melainkan dusta. Ini adalah orang yang berpegang teguh pada hukum torat dan mengaku orang pilihan Allah. Pengakuan itu benar karena orang yahudi adalah umat pilihan dan dijanjikan menikah dengan Tuhan. Perhatikan Yerm.2:2, Yes.54:5
b. Disebut jemaat iblis karena melanggar 10 hukum, khususnya hukum berdusta dalam 10 hukum. Yoh.8:44.
c. Mereka disebut pendusta karena, mengaku orang Yahudi, umat pilihan, penganten Tuhan, tapi tidak berpegang pada Firman Tuhan. Yak.2:9-10, 1Yoh.2:4
d. Mereka sudah lahir baru dari air dan roh, tapi sakit rohani, karena menerima makanan beracun, yaitu pelajaran akal manusia. Mereka mengaku diri adalah Gereja Pengantin, tetapi mereka menentang pekerjaan Roh, terutama karunia pernafasan pengantin, yaitu Karunia nubuatan, karunia lidah, mengartikan makna lidah, penglihatan dan Mazmur.
e. Mereka ini menentang dan mengolok penyembahan dalam roh dan kebenaran, dan mengolok gereja yang membawa kabar pengantin,
f. Tetapi Kemudian bertobat dan datang bergabung dengan pekabaran pengantin, yaitu sidang Filadelfia akhir zaman, sekalipun harus dengan melalui cobaan dan kesusahan. Khususnya dalam Kegerakan Besar, Mat.24:14, Wah.7:9-14.
g. Sidang Filadelfia ini akhirnya mendapat penghiburan, yaitu jemaat bertorat ini akan datang dan bergabung, mereka akan mengaku kalah dan mengakui bahwa kamulah sidang Filadelfia akhir zaman yang ditetapkan membawa kabar pengantin.
h. Sidang filadelfia akhir zaman adalah sidang yang standar yang sama dengan gereja mula-mula, yang memiliki karunia Roh, jawatan dan buah Roh.
i. Barang siapa bertelinga hendaklah mendengar kata Roh, Wah.3:13. Ini ditujukan pada gembala sidang Filadelfia, dan juga untuk umum, yang telah Tuhan Yesus. Ini menjadi perhatian bagi sidang jemaat Filadelfia, berusahalah dan beritakan Kabar Pengantin.

5. Pujian, Nasihat dan Janji (Wah.3:10-13)
a. Sidang Filadelfia adalah sidang yang setia memelihara dan mencintai pengajaran yang benar. Meskipun banyak mengalami hujatan dan olokan tetapi mereka tetap sabar dalam menghadapi segala perkara.
b. Sidang Filadelfia akhir zaman, akan banyak mengalami hujatan dan olokan yang lebih besar, tetapi Tuhan pesankan agar bersabar menanggungnya.
c. Setialah memelihara pelajaran yang benar, cintai pekabaran pengantin. Luk.11:28, Kis.2:42, Gal.1:6-10. tetaplah sabar menghadapi cobaan. Luk.9:23. Pada akhir zaman akan lebih dasyat tantangan dihadapi, tapi Tuhan janji akan meluputkan dari kesusahan besar yang menimpa dunia, yaitu sebelum Antikris berkuasa dengan kejam, maka sidang Filadelfia ini disingkirkan ke awan-awan. Wah.9:4-6, 12:14. 6:6, 1Tes.4:12-17, Mat.24:30-31, 40-42.
d. Dengan segera aku datang (Wah.3:11), dinasihatkan agar berjaga-jaga, karena mereka tidak tahu kedatangan Tuhan. Mat.24:42. Jangan sampai maut menyambar tiba-tiba, 1Sem.20:3b.
e. Berpegang teguhlah pada barang yang ada padamu supaya jangan seorang mengambil mahkotamu (Wah.3:11b), ini menunjukkan bahwa berpeganglah pada pelajaran pengantin yaitu pelajaran mahkota. Pelajaran ini harus dipertahankan walaupun dalam kondisi dan tantangan bagaimanapun, agar tidak kehilangan mahkota. Untuk mempertahankan mahkota ini harus beridiri di atas Firman yang teguh, Ef.4:15, Rm.8:35-39.
f. Yang menang akan dijadikan Tiang dalam rumah Tuhan, Wah.3:12. Ini adalah khusus jemaat Filadelfia, hamba-hamba Tuhan istimewa yang khusus membawa khabar pengantin. Jumlahnya sangat terbatas, yaitu 69 orang, dan sudah termasuk didalamnya 24 rasul. Gal.2:9
g. Yang menang akan disuratkan padanya nama Tuhan dan Negeri Tuhan yaitu Yerusalem Baru, Wah.3:12. Berarti mereka adalah milik Tuhan.
h. Pada saat dibaptis air dan Nama Tuhan Yesus Kristus disebutkan, maka nama itu ditumpangkan di atas kepalanya tapi nama itu belum dimiliki dengan mutlak. Nanti jika setia dan menang sampai akhir hidup, maka nama Tuhan akan diberikan sebagai cap dan materai yang tidak akan hilang,
i. Dan nama negeri Tuhanku yaitu Yerusalem Baru (Wah.3:12) ini berarti bahwa nama mereka akan ditulis di Yerusalem Baru, yaitu sidang Filadelfia, orang-orang yang terpilih dan layak, karena mereka termasuk orang-orang istimewa. Tidak semua orang mempunyai nama di Yerusalem baru.
j. Dan diberi Nama Tuhan yang baru, Wah.3:12. Nama baru adalah suatu yang dirahasiakan karena mereka adalah pengantin. Nanti sesudah 1000 kerajaan tahun masa damai berakhir, maka akan diberikan kepada Gereja Penganten nama baru dalam Yerusalem Baru sebagai tanda pengantin. Sampai saat ini nama itu masih rahasia.

6. Gereja Type Filadelfia
Gereja type jemaat Filadelfia dewasa ini adalah gereja yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
 Sudah lahir baru dari air dan roh
 Penuh karunia-karunia, Jawatan Tuhan dan Buah-buah roh.
 Rajin menyelidiki Firman dan bertekun dalam pengajaran rasul


PELAJARAN 11
8. SIDANG DI LAODIKIA (VII)

1. Pendahuluan
Laodikia mempunyai arti rohani demokrasi. Berarti jemaat Laodikia ini memiliki sifat toleransi yang tinggi, khususnya antara perkara rohani dengan duniawi. Laodikia adalah suatu kota di Propinsi wilayah Asia letaknya dibagian barat negara Turki yang sekarang. Letaknya yang sangat strategis sehingga menjadi pusat perdagangan yang sangat makmur, terutama zaman pemerintahan Romawi. Laodikia juga terkenal sebagai pusat ilmu kesehatan mata.

2. Sapaan Perkenalan (Wah.3:14)
Yesus memperkenalkan dirinya pada sidang Laodikia terutama pada gembala sidang Jemaat, sebagai : inilah sabda Dia yang bernama Amin, saksi yang setiawan dan benar, awal dari segala ciptaan Allah.
a. Yang bernama Amin, artinya segala sesuatu yang keluar dari Allah itu benar adanya. Maz.19:10, 33:4
b. Saksi yang setiawan, berarti segala sesuatu yang belum terjadi, Tuhan sudah mengetahuinya. Mark.10:32

3. Gambaran Iman Jemaat
Adapun keadaan iman Jemaat di Laodikia adalah :
a. Suam-suam, artinya suatu waktu Roh bekerja sehingga keadaan ibadah panas, dan suatu waktu dingin/sejuk karena roh daging bekerja. (Wah.3:15)
b. Mulanya waktu masih sidang kecil, bersungguh-sungguh dan Roh bekerja aktif, tapi setelah menjadi besar dan diberkati, menjadi suam, tidak lagi memperhatikan kebenaran (Gal.3:3).
c. Hal ini menyedihkan kerena bertentangan dengan Firman Yoh.14:16, bahwa Roh Tuhan apabila memenuhi kita maka akan tinggal selamanya dalam kita, dan kita akan menjadi rumah Tuhan.
d. Tetapi yang terjadi pada sidang ini adalah Roh Tuhan sebagai tamu agung. Roh Tuhan seharusnya memiliki kita selamanya, berarti Roh Tuhan menjadi raja dalam kehidupan
e. Ibadah nampak ramai dan berapi-api disertai dengan musik lengkap, tapi sayang itu panas emosi dan kebiasaan Maz.47:2, 150:3-5. Tuhan tidak berkenan ibadah demikian, karena suam.
f. Kebaktian mereka suam karena mengharapkan kekayaan mereka, dan kekayaan jasmani inilah yang mengakibatkan mereka jadi sombong, akibatnya Roh Tuhan tidak bekerja aktif lagi
g. Tidak panas oleh Roh Tuhan, akan dimuntahkan (Wah.3:16), karena tidak berkenan / menajiskan (Mat.15:11). Ini adalah type 5 perempuan yang bodoh. Karena itu bertobat dan kembali pada cinta mula-mula.
h. Perbandingan Gereja :
• Gereja yang panas oleh Roh Kudus adalah Gereja Pengantin.
• Gereja yang suam adalah 5 perempuan bodoh
• Gereja dingin/sejuk adalah gereja sundal.

4. Kesalahan Jemaat (Wah.3:17)
Kekurangan jemaat di Laodikia adalah :
a. Sidang ini adalah sidang yang terkaya secara jasmani diantara ke 7 sidang, tetapi miskin rohani. Mereka menonjolkan diri dengan kekayaan yang mereka miliki karena kebesaran dan kekayaan yang dimiliki, tidak mementingkan kerohanian lagi, sehingga Roh Tuhan tidak bekerja sepenuhnya, sehingga sidang ini dalam keadaan suam.
b. Karena kekayaannya, mereka merasa tidak berkekurangan dihadapan Tuhan, mereka lupa bahwa dengan kekayaan jasmani itu, tidak perlu sombong, harusnya bersyukur pada Tuhan
c. Tidak menyadari bahwa kekayaan bukan ukuran keselamatan, orang kaya sukar masuk surga (Mat.19:23-24). Jemaat ini Kaya dalam hal :
 Kaya jasmani, tanpa kekayaan rohani, sekalipun hidup baik dan benar dimata manusia. Tit.3:5
 Kaya dalam dosa, dosa pribadi ataupun dosa pengajaran.
d. Sidang ini sangat malang, tidak terkasihankan, karena bukan kekayaan jasmani yang menyelamatkan (Mark.8:36).
e. Sidang ini miskin rohani, karena kehilangan anugrah Roh dan kuasa. Suara Roh (nubuatan) tidak kedengaran lagi. Gal.4:9
f. Dan buta rohani, Mat.13:14. Berarti tidak lagi mengetahui jalan kebenaran Firman, tinggal meraba-raba. Tetap setia beribadah dan menganggap bahwa perbuatannya sesuai Firman, tapi mereka tidak lagi bersekutu manis dengan Tuhan. Kaki dian / Pelita sudah mati, sehingga kebenaran tertutup, akibatnya muncul pelajaran akal manusia, Mat.15:8-14.
g. Telanjang rohani, pakaian kemuliaan dan kesucian dan anugrah Roh tidak nampak lagi. Mereka sangka dengan kekayaan jasmani, sebagai tanda bahwa ada persekutuan dengan Tuhan.
h. Akhir zaman ini kebanyakan gereja bukan menejar kekayaan rohani tetapi kekayaan jasmani, sehingga kegiatannya adalah untuk mendapatkan dana sebanyak-banyaknya, dengan alasan :
• Pembangunan Gereja mengikuti zaman
• Pembangunan perumahan Hamba Tuhan.
• Mendirikan sekolah, rumah sakit dan perumahan yatim piatu
i. Hal diatas tidak salah, tetapi seharusnya gereja mengutamakan memiliki kekayaan rohani supaya dapat jadi Gereja Pengantin.
j. Seharusnya yang diutamakan pengadaan dananya adalah dana penginjilan.

5. Teguran (Wah.3:18-19)
Jemaat Laodikia ditegur agar mau melakukan hal-hal berikut :
a. Hendaklah membeli emas yang sudah teruji pada Tuhan.
 Emas berbicara iman yang teruji dari api pencobaan (1Pet.1:7)
 Firman yang teruji kebenarannya, Maz.19:7-9
b. Supaya membeli Pakaian putih pada Tuhan.
 Pakaian putih adalah Pakaian kesucian/kebenaran. Ef.5:24-27.
 Sebagai Pakaian pengantin Wah.19:7-9
c. Supaya membeli minyak pelumas mata, untuk menambah kecantikan, karena mata adalah pelita tubuh, Mat.6:22. Berarti :
• Menemplak mata rohani agar gereja menjadi cantik. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh Roh melalui karunia Roh berupa nubuatan.
• Jemaat ini tidak lagi menghargai suara Roh dan meniadakan suara Roh, sehingga mata rohani mereka tertutup sehingga tidak dapat mengetahui perkara-perkara yang sedang terjadi.
• Tanda gereja yang memadamkan Roh adalah gereja yang tidak bernafas lagi. Beribadah dengan kegirangan tapi Roh tidak bekerja. Perhatikan Amos 5:4-5.
• Akhirnya mati rohani, tinggal tulang kering (Yeh.37), ini disebabkan oleh pelajaran Firman yang tidak berdasarkan Roh.
d. Jemaat ini dikasihi Tuhan sehingga ditegur, supaya bertobat dari pelajaran akal-akal manusia, karena Tuhan tidak menghendaki ada yang binasa, 1Pet.3:9.

6. Nasihat dan Janji (Wah.3:20-21)
 Buka pintu hati menerima Yesus. Tuhan mengetuk pintu hati melalui suara roh berupa nubuatan. Yang membuka pintu hati, Yesus akan masuk dan makan dengan dia, yaitu rahasia kabar pengantin (Firman) akan terbuka dan dinikmati.
 Yang menang (membuka hati dan bertobat) akan memerintah bersama dengan Tuhan Yesus pada kerajaan 1000 Tahun Masa damai, tapi dalam Yerusalem Baru tidak memerintah lagi (jadi dayang-dayang). Tapi kalau sebelum Kegerakan Besar sudah bertobat, akan memerintah selamanya (Jadi Gereja Pengantin).

7. Peringatan (Wah.3:22)
Hendaklah mendengar apa kata Roh, jangan dianggap rendah perkataan Roh Tuhan, 1Tes.5:19-21. Jadi hendaklah memperhatikan dan mentaati nasihat dan teguran-teguran Tuhan, baik melalui Firman Tuhan maupun suara Roh Tuhan.

8. Gereja Type Laodikia
Gereja yang mempunyai persamaan dengan jemaat Laodikia adalah :
 Gereja halaman (belum lahir baru dari Roh.
 Gereja yang sudah lahir baru dari air dan Roh.

9. Teguran khusus
Sidang Jemaat yang sudah lahir baru dari air dan Roh selalu muncul dalam dalam setiap teguran. Hal ini disebabkan karena sidang ini adalah Calon Pengantin dan Tuhan mempersiapkan menjadi Gereja Pengantin.



BAB IV. PEMBUKAAN 7 MATERAI
PELAJARAN 12
1. KITAB BERMATERAI
2. Pendahuluan
Materai adalah sebagai tanda keaslian dan kewibawaan, untuk mensyahkan sebuah naskah dan mengukuhkan perjanjian. Menjamin dengan membubuhkan materai demikianlah sebuah naskah dalam amplopnya, atau segulung naskah yang diikat dengan tali yang padanya ditempelkan sebongkah tanah liat dengan cap materai, baru dapat diselidiki dan dibaca kalau materainya dipecahkan oleh orang yang berwenang.
Untuk mencegah orang yang tidak berwenang masuk maka pintu-pintu dimateraikan dengan tali atau tanah liat. Secara kiasan materai dilambangkan dengan sesuatu yang dipegang teguh, seperti dosa manusia dimaterai dihadapan Tuhan (Ul.32:32-34, Ay.14:17).

3. Kitab di Arasy
a. Tampak di tangan kanan Dia yang duduk di arasy itu sebuah kitab, yang tertulis luar dalamnya dan bermaterai 7 (Wah.5:1). Yang duduk diarasy adalah Allah Bapa. Bermaterai dengan 7 materai, 7 adalah angka sempurna, jadi bermaterai sempurna. Dalam kitab ini berisi rahasia Allah Bapa untuk menyelamatkan manusia yang telah disusun Allah Bapa, rencana ini sempurna adanya, yang akan berlaku pada akhir zaman. Dimaterai berarti tertutup sama sekali, kecuali divisiunkan oleh Bapa.
b. Rahasia buku ini belum diketahui oleh Tuhan Yesus, karena disiapkan oleh Bapa pada saat Yesus ada di bumi. Itu sebabnya Yesus berkata, tidak seorangpun yang tahu akan hari dan ketikanya, baik malaikat baik Anak melainkan hanya Bapa (Mat.24:36)
c. Nampak malaikat memberitakan : siapakah yang berlayak membuka kitab itu dan membuka materainya ? Wah.5:2. Malaikat ini adalah malaikat Jibrael, berita itu disampaikan kepada siapa saja yang berada disekeliling arasy itu, serta bertanya siapakah yang berlayak membuka materai itu. Ini adalah rahasia besar, malaikat Jibrael pun tidak layak membukanya, dirahasiakan bagi malaikat, Perhatikan 1Pet.1:12
d. Baik di Surga, baik dibumi tidak ada seorang pun berlayak membuka kitab itu atau memandangnya (Wah.5:3). Tidak seorangpun dapat memandang kitab itu karena cahaya kemuliaan ilahi meliputinya. Bahkan Tuhan Yesus sendiri tidak mengetahui buku itu karena masih berada di bumi, sebab Yesus belum beroleh kuasa sepenuhnya dari Bapa sebelum Yesus beroleh kemenangan di bukit Kalvari. Setelah Yesus bangkit dari kematian, barulah Dia beroleh kuasa baik di bumi baik di Surga, maka Bapa memberi hak pada Tuhan Yesus untuk membuka materai itu, (1Kor.15:54-56, Mat.28:18-19).
e. Maka sangatlah aku menangis karena tiada seorangpun didapati membuka kitab itu atau memandangnya (Wah.5:4). Rasul Yohanes ingin mengetahui isi kitab itu, tetapi termaterai, dia menangis dan mengeluh karena tidak seorangpun yang layak membukanya, dia sendiri juga tidak, meskipun dia adalah murid yang sangat dikasihi.

4. Yang Layak Membuka Kitab Bermaterai
1. Salah satu dari 24 ketua itu menolong Yohanes serta berkata jangan menangis, tengoklah singa dari suku Yehuda, akar Daud sudah beroleh kemenangan sehingga layak membuka kitab dan ke 7 materainya (Wah.5:5), yaitu Tuhan Yesus. Siapakah salah satu dari 24 ketua itu ? Dia adalah Rasul Petrus, ketua rasul hujan awal. Dia sudah lama meninggal pada waktu rasul Yohanes menerima Wahyu. Dia telah menerima anak kunci surga (Mat.16:13-20).
2. Singa dari suku yehuda berbicara Tuhan Yesus. Secara manusia Yesus dari keturunan Yehuda, anak ke 4 dari Yakub. Sebenarnya yang berhak melahirkan Yesus adalah keturunan Ruben, tapi dia kehilangan hak karena zinah. Demikianpun Simon dan Lewi, anak ke 2 dan ke 3, kehilangan hak ini karena membunuh orang kafir yang memperkosa Dina.
3. Akar dan benih Daud. Secara manusia berdasarkan Injil Matius dan Lukas, Yesus adalah anak Daud tapi sebanarnya akar Daud, sebab Daud telah menubuatkan tentang Yesus dalam Maz.110:1-2.
4. Setelah Rasul Yohanes mendengar suara, maka dia ingin melihat siapakah yang seperti singa itu. Tetapi yang muncul adalah seekor anak domba, seperti sudah tersembelih (Wah.5:6). Tuhan Yesus dibayangkan seperti anak domba tersembelih (Yoh.1:29), karena Dia lemah lembut dan penurut. Setelah Yesus disalibkan dan kemudian bangkit dengan tubuh kemuliaan, Dia tetap memakai tanda penyaliban yaitu lubang paku, dan sering juga keluar darah menetes dari bekas lubang itu (Yoh.20:20-28). Jika nampak penglihatan dan tak ada bekas paku, itu bukan Tuhan Yesus.
5. Nampak Tuhan Yesus memakai 7 tanduk, ini berbicara tentang kuasa yang sempurna. Dan juga 7 roh Allah yang sudah beroprasi di bumi, ini menunjukkan Yesus yang menerima dari Allah Bapa, Roh Suci yang tiada terbatas dan bekerja sempurna. Dengan itu Yesus dapat mengajar dan memerintah orang di bumi dengan kuasa.
6. Kemudian Tuhan Yesus mengambil kitab bermaterai itu dari tangan Allah Bapa yang duduk di arasy (Wah.5:7) karena hanya Dia yang berlayak, sesudah Dia mencapai kemenangan atas iblis (Ibr.12:4). Hanya Tuhan Yesus yang layak membuka dan menutup kitab ini yang berisi rahasia akhir zaman, yang diterangkan dalam Wah.6-22, terutama rahasia pekabaran pengantin yang membawa kembali umat Tuhan dalam persekutuan dengan Tuhan, seperti persekutuan dalam taman eden.

5. Pujian Bagi Anak Domba Yang Membuka Kitab
 Setelah diambilNya, maka sujudlah 4 zat yang hidup dan 24 ketua dihadapan Anak Domba, masing-masing memegang kecapi dan bokor emas penuh dengan kemenyan, yaitu doa orang suci, (Wah.5:8). Untuk mengambil kitab itu adalah suatu hal yang luar biasa, sehingga ke 4 zat yang hidup beserta dengan ke 24 ketua, disekeliling arasy itu sujud menyembah Anak Domba. Mereka memegang kecapi dengan bokor emas penuh dengan kemenyan, ini berarti mereka memuji Tuhan Yesus terlebih dulu lalu mereka berdoa dan menyembah. Sebab itu apabila kita berdoa dan menyembah Tuhan, perlu memuji-muji Tuhan terlebih dahulu. Doa diserta pujian akan berbau harum dihadapan Tuhan.
 Yang dimaksud dengan nyanyian baru ini adalah berbicara tentang satu nyanyian dibawa perjanjian baru. Tuhan Yesus bukan saja berlayak membuka materai dari kitab itu, tetapi juga sudah tersembelih untuk menggenapi rencana Allah Bapa. Karena darah penebusan bukan hanya satu golongan atau bangsa, tapi untuk seisi dunia (Yoh.1:29, 1Pet.2:24), ini dinyanyikan dalam suatu nyanyian yang baru dalam perjanjian baru, Wah.5:9.
 Pujian karena dengan pengorbanan Tuhan Yesus dikayu salib, maka orang yang kudus dan menang dijadikan raja dan imam (Wah.5:10, 1Pet.2:9-10). Menjadi raja berarti memerintah bersama Tuhan Yesus dalam Kerajaan 1000 tahun masa damai, menjadi imam berarti menggembalakan domba-domba bersama dengan Tuhan Yesus pada masa 1000 tahun masa damai.
 Nampak sejumlah besar malaikat sekeliling arasy dan jumlahnya beribu laksa dan manusia yang beroleh keselamatan, khususnya ketua-ketua memuji Tuhan Yesus dengan 7 jenis pujian, yaitu : kuasa, kekayaan, hikmat, kekuatan, kehormatan, kemuliaan dan puji. Wah.5:11-12.
 Kedengaran pula tiap mahluk yang di surga (malaikat, 4 zat yang hidup dan ketua-ketua), yang di bumi dan di laut, semuanya memuji Tuhan Yesus. Isi pujian 4 macam yaitu : kepujian, kehormatan, kuasa dan kemuliaan. Pujian ini kekal selamanya. Wah.5:13, Fil.2:9-11.

6. Peneguhan Pujian
a. Amin adalah bahasa ibrani, artinya : Demikianlah sesungguhnya. Ke 4 zat yang hidup mengucapkan kata amin berarti mereka membenarkan segala pujian di atas, (Wah.5:14).
b. Ke 4 zat yang hidup ini adalah Firman Tuhan Yang Berkuasa (Ibr.4:12), dan Firman Tuhan adalah Tuhan Yesus sendiri. Kalau ke 4 zat yang hidup mengucapkan amin, maka ke 24 ketua sujud menyembah. Ini berarti ke 4 zat hidup ini mengatur dan memerintahkan ke 24 ketua. Ketua-ketua ini harus tunduk pada firman Tuhan.

PELAJARAN 13
2. MATERAI I
(Wah.6:1-2)
1. Pendahuluan
7 Materai adalah materai yang sempurna. Dalam kitab yang bermaterai ini berisi rahasia rencana Bapa menyelamatkan manusia yang akan berlaku pada akhir zaman dan yang berhubungan dengan Sabda Yesus dalam Mat. 24, Mark.13, Luk.21. (Wah.5:1)
Materai itu tidak ada yang dapat membukanya, kecuali Yesus Kristus, tunas Daud (Wah.5:2-5), berarti bahwa rahasia itu akan tetap tertutup kalau Yesus Kristus tidak membukanya.
Takkala materai I ini dibuka salah satu dari 4 zat yang hidup itu berkata ”Marilah” ini berbicara Injil Matius. Injil Matius berbicara Yesus sebagai ”Raja”. Yesus adalah raja segala raja membuka materai ini dan menunjukkan pada gerejanya apa yang akan jadi kelak (Wah.6:1-2), yaitu munculnya Kristus Palsu. Hubungkan dengan Mat.24:4-5, 23-26. Tuhan Yesus mengizinkan dan memberikan kesempatan pada Krtistus Palsu untuk bergerak, yang berfungsi sebagai alat untuk membuktikan keteguhan iman percaya Gereja Pengantin yang tidak terpengaruh pada ajaran Kristus Palsu dan pengikutnya.

2. Kristus Palsu (Wah.6:2)
Waktu materai pertama dibuka maka nampaklah seorang penunggang kuda putih, berpanah dan diberi mahkota. Penunggang kuda putih ini adalah Kristus Palsu. Adapun rahasia kejelasannya adalah sebagai berikut :
 Menunggang kuda putih. Kuda menunjukkan kekuatan, putih warna kesucian. Perlu disadari ada putih sebenarnya ada juga putih palsu. Karena Iblis dapat menyamar sebagai malaikat suci, 2Kor.11:13-15, Mat.23:27.
 Berpanah, sebenarnya busur panah tanpa anak panah. Ibarat perang tanpa peluru, berbicara pekabaran tanpa kuasa. 1Kor.4:20. Jadi mereka melayani dengan akal manusia, Mat.15:8-14, Kol.2:23.
 Dikaruniakan Mahkota, berbicara mahkota kebinasaan yang dikaruniakan Iblis padanya. Kristus mempunyai banyak mahkota, dan pemberi mahkota, 2Tim.4:8. Bukan menerima mahkota.
 Keluarlah ia dengan tanda kemenangan supaya ia menang lagi. Menunjukkan bahwa ia pernah kalah dan akan muncul pada akhir zaman dengan tanda kemenangan karena ingin menguasai dunia. Menuju zaman anti kris.

3. Yesus Kristus Sesungguhnya
a. Menurut Wah.1:13-16 Tuhan Yesus memiliki 7 perlengkapan, antara lain :
 Berjubah panjang dan dadanya berikat pinggang dari emas.
 Kepala dan rambut putih seperti bulu domba.
 Matanya bagaikan nyala api.
 Kaki mengkilat bagaikan tembaga yang membara dalam perapian.
 Suara bagaikan deru air bah.
 Tangan kanan memegang 7 bintang dan dari mulutnya keluar pedang tajam bermata dua.
 Wajahnya bercahaya seperti terik matahari.

b. Menurut Wah.19:11-16, Tuhan Yesus memiliki 7 perlengkapan antara lain :
 Bernama setiawan dan benar.
 Matanya seperti nyala api
 Dikepalanya banyak mahkota.
 Namanya ialah Firman Allah
 Jubah dipercik dengan darah
 Dari mulutnya keluar pedang tajam
 Pada jubah dan pahanya tertulis nama Raja segala raja, Tuan segala tuan.

4. Persamaan dan Perbedaan Yesus Kristus dengan Kristus Palsu
Dari penjelasan pada nomor 2 dan 3, jelaslah bahwa ciri-ciri penunggang kuda putih dalam wah.6:2, sangat berbeda dan bertolak belakang dengan penunggang kuda putih dalam wah.19:11-16 maupun dalam wah.1:13-16. Adapun persamaan dan perbedaan Yesus Kristus dan Kristus Palsu adalah sebagai berikut :
a. Menunggang kuda putih, (Yesus berkuda putih asli sedang Kristus Palsu berkuda putih palsu), karena Kristus palsu dalam posisi menyamar.
b. Memakai mahkota (Yesus mempunyai banyak mahkota sedang Kristus palsu hanya diberi mahkota), Tuhan Yesuslah yang menganugrahkan mahkota, karena Dia punya banyak mahkota, jadi bukan penerima mahkota.
c. Bersenjata (Yesus bersenjata pedang sedang Kristus Palsu panah). Pedang adalah senjata yang dimiliki oleh Yesus, sedangkan panah adalah senjata yang dimiliki oleh iblis, Ef.6:16-17

5. Gereja Palsu (perhatikan Wah.3)
Gereja palsu akan muncul, yang merupakan pengikut Kristus Palsu. Berarti akan muncul Hamba Tuhan yang palsu, yang menyerupai hamba Tuhan yang sesungguhnya, yang membawa pengajaran palsu dan sesat. 2Kor.11:13-15. Adapun ciri-ciri Gereja Palsu adalah :

a. Pengajaran palsu
 Memadamkan roh (1Tes.5:19) dengan cara hidup dalam kedagingan (Gal.5:16-17), atau meremehkan suara Roh. 1Tes.5:20. Menganggap karunia nubuatan tidak perlu lagi.
 Mengajarkan bahwa Baptisan laut kaca adalah nanti disurga akan ada penghukuman sementara untuk menyucikan dosa, yang kemudian dikuduskan. Wah.4:6, 15:2. Hal ini keliru, sebenarnya rahasia laut kaca berbicara Firman Allah dan api berbicara Roh Allah. Jadi penyucian oleh Firman yang diurapi Roh Allah.
 Mengajarkan Adanya api penyucian sesudah mati. Hal ini keliru karena Sesungguhnya api penyucian berlangsung semasa hidup di dunia, (Mat.3:11) yaitu adanya sengsara dalam mengikut Tuhan, Rm.8:17.
 Mengajarkan Penyembahan bisu (seperti semedi)
 Mengajarkan Penyembahan ribut, disertai musik dan suara ribut.
 Mengajarkan bahwa Tuhan Yesus disamakan dgn nabi, bukan Tuhan Mat.16:13-14.
 Mengajarkan ajaran yang tidak sesuai Firman dengan Merobah/menambah/mengurangi Firman, Wah.22:18-19
 Menghina kuasa Roh, 1Kor.14:23, tidak menerima pekerjaan Roh Kudus dalam bentuk karunia Roh
 Melarang menikah,
 Melarang makan berbagai jenis makanan yang tidak diharamkan oleh Tuhan, 2Tim.4:2,

b. Munculnya roh sidajal
 Roh sidajal muncul berbentuk sosok dalam gereja yang Dianggap seperti Allah yang disembah sehingga dia berdiam dalam Bait Allah, 2Tes.2:3-11
 Roh sidajal ini dapat Membuat mujizat palsu, Kel.7:12, Wah.13:13.

6. Tafsiran keliru dari Wah.6:1-2
Adapun beberapa pendapat yang keliru dari rahasia Wah.6:1-2 adalah sebagai berikut :
 Menganggap materai I ini adalah kegerakan roh suci
 Ada juga yang menafsir Kristus Palsu dan Nabi Palsu, tapi ayat-ayat pendukung sifatnya tafsiran, kira-kira, sehingga membingungkan
 Menganggap sudah berlaku dan tidak perlu tidak diungkapkan lagi



PELAJARAN 14
3. MATERAI II
(Wah.6:3-4)
1. Pendahuluan
Yang membuka materai II ini adalah Tuhan Yesus. Materai ini telah dibuka pada Tahun 1914, karena tahun ini pecahnya Perang Dunia I
Takkala materai II ini dibuka zat yang hidup yang ke II itu berkata ”Marilah”. Zat yang hidup ini berbicara Injil Markus. Injil Markus berbicara Yesus sebagai ”hamba”. Tuhan Yesus yang rela merendahkan dirinya menjadi sama dengan seorang hamba membuka materai ini dan menunjukkan pada gerejanya apa yang akan jadi kelak. (Wah.6:3-4) yaitu perdamaian dunia dicabut sehingga terjadi peperangan yang besar. Hubungkan dengan Mark.13:8 tanda mulainya berlaku akhir zaman. Tuhan Yesus memberikan kesempatan kepada kuasa kegelapan untuk mencabut perdamaian di bumi, yang sekaligus menjadi alat untuk membuktikan keteguhan iman Gereja Pengantin yang rela direndahkan dan tetap penuh damai sejahtera dan sukacita.

2. Pencabut Perdamaian (Wah.6:3)
Yang menunggang kuda merah, pengertiannya adalah :
 Menunggang kuda merah. Kuda menunjukkan kekuatan, merah padam warna keberanian dan kemarahan yang menyala-nyala.
 Yang duduk diatas kuda merah itu adalah kuasa kegelapan, dan kepadanya diberi kuasa untuk mengambil perdamaian di bumi.

3. Akibat Perdamaian dicabut
• Dengan diambilnya perdamaian dibumi maka dunia diseret kedalam kanca peperangan.
• Dengan pecahnya Perang Dunia I (pertama) tahun 1914, pertanda perdamaian telah dicabut.
• Pecahnya Perang Dunia I, adalah tanda mulainya berlaku Akhir Zaman : bangsa akan berbangkit melawan bangsa, kerajaan melawan kerajaan, maka akan jadi gempa bumi disana sini, terjadi kelaparan dan huru-hara, itulah awal segala kesusahan (Mark.13:8).
• Akibat perang, maka perekonomian rusak, banyak industri dan pertanian hancur.
• Akibat kesulitan ekonomi, maka kejahatan pun bertambah-tambah

4. Usaha Perdamaian
Dengan menyaksikan akibat perang yang menimbulkan penderitaan, maka pemimpin-pemimpin bangsa bersepakat untuk mencegah terjadinya perang. Adapun langkah-langkah untuk usaha perdamaian adalah sebagai berikut :
• Karena banyaknya korban akibat Perang Dunia I, dibentuklah serikat bangsa-bangsa (Volen Bond), sebagai juru damai, tapi gagal dalam menjalankan misinya.
• Dunia dikagetkan lagi dengan Perang Dunia II, Tahun 1939 di Eropa dan 1941-1945 di 4 penjuru alam.
• Sesudah Perang dunia II, dibentuklah PBB yang disponsori oleh 5 Negara Besar. (Amerika, Rusia, Prancis, Tionokok dan Inggris)
• Tujuan PBB adalah menyelesaikan persoalan dunia dengan segala sengketanya. Ini adalah suatu usaha yang mulia, dimana tiap negara menjadi aman dan tentram.
• PBB sebagai juru damai, dapat menahan nafsu perang, tapi tidak berhasil mengembalikan perdamaian dunia.. Karena sesudah itu masih ada perang, seperti Korea, Cina, Timur tengah, dan lain lain.
• Rencana Allah berjalan terus, dunia tidak dapat berdamai, sekalipun PBB berusaha menahan perang. Perhatikan Yes.8:9, 1Tes.5:3, dan untuk menggenapi Firman bahwa “Yesus datang membawa pedang” Mat.10:34

5. Kegunaan Perdamaian dicabut
Dengan adanya perang maka banyak orang menjadi takut dan mencari Tuhan. Yang bersungguh-sungguh mencari Tuhan akan menemukan Tuhan, hidup bersama sama dengan Tuhan, sehingga Tuhan akan mengembalikan damai di hati. Yang menerima dan membawa damai itu akan menjadi Anak Allah. Mat.5:9
Pembawa damai ini akan menjadi terang dunia, menerangi dunia yang dipenuhi kegelapan akibat perdamaian dicabut Mat.5:14-16. Jadi Gereja akan sangat dibutuhkan dan berfungsi sebagai terang dunia ditengah kegelapan.

6. Masa Berlakunya
Masa berlakunya atau masa beroperasinya kuda merah adalah sejak pecahnya Perang Dunia I sampai selesainya perang Harmagedon, menyongsong Kerajaan 1000 Tahun Masa damai, yaitu :
a. Akibat perdamaian dicabut maka terjadilah Perang Dunia I dan II.
b. Perang dunia Ke III akan terjadi pada Peniupan sangkakala VI, pada zaman Anti Kris
c. Perang Harmagedon, Perang antara Tuhan dan manusia (Anti Kris), terjadi pada peniupan sangkakala VII dan Pencurahan Bokor Murka Allah ke VII, perang yang mengakhiri zaman Anti Kris.
d. Disimpulkan bahwa perdamaian dunia dicabut sampai selesainya Perang Harmagedon, sampai berakhirnya zaman Anti Kris, Tuhan Yesus datang ke II kali.

7. Tujuan Kuda Merah
Dengan dibukanya materai II, maka kuda merah bergerak sebagai pencabut perdamaian dari bumi, sehingga terjadilah hal-hal sebagai berikut :
a. Terjadi perang dunia I dan II, masih dinantikan perang dunia III.
b. Terjadinya perang antar negara, antar suku, dll.
c. Menimbulkan perselisihan dan perpecahan dalam gereja
d. Menimbulkan perselisihan dan perkelahian antar keluarga
e. Menimbulkan perselisihan dalam satu keluarga (suami-istri-anak)) Kecuali keluarga Gereja Pengantin, karena dia adalah pembawa damai.



PELAJARAN 15
4. MATERAI III
(Wah.6:5-6)
1. Pendahuluan
Yang membuka materai III ini adalah Tuhan Yesus. Materai ini telah dibuka menyusul setelah dibukanya materai II. Takkala materai III ini dibuka zat yang hidup yang ke III itu berkata ”Marilah” ini berbicara Injil Lukas. Lukas berbicara Yesus sebagai ”Anak Manusia”. Tuhan Yesus yang telah menjelma menjadi manusia dan sama dengan manusia membuka materai ini untuk menunjukkan pada gerejanya apa yang akan jadi kelak, khususnya kelaparan dan kesusahan (Wah.6:5-6). Hubungkan dengan Luk.21:11 tanda berlakunya akhir zaman. Tuhan Yesus memberikan kesempatan kepada kuasa kegelapan untuk menimbulkan kesusahan dan kelaparan di bumi, yang sekaligus menjadi alat untuk membuktikan keteguhan iman Gereja Pengantin yang rela tetap setia ditengah suasana kesusahan dan kelaparan, yang tetap dipuaskan oleh air dan roti hidup yaitu Firman dan Roh Kudus.
Secupak adalah ukuran takaran yang berisi kurang lebih 1,5 Kg gandum.

2. Penunggang Kuda Hitam (Wah.6:5-6)
Yang menunggang kuda hitam, pengertiannya adalah :
 Kuda hitam. Kuda menunjukkan kekuatan, hitam berarti kekelaman (kelaparan dan kesusahan).
 Yang duduk diatas kuda Hitam itu adalah raja kuasa kegelapan, yang membawa neraca / timbangan ditangannya, berarti diberi kuasa untuk menguji manusia dengan kelaparan jasmani dan rohani serta kesusahan demi kesusahan

3. Kelaparan dan Kesusahan Jasmani
Dengan beroperasinya kuda hitam, maka terjadilah hal-hal sebagai berikut:
• Akibat perang karena pembukaan materai II, maka hanya sedikit manusia yang bertani, maka jadilah kelaparan timbul dimana-mana.
• Gandum dan jelai akan ditimbang, artinya mereka akan makan dan minum, makanan dan minuman yang ditakar/dibatasi karena sangat kurang persediaan. Yeh.4:15-17
• Secupak gandum sedinar harganya, berarti sangat mahal sehingga masing-masing orang hanya dapat menyediakan untuk dirinya sendiri, tidak mungkin, tidak mungkin menanggung orang lain. 1 (satu) dinar adalah upah terendah buruh dalam sehari, Mat.20:1-2.
• Jelai adalah jenis makanan yang lebih murah daripada gandum, (1:3). Di Indinesia bandingkan antara beras dan jagung.
• Kelaparan dan kesusahan hebat pada permulaan zaman Anti Kris dan akan dirasakan gereja Tuhan pada sabat terakhir (Dan.9:27), yaitu dalam kegerakan besar.



4. Kelaparan Rohani
Dengan beroperasinya kuda hitam, maka selain mengakibat kelaparan jasmani, juga mengakibatkan kelaparan rohani, yaitu terjadinya hal-hal sebagai berikut:
• Akibat perang, orang yang mencari Tuhan sangat terbatas, sehingga mengakibatkan kelaparan rohani.
• Kelaparan rohani yang hebat terasa pada Materai V dan materai VII (musim dingin dan hari sabat) Mat. 24:20, menggenapi Am.8:11-12 Khususnya bagi gereja type 5 perempuan bodoh
• Golongan minyak dan air anggur, 5 perempuan bijaksana akan terpelihara khusus sampai hari pengangkatan gereja.

5. Masa Berlakunya
a. Kelaparan dan kesusahan fisik mulai menimpa dunia sejak perang dunia I dan II dan sesudahnya. Keadaan ini berlaku terus sampai sekarang dan akan lebih hebat lagi pada permulaan zaman Anti Kris. Hal ini akan dirasakan baik gereja Tuhan maupun orang tidak percaya.
b. Kelaparan dan kesusahan fisik akan mencapai puncaknya pada pencurahan 7 Bokor/cawan Murka Allah. Khusus berlaku bagi orang-orang tidak percaya pada Yesus. Wah.16.
c. Kelaparan dan kesusahan rohani akan mulai terasa oleh Gereja type 5 perempuan bodoh, pada Kegerakan Besar dan mencapai puncaknya pada zaman Anti Kris. Tapi bagi 5 perempuan bijaksana tidak merasakan kelaparan ini, karena telah mempunyai persiapan.

6. Neraca/Timbangan Berjalan
Gereja Tuhan akhir zaman ini akan di uji dan diukur. Dari hasil ukuran ada 3 golongan orang percaya, yaitu :

a. Golongan Jelai
 Orang yang tidak beriman (Mat.13:20-21), termasuk gerja halaman, belum lahir baru dari air dan Roh, gereja tipe mengandung, Mat.24:19. Pengawal istana Kid.3:3
 Seperti iman Petrus, berjanji setia sampai mati (Luk.22:31-33), tapi dalam pencobaan meninggalkan Yesus. Luk.22:54-60. Banyak hamba-hamba Tuhan dan anak Tuhan sekarang ini yang seperti itu.
 Saat pengangkatan gereja, mereka tidak akan diukur (Wah.11:1-2), menjadi benih gereja yang tertinggal (Wah.12:17)
 Jelai harganya lebih murah dari gandum. Pada masa kelimpahan jelai menjadi makanan binatang. Pada masa kesusahan besar, iman jelai akan menjadi makanan Anti Kris.
 Jika menerima ajaran yang salah, maka akan menjadi alatnya Anti Kris (gereja sundal) Wah.17.
 Akan merasakan kelaparan rohani.

b. Golongan Gandum
 Gandum adalah hasil tampihan, pada saat pengirikan gandum tersendiri dan sekam terbuang
 Iman gandum adalah iman kanak2, menyusu Mat.24:19, celaka, tergolong 5 perempuan bodoh, yang sudah berkarunia Roh. Menggambarkan Putri Yerusalem yang tidak jadi permaisuri, Kid.1:4-6
 Seperti Petrus, waktu Iman jelai menjadi iman gandum saat menerima Roh tapi belum dimaterai, Yoh.20:22. Mata rohani sudah terbuka, dapat mengerti kebenaran akan sengsara dan kematian serta kebangkitan Yesus. Yoh.21:5-17.
 Mereka yang memegang pelepah kurma, sebelum kegerakan besar Wah.7:9-17, diselamatkan tapi tidak jadi Gereja Pengantin
 Memasuki kesusahan besar, menjadi benih gereja yang tertinggal, Wah.12:17, karena kebodohan, tidak memiliki persiapan minyak (buah-buah roh). Tertinggal bersama iman jelai.

c. Golongan Minyak dan Air Anggur
 Golongan Yang sudah lahir baru dari air dan Roh, iman dewasa 1Kor.12:4 dan menjadi satu dengan Tuhan Yesus, Ef.5:31-32, 1Pet.2:9-10. Seperti Sulaiman dan Sulamit, Kid.1:4-6, 2:16, 6:3, 7:10
 Seperti Petrus, waktu iman gandum menjadi iman minyak dan air anggur, setelah dimaterai oleh Roh Suci, Kis.2:1-13, sehingga dewasa rohani 2Kor.11:2, berbuah pelayanan dan roh, Kis.4:8, 5:27-29
 Golongan ini menerima bahkan ditugaskan membawa kabar pengantin.
 Mereka ini orang terpilih Mat.24:22, yang disiapkan untuk pengangkatan gereja, Mat.24:27-31, 1Tes.4:13-17, Wah.12:6,14, termasuk golongan 5 perempuan yang bijaksana.
 Jangan dirusak, artinya tidak akan mengalami kematian sampai tiba pengangkatan, iblis tidak dapat menjamahnya khususnya Pengantin Mulia. Khusus Pengantin kurang mulia sebagian akan dipelihara, tidak mengalami kematian, Wah.12:1-2, 7:1-8, dan sebagian akan mati sahid. Wah.6:7-11.





PELAJARAN 16
5. MATERAI IV
(Wah.6:7-8)
1. Pendahuluan
Yang membuka materai IV ini adalah Tuhan Yesus. Materai telah dibuka menyusul setelah dibukanya matrai III. Takkala materai IV ini dibuka zat yang hidup yang ke IV itu berkata ”Marilah”. Zat hidup ini berbicara Injil Yohanes. Injil Yohanes berbicara Yesus sebagai ”Anak Allah”, karena Tuhan Yesus yang adalah Allah sendiri, yang turun kedunia lahir sebagai manusia dari Roh Kudus. Yesus membuka materai ini dan menunjukkan pada gerejanya apa yang akan jadi kelak. (Wah.6:7-8). Hubungkan dengan Yoh.16:1-2 tanda berlakunya pertarungan terang dan gelap. Tuhan Yesus memberikan kesempatan kepada kuasa kegelapan untuk mencabut perdamaian di bumi, yang sekaligus menjadi alat untuk membuktikan keteguhan iman Gereja Pengantin yang rela mati mempertahankan kebenaran.

2. Penunggang Kuda Kelabu Wah.6:7-8
Yang menunggang kuda kelabu (Alkitab terjemahan lama), dalam terjemahan baru disebut kuda hijau kuning. pengertiannya adalah :
 Menunggang kuda kelabu. Kuda menunjukkan kekuatan, warna kelabu adalah kombinasi antara hitam dan putih. Ini adalah kekuatan yang bergerak dimana terjadi peperangan pekabaran antara terang dan gelap, ini adalah pertarungan yang hebat.
 Yang duduk diatas kuda kelabu adalah raja kuasa kegelapan, sebagai penyebar maut dan alam maut yang mengakibatkan 1/4 manusia dibumi akan mati.

3. Seperempat Manusia Mati
Akibat beroperasinya kuda kelabu maka 1/4 manusia akan mati. Kematian ini disebabkan karena:
• Pedang. Kematian karena perang berkecamuk akibat pertarungan politik antara timur dan barat, Sebagai Pembuka jalan menuju Perang Dunia III pada peniupan sangkakala VI.
• Kelaparan. Akibat perang maka terjadi kematian akibat kelaparan disana sini.
• Bala sampar. Kematian disebabkan oleh penyakit atau senjata beracun/virus yang digunakan dalam perang.
• Binatang buas dibumi. Pembunuhan oleh Negara-negara yang kejam yang tidak mengakui Tuhan. terutama penguasa dari tirai besi dan tirai bambu.

4. Pertarungan Pekabaran
Akibat beroperasinya kuda kelabu maka selain menimbulkan kematian 1/4 manusia di bumi, juga menyebabkan terjadinya pertarungan pekabaran antara pemberita injil dengan yang menentang injil, yaitu :

a. Pekabaran Pengantin
• Pekabaran Pengantin adalah berita Injil Sepenuh, pada kegerakan besar akan dipimpin oleh 12 rasul hujan akhir, bersama hamba-hamba Tuhan yang dilantik Tuhan. Ef.4:11-12. Pembawa kabar pengantin dilengkapi dengan kuasa yang luar biasa disertai pekabaran yang keras, yang mengamuk seperti singa menikas, menyerang ajaran palsu oleh rasul palsu 2Kor.11:13-15
• Kabar pengantin yang terbatas (Injil Kerajaan) harus didengar oleh semua orang, Mat.24:14 sehingga akan disampaikan dengan berbagai cara, dan kebanyakan hamba Tuhan diraibkan seperti Pilipus.
• Banyak domba akan lari meninggalkan gerejanya dan bergabung dengan gereja yang membawa kabar pengantin. Akibatnya mereka akan dikejar dan dibunuh oleh kawan mereka sendiri karena cemburu ditinggalkan, Mark.13:9. Mereka ini banyak yang mati sahid, selamat tapi tidak beroleh mahkota Wah.7:9-19
• Pekabaran Pengantin berakhir pada hari ke 980 sejak kegerakan besar, saat gereja disempurnakan dan menikah dengan Kristus, sehingga mengandung anak laki-laki, tidak ada lagi pekabaran. Inilah yang dimaksud Mat.24:20, jangan pelarĂ­anmu berlaku pada musim dingin atau hari sabat, sebab masa itu terjadi kevakuman pemberitaan injil, Am 8:11-12 mulai berlaku.

b. Pekabaran Bukan Pengantin
• Pekabaran bukan pengantin akan muncul besar-besaran dan menandingi pekabaran pengantin.
• Pekabaran ini meracuni tubuh pengantin dengan pelajaran akal-akal manusia, dimana sebentar bersandar pada Roh Tuhan sebentar pada akal manusia. Gal.1:6-10, 1Tim.4:1-3
• Gereja yang menerima pekabaran ini akan celaka, Mat.24:19, masuk dalam zaman Anti Kris, dan menjadi 2 golongan :
1) Benih Gereja tertinggal Wah.12:17,
2) Menjadi Gereja sundal Wah.17.

c. Pekabaran Gereja Sundal Wah.17:1-4
• Pekabaran Gereja sundal, yang dimotori nabi palsu, bertujuan merusak dan menghancurkan Gereja Pengantin. Gereja sundal adalah orang yang kenal Allah, tetapi kemudian murtad dan melawan Allah. Ay.1-2
• Disebut gereja sundal karena terjadi perzinahan rohani, yaitu mencampur Firman dengan Pelajaran Berhala, Adat kafir, Hikmat manusia/filsafat, dongeng-dongeng, dan lain-lain. Ay.2
• Gereja sundal ini dikasihi Anti Kris, menjadi patner dan alatnya Anti Kris dalam menjalankan misinya dengan kekejaman. Ay.3-4

5. Masa Berlakunya
a. Masa berlakunya Kelaparan dan kesusahan mulai terasa sesudah perang Dunia II dan akan dirasakan sangat berat oleh gereja terutama pada Materai V dan VII
b. Kelaparan dan kesusahan akan mencapai puncaknya pada pencurahan 7 Bokor/cawan Murka Allah. Khusus berlaku bagi orang-orang tidak percaya pada Yesus. Wah.16.




6. Kegerakan Besar (KB)
a. Kegerakan Besar adalah kegerakan rohani besar-besaran. Kabar Pengantin diberitakan dengan cepat dan keras. Mendekati masa berakhirnya Materai IV, mulailah Kegerakan Besar. Perhatikan Luk.21:29-31.
b. Pohon ara adalah berbicara bangsa Yahudi, pohon lain adalah bangsa-bangsa lain. Mulai bertunas berarti bangsa-bangsa masing-masing mencari tanahnya sendiri, yang dijajah akan melepaskan diri dari penjajahan, supaya merdeka. Luk.21:29-31. Bangsa Israel merdeka tahun 1948. Pertanda bahwa kerajaan Allah sudah dekat. Musim panas sudah dekat berbicara Kegerakan Besar, sudah dekat.
c. Perhatikan rahasia Dan.9:23-27, Yak.5:7, Yoel 2:23, Kel.16:22 yang berbicara Kegerakan Besar dan Zaman Anti Kris. Pada Kegerakan besar akan dicurahkan Roh kudus dan kuasanya berlipat ganda disertai pembukaan rahasia Firman yang semakin dalam dan sempurna, namun juga akan timbul kesusahan besar yang akan menghambat kegerakan rohani itu.
d. Biarlah orang jahat tetap jahat, orang cemar tetap cemar dan orang benar biarlah mengerjakan kebenaran dan orang kudus bertambah kudus. Wah.22:11. Hal ini mulai berlaku dalam Kegerakan Besar. Perkerjaan khusus yang dikerjakan Hamba Tuhan dalam masa ini adalah menyempurnakan yang suci dan kudus menjadi Gereja Pengantin
e. Bangsa Israel Merdeka tahun 1948. Saat Tuhan mengumpulkan kembali umat pilihanNya dari 4 penjuru alam dan membangun kembali tanah perjanjian.










TY datang ke II


Matr.VII
Matr. VI

Matr.V



Kel.16:22 Matr.IV
Matr. III
Matr. II
Matr. I (1914)



Pelajaran 17
6. MATERAI V
(Wah.6:9-11)

1. Pendahuluan
Yang membuka materai V ini adalah Tuhan Yesus. Materai dibuka menyusul setelah matrai IV hampir berakhir. Takkala materai V ini dibuka maka nampak di bawah mezbah jiwa segala orang yang telah mati sahid, dan kepadanya dikatakan agar bersabar hingga genap pelayan dan anak Tuhan yamh mati sahid seperti mereka.

2. Mati Sahid
Pada pembukaan Materai V, terjadi hal-hal sebagai berikut :
 Sejak mulainya Kegerakan Besar maka juga mulai pembunuhan besar-besaran terutama pada mereka yang meninggalkan perkumpulannya dan bergabung dengan Gereja yg membawa kabar Pengantin. Yoh.16:1-2
 Apabila gereja Tuhan berbakti, maka akan dikejar-kejar dan ditarik dari rumah ibadah, Mark.13:9, Mat.24.
 Memasuki Materai V, Gereja dalam keadaan tidur Mat.25:5, Karena Iblis mengamuk luar biasa, terjadilah penyiksaan luar biasa secara besar-besaran terhadap Gereja Pengantin, terutama hamba Tuhan yang bertugas membawa kabar pengantin, sehingga banyak yang mati sahid.
 Berbagai penyiksaan yang digunakan antara lain menerobos pagar duri, dipukul dengan sangkur dan senapan, kepala dikuliti, dilukai dan digosok dengan garam dan cuka, lidah dipotong, dilempar dalam api unggun, digoreng diatas kuali, diseret dengan kereta api atau mobil, tangan dipotong, dll. Tapi penyiksaan ini hanyalah penyiksaan tubuh, sedang jiwa dan roh bersukacita.
 Tujuan Iblis beroperasi adalah menggagalkan Kegerakan Besar. Dia memperalat 7 negara di Timur dan 10 di barat. Wah.12:3. Bermahkota 7 di kepala, berarti kekuasaan lebih besar pada 7 negara di Timur. Namun ke 10 negara di barat tetap bekerja menghambat dan menyiksa Gereja Pengantin. Namun yang lebih ganas adalah 7 negara di Timur. Mereka akan beroperasi dari timur karena kegerakan Besar dimulai dari Timur.

3. Pekabaran Berhenti
Akibat dibukanya Materai V, terjadi hal-hal sebagai berikut :
• Saat materai V dibuka, pekabaran berhenti karena Gereja sudah menikah dengan Tuhan Yesus dan mulai mengandung Wah.12:2.
• Pekabaran berhenti karena sudah masuk malam (kesusahan besar), gereja tertidur Mat.25:5, tidak seorangpun dapat bekerja Yoh.9:4
• Alkitab mulai dicari dan dibakar, kegiatan pekabaran hampir tidak ada lagi, hanya ada ibadah rumah tangga untuk memelihara persekutuan dengan Tuhan, inipun dilakukan pindah-pindah karena dikejar-kejar. Itulah sebabnya dipesankan jika tidak disingkatkan masa itu tidak seorangpun selamat. Mat.24:22
• Pada masa itu hotbah tanpa Alkitab, Am.8:11-12 mulai berlaku. Sebenarnya masa kesukaran itu berlaku selama 7 tahun, Dan.9:27, tapi khusus orang pilihan hanya berlaku 3,5 tahun, selanjutnya disingkirkan, dipelihara disuatu tempat, Wah.12:6, 14.

4. Gereja disempurnakan
Iblis berusaha melulur Gereja Pengantin tapi tidak bisa karena sudah disalut dengan Tri Tunggal Allah Wah.12:1-4 (matahari, bulan dan bintang menunjukkan Bapa, Anak dan Roh), sudah sempurna 1Tes.5:23. Gereja Pengentin terdiri dari 2 golongan besar yaitu :

a. Golongan Mulia
• Golongan ini tidak pernah berbuat dosa, suci tubuh, jiwa dan roh, tanpa cacat, 1Tes.5:23. Yang lahir dari keluarga yang kudus, dari seluruh dunia.
• Terdiri dari 144.000 perawan suci yang berusia tepat 17 Tahun pada saat menikah dengan Kristus, lalu mengandung dari Roh Kudus seperti Maryam mengandung Tuhan Yesus, lalu melahirkan anak laki-laki, Wah.7:1-8, 12:1-6. Perkawian ini terjadi di bumi, ingat di Surga tidak ada perkawinan.
• Mereka mengalami tekanan dan dipermalukan karena mengandung tanpa suami, tapi mereka akan dipelihara Tuhan sampai hari pengangkatan, Wah.6:6c. tidak akan mengalami kematian.

b. Golongan Kurang Mulia
• Golongan ini tidak ditentukan jumlahnya, mereka inilah yang membawa kabar pengantin sehingga melahirkan golongan pengantin mulia
• Menikah dengan Tuhan Yesus sehingga mengandung secara rohani dan merasakan sakit bersalin. Wah.12:1-2. Sakit bersalin disini berbicara kesusahan dan penderitaan karena tekanan dan penyiksaan.
• Golongan ini terdiri dari 2 kelompok. Kelompok I, mengalami sakit bersalin tapi tidak mati, akan dipelihara sampai hari pengangkatan Gereja, bersama Pengantin Mulia, Mat.24:30-31, 1Tes.4:13-17.
• Kelompok Ke II, akan mengalami sakit bersalin hingga mati sahid, karena penyiksaan yang teramat dasyat.
• Penyiksaan yang dilancarkan oleh Anti Kris berupa : mulut dirobek, lidah dipotong, diseret dengan mobil, disiram dengan air panas, kepala dikuliti, mata dicungkil, perut ditusuk, digoreng dikuali, digantung/ disalib, digantung di pesawat, diiris-iris lalu disiram dengan garam/cuka, dibakar dengan api unggun, dll.
• Penyiksaan ini mengerikan, tapi ini hanya penyiksaan tubuh, jiwa dan roh bersukacita. Pada Zaman Anti Kris, saat Sangkakala V ditiup akan terjadi penyiksaan tubuh, jiwa dan roh bagi gereja yang tertinggal Wah.9:4-12

5. Masa Berlakunya
Materai V ini berlaku hanya selama 280 hari, mulai sejak gereja disempurnakan dan menikah dengan Kristus , mulai berlaku pada hari ke 980 sejak Kegerakan Besar berlangsung. Waktu 280 hari ini sesuai dengan lamanya anak dalam kandungan (masa gereja Pengantin mengandung), 9 bulan 10 hari.

6. Hal Yang terjadi pada Kegerakan Besar
Kegerakan besar mulai berlaku di ujung Materai IV, dan selama Materai V. Adapun hal-hal terjadi pada waktu itu adalah :

a. Diawal Kegerakan Besar dilaksanakan Pemateraian terhadap 144.000 gadis-gadis suci untuk ditetapkan menjadi Gereja Pengantin Mulia Wah.7:1-8, yang akan mengandung anak laki-laki.
b. Pembukaan rahasia Firman yang belum terungkap secara sempurna, 2Pet.3:16, termasuk hari kedatangan Tuhan yang Ke II, karena segala kuasa telah dikaruniakan pada Tuhan Yesus, termasuk pengetahuan dan penetapan hari kedatangan-Nya, Mat.28:18
c. Pencurahan Roh Hujan Akhir pada tahun pertama 2x lipat, tahun ke II 7x lipat dan tahun ke III, 10x lipat dari Roh hujan awal, Zak.10:1, Yes.30:26, sehingga Roh Kudus akan bekerja dasyat dalam pemberitaan Firman dan kuasaNya.
d. Gereja Pengantin disempurnakan dan menikah dengan Tuhan, lalu mengandung. Wah.12:1-2, 19:7.
e. Persiapan Anti Kris, iblis mengamuk terutama dalam mat V.
f. Pertarungan Pekabaran antara Hamba Tuhan dengan Kristus palsu dan nabi palsu. Mat.24:24-26.
g. Ancaman bagi gereja mengandung dan menyusu, Mat.24:19. Persiapan pengangkatan gereja pengantin.
h. Munculnya Gereja Sundal, Wah.17.

















Matr IV
Kel.16:22

Matr. III
Matr. II (Thn 1914)
Matr. I

Pelajaran 18
7. MATERAI VI
(Wah.6:12-17)
1. Pendahuluan
Yang membuka materai VI ini adalah Tuhan Yesus. Materai ini akan dibuka setelah materai V berakhir. Takkala materai VI ini dibuka maka 144.000 anak laki-laki dilahirkan, lalu diikuti dengan pengangkatan Gereja Pengantin. Bersamaan dengan itu terjadi perang di surga selama 3 hari, persiapan masuknya Zaman Anti Kris,

2. Kelahiran 144.000 anak laki-laki
a. Saat materai VI ini dibuka maka 144.000 Pengantin Mulia, yang mengandung oleh Roh Kudus seperti Maria pada matarai V, melahirkan masing-masing seorang anak laki-laki.
b. Kelahiran ini terjadi serentak/ bersamaan diseluruh dunia. Pada saat lahir, iblis menunggu dan berusaha langsung melulurnya supaya binasa, tapi malaekat Tuhan lebih cepat menyambar anak itu dan langsung membawanya ke surga. Wah.12:4-5.
c. Kelahiran ini tanpa bidan/dokter, tanpa merasai sakit. Yes.66:7-10. Gereja Pengantin yang melahirkan bersukacita amat sangat. Kesukaan itu berlangsung selama 3 hari, dibumi terjadi kevakuman
d. Sesampainya disurga, anak laki-laki itu langsung dewasa menjadi teruna yang gagah perkasa. Kemudian Yesus Kristus bersama sama dengan malaekat yang setia beserta 144.000 anak laki-laki itu mengangkat perang melawan iblis.

3. Perang di Surga, Iblis Dicampakkan
a. Saat Matarai VI ini berlangsung, di bumi terjadi kevakuman karena seluruh kekuatan iblis naik ke Surga menyusun kekuatan menghadapi peperangan. Karena Surga akan dibersihkan dari pengaruh iblis, sedangkan iblis berusaha mempertahankan keberadaanNya di Surga.
b. Terjadilah peperangan di Surga antara Malaikat yang setia yang dipimpin oleh Mikhael melawan naga dan tentaranya, kemudian naga dikalahkan dan dicampakkan ke bumi, Wah.12:7-9
c. Peperangan di surga ini sangat dasyat, kelihatan seperti sinar lawan sinar, seperti anak panah yang melayang.
d. Peperangan ini dipimpin oleh Yesus Kristus yang diiringi oleh Mikhael dan malaikat yang setia serta 144.000 anak laki-laki bersatu melawan Naga dan pengikutnya
e. Pengikut Naga adalah malaikat yang terpengaruh oleh naga pada kejatuhan malaikat yang I, II dan III.
f. Kejatuhan I, Yang jatuh bersama dengan naga sebelum manusia diciptakan. Yes.14:12, Yeh.28:2-3, 14-17. Mempengaruhi beribu-ribu malaikat, yang menjadi roh jahat. Markas besar roh jahat di udara dan panglimanya adalah lucifer dan ada pasukan. Ef.6:12
g. Kejatuhan ke II, pada saat sebelum air bah, sebagian kecil malaikat turun kebumi dan tidak mengindahkan derajatnya, kawin dengan anak manusia yang cantik, Kej.6:1-4
h. Kejatuhan ke III, yang terbanyak, 1/3 Malaikat disurga terpengaruh. Kejatuhan ini terjadi pada saat Materai V berlangsung, saat Gereja Pengantin sudah sempurna, Wah.12:3-4
i. Peperangan ini berlangsung selama 3 hari 3 malam.
j. Dari hari I, Malaikat yang jahat mulai gugur ke bumi dan yang terakhir gugur adalah Naga (lucifer). Naga dicampakkan ke bumi seperti api menyala.

4. Sorak sorai Kemenangan Wah.12:7-9
a. Sorak kemenangan karena naga telah dicampakkan ke bumi, maka tercampaklah penuduh seluruh saudara kita, yang menuduh mereka itu dihadapan Bapa siang dan malam.
b. Takkala naga itu dicampakkan ke bumi, Gereja Pengantin dipersiapkan untuk disingkirkan.
c. Kekalahan naga dan pengikutnya adalah karena kuasa pengorbanan Yesus dikayu salib, kuasa setan telah diremukkan di Joljuta, kunci alam maut telah diambil alih dari tangan iblis. Kekalahan naga juga disebabkan karena orang-orang kudus yang mati sahid mempertahankan Firman Tuhan.
d. Dengan dicampakkannya naga ke bumi, berarti surga bersukacita dan menjadi aman tentram, tetapi bumi dan laut dibawah kuasa kekejaman naga dkk.

5. Pengangkatan Gereja
a. Waktu Iblis dicampakkan ke bumi maka amarahnya menyala-nyala, dia menyerang Perempuan itu (Gereja Pengantin) secara total diseluruh bumi, tetapi gagal. Wah.12:13
b. Dikaruniakan kepada perempuan itu kedua sayap burung nasar supaya ia dapat disingkirkan ke Padang belantara. Padang belantara berarti di bumi, tapi ini adalah simbolis, yang sebenarnya adalah di atas awan, persis di atas lembah Megido di tanah Palestina. Wah.12:4. Bumi dan laut telah dikuasai Antikris, berarti bila gereja pengantin disingkirkan dipadang belantara maka iblis akan menghambat gereja pengantin itu. Karena itu yang sebenarnya adalah di atas awan, 1Tes.4:4-17.
c. Disingkirkan di atas awan karena awan adalah berbicara kemuliaan Tuhan, Wah.10:1-11. Karena awan tak dapat ditembus oleh matahari, tempat yang aman jauh dari naga, karena tempat diudara sudah tertutup bagi naga.
d. Naga menyemburkan air, sehingga terjadi banjir besar supaya menghanyutkan Gereja Pengantin, tetapi terjadilah gempa bumi yang dasyat sehingga bumi terbelah dan menelan air itu. Saat itu juga gereja diangkat. Wah.12:15-17
e. Pengangkatan terjadi 1 hari pada waktu malam, menurut keadaan daerahnya masing-masing. Mat.24:27-30, 40-41
f. Gereja Pengantin di angkat di awan-awan permai di atas lembah Megido, di tanah Palestina dan dipeliharakan di sana selama 1260 hari. Wah.12:6, 14, 1Tes.4:14-17
g. Di atas awan Gereja bersekutu dengan Tuhan, dan dipelihara serta diberi makan manna seperti bangsa Israel waktu ke luar dari Mesir. Ini yang dimaksud pesta perjamuan Anak Domba Allah.
h. Perjamuan suci adalah persekutuan dengan Tuhan, merupakan latihan persekutuan dengan Tuhan waktu penyingkiran Gereja di awan-awan. Kalau gereja sudah mengeluarkan buah roh, berarti gereja itu sempurna, tinggal menunggu pengangkatan.

6. Kedatangan Tuhan Yang Ke II (Tahap I)
a. Ingatlah, Tuhan datang dengan segera, Wah.22:7, ini pernyataan Tuhan yang pertama bahwa Tuhan pasti datang, dan pernyataan yang kedua (Wah.22:12) karena kedatangan Tuhan sangat penting untuk membawa pahala dan penghukuman.
b. Yesus adalah akar dan benih Daud, Wah.22:16. Benih Daud artinya secara manusia Yesus adalah turunan Daud (Mat.1:1). Akar Daud artinya Yesus adalah pancaran Daud, yang menciptakan Daud. Yesus adalah bintang fajar yang gilang gemilang. Bintang fajar memiliki cahaya melebihi bintang yang lain. Yesus akan menyatakan diri di atas awan sebagai bintang fajar penuh kemuliaan pada saat pengangkatan Gereja Pengantin.
c. Kedatangan Tuhan ke II kali tahap pertama, yaitu Yesus turun dari Surga dengan kemuliaan yang besar dan nampak di langit untuk menyambut Gereja Pengantin yang diangkat di awan. Wah.1:7 Perhatikan Mat.24:27-31.
d. Kedatangan Tuhan ke II tahap ke 2 di dunia ini penuh kemuliaan akan Nampak seperti matahari. Tuhan menyatakan diri kepada semua manusia pada akhir zaman Antikris sebagai matahari kebenaran.
e. Gereja Pengantin yang sudah disempurnakan akan mengundang Tuhan segera datang “marilah” Wah.22:17. Ini adalah jawaban pada Tuhan atas Firman dalam Wah.22:12, Tuhan datang segera. Siapa yang mendengar biarlah ia berkata “marilah”, yang mendengar Firman biarlah ia datang pada Tuhan dan mempersiapkan diri menyambut Tuhan. Orang yang dahaga biarlah ia datang dan mengambil air hayat dengan percuma. Ini khusus bagi orang yang tidak percaya. Gereja Pengantin harus mengundang mereka datang pada Tuhan.
f. Untuk ketiga kalinya Tuhan Yesus berkata “Aku akan datang segera” Wah.22:20. Ini adalah pengumuman Tuhan bahwa kedatanganNya pasti dan sudah dekat. Apakah Gereja sudah siap menyambut kedatanganNya ? jawablah seperti Rasul Yahya, “Amin, marilah Tuhan Yesus”. Karena itu persiapkanlah dirimu.
g. Adalah kiranya anugrah Tuhan Yesus menyertai orang sekalian, amin. Wah.22:21. Ini adalah kalimat terakhir dari Perjanjian baru yang berisi penghiburan besar dan luar biasa. Ini adalah permohonan Rasul Yohanes supaya pada saat penutupan zaman akhir semua gereja (orang percaya) menerima anugrah Roh Kudus.

7. Masa Berlakunya
a. Materai ini berlaku sangat singkat, mempunyai hubungan dan persamaan dengan keluarnya Umat Israel dari Mesir, yang dipersiapkan 3 hari-3 malam. Kel.10:22-23.
b. Materai ini berlaku hanya 3 hari

8. Matahari, Bulan dan Bintang (Wah.6:12-13)
a. Matahari Menjadi Hitam seperti kain kabungan, Bulan menjadi darah dan Bintang-Bintang gugur ke bumi. Hubungkan Mat.24:9, Yes.13:10, Luk.21:25-26.
b. Matahari, Bulan dan Bintang adalah 3 saksi dilangit, 1Kor.15:41. Menceriterakan kemuliaan perbuatan tangan Tuhan.
c. Matahari, Bulan dan Bintang melambangkan Allah Tri Tunggal yaitu : Matahari lambang Bapa, Bulan lambang Anak dan Bintang lambang Roh.
d. Matahari jadi gelap, berbicara Bapa berdukacita karena dosa manusia. Demikian yang terjadi pada saat Yesus disalibkan, matahari gelap selama 3 jam. Mat.27:45
e. Bulan menjadi darah, menunjukkan Yesus yang berlumuran darah karena dosa manusia, Yoh.1:29, 1Pet.2:24.
f. Bintang gugur ke bumi, berbicara malaikat yang jatuh karena terpengaruh oleh naga (lucifer) Wah.12:4, kemudian saat peperangan disurga, naga dkk kalah dan dicampakkan ke bumi. Ingat lucifer adalah bintang kejora.

9. Langit, Gunung dan Hari Murka (Wah.6:14-17)
a. Langit hilang seperti kertas digulung, langit adalah markas setan, berarti setan dan kaki tangannya dikalahkan. Ef.6:12. Saat setan dikalahkan maka markasnya dikuasai oleh Tuhan Yesus dan pengikutnya, sehingga setan tidak dapat lagi naik ke udara, dia tinggal di bumi dan berusaha menguasai bumi dan manusia.
b. Gunung berubah tempat disebabkan karena gempa bumi yang besar. Akibat gempa bumi yang besar, maka ketakutanlah gereja yang tertinggal, yakni segala raja dan bangsawan, palima perang, orang kaya, orang berkuasa, orang merdeka, hamba.
c. Hari murka-Nya telah tiba, berarti 7 Sangkakala segera ditiup (berlakunya Zaman Anti Kris), membawa penghukuman bagi dunia, silih berganti, yang diakhiri dengan 7 Bokor Murka Allah.

Pelajaran 19
8. MATERAI VII
Zaman Anti Kris
(Wah.8:1-6)
1. Pendahuluan
Yang membuka materai VII ini adalah Tuhan Yesus. Dengan dibukanya materai ini maka mulailah zaman Anti Kris, dimana ke dua saksi (Musa dan Elia) turun ke bumi, yang akan bernubuat selama 3,5 tahun.

9. Mengheningkan Cipta
 Saat materai VII ini dibuka maka sunyi senyaplah di surga selama ½ jam lamanya. (Wah.8:1)
 Ini adalah upacara mengheningkan cipta di surga selama ½ jam, untuk menghormati pahlawan-pahlawan salib yang mati sahid mulai dari zaman habil sampai pengangkatan Gereja.
 Tuhan Yesus dan seisi penghuni Surga tunduk menghormati dan menghargai pahlawan salib tersebut, dalam mengheningkan cipta Tuhan Yesus menanggalkan mahkota. Hal ini terjadi bertepatan sesaat setelah naga dicampakkan ke bumi.

10. Persiapan 7 Sangkakala (Wah.8:2-6)
1. Selesai mengheningkan cipta maka ke 2 saksi turun ke bumi dan ke 7 malaikat dipersiapkan untuk meniup ke 7 sangkakala. Malaikat ini adalah malaikat penghukuman dibawah komando Mikael. (Wah.8:2). Ke 7 sangkakala itu berbicara tentang penghukuman Allah atau murka.
2. Yang dimaksud Malaikat lain adalah malaikat imamat, yang selalu memperhatikan ibadat orang suci. Ditangannya ada Pedupaan emas, pedupaan emas ini adalah kumpulan doa orang saleh. Dan dikaruniakan padanya kemenyan. Kemenyan berbicara doa orang kudus yang mati sahid yang naik dihadapan Tuhan, (Wah.8:3).
3. Doa orang kudus yang mati sahid meminta pembalasan, karena darah mereka menutut pembalasan atas segala perbuatan orang jahat (Wah.6:9-11), pada materai ke 7 ini doa mereka sudah didengar Tuhan, kemudian doa itu berbalik kebumi disertai api penghukuman. Terjadilah gempa bumi, guruh dan kilat tanda mulainya zaman Anti Kris. (Wah.8:4-5)
4. Sesudah gempa bumi dan kilat berlalu, ke 7 malaikat bersiap meniup sangkakalanya, menunggu permintaan Musa (Wah.8:6). Sangkakala itu akan ditiup berturut-turut dan murka Allah dicurahkan berturut-turut.

11. Dua Saksi dari Surga (Wah.11:3-14)
 Selesai mengheningkan cipta dan persiapan 7 sangkakala maka ke dua saksi turun dari Surga ke Bumi yaitu Musa dan Elia, dan menginjakkan kakinya dan berdiam di bukit Zaitun. Dengan datangnya Musa dan Elia maka Zaman Anti Kris mulai berlaku. Kedua saksi ini akan bernubuat 3,5 Tahun, bertarung melawan nabi palsu. Pekabaran ini bertujuan menguatkan gereja tertinggal agar jangan menyerah pada Anti Kris meskipun mengalami aniaya. Berkain guni berarti memakai pakaian kerendahan dengan maksud mengoreksi syarat torat dalam menghampiri Tuhan, (Wah.11:3).
 Kedua saksi ini bernubuat ditujukan kepada :
• Yang berpegang pada Hukum Allah (Umat Israel)
• Yang memegang kesaksian Yesus (Gereja Tertinggal)
• Gereja Palsu/sundal, supaya bertobat
 Yang dimaksud Kedua pohon zaitun dan kaki dian adalah Musa dan Elia. Mengapa Musa dan Elia, karena mempunyai persamaan mujizat yang dilakukan semasa hidup dengan yang terjadi pada zaman Anti Kris, yaitu air jadi darah dan hujan tidak turun 3,5 tahun. Dan lagi keduanya belum mengalami kematian, hidup sampai sekarang, yaitu Elia diangkat hidup-hidup dan Musa tidak ditemukan mayatnya (Wah.11:4)
 Minyak zaitun adalah hasil perasan dari buah zaitun yang dihancurkan. Minyak inilah yang dipakai dalam pelita emas dalam kamar suci, jika dinyalakan akan menerangi kamar suci Bait Allah. Kedua nabi Musa dan Elia adalah utusan dalam Perjanjian Lama, bagaikan pohon zaitun pembawa terang untuk umat Israel.
 Keduanya merupakan kaki dian atau terang Allah pada zamannya, penuh kuasa dan wibawa karena keduanya tahan uji dalam memimpin bangsa Israel. Mereka akan bernubuat selama 3,5 tahun membawa pekabaran yang keras disertai murka Allah, yaitu injil kekal, injil khusus pada saman antikris, Wah.14:6.
 Kedua saksi ini akan bernubuat ditanah Palestina, disebelah timur Yerusalem, disekitar Bukit Zaitun. Keduanya akan berhadapan dengan antikris dan nabi palsu. Pekabaran ini akan diikuti seluruh dunia karena akan memakai TV yang modern. Pekabaran ini adalah pekabaran yang keras disertai penghukuman, dimana Musa meminta 7 sangkakala dan Nabi Elia meminta 7 bokor murka Allah.
 Selama keduanya bernubuat, tak ada satu kuasa yang dapat melawan, jika ada yang mencoba menyerang keduanya, maka api akan keluar dari mulutnya dan menghanguskan musuhnya. (Wah.11:5)
 Hujan yang sebenarnya tidak akan turun selama 3,5 tahun. Perh. 1Raja2. 17-18, sehingga akan terjadi kekeringan yang dasyat. Selain itu hujan rohani juga akan berhenti, pekabaran tertutup kecuali dari kedua saksi Tuhan, terjadi penghukuman tubuh jiwa dan roh bagi gereja tertinggal, jadilah kelaparan rohani sesuai Amos 8:11-12. Saat ini air akan jadi darah (Wah.8:8, 16:3-4) disertai berbagai bala sesuai permintaan nabi Musa dan Elia. (Wah.11:6). Ini adalah kesukaran yang tak dapat ditahan gereja tertinggal, makanya disebut celaka, Mat.24:19-21
 Apabila kesaksian sudah disempurnakan atau selesai, saat Bokor Murka Allah yang ke 7 selesai diminta, maka binatang buas yang keluar dari lubang itu yaitu Anti Kris begitu geram dengan siksaan itu, mmerangi keduanya lalu membunuh ke dua saksi itu, Wah.11:7.
 Musa dan Elia di bunuh pada pertengahan hari ke 4 masa berlakunya Bokor Murka Allah yang ke 7. Mayatnya dibiarkan bergelimpangan di negeri yang dikhiaskan Sodom dan Mesir. Sodom adalah lambang kota perzinahan dan penggagahan, sedangkan Mesir adalah lambang kota Berhala. Disitu juga Tuhan tersalib, ini berbicara dosa dunia tertanggung atas Kristus sehinga rela di salib, (Wah.11:8). Jadi keadaan manusia pada zaman antikris sama dengan zaman sodom dan gomorah dan zaman Nuh. Kedua saksi ini akan mati dibunuh di Kota Israel yaitu Yerusalem, pusat antikris, disekitar tempat Tuhan Yesus tersalib bagi dunia.
 Mayatnya tidak diizinkan dikubur, segala manusia dari 4 penjuru alam menyaksikan mayat keduanya bergelimpangan di jalan selama 3,5 hari, baik langsung maupun melalui TV. Maka penduduk dunia yang berpihak pada Anti Kris bersukaria dan berpesta besar dan saling memberi hadiah, mereka berpikir dengan matinya kedua saksi itu berarti telah beroleh kemenangan besar dan berhentilah segala bala, (Wah.11:9-10
 Setelah 3,5 hari, yaitu pada hari ke 7 dari Bokor Murka Allah yang ke 7, keduanya hidup kembali, lalu keduanya naik ke surga dalam kemuliaan (dalam awan), seperti saat Tuhan Yesus naik ke Surga dan segala seteru nampak mereka itu. Ini tanda tugas keduanya telah selesai dengan penuh kemenangan. Segala bangsa memandang hal ini dengan ketakutan besar khususnya bagi pengikut Anti Kris, karena melihat mujizat besar dan takut Musa dan Elia akan kembali dengan pembalasan lebih dasyat. (Wah.11:11-12)
 Saat keduanya terangkat ke surga terjadilah :
• Gempa bumi yang besar,
• Ibukota Anti Kris yaitu Yerusalem hancur akibat gempa bumi,
• 7000 orang mati akibat gempa itu, dan sisanya memuliakan Allah dengan ketakutan. Khusus kota Antikris (Wah.11:13)
 Yang dimaksud dengan dua bala sudah selesai dan bala ketiga segera datang, adalah murka Allah bertemu dengan sangkakala ke 7 (Wah.11:14). Ketika malaikat yang ke 7 meniup sangkakalanya bertemu dengan pencurahan Bokor Murka Allah yang ke 7, kedengaranlah suara Malaikat Jibrael yang berkata “Kerajaan dunia ini akan menjadi kerajaan Kristus, Ia akan memerinyah selama-lamanya”.

12. Pelantikan Tuhan Yesus
1. Saat kedua saksi sampai ke Surga maka terjadilah pelatikan raja segala raja. Ke 24 ketua sujud menyembah Tuhan Yesus (Wah.11:16-18) karena :
• Tuhan Yesus dilantik jadi raja segala raja, Yes.9:5-6
• Segala bangsa yang melawan akan dibinasakan, Maz.2:5
• Waktu penghukuman Antikris dan orang kafir sudah sampai.
• Hari pemberian pahala pada hamba Tuhan, nabi2 dan orang suci dan orang yang takut akan namaku, 2Tim.4:8, Yak.1:12
2. Maka terbukalah rumah Allah yang di Surga, jadilah beberapa kilat dan suara dan guruh dan gempa bumi dan hujan batu yang lebat, Wah.11:19. Ini ada hubungannya dengan bokor murka Allah yang ke 7 (Wah.16:17-21), karena pada saat itulah Tuhan Yesus turun dari Surga mengakhiri Antikris dalam perang Harmagedon.





13. Tujuh Sangkakala (Wah. 8:7 s/d 9:21, 11:15-19)
1. Ke 7 Sangkakala ini adalah Penghukuman untuk umum, berlaku selama 3,5 Tahun.
2. Sangkakala ini diminta oleh Musa, disini nampak sifat nabi Musa yang penuh kasih dimana penghukuman hanya berlaku 1/3 bagian dan 2/3 diluputkan. Wah.8:7-13

14. 7 Bokor Murka Allah (Wah.16:1-21)
1. Nabi Elia meminta 7 Bokor Murka Allah, yaitu penghukuman tanpa ampun, khusus bagi Anti Kris dan pengikutnya. Hal ini Sesuai sifat Nabi Elia yang membinasakan nabi palsu tanpa ampun, 1Raj.18:20-40
2. Penghukuman ini berlaku selama 49 hari, masing-masing Bokor Murka Allah 7 hari lamanya.
3. Dicurahkan pada akhir zaman anti Kris, mengakhiri kejayaan Anti Kris.

15. Kedatangan Tuhan yang ke II (Tahap II)
a. Sesudah Musa dan Elia mati dan bangkit kembali pada pertengahan hari ke 4, naik ke surga, maka Tuhan Yesus dilantik jadi Raja segala Raja, kemudian turun ke Bumi memerangi Antikris dalam Perang Harmagedon. Perhatikan Wah.16:12-16, 17:14.
b. Kedatangan Yesus di Bumi akan berjejak di Bukit Zaitun, sebelah timur Yerusalem, Zak.14:4, sebagaimana waktu naik ke Surga dari Bukit Zaitun, demikianlah Dia datang kembali. Kis.1:11-12.
c. Kedatangan Tuhan Yesus yang ke II adalah sangat penting, karena Tuhan membawa pahala bagi orang-orang saleh, Wah.22:12, 2Tim.4:8. Disamping memberi pahala juga menghukum tiap-tiap orang sesuai perbuatannya. Pahala dan hukuman yang diberikan bertingkat sesuai perbuatan masing-masing, Yes.40:10, 2Kor.5:10
d. Yesus datang menyatakan diri sebagai matahari kebenaran.
e. Pada Kedatangan Tuhan yang Pertama hanya dinyatakan kepada gembala dipadang Efrata, tetapi kedatangan yang ke II semua mata memandang dari 4 penjuru alam, dengan ketakutan yang besar. 2Tes.1:7-9, Zef.1:14-17.
f. Kedatangan Tuhan yang ke II terdiri dari dua tahap, yaitu :
 Tahap Pertama, pada waktu Gereja Pengantin disingkirkan dari bumi, maka Tuhan Yesus turun dari Surga dengan kemuliaan yang besar dan Nampak dilangit untuk menyambut Gereja Pengantin di awan-awan. Berarti Tuhan hanya di awan, tidak langsung ke bumi (Wah.1:7). Perhatikan Mat.24:27-31, 1Tes.4:13-17.
 Tahap ke II, Kedatangan ke II kali yang resmi. Tuhan Yesus turun ke bumi setelah dilantik sebagai raja segala raja, berjejak di Bukit Zaitun di sebelah timur Yerusalem (Zak.14:4), untuk mengakhiri antikris dalam perang Harmagedon. Sebagaimana Dia naik ke surga demikianlah Dia akan turun ke bumi, semua mata memandang dari 4 penjuru alam, dengan ketakutan yang amat besar. 2Tes.1:7-9, Zef.1:14-17.
g. Pada kedatangan Tuhan segala bangsa di dunia akan memandang dan meratap (Wah.1:7). Ratapan menunjuk pada penghukuman. Tapi bagi mereka yang menerima Injil keselamatan dan mengamalkannya akan penuh dengan kesukaan. 2Tes.1:8-10.
h. Yang akan datang kelak, yang maha kuasa (Wah.1:8) berarti Yesus akan datang dengan kuasa dan kemuliaanNya. Dialah Alif dan Ya, berarti segala sesuatu dimulaikan oleh Allah, dan tampa Tuhan Yesus tiada sesuatu yang dapat kita perbuat. Dialah Ya atau Omega, berarti segala sesuatu yang dikerjakan akan berhasil jika Yesus mengizinkan dan turut campur didalamnya.
i. Yang ada dan sudah sedia ada (Wah.1:4, 8) berarti Tuhan Yesus tidak berubah, tetap menolong dan melakukan mujizat sampai selamanya.

Keterangan :
• Meterai yang ke 7 berlaku selama 3,5 tahun.
• Sangkakala 1-7 berlaku selama 3,5 tahun, terjadi bersamaan dengan materai ke 7.
• Bokor Murka Allah 1-7 berlaku 49 hari, terjadi pada akhir Materai ke 7 dan pada akhir Sangkakala ke 7.
• Jadi Materai ke 7, Sangkakala ke 7, dan Bokor Murka Allah ke 7 akan berakhir bersamaan.



V. 7 SANGKAKALA
PELAJARAN 20
SANGKAKALA I-V

1. Pendahuluan
Peniupan sangkakala adalah pertanda mulainya zaman Anti Kris, dan dijatuhkannya penghukuman oleh Allah kepada manusia, yang berlaku umum. Sangkakala I ditiup sesudah selesai mengheningkan cipta di Surga dan ke dua saksi telah turun ke bumi, oleh permintaan saksi I yaitu Musa. Zaman Anti Kris berlangsung selama 3,5 tahun sesuai dengan masa berlakunya 7 sangkakala, dan akan diakhiri dengan 7 Bokor Murka Allah.

2. Sangkakala I
• Terjadi seperti yang tertulis, yakni adanya hujan batu dan api bercampur dengan darah sehingga hanguslah 1/3 bumi, 1/3 pohon dan 1/3 rumput yang hijau. (Wah.8:7).
• Bumi terbakar, mulainya Allah menghajar Anti Kris dan segala orang yang duduk di bumi. Sangkakala ini berlaku selama 3 hari.

3. Sangkakala II
• Setelah selesai hari ke 3, berakhirlah sangkakala I, maka dilanjutkan dengan sangkakala ke II, yaitu pada hari ke 4 dalam zaman Anti Kris.
• Sangkakala ke II ini terjadi seperti yang tertulis, laut dibinasakan sehingga 1/3 laut menjadi darah maka matilah sepertiga segala mahluk yang di laut dan 1/3 kapal pun binasalah.
• Sangkakala ini berlaku selama 3 hari (Wah.8:8-9)

4. Sangkakala III
• Setelah selesai hari ke 6 berakhirlah sangkakala ke II, maka dilanjutkan dengan sangkakala ke III, yaitu pada hari ke 7 dalam zaman Anti Kris.
• Sangkakala ke III ini terjadi seperti yang tertulis, maka menjadi pahitlah 1/3 segala sungai dan mata air, sehingga banyak orang binasa karenanya. Bintang Apsintus adalah bintang yang pahit, jika ia jatuh ke air maka air akan menjadi pahit.
• Sangkakala ini berlaku 3 hari. (Wah.8:10-11)

5. Sangkakala IV
• Setelah 9 hari berjalan zaman Anti Kris, maka berakhirlah sangkakala ke III, dan dilanjutkan dengan sangkakala ke IV, yaitu pada hari ke 10 dalam zaman Anti Kris.
• Sangkakala ke IV ini terjadi seperti apa yang tertulis, segala benda dilangit disiksakan sehingga gelaplah sepertiga dari matahari, 1/3 dari bulan dan 1/3 bintang-bintang pun gelaplah, sehingga 1/3 bumi akan gelap baik pada siang hari, maupun pada malam hari.
• Yang dimaksud dengan Burung nasar adalah malaikat Jibrael sebagai malaikat pekabaran, yang memberitakan “celaka, atas segala orang yang duduk di bumi, sebab bunyi sangkakala yang lain lagi, segera akan ditiup”.
• Sangkakala ini berlaku selama 3 hari. (Wah.8:12-13)

6. Sangkakala V, Maut Dicabut 5 Bulan (Wah. 9:1-12)
a. Setelah 12 hari zaman Anti Kris berjalan, berakhirlah sangkakala IV, maka dilanjutkan dengan sangkakala ke V, di mulai pada hari ke 13, selama 150 hari.
b. Bintang jatuh dari langit adalah berbicara lusifer yang dicampakkan ke bumi karena kesombongannya kemudian beroperasi. Malaikat yang jatuh ini Tuhan beri anak kunci lubang yang tak terduga dalamnya, ini berarti Tuhan beri kuasa kepada setan untuk menyiksa manusia pada zaman Antikris, terutama pada gereja yang tertinggal yaitu 5 perempuan bodoh. (Wah.9:1)
c. Setelah setan mendapat kuasa, segera ia bertindak. Asap yang keluar dari lubang menunjukkan sengsara dan kesusahan yang dasyat terjadi. Matahari dan udara gelap berbicara kegelapan rohani memenuhi bumi, matahari kebenaran tertutup.
d. Belalang yang diberi kuasa seperti kalajengking adalah kapal-kapal udara yang mempunyai daya perusak yang besar, yakni mengeluarkan api yang menghanguskan, berupa bom beracun. Rupa belalang seperti kuda, kuda berbicara kekuatan dalam perang untuk menghancurkan. (Wah.9:2-3, Yoel 2:5-10)
e. Siksa yang dirasakan waktu bom beracun dijatuhkan seperti siksa waktu disengat kalajengking. Suatu kesakitan yang luar biasa yang dikhususkan bagi gereja yang tidak bermaterai Allah didahinya (gereja tertinggal) selama 5 bulan.
f. Selain bom beracun yang digunakan, penyiksaan juga dilancarkan dengan cara langsung, yaitu : menerobos pagar duri, dipukul dengan sngkur, kepala dikuliti, dilukai dan digosok dengan garam dan jeruk, lidah dipotong, mata dicungkil, ditindis dengan stoomwals, dilempar dalam api unggun, digoreng di atas kuali yang besar, digantung pada pesawat udara, diikat dan diseret dengan mobil atau kereta api, tangan dipotong, dan lain-lain penyiksaan yang mengerikan.
g. Tapi meskipun penyiksaan sangat berat, tidak ada kematian selama 5 bulan, penyiksaan ini silih berganti tiada hentinya, Inilah penyiksaan tubuh, jiwa dan roh.
h. Sementara penyiksaan berlangsung, Anti Kris perpesta pora ditengah-tengah penyiksaan itu. Anak Tuhan yang tidak bertahan dalam penyiksaan ini akan menyerah pada Anti Kris.
i. Mereka yang menyerah akan disambut dengan sorak-sorak dan diadakan pesta serta diberi hadiah-hadiah oleh Anti Kris dan diberi tanda “666”. (Wah.9:4-6)
j. Persenjataan yang digunakan pada masa pemerintahan Anti kris dalam melancarkan aksinya adalah pesawat (Wah.9:7-11), dengan ciri-ciri :
 Seperti kuda (kuda lambang kekuatan) adalah pesawat tempur yang kebanyakan berpilot wanita.
 Bermahkota emas, mahkota diincar oleh para pilot untuk mencapai popularitas, dalam menjalankan tugas menyiksa manusia.
 Muka seperti muka manusia, pesawat mengambil bentuk muka manusia di depan
 Rambut seperti perempuan, berarti mereka harus tunduk pada setan, seperti Gereja tunduk pada Kristus. Ef.5:24
 Bergigi seperti singa, berarti nafsu untuk menghancurkan mangsa
 Dada seperti baju besi dan bersayap, Pesawat itu dilapisi oleh besi dan baja.
 Berekor seperti kalajengking, berbicara pada ekornya ada bom-bom beracun.


PELAJARAN 21
SANGKAKALA VI dan VII

1. Sangkakala VI (Perang Dunia III)
a. Setelah 162 hari zaman Anti Kris berjalan, berakhirlah sangkakala V, maka dilanjutkan dengan sangkakala ke VI. Namun sebelum sangkakala ke VI berlangsung penuh, disediakan waktu 18 hari untuk mempersiapkan perang.
b. Jadi sangkakala ke VI efektif mulai berlaku pada hari ke 181, dan berlangsung selama 180 hari.
c. Pada Sangkakala ini terjadi Perang Dunia ke III, lamanya 180 hari, yang menyebabkan 1/3 manusia di bumi mati.
d. Perang ini adalah perang nuklir yang sangat dasyat, sehingga dalam waktu yang singkat yaitu 6 bulan, dapat menelan korban jiwa 1/3 penduduk bumi. (Wah.9:13-21).
e. Jumlah hari yang disediakan dari Sangkakala I sampai ke VI adalah 360 hari atau 1 tahun.
f. Ke 4 malaikat yang terikat dekat Sungai Ferat kemudian dilepaskan ini adalah malaikat yang sudah jatuh ke kaki Lusifer. Ke 4 Malaikat ini yang mengawasi 4 negara nuklir di dunia, yaitu : Amerika dan Inggris di Barat dan Rusia dan Tiongkok di Timur.
g. Sungai Ferat adalah batas pertarungan timur dan barat, batas antara kapitalisme dan komunisme. Akibat dari perbedaan 2 paham besar ini, yaitu kapitalisme dan komunisme yang meruncing, maka Perang Dunia Ke III pecah.
h. Pecahnya perang di Timur Tengah. Pelajari situasi Timur Tengah. Perang ini adalah perang antara manusia dengan manusia Akibat perang, hancurlah segala kuatan ekonomi, politik dan militer. Di bumi.
i. Persenjataan yang digunakan selain pesawat udara yang dipenuhi bom nuklir yang dasyat, juga menggunakan perlengkapan senjata darat yang mematikan yakni tank-tank dan mobil-mobil perang yang diperlengkapi dengan senjata modern yang sangat ganas, sehingga diumpamakan seperti singa.
j. Kekuatan senjata ini ngeri sekali dan mematikan. Adapun senjata ini seperti ular yang berbisa dan berkepala, itu sebabnya hanya dalam waktu 6 bulan perang ini meletus, maka 1/3 manusia di bumi akan musnah. Wah.9:17-19.
k. Mereka yang tidak mati pada perang ini, tidak juga bertobat, bahkan mendukakan Tuhan dan melawan Tuhan, Wah.9:20-21.
l. Tapi mereka itu akan dihajar kembali habis-habisan dengan 7 Bokor Murka Allah.
m. Setelah selesai Perang Dunia ke III ini, maka masuklah pemerintahan Anti Kris yang mutlak. Inilah masa jayanya Anti Kris, kemakmuran akan dialami luar biasa oleh penduduk bumi, karena hikmat anti Kris yang luar biasa dalam memanfaatkan kekayaan alam, sekalipun terjadi masa kekeringan karena tidak ada hujan selama 3,5 tahun.

2. Sangkakala VII, Masa Jayanya Antikris (Wah.11:15-19)
a. Setelah hari ke 360 zaman Anti Kris berlangsung, selesailah sangkakala ke VI yang ditandai selesainya perang dunia III.
b. Memasuki hari ke 361 mulailah sangkakala ke 7 berlaku selama 2,5 tahun.
c. Muncullah kekuatan baru, yaitu Anti Kris, yang akan memerintah dunia secara mutlak. Inilah masa jayanya Anti Kris selama 2,5 tahun.
d. Segala orang kafir itu telah naik marahnya (Wah.11:18a), orang yang merusakkan bumi ini (Wah.11:18c). mereka inilah Anti Kris dan pengikutnya, yang melancarkan penyiksaan pada mereka yang berpegang pada kesaksian Yesus Kristus.
e. Pada masa ini gereja tertinggal akan mengalami penyiksaan tiada hentinya, silih berganti. Cara penyiksaan adalah menerobos pagar duri, dipukul dengan senapan dan sangkur, kepala dikuliti, dilukai lalu digosok dengan garam dan cuka, lidah dipotong, mata dicungkil, dilempar dalam api unggun, digoreng dalam kuali, digantung pada kapal udara, diikat dan diseret dengan mobil atau kereta api, tangan dipotong, dimasukkan dalam sel yang mengerikan, dll.
f. Penyiksaan ini apabila terlalu berat dapat menimbulkan kematian, sebab kematian telah diadakan kembali sejak sangkakala VI.
g. Selain penyiksaan yang dasyat, juga tidak diperbolehkan menjual atau membeli sesuatu. Wah.13:17. Semua ini bertujuan agar gereja tertinggal menyerah dan tunduk pada Anti Kris.
h. Apabila ada yang menyerah, maka akan disambut dengan pesta pora, dan diberi hadiah dan mendapat tanda cap “666”.
i. Menjelang berakhirnya Sangkakala ke 7, ke 24 ketua-ketua itu sujud menyembah Tuhan Yesus, Wah.11:16-18. Kenapa mereka menyembah Tuhan Yesus ?. hal itu disebabkan karena :
• Tuhan Yesus dilantik jadi Raja atas segala raja dan memerintah, Yes.9:5-6
• Segala bangsa yang melawan Kristus akan dibinasakan.
• Waktu penghukuman orang kafir dan Anti Kris sudah tiba.
• Hari pemberian pahala pada hamba-hamba Tuhan dan orang kudus, 2Tim.4:8
j. Semua peristiwa di atas berlangsung 1 hari yaitu dihari terakhir zaman Anti Kris, yaitu sesudah Musa dan Elia bangkit dan terangkat ke Surga,
k. Sesampainya Musa dan Elia di Surga, Yesus Kristus dilantik jadi raja. Sesudah itu Dia akan turun membinasakan segala bangsa yang melawan Kristus dalam perang Harmagedon.
l. Maka terbukalah rumah Allah yang di Surga, Wah.11:19, maka Tuhan Yesus pun turun ke bumi dalam perang Harmagedon, yang disertai dengan kilat, guruh, gempa bumi serta hujan batu yang lebat. Ini erat kaitannya dengan Bokor Murka Allah yang ke 7. Sangkakala ke 7 diakhiri dan berakhir bersama dengan 7 Bokor Murka Allah. Kedatangan Tuhan Yesus yang ke II ini menghukum langsung Anti Kris dan Nabi Palsu, dengan melemparkan hidup-hidup ke dalam Neraka kekal.

3. Kebangkitan Orang Mati
a. Kebangkitan I
• Setelah Perang Harmagedon dan antikris dan nabi palsu ditangkap maka terjadilah kebangkitan orang benar, kebangkitan I. Kemudian diubahkan dalam tubuh kemuliaan dan dibawa masuk Surga bersama Gereja Pengantin yang mengalami pengangkatan Gereja di awan-awan, untuk mengikuti pesta perkawinan Anak Domba Allah, selama 75 hari. Wah.11:18b
• Sesudah kebangkitan I, Tuhan Yesus naik ke surga bersama yang dibangkitkan, menjemput mereka yang diawan, lalu diubahkan 1Tes.4:15-17, 1Kor.15:51-52, kemudian masuk bersama-sama ke dalam surga untuk pesta perkawinan anak domba Allah selama 75 hari, (Dan12:12 – Wah.12:6), kemudian turun kebumi memerintah dalam kerajaan 1000 Tahun. Yes.11:6-10, 65:19-25, Wah.20:6

b. Kebangkitan Ke II dan Pengadilan Kristus
• Setelah Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai berakhir, Nampak arasy putih yang besar dan yang duduk di atasnya, dari hadiratNyalah bumi dan langit itu lenyap, (Wah.20:11). Arasy putih adalah tempat pengadilan dan yang duduk di atasnya adalah Tuhan Yesus sendiri. Dari hadiratNya bumi dan langitpun lenyap. Sesungguhnya langit dan bumi tidak lenyap, tapi dibaharui, menjadi langit dan bumi yang baru, yang kudus. Pengkhotbah 1:4, 2Pet.3:5-13.
• Kemudian maka segala orang mati akan dibangkitkan sesudah Kerajaan 1000 tahun, inilah kebangkitan ke II. Laut dan alam maut mengeluarkan segala orang mati di dalamnya, Wah.20:12-13. Artinya kebangkitan orang fasik karena laut yang bergelora adalah bayangan orang fasik (Yes.57:20-21) dan akan menghadap kursi Pengadilan Kristus, di arasy putih. Wah.20:12. Pada saat itu Tuhan Yesus yang akan menjadi hakim yang adil dan dibantu oleh para rasul. Mat.19:28, Luk.22:30
c. Di arasy putih itu akan dibukakan 3 buku yakni :
• Buku Harian, Mal.3:16. Berisi perbuatan baik dan jahat.
• Alkitab, sebagai ukuran dan standar untuk mengetahui berat ringannya hukuman. Yoh.12:48, Ams.30:5-6, Wah.22:18-19
• Buku Hayat, berisi nama-nama yang diselamatkan, Wah.20:15.
d. Setelah diadili, dan yang namanya tidak terdapat dalam Kitab Hayat, dicampakkanlah ke dalam lautan api, inilah kematian ke II, yaitu neraka kekal. Wah.20:14-15.


BAB. VI
7 BOKOR MURKA ALLAH DAN 7 BALA

PELAJARAN 22
BOKOR MURKA ALLAH DAN 7 BALA

1. Pendahuluan
Tujuh Bokor Murka Allah adalah penghukuman Allah secara khusus. yaitu dikhususkan untuk menghukum Anti Kris dan pengikutnya. Bokor murka Allah ini bermata, hanya membinasakan Anti Kris dan pengikutnya, tapi mereka yang bertobat pada pekabaran Musa dan Elia, terlindung (Maz.91). Bokor murka Allah dicurahkan ke bumi pada akhir zaman Anti Kris selama 49 hari, untuk mengakhiri zaman Anti Kris .

2. 7 Malaekat dengan 7 Bala yang Akhir (Wah.15:1-4)

Alamat yang nampak dilangit itu adalah alamat yang ke III, yang besar lagi ajaib, yaitu 7 bala yang akhir yang dipegang oleh 7 Malaekat, sebagai penyudah murka Allah. Adapun ke 3 alamat yang Nampak dilangit adalah :
a. Perempuan yang bersalut dengan matahari (Wah.12:1-2)
b. Ular tua yang merah menyala berkepala 7 dan bertanduk 10 dan bermahkota (Wah.12:3)
c. 7 (tujuh) Malaekat dengan 7 bala yang akhir (Wah.15:1)
Tanda alamat ke III begitu hebat dan ajaib, karena alamat ini menimpa segala manusia yang ada di bumi yang terjadi pada zaman antikris. Tanda alamat ini adalah tanda pengumuman Tuhan mencurahkan murka-Nya melalui malaekat-Nya dan sebagai tanda alamat berakhirnya pekabaran Musa dan Elia.
Tak kala tanda alamat ini dinyatakan, maka orang-orang kudus bergembira dan memuji Tuhan karena mereka tahu Anti Kris akan diakhiri. Orang kudus ini berdiri di tepi laut kaca (Wah.15:2), ini menunjukkan kekokohan pendirian percaya mereka pada Firman yang benar. Cermin diumpamakan Firman Allah, Laut kaca adalah Firman Tuhan (Yak.1:23), Firman itu untuk meneropong hati manusia, tidak ada yang tersembunyi dihadapan-Nya (Ibr.4:12-13). Nampak laut kaca bercampur api, berarti Firman Tuhan bagaikan api yang menghanguskan (Ibr.12:29, Yer.23:29, Ul.4:24). Firman itu adalah Tuhan Yesus sendiri dan api berbicara tentang roh Kudus. Berarti laut kaca bercampur api berbicara Firman yang diurapi Roh Kudus.
Api itu membayangi pencobaan yang dialami karena mempertahankan pendirian percaya karena Firman Tuhan. Ketika tanda alamat ini dinyatakan maka saleh-saleh itu bergembira dan memuji Tuhan karena mereka telah tahu Antikris akan diakhiri. Saleh-saleh ini sama sekali tidak mau menyerah pada patung antikris, oleh karena mereka memegang kecapi Allah untuk memuji Tuhan.
Ajaran tentang sesudah mati ada baptisan laut kaca dan api penyucian untuk penyempurnaan adalah keliru, karena penyempurnaan gereja dilakukan semasih hidup didunia, 1Tes.5:23-24
Adapun saleh-saleh itu menyanyikan 2 jenis nyanyian, yaitu nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba itu, Wah.15:3. Nyanyian Musa mengingatkan pada kemenangan ketika umat Israel menyeberang laut kolsum. Diseberang Laut Kolsum inilah umat Israel menyanyikan nyanyian kemenangan yang dipimpin oleh Musa, Kel.15. nyanyian Musa berisi puji-pujian, kuasa, kebesaran, perbuatan dan kehebatan murka Tuhan. Nyanyian Anak Domba adalah nyanyian perjanjian baru. Isi nyanyian adalah pujian terhadap kesucian, kekudusan dan keagungan Allah.



3. 7 (tujuh) Malaekat dengan 7 Bokor Murka Allah (Wah.15:5-8)

Rumah Allah yaitu kemah kesaksian terbuka, Wah.15:5. Ini adalah bayangan kemah mahasuci dalam kemah sembayang, berarti ini adalah hadirat Allah. Yang dimaksud kemah kesaksian adalah peti perjanjian. Peti perjanjian adalah kesempurnaan, yang dimaksud disini adalah murka Tuhan yang disempurnakan yang datang dari Surga.
Ke 7 Malaekat yang memegang ke 7 bala itu keluar dari rumah Allah, merupakan persiapan untuk melakukan perintah Tuhan mencurahkan 7 Bokor Murka Allah yang diminta oleh Nabi Elia. Ke 7 Malaekat itu berpakaian kain kasa bersih yang bercahaya (menunjukkan pakaian imam), dan bergetangdadakan cindai dari emas (menunjukkan pakaian raja). Berarti ke 7 malaekat ini memakai pakaian iman dan raja, karena mereka mewakili Tuhan Yesus sebagai Imam Besar dan Raja segala Raja yang melakukan penghukuman. Wah.15:6.
Salah satu dari ke 4 zat yang hidup itu yang banyak berbicara tentang penghukuman akhir zaman adalah injil Lukas. Adapun 7 malaikat ini adalah memegang 7 bokor emas yang berisi murka Allah, Wah.15:7. Penghukuman ini adalah penghukuman tanpa ampun, itu sebabnya disebut hidup. Jadi murka Allah itu akan hidup selamanya, sebab mereka akan dibakar dalam api neraka yang kekal.
Ketika 7 bokor murka Allah dicurahkan, maka rumah Allah akan dipenuhi dengan asap kemuliaan Allah, dan selama murka Allah dicurahkan tak ada yang bisa masuk dalam rumah Allah hingga murka Allah selesai dicurahkan, Wah.15:8. Setelah selesai pencurahan Bokor Murka Allah, akan terjadi :
a. Orang-orang saleh akan bangkit (kebangkitan I)
b. Gereja Pengantin di atas lembah Megido dan orang2 saleh yang bangkit pada kebangkitan pertama, keduanya diubahkan, 1Kor.15:50-52, lalu diterbangkan bersama-sama masuk dalam surga untuk berpesta dalam pesta perkawinan anak domba Allah, setelah
c. Pesta perkawinan Anak domba Allah di surga selama 75 hari
d. Pesta unggas di bumi, yaitu burung nazar akan berpesta memakan bangkai manusia yang mati dalam perang Harmagedon. (Wah.19)


Pelajaran 23
PENCURAHAN 7 BOKOR MURKA ALLAH

1. Pendahuluan
Pencurahan Bokor Murka Allah terjadi di akhir zaman antikris, berdasarkan permintaan nabi Elia. Masing-masing Bokor berlaku selama 7 hari, untuk menyiksa dan mengakhiri Antikris.

2. Pelaksanaan Pencurahan 7 Bokor Murka Allah (Wah.16:1-12, 17-21)
a. Kedengaranlah suatu suara dari rumah Allah berkata kepada 7 malaikat, pergilah kamu dan curahkanlah ke 7 bokor murka Allah ke bumi, Wah.16:1. Yang memerintah disini adalah malaikat Mikael atas perintah Tuhan Yesus. 7 adalah angka sempurna, berarti pencurahan 7 bokor murka Allah ini adalah penghukuman sempurna, yaitu penghukuman tanpa ampun, bagaikan penghukuman Sodom dan Gomora.
b. Bokor yang pertama adalah penyakit pekung yang busuk, yaitu kanker ganas selama 7 hari dan menimpa semua manusia di bumi yang bertanda “666” sedang yang tidak bertanda 666 akan terhindar karena dilindungi (Wah.18:4) Mereka sangat kesakitan akibat penyakit itu tetapi tidak juga mau bertobat. Ketika bokor murka Allah dicurahkan maka pintu kemurahan Tuhan sudah tertutup. Penyakit ini mempunyai persamaan yang terjadi di Mesir ketika bangsa Israel keluar dari Mesir, berupa penyakit puru yaitu penyakit cacar yang besar. (Wah.16:2)
c. Bokor yang ke II dicurahkan, maka terjadi seluruh laut jadi darah, dan berbau busuk, bau yang tak tertahan. Dan segala yang hidup dalam laut menjadi mati akibat laut jadi darah, karena darah itu beracun sebab sudah busuk. (Wah.16:3). Hal ini terjadi selama 7 hari, mulai dari hari ke 8 – 14.
d. Bokor yang ke III dicurahkan maka segala air di darat, yaitu sungai, mata air danau, menjadi darah. Hal ini terjadi seperti yang tertulis, berlaku selama 7 hari yaitu hari ke 15-21. Penghukuman ini luar biasa karena mereka harus minum darah karena segala air di laut dan darat telah menjadi darah. Antikris dan pengikutnya terpaksa minum darah untuk melanjutkan kehidupan mereka. Terjadi seperti yang tertulis, malaikat segala air itupun berseru dengan nyaring suaranya mengatakan “adillah Engkau…. Karena telah menjatuhkan hukuman yang demikian” (Wah.16:4-7). Hal ini sesuai dengan perbuatan mereka yang telah menumpahkan darah orang-orang kudus, sehingga diberi minum darah. Berlakulah Mat.26:52
e. Bokor yang ke IV dicurahkan ke atas matahari sehingga menjadi panas luar biasa, manusia jadi hangus oleh panas matahari. (Wah.16:8-9). Hal ini terjadi seperti yang tertulis mulai pada hari ke 22-28. Ini mempunyai persamaan dengan Sangkakala ke IV. Sekalipun sudah disiksakan oleh Murka Allah tapi mereka tidak mau bertobat, hidupnya telah dijiwai oleh jiwa Antikris. Dan sekalipun mereka dibakar dengan api, disini tidak ada kematian.
f. Bokor yang ke V dicurahkan yang ditujukan pada Antikris dan kerajaannya, maka gelaplah seluruh kerajaan Antikris. Mereka itupun menggigit lidahnya masing-masing sambil meraba-raba karena kegelapan. Mereka itupun menghujat nama Allah karena sakitnya dan pekungnya, penderitaan yang amat sangat karena sakitnya, tetapi mereka tidak juga mau bertobat. (Wah.16:10-11). Hal ini terjadi seperti yang tertulis, mulai berlaku pada hari ke 29-35. Ini mempunyai persamaan dengan apa yang terjadi pada waktu bangsa Israel keluar dari Mesir, Kel.10:32.
g. Bokor VI di curahkan, maka Sungai Ferat jadi kering, berlaku selama 7 hari pada hari ke 36-42. Dengan dikeringkanya sungai Ferat maka kehausanlah mereka sehingga akan saling bunuh satu dengan lainnya untuk minum darahnya agar dapat bertahan hidup, karena tak ada air lagi, Supaya sedia jalan bagi raja-raja dari sebelah matahari hidup, ini adalah Tuhan Yesus dan pengiringnya, yaitu 144.000 anak laki-laki dan malaikat di surga yang setia, (Wah.16:12-16). Tuhan adalah matahari kebenaran, Mal.4:2, Maz.84:12.
• Pada pencurahan bokor yang ke 6 ini, Nampak 3 roh najis keluar dari mulut naga (setan), binatang (antikris) dan nabi palsu, serupa katak. Wah.16:13-14
• Ketiga roh najis itu mempengaruhi tubuh jiwa dan roh pada zaman antikris, itu sebabnya tak ada kerinduan lagi bagi mereka untuk bertobat, meskipun mereka telah tersiksa oleh pencurahan bokor murka Allah.
• Katak adalah binatang najis dan suka bersembunyi ditempat gelap dan hidup di dua alam, karena itu katak digambarkan sebagai roh najis. Roh jahat serupa katak ini akan memimpin manusia yang tidak bertobat untuk menghujat Tuhan Yesus, menyesatkan dan disertai dengan mujizat palsu.
• Setan akan pergi mendapatkan raja-raja di bumi untuk mengumpulkan mereka itu melawan Tuhan. Waspadalah karena roh katak sekarang ini sudah mulai beroperasi diseluruh dunia dan akan mempengaruhi pemerintah-pemerintah dunia.
• Mereka yang bertobat pada pekabaran Musa dan Elia sebelum pencurahan bokor murka Allah, akan dilindungi (Wah.16:15), berlakulah Maz.91. Sebenarnya mereka yang bertobat ini akan dibinasakan oleh Antikris, tetapi sebaliknya gereja sundallah yang dibinasakannya, simak Wah.17:16-17. Mereka yang bertobat ini akan terpelihara pada pencurahan bokor murka Allah karena mereka akan dipersiapkan jadi penduduk kerajaan 1000 tahun masa damai. Itu sebabnya dalam Wah.18:4, malaikat Jibrael berseru kepada umat Tuhan supaya mereka keluar dari gereja palsu. Gereja Palsu menyadari kehidupannya sehingga mau bertobat pada pekabaran Musa dan Elia, akan tetapi Antikris mengetahuinya sehingga membinasakan gereja palsu.
• Maka roh setan itupun mengumpulkan segala raja-raja di tempat yang disebut Harmagedon, Wah.16:16. Ini berlaku pada pencurahan bokor murka Allah yang ke 7. Mereka berkumpul di tanah Palestina di lembah Megido. Nama Harmagedon berasal dari kata gunung Megido. Harma = gunung gedon=membinasakan/membunuh (dalam bahasa Ibrani). Lembah Megido adalah pusat perkumpulan raja-raja, karena Gereja Pengantin pun berada di atas lembah megido di awan yang permai. Perlunya di lembah megido karena darah akan mengalir ke laut sejauh 1600 setadi (187 mil), jarak tanah Palestina dari Bersyeba ke selatan. Pada bokor murka yang ke 6 inilah persiapan Perang Harmagedon.

h. Bokor VII dicurahkan dan berlaku selama 7 hari, (Wah.16:17-21), maka kedengaranlah suara dari Rumah Allah mengatakan semuanya sudah genap. Ketika dicurahkan maka binatang yang keluar dari lubang itu (Wah.11:17) menyerang ke dua saksi, maka keduanya matilah. Tetapi pada tengah 4 hari kemudian, keduanya bangkit dan diangkat ke surga. Sesampainya di surga maka Tuhan Yesus dilantik sebagai raja segala raja (Wah.11:15-19), kemudian turun ke bumi membinasakan Anti Kris. Waktu Tuhan Yesus menginjakkan kakinya di Bukit Zaitun maka terjadilah :
 Gempa bumi yang besar dan tanah terbelah, maka senjata modern Antikris itu ditelan perut bumi, tidak sempat digunakan. Zak.14:4, Wah.16:17-21
 Hancurnya segala negeri kafir
 Hancurnya babil politik
 Hujan batu yang menimpa manusia yang beratnya + 46 Kg, Wah.16:21.
 Segala pulau dan gunungpun lenyaplah, bumi berubah, tetapi tetap bulat seperti sediakala. Wah.16:20
 Anti Kris dan nabi palsu ditangkap dan dibuang hidup-hidup ke dalam api neraka kekal. Wah.19:20, tanpa melalui pengadilan.
 Iblis ditangkap dan dirantai selama 1000 tahun lamanya di lubang yang tak terduga dalamnya Wah.20:1-3
 Sesudah itu terjadilah kebangkitan I, orang-orang yang mati dalam Tuhan dibangkitkan. Wah.20:4-6.
 Pengikut Antikris dan Nabi Palsu semuanya mati binasa dalam sekejap, dan darahnya mengalir di Sungai Ferat, setinggi kuda dan sejauh 1600 setadi, dan mayatnya begelimpangan di tanah, dan dagingnya dimakan oleh burung nazar, inilah pesta burung unggas, Wah.19:21

3. Persiapan Perang Harmagedon
Bokor VI di curahkan, maka Sungai ferat kering, Bokor ini adalah persiapan kedatangan Tuhan yang ke dua pada Perang Harmagedon. Sungai ferat dikeringkan karena :
• Sungai ini menjadi lalulintas perdagangan yang ramai pada Zaman Antikris.
• Raja-raja dibumi dan tentaranya akan berkumpul ditempat ini untuk melawan Tuhan pada perang Harmagedon.
• Dengan dikeringkanya sungai Ferat maka kehausanlah mereka sehingga akan saling bunuh satu dengan lainnya untuk minum darahnya agar dapat bertahan hidup. (Wah.16:12-16)
• Supaya sedia jalan bagi raja-raja dari sebelah matahari hidup, ini adalah Tuhan Yesus dan pengiringnya, yaitu 144.000 anak laki-laki dan malaikat di surga yang setia. Tuhan adalah matahari kebenaran, Mal.4:2, Maz.84:12

4. Pesta Kawin Anak Domba Allah dan Pesta Unggas
Sesudah kebangkitan I, Tuhan Yesus naik ke surga bersama yang dibangkitkan, menjemput mereka yang diawan, lalu diubahkan 1Tes.4:15-17, 1Kor.15:51-52, kemudian masuk bersama-sama ke dalam surga untuk pesta perkawinan anak domba Allah selama 75 hari, (Dan12:12 – Wah.12:6), kemudian turun kebumi memerintah dalam kerajaan 1000 Tahun. Yes.11:6-10, 65:19-25, Wah.20:6
Selama pesta disurga, dibumi ada pesta unggas 30 hari dan 45 hari manusia yang lolos zaman anti kris, membersihkan bumi. Wah.19:21, Dan12:11-12


VII. 7 GURUH DAN 7 MAHLUK
PELAJARAN 24
1. 7 GURUH

1. Pendahuluan
Guruh adalah bunyi mengelegar yang menakutkan. Ke tujuh guruh membunyikan suara masing-masing (Wah.10:3). Angka tujuh adalah angka lambang kesempurnaan. Itu berarti bahwa bunyi ketujuh guruh itu adalah bunyi menggelegar dengan sangat keras dengan sempurna sehingga akan sangat menakutkan yang mendengarnya.

2. Malaikat yang lain (Tuhan Yesus)
Malaikat yang lain yang turun dari langit (Wah10:1-2), malaikat ini sesungguhnya adalah Tuhan Yesus sendiri. Adapun ciri-ciri yang menunjukkan bahwa malaikat ini adalah Tuhan Yesus sendiri adalah :
a. Gagah, turun dari langit. Tuhan itu gagah seperti panglima perang Kel.15:3
b. Berjubah awan, awan adalah jubah kemuliaan Tuhan, Kis.1:9.
c. Pelangi di atas kepalanya, berbicara penghukuman ada di atas kuasa Tuhan Yesus, tapi Dia tahan karena belum waktunya. Ingat perjanjian Tuhan dengan nabi Nuh sesudah air bah, Kej.9:11-17.
d. Mukanya seperti matahari, pada Yesuslah kebenaran, Dia tidak bercacat cela, terang seperti matahari, Maz.84:12.
e. Kakinya seperti tiang api, kaki berbicara tentang kekuatan pendirian dan kekuatan memijak. Tiang api juga menunjukkan pada pimpinan Tuhan. Waktu Tuhan memimpin umat Israel dari Mesir ke Kanaan, mereka dipimpin dengan tiang api (Kel.13:22). Api juga berbicara tentang penghukuman (Kej.19). Firman Tuhan bagaikan api yang menghanguskan (Ul.4:24, Ibr.12:29). Ini menunjukkan bahwa pada akhir zaman Tuhan Yesus akan datang dengan kekuatan untuk menghancurkan Antikris. Perhatikan waktu Tuhan menghukum Sodom dan Gomora.
f. Ditangan-Nya ada kitab kecil yang terbuka. Kitab ini berbicara pekabaran keras yang dianugrahkan pada Rasul Yohanes untuk melawan nabi palsu yang ada pada zamannya
g. Kaki kanannya berpijak di laut dan kaki kiri di darat, ini berbicara baik di laut baik di darat Tuhan berkuasa, Mat.28:18, Fil.2:10. Perhatikan tentang Yusak, dimana kakinya berpijak, disitu tanah milik pusakanya (Yos.1:3). Demikian juga Tuhan yang berpijak di laut dan di darat ini berarti darat dan laut Tuhan punya.

3. Mengangkat tangan dan berumpah, Wah.10:5-6

a. Mengangkat tangan arah ke langit (Wah.10:5). Karena berdiri satu kaki di darat dan satu di laut maka akan hilang keseimbangan, tetapi dengan mengangkat tangan kanan arah ke langit maka membantu keseimbangan, hal ini menunjukkan bahwa kemenangan ada pada Tuhan.
b. Tangan kanan terangkat berbicara kekuatan doa dalam penyerahan (1Tim.2:8). Doa adalah kekuatan rohani, nafas bagi gereja pengantin. Berdoa dengan mengangkat tangan berarti tanda takluk dan menuruti kehendak Tuhan. Doa adalah pahit bagi daging tapi manis bagi jiwa, dan jika dilakukan demikian maka kita akan beroleh kemenangan seperti Musa waktu bangsa Israel berperang melawan orang Amalek (kel.17:11-13).
c. Bersumpah demi Allah yang telah menjadikan langit, bumi, laut dan segala isinya. Bahwa Allah yang menjadikan segala sesuatu, sebab itu Dia berkata tidak ada waktu lagi. Hal ini berbicara akhir zaman bahwa Antikris dan pengiringnya tidak diberi waktu lagi. Sebab itu ketika Tuhan Yesus dilantik jadi raja segala raja, Dia segera bertindak menghukum Antikris dan pengikutnya. Demikianlah hamba Tuhan harus segera membawa kabar pengantin, jangan beri kesempatan pada nabi-nabi palsu, terutama memasuki Kegerakan Besar.

4. Tujuh Guruh, Wah.10:3-4
Maka berteriaklah ia dengan bunyi suara besar, seperti bunyi singa menikas, ini menunjuk pada suara Tuhan Yesus sangat menakutkan. Ingat singa adalah raja binatang dan apabila singa mengaum di dalam hutan, segala binatang yang lain akan lari ketakutan, demikian juga suara Tuhan sangat menakutkan khususnya terhadap musuh-musuh-Nya. Suara Tuhan membawa dua hal yang berbeda bagi yang mendengar, yaitu :
• Penghiburan, kekuatan dan damai pada orang yang beriman.
• Pehukuman bagi musuh, yaitu orang yang tidak beriman atau orang berdosa yang tidak mau bertobat. Suara Tuhan sangat berkuasa, Dia hanya berfirman maka segala sesuatu jadi sesuai firman-Nya.

Tujuh guruh membunyikan bunyi masing-masing. Angka tujuh adalah angka sempurna, guruh berbicara tentang suara Tuhan Yesus (Firman Tuhan). Kalau Tuhan berfirman suara-Nya seperti guruh (Kel.19:16 dan Yoh.12:28-29). Dalam masa zaman gereja, dalam perhimpunan orang percaya, Tuhan memperdengarkan suara-Nya melalui suara nubuatan Roh. Sebab itu suara nubuatan mempunyai tiga fungsi :
a. Meneguhkan iman
b. Menasihatkan
c. Menghibur. (1Kor.14:3)
Tapi bagi orang tidak beriman, jika ada nubuatan dalam sidang jemaat bersekutu bersama-sama, dia akan mengatakan bahwa Allah ada diantara kamu, 1Kor.14:23-25.
Tak kala rasul Yohanes mendengar apa yang ke 7 guruh itu katakan, dia akan menulisnya tapi dilarang oleh Tuhan. ”Materaikanlah apa yang dikatakan ke 7 guruh itu, janganlah engkau menuliskannya” Wah.10:4. Hal ini disebabkan karena rahasia tersebut belum saatnya dibukakan, hanya Rasul Yohanes yang mengetahuinya. Rahasia itu akan dibuka pada waktunya dan sekarang ini telah dibuka karena sudah masanya, yaitu rahasia pelantikan Yesus sebagai raja segala raja pada saat akhir dari Zaman Antikris waktu ke 7 Bokor Murka Allah dicurahkan dan Musa dan Elia naik kembali kesurga dan setelah mereka sampai di surga barulah Yesus dilantik.

e. Isi Suara ke 7 Guruh, Wah.10:7-11
a. Yang dimaksud rahasia Allah genap adalah berbicara tentang rahasia kekuatan Antikris diakhiri. Pada saat Sangkakala ke 7 bertemu dengan 7 Bokor Murka Allah, Tuhan Yesus akan datang menghancurkan Antikris. Saat bunyi ke 7 guruh pada ayat 4, saat itulah Tuhan Yesus dipersiapkan untuk dilantik jadi raja segala raja, dan sesudah dilantik, berlakulah ayat 7. Rancana penyelamatan manusia sudah selesai, Antikris dan pengikutnya dibinasakan dan masa persiapan memasuki Kerajaan 1000 Tahun masa damai, Wah.10:7.
b. Rasul Yahya dimintakan untuk mengambil kitab kecil ditangan Tuhan Yesus dan memakannya, itu akan terasa pahit diperut tetapi dalam mulut manis seperti madu, Wah.10:8-9. Kitab ini berisikan pekabaran keras untuk menyerang nabi palsu. Jangan takut, yakinlah, Yesuslah yang berkuasa baik di darat baik di laut, segala kuasa ditangan-Nya baik di surga, di bumi dan di bawah bumi sehingga nabi palsu tidak dapat berbuat apa-apa (Mat.28:18, Fil.2:10). Pada akhir zaman ini kita akan menghadapi sebagaimana nabi Yehezkiel makan gulungan kertas (Yehz.2:7-10, 3:1-3), yang akan menghadapi nabi palsu bahkan Kristus palsu yang kepandaiannya dan kelihaiannya, yang seakan-akan membawa Firman dari Tuhan tapi sebenarnya palsu dan sesat.
c. Maksud memakan gulungan kertas atau kitab kecil itu adalah supaya Firman menjadi kehidupannya. Dan pada akhir zaman ini yang dimaksud adalah hamba Tuhan yang membawa kabar pengantin. Ditekankan jangan membawa kabar pengantin kalau kehidupan tidak sesuai dengan kabar pengantin.
d. Yang dimaksud manis seperti madu pada saat dimakan, adalah pekabaran pengantin itu manis rasanya, apabila didengar akan terasa makanan yang lesat dan sedap. Tetapi sesudah dimakan maka dalam prakteknya terlalu pahit, penuh dengan salib. Jadi Hamba Tuhan yang membawa kabar pengantin akan diberi kitab kecil dan harus dimakan semuanya.
e. Setelah Rasul Yahya menerima kitab ini, menerima kitab wahyu maka dia segera memakai kitab itu dan memberitakannya (injil sepenuh), demi kelepasan dan perdamaian umat Tuhan (Wah.10:10-11).

f. Kesimpulan
• Malaikat yang lain adalah Tuhan Yesus sendiri
• 7(tujuh) guruh adalah suara Tuhan atau Firman Tuhan yang murni.
• Kitab kecil adalah Firman yang murni dan keras untuk melawan nabi palsu dan sesat.


PELAJARAN 25
2. TUJUH MAHLUK

7 mahluk adalah berasal dari dua ciptaan Allah yang mulia, yaitu Malaekat dan manusia, yang kemudian terbagi menjadi 7 kelompok berdasarkan latar belakang kehidupan dihadapan Tuhan, dan memegang peranan tertentu pada zaman terakhir yaitu khususnya pada Kegerakan Besar dan Zaman Anti Kris. Adapun ke 7 mahluk yang dimaksud adalah sebagai berikut :
h. Perempuan (Gereja Pengantin), Wah.12:1-2
i. Anak Laki-laki, Wah.12:5
j. Benih perempuan (Gereja tertinggal), Wah.12:17
k. Naga (Iblis / setan), Wah.12:3-4
l. Penghulu Malaekat, Wah.12:7
m. Binatang yang ke luar dari laut (Anti Kris) Wah.13:1-10
n. Binatang buas yang bertanduk (Nabi Palsu). Wah.13:11-18

GEREJA PENGANTIN
(MAHLUK I)
1. Pendahuluan
Gereja Pangantin adalah Gereja Tuhan yang sempurna, tanpa cacat celah, yang dilengkapi dengan kuasa yang luar biasa yang melebihi Rasul Hujan Awal, yang akan bertarung habis-habisan melawan pelajaran sesat dan pengaruh dunia modern.
Perbedaan Gereja Hujan Awal dengan Gereja hujan akhir, yaitu pada hujan awal, gereja hanya sampai pada bertunangan dengan Kristus, 2Kor.11:2, sedangkan pada hujan akhir sampai pada menikah dengan Kristus, atau dengan kata lain sampai disempurnakan. Sempurna terdiri dari dua golongan, yaitu mulia dan kurang mulia.

2. Ukuran Bait Allah/Gereja Pengantin Wah.11:1-2
a. Ada tiga perkara yang akan diukur yaitu bait Allah, tempat korban dan orang yang sembayang di dalamnya, sedangkan bagian halaman tidak diukur.
b. Yang pertama, Bait Allah. Dalam bait Allah terdapat kaki dian, meja roti dan mezbah dupa. Yang akan diukur adalah :
• Kaki dian berbicara tentang karunia Roh, jawatan Tuhan dan buah Roh. Jadi iman Gereja Pengantin akan diukur karunia Roh dan jawatan Tuhan apakah membawa hasil yaitu buah pertobatan dan buah pelayanan lalu kemudian diukur apa menghasilkan buah roh, terutama kasih yang sempurna, seperti 5 perempuan bijaksana yang telah memiliki persiapan minyak yang cukup.
• Meja roti berbicara Firman Tuhan dan perjamuan suci. Gereja Pengantin akan diukur tingkat kepenuhan dan pengertian akan Firman. Firman harus terukir dalam loh hati, 2Kor.3:1-3. Orang penuh Firman tidak perlu takut dan bimbang, firman memperbaiki dan membawa pada kebenaran, 2Tim.3:16-17.
c. Yang ke II, tempat korban. Tempat korban adalah mezbah dupa. Mezbah dupa berbicara meja hati sebagai tempat korban, peranan tempat korban ini sangat besar yang menguduskan persembahan diatasnya yaitu tubuh sendiri, sehingga dalam penyembahan berkenan pada Allah dan dapat memandang Allah, Mat.23:18-19, 5:8, Rm.12:1. Hati sebagai tempat pusat penyembahan pada Tuhan akan diukur kesuciannya, yang akan menetukan kekudusan penyembahan yang dilakukan Gereja Pengantin.
d. Yang ke III, orang sembayang di dalamnya. Ini berbicara roh bagaimana kehidupan doa dan penyembahan dalam roh dan kebenaran. Akan diukur tingkat penyembahan dalam roh apa mencapai penyembahan yang kudus yang berkenan dalam kemuliaan Tuhan. Yoh.4:23-24.
e. Gereja yang lolos ukuran akan disempurnakan dan mengalami pengangkatan, sedangkan yang tidak memenuhi syarat akan tergolong 5 perempuan yang bodoh, yang akan menjadi benih gereja yang tertinggal, yaitu gereja golongan perempuan menyusu dan mengandung, Mat,24:19.
f. Bagian halaman atau gereja yang memegang kesaksian Yesus tapi belum mengalami kelahiran baru dari air dan roh, tidak perlu diukur, langsung menjadi benih perempuan yang tertinggal pada pengangkatan gereja.

3. Bersalut Matahari, bulan dan bintang
• Nampak perempuan yang bersalut dengan Matahari, Bulan di bawah kakinya dan bermahkota 12 bintang (Wah,12:1).
• Perempuan yang dimaksud disini adalah Gereja Pengantin, yang akan disempurnakan pada Kegerakan besar, yaitu pada sabat yang terakhir sesuai Dan.9:27, tepatnya pada saat menjelang berakhirnya Kegerakan besar, yaitu pada hari ke 980.
• Bersalut dengan matahari, matahari adalah bayangan dari Allah Bapa. Matahari terang adanya, berarti bahwa Gereja Pengantin terang adanya, tidak ada kegelapan dosa padanya, sempurna tubuh, jiwa dan roh, 1Tes.5:23. Pada saat ini calon Gereja Pengantin belum memiliki matahari kebenaran, sebab masih ada dosa menyelimuti.
• Bulan di bawah kakinya, bulan adalah bayangan Tuhan Yesus. Berarti bahwa Gereja Pengantin berdiri di atas batu alasan yaitu Kristus, 1Kor.3:11, 1Pet.2:5-6. Itu sebabnya dibawa kakinya ada bulan. Ini juga berbicara Gereja Pengantin berdiri di atas Firman yang benar.
• Bermahkota 12 bintang, bintang adalah bayangan Roh Kudus. Perempuan yang memakai mahkota adalah permaisuri. Jadi Gereja Pengantin ini adalah Pengantin Kristus. 12 bintang berbicara 12 Rasul Akhir Zaman, yang bertugas untuk penyempurnaan Gereja Pengantin, dan yang akan bertarung habis-habisan melawan pelajaran sesat dan pengaruh dunia modern.
• Gereja Pengantin ini bersalut dengan Tri Tunggal Allah, yaitu, Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus.

4. Mengandung dan sakit Bersalin
a. Perempuan itu mengandung dan berteriak sebab sakit dan sengsara hendak bersalin, Wah.12:2. Mengandung berarti sudah menikah. Hal ini berbicara Gereja Pengantin sudah menikah dengan Kristus, sehingga mengandung.
b. Gereja Pengantin terbagi dalam 2 golongan, yaitu Pengantin Mulia dan Pengantin Kurang Mulia, Hajai 2:10. Yang masing-masing golongan mempunyai persamaan dan perbedaan dalam masa mengandung , yaitu :
• Gereja Pengantin kurang Mulia mengandung karunia Roh dan buah roh, sehingga merasai sakit sengsara karena Kristus sampai sebagian mati sahid.
• Gereja Pengantin Mulia mengandung seorang anak laki-laki. Jumlahnya terbatas, yaitu 144.000 orang. Juga merasai sakit sengsara karena Kristus tapi tidak ada yang mati sahid. Mereka akan dipelihara dan tak dapat dirusakkan sampai melahirkan anak laki-laki. Mereka yang dimaksud dalam Wah.6:6c.
• Gereja Pengantin Mulia ini saat melahirkan anak laki-laki, bintang bercahaya di atas kepalanya.
c. Dia berteriak sebab sakit hendak melahirkan, berbicara tentang Gereja Pengantin, selain mengandung anak laki-laki, juga mengalami tekanan dan sengsara karena : Olokan dan sindiran, dibenci oleh dunia, menerima siksaan dan mengalami penyiksaan daging dengan sempurna.
d. Adapun bentuk-bentuk siksaan yang dialami telah diterangkan pada Pelajaran 13 pembahasan Materai V.
e. Pada saat ini Gereja Pengantin tidak akan ada yang gugur dari iman, setan tidak dapat merampas dari tangan Tuhan, karena sudah sempurna, kekasih Tuhan yang dilindungi Tri Tunggal Allah, sekalipun harus ada yang mati sahid.

5. Mati Sahid
 Memasuki Materai V, Gereja dalam keadaan tidur Mat.25:5, Karena Iblis mengamuk luar biasa, terjadilah penyiksaan luar biasa secara besar-besaran terhadap Gereja Pengantin, khususnya yang kurang mulia, terutama hamba Tuhan yang bertugas membawa kabar pengantin, sehingga banyak yang mati sahid.
 Yang tetap hidup mengalami berbagai penyiksaan, jenis penyiksaan yang digunakan antara lain menerobos pagar duri, dipukul dengan sangkur dan senapan, kepala dikuliti, dilukai dan digosok dengan garam dan cuka, lidah dipotong, dilempar dalam api unggun, digoreng diatas kuali, diseret dengan kereta api atau mobil, tangan dipotong, dll. Tapi penyiksaan ini hanyalah penyiksaan tubuh, sedang jiwa dan roh bersukacita.

6. Memerintah 1000 Tahun Masa Damai
a. Nampak beberapa tahta dan ada orang duduk di atasnya, yang diberi kuasa menghukumkan, Wah.20:4. Ini berbicara tentang rasul hujan awal dan akhir. Mereka adalah raja dan hakim pada kerajaan 1000 tahun, Luk.22:29-30, Mat.19:28, 1Kor.6:3.
b. Yang memerintah dalam kerajaan 1000 tahun adalah :
• Tuhan Yesus sebagai raja segala raja dan hakim
• Para rasul, mereka adalah raja dan hakim.
• Mereka yang dibangkitkan pada kebangkitan I, yang terdiri dari Gereja Pengantin dan bukan pengantin.
• Gereja Pengantin yang disingkirkan pada pengangkatan gereja, Wah.12:6, 14.
c. Susunan pemerintahan Kerajaan 1000 tahun mempunyai persamaan dengan pemerintahan bangsa Israel dan masa Tuhan Yesus di bumi.
d. Susunan pemerintahan bangsa Israel, adalah :
a) Allah Bapa
b) Musa
c) 12 Kepala suku Israel
d) 70 tua-tua Israel
e) Orang banyak
e. Susunan pemerintahan Tuhan Yesus semasa di bumi, adalah :
a) Allah Bapa
b) Tuhan Yesus
c) 12 Rasul
d) 70 murid
e) Orang banyak
f. Susunan pemerintahan 1000 Tahun Masa Damai, adalah :
a) Tuhan Yesus (Raja segala raja)
b) 24 Rasul (Raja dan hakim)
c) Gereja Pengantin (Raja dan imam)
d) Penghulu (Gereja Bukan Pengantin sebagai imam)
e) Rakyat
g. Nabi-nabi yang hidup dalam Perjanjian Lama akan menjadi penghulu dalam kerajaan 1000 tahun, sedangkan yang hidup dalam perjanjian Baru akan menjadi Gereja Pengantin, memerintah bersama dengan Kristus. Perhatikan Mat.11:11, bukan mempelai.
h. Pada masa ini ada perdamaian antara manusia dengan manusia, antara manusia dengan binatang dan antara binatang dengan binatang, sehingga tidak ada ketakutan lagi, Yes.11:6-8

7. Memerintah Selama-lamanya
Dalam Yerusalem Baru, Gereja Pengantin akan memerintah bersama-sama Tuhan Yesus selama-lamanya. Adapun susunan pemerintahan dalam Yerusalem Baru adalah :
• Allah Tri Tunggal
• 24 Ketua-ketua (12 rasul hujan Roh awal dan 12 rasul hujan Roh akhir)
• 69 Tiang (tiang-tiang Gereja, hamba-hamba Tuhan yang dipakai mempertahankan kebenaran atau mengembalikan pada kebenaran)
• Gereja Pengantin
• Rakyat

8. Kesimpulan
Gereja Pengantin adalah salah satu dari ke 7 mahluk diakhir zaman, yang akan mengalami pernikahan dengan Kristus dan akan memerintah dalam Kerajaan 1000 tahun masa damai dan dalam Yerusalem Baru.

PELAJARAN 26
3. GEREJA PENGANTIN MULIA

1. Pendahuluan
Gereja Pangantin Mulia adalah Gereja Tuhan yang sempurna, tanpa cacat cela, yang tidak pernah berbuat dosa. Mereka adalah gadis-gadis yang dipersiapkan untuk mengandung Anak laki-laki dari Roh Kudus, seperti Maryam.

2. Pemateraian Gereja Pengantin
a. Nampak terdiri 4 malaikat pada ke 4 penjuru alam memegang ke 4 mata angin, supaya jangan angin bertiup di bumi atau di laut atau di atas pohon kayu, Wah.7:1. Ke 4 malaikat ini adalah malaikat penghukuman dibawah komando malaikat Mikhael. Mereka termasuk dalam 7 malaikat yang memegang 7 sangkakala dan 7 bokor murka Allah. 4 malaikat yang mata angin berada di 4 penjuru alam di atas udara. Angin disini berbicara tentang perang. Tugas mereka adalah menahan perang yang akan dikobarkan oleh setan. Setan berusaha menimbulkan peperangan yaitu perang dunia ke III, karena perdamaian dunia sudah dicabut pada Matarai II dan IV, untuk menggagalkan pemateraian 144.000.
b. Dari golongan Gereja Pengantin kurang mulia yang memberitakan Kabar Pengantin, sehingga menghasilkan Gereja Pengantin Mulia.
c. Gereja Pengantin Mulia ini dipilih dan disiapkan untuk dimateraikan di muka kegerakan besar, untuk mengandung dan melahirkan 144.000 anak laki-laki. Pemateraian akan muncul dalam tiap-tiap sidang Gereja Pengantin dengan diam-diam, tapi akan nyata dalam pemberian anugerah. Memasuki kegerakan Besar anak dara itu sudah berusia .....
d. Malaikat yang naik dari matahari hidup itu adalah malaikat Jibrael, yang selalu berhadapan Allah (Wah.7:2, Luk.1:19). Dia datang dari matahari hidup berarti dia datang dari Allah (Maz.84:12). Dia berteriak pada 4 malaikat untuk menahan angin sampai selesai pemateraian 144.000 (Wah.7:2-3). Ini berlaku pada Materai IV. Ke 4 malaikat dipesankan agar jangan terpengaruh bujukan setan, jangan mendahului rencana Allah Bapa, yang ditugaskan pada mereka pada Zaman Antikris untuk mengobarkan Perang Dunia ke III.
e. Pemateraian terbagi dua bagian :
• Pemateraian umum, materai Roh untuk segala orang percaya, yang telah menerima lahir baru dalam air dan roh. Takkala percaya dimateraikan dengan Roh Kudus yang dijanjikan itu. Perhatikan Tit.3:5.
• Materai Special, dipilih dari gereja pengantin yang sedang menuju pada penyempurnaan. Dari pemateraian umum menuju pada pemateraian istimewa, dimana terulis nama anak domba pada dahinya dan ini hanya khusus bagi 144.000 gadis.


3. 144.000 Pengantin Mulia
a. Ke 144.000 Pengantin Mulia adalah perawan-perawan suci, mereka inilah yang akan menikmati pernikahan yang sesungguhnya. Umur mereka saat menikah dengan Kristus adalah tepat 17 tahun. Wah.7:4-8.
b. Ke 144.000 gadis suci diambil dari 12 suku bangsa Israel Rohani, bukan dari Bangsa Israel sesungguhnya, Arti rohani dari 12 suku turunan Yakub adalah : Yehuda, Ruben, Gad, Asyer, Naftali, Manasye, Simeon, Lewi Isaskar, Zebulon, Yusuf, Benyamin. Melihat susunan suku israel ini tidak sesuai dengan yang sebenarnya dan satu suku yang tidak ada yaitu suku Dan. Karena tidak adanya suku Dan serta susunan sukunya pun tidak teratur, berarti 144.000 gadis itu berasal dari Israel Rohani, bukan Israel yang sebenarnya.
c. Israel artinya kemenangan, jadi Gereja Pengantin adalah pemenang mutlak di dunia ini yang dipimpin oleh 12 rasul hujan akhir menuju kesempurnaan.
d. Jumlah 144.000 adalah dari 12 x 12.000 (Wah.7:4-8)
12.000 = 12 x 4 x 5 x 50
12 = angka persekutuan (persekutuan dengan 3 oknum Allah)
12 = 4 x 3 ( 4 Injil sepenuh, 3 Oknum Allah)
4 = angka 4 penjuru alam
5 = angka ketebusan
50 = angka pentakosta
Ini berarti bahwa 144.000 anak laki-laki dilahirkan dari Gereja Pengantin yang sempurna, yang bersekutu dengan 3 oknum Allah, yang memberitakan 4 injil sepenuh, yang dipilih dari 4 penjuru alam, yang telah ditebus dari Bumi.
e. Arti rohani dari 12 suku turunan Yakub adalah : Yehuda artinya terpuji, Ruben artinya mendapat seorang anak laki-laki, Gad artinya suatu tentara yang akan datang, Asyer artinya berkat, Naftali artinya pergumulan, Manasye artinya lupa segala perkakas Tuhan, Simeon artinya Tuhan telah mendengar, Lewi artinya ambil bahagian, Isaskar artinya harga, Zebulon artinya tinggal sertaku, Yusuf artinya Tuhan akan tambahkan kepadaku, Benyamin artinya anak laki-laki tangan kanan Allah.
f. Jadi arti dari 12 suku bangsa adalah : semua memuji Allah oleh sebab mereka sudah melihat Anak Allah, mendapat Anak Allah dan dibaharui sehingga menjadi Tentara yang kuat dan beroleh berkat dan inilah orang-orang yang berkata ketika bergumul dengan musuh mencapai kemenangan dan lupa segala sesuatu, dan bagaimana mereka mengambil bahagian melepaskan diri sendiri, hanya mendengar dan bersekutu dengan Kristus. Mereka sudah dibeli dengan harga yang mahal, kemudian mereka hidup bersama-sama dengan Kristus ditempat yang mahatinggi, kemudian Allah menambahkan tugas mereka, sehingga anak laki-laki itu menjadi tangan kanan Allah.

4. Syarat Pengantin Mulia
Adapun persyaratan menjadi sempurna dan mulia, yaitu jadi Gereja Pengantin Mulia, adalah :
a. Tubuh harus sempurna dan suci, yaitu belum pernah menikah, belum pernah berzinah, tidak pernah disentuh laki-laki, 1Kor.7:1, 2Kor.7:1, tidak pernah didapati dusta dalam mulutnya, Yes.4:3
b. Jiwa harus suci, berarti tidak pernah sombong, dengar-dengaran pada Firman Tuhan, selalu rendah hati, tidak pernah terpengaruh dengan pelajaran palsu dan sesat.
c. Roh harus suci, berarti belum pernah kedukun untuk berobat, tidak pernah pergi ke ahli nujum atau ramal dan sejenisnya.
d. Usia tepat 17 tahun pada saat menikah dengan Kristus, saat Materai V dibuka.
e. Golongan sempurna dan mulia ini hanya bagi gadis-gadis dan dibatasi jumlahnya yaitu 144.000 orang. Mereka inilah yang akan mengalami pernikahan sesungguhnya dengan Kristus dan mengandung anak laki-laki dari Roh Kudus seperti maryam mengandung Tuhan Yesus.

Golongan Yang kurang mulia juga mengalami pernikahan, tapi tidak seperti golongan yang mulia, tapi keduanya adalah pengantin.

5. Mengandung dan sakit Bersalin
a. Perempuan itu mengandung dan berteriak sebab sakit dan sengsara hendak bersalin, Wah.12:2. Mengandung berarti sudah menikah. Hal ini berbicara Gereja Pengantin sudah menikah dengan Kristus, sehingga mengandung yang sesungguhnya.
b. Gereja Pengantin Mulia mengandung seorang anak laki-laki. Jumlahnya terbatas, yaitu 144.000 orang. Juga merasai sakit sengsara karena Kristus tapi tidak ada yang mati sahid. Mereka akan dipelihara dan tak dapat dirusakkan sampai melahirkan anak laki-laki. Mereka yang dimaksud dalam Wah.6:6c. Gereja Pengantin Mulia ini saat melahirkan anak laki-laki, bintang bercahaya di atas kepalanya.
c. Dia berteriak sebab sakit hendak melahirkan, berbicara tentang Gereja Pengantin, selain mengandung anak laki-laki, juga mengalami tekanan dan sengsara karena : Olokan dan sindiran, dibenci oleh dunia, menerima siksaan dan mengalami penyiksaan daging dengan sempurna.
d. Adapun bentuk-bentuk siksaan yang dialami telah diterangkan pada Pelajaran 13 pembahasan Materai V.
e. Pada saat ini Gereja Pengantin tidak akan ada yang gugur dari iman, setan tidak dapat merampas dari tangan Tuhan, karena sudah sempurna, kekasih Tuhan yang dilindungi Tri Tunggal Allah, sekalipun harus ada yang mati sahid.

6. Kelahiran 144.000 anak laki-laki
a. Saat materai VI ini dibuka maka 144.000 Pengantin Mulia, yang mengandung oleh Roh Kudus seperti Maria, melahirkan masing-masing seorang anak laki-laki.
b. Kelahiran ini terjadi serentak/ bersamaan diseluruh dunia. Pada saat lahir, iblis menunggu dan berusaha langsung melulurnya supaya binasa, tapi malaekat Tuhan lebih cepat menyambar anak itu dan langsung membawanya ke surga. Wah.12:4-5.
c. Kelahiran ini tanpa bidan/dokter, tanpa merasai sakit. Yes.66:7-10. Gereja Pengantin yang melahirkan bersukacita amat sangat. Kesukaan itu berlangsung selama 3 hari, dibumi terjadi kevakuman
d. Sesampainya disurga, anak laki-laki itu langsung dewasa menjadi teruna yang gagah perkasa. Kemudian Yesus Kristus bersama sama dengan malaekat yang setia beserta 144.000 anak laki-laki itu mengangkat perang melawan iblis.

7. Kesimpulan
Gereja Pengantin Mulia adalah gereja yang dipilih secara khusus yang dipilih sejak dari dalam kandungan, yang akan melahirkan 144.000 anak laki-laki. Anak laki-laki ini adalah tangan kanan Allah dalam peperangan disurga maupun dibumi

PELAJARAN 27
4. PENGANGKATAN GEREJA PENGANTIN

1. Pendahuluan
Pengangkatan gereja Pengantin, baik yang mulia maupun yang kurang mulia diangkat bersama-sama pada saat hari terakhir Materai VI, saat memasuki mulainya Materai VII, yaitu Zaman Anti Kris.

2. Ukuran Bait Allah, Wah.11:1-2
a. Pengukuran Bait Allah, tempat korban dan orang sembayang di dalamnya (Wah.11:1). Tongkat adalah kuasa, alat pengukur adalah Firman Allah. Jadi tongkat pengukur adalah Firman yang penuh kuasa sebagai alat untuk mengukur. Yang akan diukur adalah Bait Allah rohani yaitu iman orang beriman, tempat korban yaitu kesucian hati dan orang sembayang didalamnya adalah roh, berbicara tingkat doa dan penyembahan dalam roh dan kebenaran.
b. Gereja yang lolos ukuran akan disempurnakan dan mengalami pengangkatan, sedangkan yang tidak memenuhi syarat akan tergolong 5 perempuan yang bodoh, yang akan menjadi benih gereja yang tertinggal, yaitu gereja golongan perempuan menyusu, Mat,24:19.
c. Bagian halaman atau gereja yang memegang kesaksian Yesus tapi belum mengalami kelahiran baru dari air dan roh, tidak perlu diukur, langsung menjadi benih perempuan yang tertinggal pada pengangkatan gereja.

3. Masa Pengangkatan Gereja
a. Waktu Iblis dicampakkan ke bumi maka amarahnya menyala-nyala, dia berusaha menyerang Perempuan itu (Gereja Pengantin), tetapi gagal, Wah.12:13.
Naga menyemburkan air, sehingga terjadi banjir besar supaya menghanyutkan Gereja Pengantin, tetapi terjadilah gempa bumi yang dasyat sehingga bumi terbelah dan menelan air itu. Saat itu juga gereja diangkat, Wah.12:15-17.
b. Pengangkatan terjadi 1 hari pada waktu malam, menurut keadaan daerahnya masing-masing. Mat.24:27-30, 40-41 Pengangkatan ini adalah pengangkatan umum, baik Gereja pengantin Mulia maupun Yang Kurang Mulia diangkat bersama-sama.
c. Gereja Pengantin di angkat di awan-awan permai di atas lembah Megido, di tanah Palestina dan dipeliharakan di sana selama 1.260 hari. Wah.12:6, 14, 1Tes.4:14-17
d. Disingkirkan dipadang belantara, padang belantara secara simbolis yaitu di awan-awan, persis di atas lembah Megido di tanah Palestina, selama 1.260 hari atau 3,5 tahun. Itulah sebabnya nampak diatas langit, Wah.12:1.
e. Kenapa di atas awan ?. Karena awan berbicara tentang kemuliaan Tuhan. Perhatikan Wah.10:1-11, Kel.13:22. Karena di atas awan tak dapat ditembus oleh Matahari, tempat yang aman jauh dari naga, karena naga tidak dapat lagi naik.
f. Kenapa bukan di padang belantara yang di bumi ? :
• Dipadang belantara tidak ada mahluk yang hidup. Manusia jika hidup dipadang belantara berarti harus bergantung sepenuhnya pada Tuhan, seperti Bangsa Israel dalam perjalanan menuju Kanaan, mereka bergantung pada Tuhan dan diberi makan manna.
• Karena Bumi dan laut telah dikuasai oleh Naga dan pengiringnya, sedangkan maksud penyingkiran supaya jauh dari mata ular naga itu yaitu Iblis. Kalau di bumi, maka Gereja Pengantin dapat dihambat dan dilulur oleh Naga itu, yaitu Anti Kris. Sebab itu Gereja Pengantin diangkat di awan. Perhatikan 1Tes.4:13-17. Naga tidak dapat lagi naik, karena tempatnya diudara telah tertutup bagi Naga, sehingga dia hanya beroperasi di laut dan darat yaitu di bumi.
g. Peristiwa keangkatan Gereja Pengantin baik yang Mulia maupun sisa dari yang Kurang Mulia, terjadi pada waktu naga sudah dicampakkan ke bumi. Barulah Gereja Pengantin lari ke padang belantara rohani yaitu disingkirkan/diangkat dengan memakai sayap burung nazar. Wah.12:6, 14.
h. Sayap burung nazar berbicara tentang Roh Kudus, perhatikan Elia yang diangkat ke surga dengan kereta dan kuda api. Kereta dan kuda api berbicara tentang Roh Kudus.
i. Gereja pengantin diangkat dalam keadaan tubuh, jiwa dan roh, yang sudah disempurnakan tapi belum diubahkan. Masih dalam keadaan tubuh jasmani, belum dalam tubuh kemuliaan.
j. Gereja pengantin akan diubahkan dari tubuh jasmani menjadi tubuh kemuliaan pada saat berakhirnya zaman Anti Kris, setelah Kebangkitan Pertama terjadi lalu Gereja Pengantin dijemput dalam awan, diubahkan lalu dibawa masuk Surga untuk berpesta dalam pesta Perkawinan Anak Domba Allah. Perhatikan 1Tes.4:13-17. 1Kor.15:50-52
k. Waktu pengangkatan maka nampak segala pintu dan jendela rumah terbuka, demikian juga di kantor-kantor, mobil, kereta api, kapal, pesawat udara dan lain-lain. Tiba-tiba Gereja Pengantin yang ada di dalamnya diangkat sehingga terjadilah keributan besar. Disinilah terjadi perpisahan yang menyedihkan antara Gereja Pengantin dengan yang bukan pengantin, Mat.24:40-41, suami terpisah dengan istri, anak dengan orang tua, dll.
l. Setelah Gereja Pengantin tiba di atas lembah Megido, maka Gereja Pengantin dipakaikan pakaian putih, itulah pakaian kebenaran, tapi belum diubahkan, menunggu mereka yang dibangkitkan pada kebangkitan I, lalu bersama sama diubahkan kemudian masuk pada pesta perkawinan Anak Domba Allah. 1Kor.15:50-53, 1Tes.4:13-17.

4. Dihambat Naga
• Setelah naga dicampakkan ke bumi, dia menyerang Gereja Pengantin yang melahirkan yang melahirkan anak laki-laki itu, tetapi tak berhasil. Dia berdiri di pantai laut, maksudnya supaya naga itu menyerang Gereja Pengantin dengan air laut.
• Naga mempergunakan air laut yang disemburkan seperti sungai supaya terjadi banjir besar, dan Gereja Pengantin di bumi dihanyutkan, tetapi bumi menolong dengan menngangakan mulutnya sehingga air itu ditelannya, dan bersamaan dengan itu Gereja Pengantin diangkat. Wah.12:15-16
• Yang dimaksud bumi menelan air, yaitu terjadi gempa bumi yang besar sehingga bumi terbelah, Wah.6:12-17, pada Matarai ke VI, sehingga naga gagal menghambat pengangkatan Gereja Pengantin.
• Karena kegagalan itu maka naiklah marah naga itu amat sangat, lalu pergi menyerang benih gereja yang tertinggal.

5. Pesta Perjamuan Anak Domba
• Di atas awan atau dipadang belantara, Gereja Pengantin masih dalam keadaan darah dan daging, yang harus bergantung pada Tuhan. Di atas awan inilah Gereja Pengantin bersekutu dengan Tuhan, dan dipelihara serta diberi makan manna seperti bangsa Israel waktu ke luar dari Mesir menuju Kanaan. Ini yang dimaksud pesta perjamuan Anak Domba Allah.
• Gereja yang ada di bumi saat ini harus bersekutu dengan Tuhan Yesus dalam Perjamuan Suci, karena itu merupakan latihan untuk penyingkiran Gereja. Karena itu Perjamuan suci sangat penting dilakukan setiap waktu.

6. Kesimpulan
• Gereja Pengantin sebagai Bait Allah akan diukur dengan Firman tingkat imannya, tingkat kesucian hati dan tingkat penyembahan dalam roh dan kebenaran. Jika memenuhi syarat disebut perempuan bijaksana yang akan mengalami pengankatan.
• Pengangkatan Gereja terjadi dalam sehari diseluruh dunia, ular tua (iblis) berusaha untuk menghambat pengangkatan tersebut.
• Saat gereja diangkat keawan-awan, dipelihara disana dengan diberi makan manna surgawi (pesta perjamuan Anak Domba Allah) selama 3,5 tahun.


Pelajaran 28
5. MAHKOTA GEREJA PENGANTIN

1. Pendahuluan
Mahkota adalah hiasan kepala yang khas, umumnya dirias, dipakai oleh raja-raja dan orang besar lainnya. Mahkota imam besar adalah sebuah jamang patoni emas yang bertulisan “kudus bagi Tuhan”. Setelah pembuangan di Babel pada Tahun 520 sM (Zak.6:11-14) Zakaria diperintahkan oleh Allah membuat mahkota emas dan perak dan mengenakannya di kepala Yosua, imam besar. Mahkota ini kemudian ditempatkan dibait suci sebagai tanda perkenan Allah. Mungkin kedua mahkota ini digabungkan menjadi suatu mahkota rangkap, yang menentukan pelayan imamat dan kerajaan pada satu orang.
Paulus mengingatkan orang Korintus bahwa para olahragawan berusaha untuk memperoleh mahkota yang fana, tapi kita untuk memperoleh mahkota yang abadi (1Kor.9:25). Penting sekali bahwa yang mencari mahkota ini bertanding menurut peraturan-peraturan (2Tim.2:5). Mahkota bisa juga hilang, sebab orang Kristen diperingatkan supaya teguh memegangnya agar jangan sampai dirampas dari dia (Wah.3:11).

2. Jenis Mahkota
a. Ada dua macam mahkota, yaitu : Mahkota yang benar dari Tuhan Yesus (2Tim4:8) dan mahkota yang palsu (Wah.6:2) dari iblis. Mahkota kebenaran adalah mahkota yang dari Tuhan Yesus untuk membedakan dengan mahkota palsu.
b. Susunan mahkota yang benar ada 7, yaitu :
• Mahkota Duri (Yoh.19:2-5), mahkota ini dikaruniakan pada Tuhan Yesus sebagai penghinaan oleh orang berdosa watu di istana Pontius Pilatus. Duri ini adalah bayangan dosa manusia, dan Tuhan Yesus dijadikan dosa karena dosa isi dunia (Yoh.1:29, 3:16). Pada waktu Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, bumipun terkutuklah dan menumbuhkan duri dan onak. Tuhan Yesus dikenakan mahkota duri, berarti dosa dunia atau kutuk manusia ditanggungkan keatas Kristus. Tuhan Yesus angkat kutuk dosa ini daripada dosa manusia (Gal.3:13). Hanya Tuhan Yesus yang memakai Mahkota Duri, dan dipakai sampai akhir zaman Antikris, karena pekerjaan penyelamatan berjalan terus.
• Mahkota Kehormatan dan Kemuliaan (Ibr.2:7, 9). Mahkota ini khusus untuk Tuhan Yesus, hanya Dia yang layak menerima kehormatan dan kemuliaan baik di Surga maupun di bumi, karena Dia telah merendahkan diri lebih rendah daripada malaikat, menjadi seperti manusia dan mati dalam keadaan terkutuk, kemudian bangkit dalam kemuliaan, naik ke Surga menerima kemuliaan dan kehormatan dari Allah Bapa (Maz.8:5-6). Digunakan sesudah Kerajaan 1000 tahun masa damai, menggantikan mahkota emas.
• Mahkota Emas (Wah.4:4, 14:14). Mahkota ini dianugerahkan kepada Tuhan Yesus oleh Allah Bapa sebagai tanda raja. Pada akhir zaman Antikris Tuhan Yesus dilantik jadi raja segala raja, yang akan memerangi Antikris. Mahkota ini dipakai menggantikan Mahkota Duri dan akan memerintah 1000 tahun lamanya sebagai raja segala raja. Selain digunakan Tuhan Yesus, mahkota ini juga dipakai 24 ketua, sebagai raja-raja.
• Mahkota Hayat / Hidup (Yak1:12, Wah.2:10). Mahkota ini untuk orang-orang percaya yang sabar menanggung segala pencobaan dan setia sampai mati.
• Mahkota Kemuliaan (1Pet.5:4). Mahkota ini untuk para gembala yang setia untuk menjalankan pekerjaan Tuhan. Hal ini disebabkan karena gembala adalah jawatan yang paling tidak disukai tapi mulia dihadapan Tuhan. Dia ditugaskan untuk memelihara domba yang bertindak sebagai gembala yang baik. (Maz.23:1-6, Yoh.10).
• Mahkota Kemegahan / Kesukaan (1Tes.2:19). Mahkota ini dikaruniakan untuk orang yang percaya yang menderita selama hidup. Ini untuk anak Tuhan yang berada dinegara tirai besi dan tirai bambu.

3. Yang Menerima Mahkota
a. Gereja pada hujan awal yang sudah berdiri atas Firman, yang sudah lahir baru dari air dan roh sampai bertunangan dengan Kristus, 1Kor.11:2.
b. Mereka yang mati sahid karena membawa kabar pengantin.
c. Mereka yang sudah lahir baru dari air dan roh sejak gereja hujan awal sampai gereja hujan akhir, sampai bertunangan dengan Kristus. (Kis.2:42, Gal.1:11-12, Ef.3:3-4, 1Yoh.2:27).
d. Mereka yang mencari kebenaran dalam Kegerakan Besar dan berhasil disempurnakan pada penyempurnaan gereja dan menikah dengan Kristus.

4. Yang tidak Menerima Mahkota
a. Nampak suatu perhimpunan besar, terdiri dari segala bangsa, suku dan bahasa, berjubah putih dan memegang pelepah kurma (Wah.7:9). Pohon kurma adalah salah satu pohon yang tumbuh di padang pasir terutama ditanah Palestina dan Arab. Hanya pohon kurma yang dapat tumbuh dipadang pasir, tempat yang sangat panas dan tak ada kehidupan. Pohon kurma adalah menunjukkan pada orang yang menang atas segala pencobaan dipadang belantara dunia ini. Orang ini adalah orang yang beroleh selamat, nanti pada dunia baru mereka akan tinggal di luar Yerusalem Baru. Mereka bukan pengantin, tapi orang suci yang dibenarkan, mulai dari Perjanjian Lama sampai akhir zaman Antikris.
b. Mereka memuji Allah, bersama dengan para Malaikat di Surga, ketua-ketua dan 4 zat hidup. Mereka membawa pujian bagi Tuhan, yaitu : segala puji, kemuliaan, hikmat, syukur, hormat, kuasa dan kekuatan. Angka 7 adalah angka sempurna, jadi merupakan pujian yang sempurna untuk Tuhan. Amin berarti demikianlah sesungguhnya. Wah.7:10-12.
c. Seorang dari 24 ketua yang bertanya “siapakah orang berjubah putih ini”, adalah Rasul Petrus (Wah.7:13). Perhimpunan besar yang keluar dari kesusahan besar, yang tak dapat dihitung. Yang dimaksud kesusahan besar adalah masa kepicikan dalam satu sabat terakhir (Dan.9:27), terutama mereka yang mati sahid waktu meninggalkan persekutuan mereka dan bergabung dengan pekabaran pengantin, dan mereka yang mempertahankan Firman Tuhan selama Zaman Antikris dengan tidak menyembah patung dan binatang itu.
d. Mereka adalah orang dari gereja halaman dan yang sudah lahir baru dari air dan roh tapi kanak-kanak. Kedua golongan ini nanti pada Kegerakan Besar lari meninggalkan sidang mereka dan bergabung dengan kabar pengantin. Karena lari mereka dikejar dan dituduh sebagai penghianat (Yoh.16:2-3). Mereka yang mati sahid selamat tapi tidak beroleh mahkota, hanya pelepah kurma. Celakanya mereka yang lari pada waktu Kegerakan Besar, yang tidak disempurnakan tubuh jiwa dan roh, menjadi sia-sia karena mereka akan masuk benih perempuan tertinggal.
e. Perbedaan yang mencari kebenaran dengan yang mempertahankan kebenaran dalam hal penerimaan pahala, yaitu :
• Dalam Kegerakan besar, jika keduanya mati sahid sebelum pernikahan dengan Tuhan Yesus, maka yang mencari kebenaran hanya memperoleh pelepah kurma, sedang yang mempertahankan kebenaran beroleh Mahkota.
• Apabila yang mencari kebenaran tetap hidup dan disempurnakan pada penyempurnaan gereja dan menikah dengan Tuhan Yesus, apabila mereka mati sahid sesudah pernikahan, maka akan beroleh mahkota. Tapi hal ini sangat sulit untuk dicapai karena masa kesusahan besar sudah berlaku sejak Kegerakan Besar mulai.
f. Bahayanya bagi mereka yang tidak disempurnakan, akan tertinggal pada pengangkatan gereja. Mereka akan mengalami penyiksaan antikris, penyiksaan tubuh jiwa dan roh, dan kalau tidak tahan akan menjadi anggota Antikris.
g. Mereka yang menang ini akan beribadat kepada Tuhan siang dan malam, walaupun mereka tidak beroleh mahkota, tapi mereka akan beroleh 7 berkat (Wah.7:15-17), yaitu :
• Rumah Allah menaungi mereka
• Mereka tidak lapar lagi.
• Tidak haus lagi
• Mereka tidak akan kena panas matahari atau sesuatu yang hangat.
• Mereka digembalakan Tuhan Yesus sendiri.
• Tuhan membawa mereka ke mata air hayat.
• Tuhan menyapu air mata dari mereka



Pelajaran 29
6. ANAK LAKI-LAKI (MAHLUK II)
Wah.12:5

1. Pendahuluan
Ia memperanakkan Anak Laki-laki, yang akan memerintah segala Bangsa dengan tongkat besi, maka anaknya itupun disambar, dibawa kepada Allah dan kepada arasy-Nya. Wah.12:5. Anak Laki-laki ini adalah yang dikandung dari Roh Kudus oleh Gereja Pengantin Mulia, yang jumlahnya 144.000 anak. Mereka inilah saudara sesungguhnya dari Tuhan Yesus

2. Kelahiran Anak Laki-laki
Kelahiran 144.000 anak laki-laki adalah sebagai berikut :
a. Anak laki-laki ini dikandung selama 9 bulan 10 hari.
b. Kelahiran tanpa bidan atau dokter
c. Kelahiran tanpa merasai sakit, sehingga kelahiran itu adalah kelahiran Mujizat. Kelahiran ini terjadi sesaat, serentak diseluruh dunia, ada yang siang ada yang malam karena peredaran bumi ini.
d. Setelah lahir terus disambar dan dibawa ke arasy Allah, Gereja Pengantin yang melahirkannya sangat bersukacita, demikian juga di surga ada sukacita besar, Yes.66:7-10. Kesukaan ini selama 3 hari, pada saat pembukaan Materai VI, pada waktu bumi dalam keadaan vakum.
e. Waktu anak laki-laki ini lahir, Gereja Pengantin mati daging 100%, tapi sangat dipermuliakan oleh Tuhan.
f. Waktu dilahirkan kelihatan begitu lemah, tapi setelah disambar oleh Malaikat dibawa ke arasy Allah, mereka langsung menjadi dewasa yang gagah perkasa.

3. Ke 144.000 Anak Laki-laki
a. Nampak Anak domba berdiri diatas gunung sion dengan 144.000 orang yang tertulis nama Anak Domba dan nama Bapanya di dahinya, Wah.14:1. Anak domba adalah Yesus Kristus, gunung sion ini adalah gunung Sion yang di Surga bukan yang dibumi (Ibr.12:22). Pada dahi 144.000 tertulis nama anak domba dan nama bapaNya, ini menunjukkan bahwa mereka adalah saudara sesungguhnya dari Yesus Kristus dan segala pikiran, perasaan, kemauan dan kehendak dikendalikan oleh Tri Tunggal Allah.
b. Kedengaran suatu suara dari langit seperti air menderu dan seperti bunyi guruh. Bunyi guruh dan air menunjuk pada suara Tuhan. Suara itu sangat merdu karena kedengaran seperti bunyi kecapi. 144.000 orang yang berdiri bersama dengan Kristus di Bukit Sion itu menyanyikan suatu nyanyian baru, yang kedengaran sangat merdu, yang tak dapat dipelajari orang lain kecuali 144.000 orang itu. Wah.14:2-3
c. Ciri-ciri dari 144.000 orang ini (Wah.14:4-5) adalah sebagai berikut :
 Mereka ditebus diantara manusia menjadi buah sulung, sebab mereka dilahirkan dari Gereja Pengantin.
 Belum menajiskan diri dengan perempuan, karena begitu lahir langsung disambar ke arasy Allah, itu sebabnya mereka suci
 Mereka itu taruna-taruna yang gagah, karena taruna adalah orang kuat, Yes.40:30-3. Orang yang harap pada Tuhan bagaikan taruna yang gagah perkasa dan bagaikan burung nazar. Mereka berlari-lari dengan tiada tahu penat dan tiada tahu lemah.
 Mulutnya tidak didapati dusta
 Mereka tidak bercacat cela, sempurna adanya.
d. Taruna ini adalah hasil perkawinan Tuhan Yesus dengan Gereja Pengantin, maka Gereja Pengantin mengandung dan melahirkan anak laki-laki. Mereka ini adalah orang-orang yang telah ditebus dari bumi

4. Keangkatan Anak Laki-laki
a. Sesudah anak laki-laki ini dilahirkan dalam sesaat, terus disambar dibawa ke arasy Allah, Malaekat yang gagah yang terpilih dengan kuat kuasa Roh Kudus, seperti kilat menembusi cakrawala. Naga dan pengikutnya mencoba menghalangi, tapi gagal. Ke 144.000 Anak laki-laki ini diangkat secara serentak dari seluruh dunia.
b. Pengangkatan Anak laki-laki ini didukung oleh Malaekat, dan keangkatan mereka tidak semua mata memandang. Setelah sampai ke arasy Allah, mereka langsung menjadi teruna-teruna yang gagah perkasa, Yes.66:7-9, Wah.14:1-5

5. Memerintah Dengan Tongkat Besi
Memerintah dengan tongkat besi ini berbicara tentang Anak laki-laki ini akan ikut peperangan melawan Naga dan pengikutnya dengan kekerasan, sebab setelah sampai ke arasy mereka terus menjadi dewasa, lalu mengangkat perang melawan Naga atau ular tua itu




PELAJARAN 30
7. BENIH PEREMPUAN TERTINGGAL (MAHLUK III)
Wah.12:17

1. Pendahuluan
Naga itu menyerang perempuan itu yaitu Gereja Pengantin, tapi tidak berhasil. Maka naiklah mara Naga akan perempuan itu, lalu pergi menyerang benih perempuan itu yang lagi tinggal, yaitu segala orang yang menurut hukum Allah dan memegang kesaksian Yesus Kristus, Wah.12:15-17. Yang disebut dengan gereja Tertinggal adalah yang dimaksud dalam Mat.24:19
Yang memegang hukum Allah, maksudnya adalah mereka yang memegang hukum torat, tidak penuh dengan anugrah Roh Kudus sehingga tertinggal.
Yang memegang kesaksian Yesus, adalah orang yang memegang pada anugrah dan kebenaran, akan tetapi menjadi 5 perempuan yang bodoh, yaitu mereka yang telah menerima baptisan air dan roh tapi tidak menikah dengan Kristus, akhirnya tertinggal.

2. Penyiksaan Gereja Tertinggal
• Setelah Gereja Pengantin diangkat ke awan, disana ada kesukaan besar dan mulailah Pesta Perjamuan Anak Domba Allah selama 3,5 tahun, sementara itu juga naga dan Anti Kris berkuasa di Bumi, yang memerintahdi 4 penjuru alam.
• Gereja Tertinggal akan mengalami siksaan 5 bulan, sehingga mereka mau mencari mati tapi tiada dapat. Perhatikan Wah.9:4-6
• Ini adalah penyiksaan tubuh jiwa dan roh, jika mereka itu lolos menghadapi masa jayanya Anti Kris, maka mereka dapat selamat.
• Masa jayanya Antikris selama 2,5 tahun, dimana setiap orang yang tidak bertanda binatang di dahinya, tidak boleh berjual beli. Wah.13:15-18.
• Kalau tidak tahan terhadap penyiksaan Anti Kris, maka akan menyerah pada Anti Kris dan Diberi tanda ”666” dan menjadi alatnya Anti Kris.
• Kalau dapat bertahan dalam penyiksaan Anti Kris dan lolos dalam zaman Anti Kris, mereka akan masuk pada 1000 tahun Masa Damai, yang akan diperintah oleh Gereja Pengantin.

3. Puncak Penderitaan tanpa kematian
• Siksa yang dirasakan selama 5 bulan pada Sangkakala V, waktu bom beracun dijatuhkan seperti siksa disengat kalajengking.
• Selain bom beracun yang digunakan, penyiksaan juga dilancarkan dengan cara langsung, yaitu : menerobos pagar duri, dipukul dengan sngkur, kepala dikuliti, dilukai dan digosok dengan garam dan jeruk, lidah dipotong, mata dicungkil, ditindis dengan stoomwals, dilempar dalam api unggun, digoreng di atas kuali yang besar, digantung pada pesawat udara, diikat dan diseret dengan mobil atau kereta api, tangan dipotong, dan lain-lain penyiksaan yang mengerikan. Tapi meskipun penyiksaan demikian dasyat, tidak ada kematian selama 5 bulan.
• Penyiksaan ini silih berganti tiada hentinya, Inilah penyiksaan tubuh, jiwa dan roh. Sementara penyiksaan berlangsung, Anti Kris perpesta pora ditengah-tengah penyiksaan itu. Anak Tuhan yang tidak bertahan dalam penyiksaan ini akan menyerah pada Anti Kris. Mereka yang menyerah akan disambut dengan sorak-sorak dan diadakan pesta serta diberi hadiah-hadiah oleh Anti Kris dan diberi tanda “666”. (Wah.9:4-6)
• Setelah itu, penyiksaan berjalan terus sebagaimana diatas tetapi jika keterlaluan, dapat menyebabkan kematian.

4. Jalan Keselamatan Gereja Tertinggal
• Gereja tertinggal yang tetap bertahan berpegang teguh pada Yesus Kristus sampai berakhirnya Zaman Anti Kris, akan diselamatkan. Keselamatan mereka tebus dengan pengorbanan darah sendiri, dalam bentuk bertahan dalam penderitaan dan siksaan selama Zaman Anti Kris, dalam mempertahankan kesaksian Kristus. Jangan sampai menyerah pada Anti Kris.
• Setelah Zaman Anti Kris berakhir, maka Gereja tertinggal yang lolos akan menjadi rakyat dalam Kerajaan 1000 Tahun Masa damai, tubuh mereka masih dalam keadaan darah dan daging.
• Menjelang berakhirnya Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai, maka penduduknya yang belum disempurnakan, yaitu Gereja tertinggal dan mereka yang lahir dalam Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai, akan mengalami cobaan terakhir.
• Iblis akan dilepas beberapa waktu dari rantainya untuk menguji dan menyesatkan bangsa-bangsa dari 4 penjuru alam, yaitu rakyat dalam Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai, sehingga ada yang jatuh.
• Yang jatuh ini akan mengepung Bala Tentara orang suci dan Kota Suci, tetapi api turun dari langit membinasakan mereka. Wah.20:7-9.
• Mereka yang tidak terpengaruh disempurnakan dan hidup kekal selamanya dalam langit dan Bumi yang baru, sedangkan yang jatuh dan dibinasakan akan mengalami kebangkitan ke II, lalu dilemparkan dalam api neraka kekal.

5. Pengikut Gereja Palsu yang Bertobat (Kaum Tuhan)
 Panggilan ditujukan pada umat Tuhan, yaitu mereka yang telah bergabung dengan Gereja Sundal lalu bertobat pada pekabaran Musa dan Elia. Panggilan ini berlaku sebelum 7 Bokor Murka Allah dicurahkan dan sebelum Babil Agama dihancurkan. Wah.18:4
 Umat Tuhan disini berbicara bangsa Israel dan juga bangsa lain, dipanggil keluar dari Gereja Sundal.

6. Penduduk Kerajaan 1000 Tahun
a. Mereka yang lolos pada Zaman Antikris, yaitu yang bertahan berpegang teguh pada kesaksian Yesus dan sebagian dari Gereja Sundal yang bertobat. Mereka inilah yang menjadi penghuni Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai.
b. Sesudah Perang Harmagedon bumi akan berbau busuk sebab mayat-mayat bergelimpangan. Karena itu dibersihkan oleh mereka yang lolos dalam zaman Antikris dengan membuang mayat tersebut ke dalam lubang dan jurang yang dalam.
c. Burung nazar ikut membersihkan bumi dari bau busuk dengan memakan bangkai manusia tersebut. Inilah pesta unggas selama 75 hari.
d. Setelah selesai pesta unggas di bumi dan Pesta Perkawinan Anak Domba Allah di Surga, barulah Tuhan Yesus turun memerintah dengan kemuliaan dalam kerajaan 1000 Tahun.
e. Dunia pada masa Kerajaan 1000 tahun akan dipulihkan seperti taman eden dan eden rupanya, penuh damai dan kesenangan.
f. Masa itu binatang buas dan lembu kambing makan rumput bersama, anak kecil akan bermain bersama ular dan binatang buas. Tidak ada yang berbuat jahat. Yes.11:6-10
g. Dalam masa ini tidak ada perkawinan, tapi ada pembiakan, Yes.65:20-23. Yaitu mereka yang suami istri yang lolos pada zaman Antikris akan tetap sebagai suami istri, dan mereka inilah yang melahirkan anak.
h. Mereka ini akan disempurnakan pada waktu tertentu dalam kerajaan 1000 tahun melalui penginjilan, maka keinginan untuk berhubungan kelamin akan berhenti. Adanya penginjilan (Wah.1:6) maka dengan sendirinya pembiakan akan berhenti.
i. Tak ada lagi orang jahat, pencuri, perampok, tanah akan menjadi subur sampai ke padang pasir, tak ada lagi orang sakit, tak ada kesusahan, dunia penuh damai dan kesukaan, Yes.11:9, 35:5-10
j. Tidak ada yang mati muda,tidak ada yang lahir cacat, semua akan menikmati sepuasnya hasil pekerjaannya, Yes.65:19-25
k. Tak ada lagi peperangan dan penjajah, Yes.3:4
l. Pada waktu mereka berbuat dosa, maka akan langsung dimusnahkan, tidak perlu menunggu kerajaan 1000 tahun selesai. Yes.65:20
m. Bumi akan dipenuhi kecerdasan manusia dalam membangun, melebihi keindahan dalam zaman Antikris, melebihi hikmat Suleman, Yes.11:9

7. Kebinasaan Gereja Tertinggal
 Pada zaman Antikris ada Gereja Tertinggal yang murtad karena tidak dapat bertahan mempertahankan kesaksian Yesus dan akhirnya menyerah menjadi pengikut Antikris.
 Mereka yang menjadi pengikut Antikris akan turut disiksakan pada pencurahan 7 Bokor Murka Allah dan dalam dibinasakan dalam Perang Harmagedon.
 Pada saat akan berakhirnya Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai, banyak penduduknya yang lolos dari zaman Antikris atau yang lahir dalam Kerajaan 1000 Tahun terpengaruh oleh bujukan Iblis, Wah.20:7-8
 Mereka yang terpengaruh ini mengepung orang kudus, tapi mereka dibinasakan oleh api yang turun dari langit, Wah.20:9
 Semua orang yang mati dalam dosa, mulai dari Kain, sampai semua pengikut Antikris yang binasa dalam Perang Harmagedon dan Penduduk Kerajaan 1000 Tahun yang binasa oleh api dari langit, akan dibangkitkan kembali pada Kebangkitan yang ke II, kemudian diadili pada Pengadilan Kristus, lalu dihukum dalam penghukuman kekal, yaitu api neraka kekal. Wah.20:11-15.


Pelajaran 31
8. NAGA/IBLIS (MAHLUK IV)
Wah.12:3-4
1. Pendahuluan
Kelihatan di langit seekor naga besar yang merah menyala berkepala 7 bertanduk 10 dan dikepala ada mahkota, dan ekornya menyeret 1/3 bintang dilangit, lalu naga itu dicampakkan ke Bumi, Wah.12:3-4. Naga yang dimaksud adalah ular tua yang dinamakan iblis dan setan itu adalah Lucifer yang jatuh. Dialah Malaekat kerub yang jatuh karena kesombongannya hendak menyamakan dirinya sama dengan Allah.

2. Merah Menyala, Berkepala 7 Bertanduk 10
Merah menyala itu menunjuk pada kemarahan dan kekejaman. Naga itu mempunyai kepala 7 dan bermahkota 7 di atas kepalanya, dan diatas 7 kepala terdapat 10 tanduk. Adapun rahasia 7 kepala, 7 mahkota dan 10 tanduk adalah sebagai berikut :
a. 7 kepala dan 7 mahkota adalah berbicara tentang 7 negara di sebelah Timur, yang di seret oleh setan pada akhir zaman. Negara tersebut adalah Uni Sovyet, Cina, Jepang, India, Arab Saudi, Uni Afrika, Turki. Ke 7 Negara ini ada bermahkota, berarti mereka sangat berkuasa. Mereka inilah yang berasal dari Bumi belahan Timur.
b. Bertanduk 10, ini berbicara tentang 10 Negara di belahan bumi barat, yaitu : Amerika latin, Amerika Utara, Prancis, Jerman, Portugal, Spanyol, Norwegia, Swedia, Finlandia dan Belanda. Ke 10 negara berasal dari belahan bumi barat. Ke 10 tanduk ini tanpa mahkota, berarti mereka mempunyai kekuasaan tapi terbatas.
c. Ke 7 Negara di Timur ini nanti pada Kegerakan Besar akan dipengaruhi oleh Iblis untuk melumpuhkan Kegerakan Besar dan penyempurnaan Gereja Pengantin. Mereka akan beroprasi dari bumi belahan timur, karena Kegerakan Besar dimulai dari Timur.
d. Demikian 10 Negara dari Barat juga dipengaruhi oleh setan untuk melumpuhkan Kegerakan Besar dan Gereja Pengantin, tetapi kekuasaan 10 Negara di Barat itu tidak sebesar 7 Negara di Timur. Tapi nanti pada Zaman Anti Kris 10 Negara di Barat lebih berkuasa dari 7 Negara di Timur, Wah.13:1-2, mahkota sudah berada di atas tanduk.
e. Segala Raja di Bumi telah bangkit dan segala penghulu bermusyawarah hendak melawan Tuhan, Maz.2:1-2, Kis.4:26. Ini akibat mendengar bujukan iblis yang begitu licik.
f. Di dalam Ke 17 negara ini ada juga orang percaya, yang tidak menuruti bujukan setan, maka mereka akan ditindas oleh nagara-negara mereka sendiri.
g. Waktu Kegerakan Besar akibat Materai ke IV, maka ¼ manusia di Bumi akan binasa, Wah.6:7-11. Itu sebabnya Kegerakan Besar dipersingkat masanya. Dari 1260 hari dipersingkat menjadi 980 hari, Mat.24:22. Kalau tidak dipersingkat masanya tidak seorangpun yang selamat.
h. Setelah Gereja Pengantin mengandung, pada pembukaan Materai V, maka mengamuklah Naga itu dengan mempergunakan 17 Negara, yang coba melulurkan Gereja Pengantin, supaya apabila anak itu lahir dia berusaha membunuhnya, tapi gagal.

3. Menyeret 1/3 Bintang di Langit
a. Dalam Alkitab ada beberapa pengertian tentang bintang, yaitu :
• Bintang fajar, yaitu Tuhan Yesus, Wah.22:16
• Anak Bintang Fajar, yaitu Lucifer, Yes.14:12
• Bintang di langit, yaitu Malaekat, Yes.14:13
• Bintang di langit yaitu turunan Abraham, Kej.22:17
• Bintang di langit yaitu Penghulu-Penghulu, Dan.12:3
• Bintang dalam tangan kanan Kristus yaitu Hamba Tuhan, Wah.1:20
b. Adapun gelar sebagai Anak Allah ditujukan kepada :
• Malaekat disebut Anak Allah, Ayub 1:6
• Gereja Pengantin, orang percaya yang dipimpin Roh Allah disebut Anak-anak Allah, Rum.8:14
c. Naga menyeret 1/3 bintang di langit. Bintang yang gugur ini adalah malaikat di surga, bukan gereja pengantin. 1/3 Malaekat di Surga akan gugur dipengaruhi oleh Iblis, inilah kejatuhan Malaekat yang ke III. Terjadi dalam Kegerakan Besar khususnya dalam Materai V, yaitu mulai pada hari ke 980 sampai hari ke 1260.
d. Sampai hari ini iblis naik turun ke surga, di surga dia mempengaruhi Malaekat, di Bumi mempengaruhi orang percaya.
e. Pada hari ke 980 ini Gereja Pengantin sudah disempurnakan, di salut dengan Tri Tunggal Allah, sehingga tidak dapat diseret oleh Iblis. Tidak ada yang dapat merampasnya dari tangan Tuhan Yesus, Yoh.10:27-29, Ayub 1:9-11. Itulah sebabnya Iblis berusaha menggagalkan Kegerakan Besar dan melumpuhkan Gereja Pengantin supaya gagal disempurnakan.
f. Kejatuhan Malaikat :
 Kejatuhan Malaikat I, adalah malaikat kerub yang diminyaki, yang kedudukannya yang ke 2 dikerajaan Surga dari susunan malaikat. Ia melawan Tuhan dan mengalihkan dirinya menjadi setan. Yes.14:12, yeh.28:2-3, 14-17. Pada pemberontakan ini locifer disebut bintang kejora, menarik beribu-ribu malaikat di surga ikut sertanya, lalu dicampakkan ke bumi, yang menjadi roh jahat dibawah pimpinan Lucifer, markas besarnya di udara, Ef.6:12.
 Kejatuhan malaikat II, terjadi sebelum air bah, sebagian kecil malaikat surga yang turun ke bumi, tidak mengindahkan derajatnya, kawin dengan anak manusia yang cantik, kej.6:1-4. Malaikat itu disebut juga anak-anak Allah, Ay.1:6. Malaikat ini menjelma menjadi seperti tubuh manusia, dan turunannya adalah orang termasyur, gagah tapi sangat jahat, Kej.6:4-5. Akal dan kepikiran serta hatinya jahat semata-mata, inilah yang mengakibatkan Tuhan menghukum dengan air bah. Takkala air bah, malaikat ini tidak mati, tetapi kembali menggunakan tubuh rohani, tetapi Tuhan hajar dengan mengurung mereka dalam gua gelap, 2Pet.2:2-4.
 Kejatuhan malaikat III, adalah kejatuhan yang terbesar karena meliputi 1/3 malaikat di Surga yang mengikuti bujukan Lucifer.

4. Dicampakkan ke Bumi
a. Pada hari terakhir Kegerakan Besar, yaitu hari ke 1260, maka naga dan seluruh malaikat di surga yang telah jatuh dipengaruhi Lucifer, kemudian berdiri dihadapan perempuan itu yaitu Gereja Pengantin Mulia yang bersiap untuk melahirkan, dengan tujuan supaya Iblis dapat melulur anaknya itu ketika lahir, Wah.12:4.
b. Setelah anak laki-laki itu lahir, disambar oleh malaikat dan dibawa ke arasy, terus menjadi dewasa, Naga pun menyusul ke Surga. Kemudian Anak Laki-laki itu bersama sama dengan Malaekat yang setia pada Tuhan berperang memerangi Naga dan pengikutnya.
c. Terjadilah peperangan di surga yang sangat dasyat, dimana dipertunjukkan pada manusia, sinar lawan sinar, seperti anak panah yang melayang. Peperangan ini berlangsung 3 hari 3 malam, maka kelihatanlah malaikat yang jahat mulai gugur ke Bumi dan hari yang terakhir adalah Naga, dimana naga itu dicampakkan ke Bumi seperti api nampaknya, Wah.12:7-9.
d. Setelah naga dicampakkan ke bumi, maka ada sorak-sorak di Surga, Surga menjadi aman tentram, tak ada lagi penuduh untuk menuduh Gereja Tuhan siang dan malam karena tuannya tak ada lagi di Surga tapi di Bumi.
e. Ada sorak kemenangan di surga karena naga telah dikalahkan dan sampailah keselamatan itu yang menjadi tujuan Gereja Pengantin. Celakalah bumi dan laut karena dibawah kuasa kekejaman Naga (Wah.12:10-12).
f. Kekalahan Naga dan pengikutnya adalah karena kuasa pengorbanan Kristus di kayu salib, dimana kunci alam maut yang tadinya dipegang oleh Naga, diambil alih oleh Kristus. Kekalahan Naga juga disebabkan oleh orang kudus yang mati sahid mempertahankan firman Tuhan.

5. Naga menyemburkan Air Laut
• Setelah Naga tercampak ke Bumi, ia mencoba menyerang perempuan itu, yaitu Gereja Pengantin, untuk balas dendam. Ini berarti bahwa Naga mengadakan serangan total kepada Gereja Pengantin di seluruh dunia, tapi Gereja Pengantin terus diangkat oleh kuat kuasa Roh Kudus. Wah.12:13-14.
• Ia beridiri di pantai laut, maksudnya supaya Naga itu menyerang Gereja Pengantin dengan air laut, yang disemburkannya seperti sungai, supaya terjadi banjir besar dan Gereja Pengantin akan dihanyutkan,
• Tetapi Bumi menolong dengan mengangakan mulutnya sehingga air laut yang disemburkan itu ditelan oleh Bumi dan saat itu Gereja Pengantin diangkat. Wah.12:15-18. Yang dimaksud Bumi menelan air yaitu terjadi Gempa Bumi yang besar, Wah.6:12-17, yakni pada Materai VI. Karena kegagalan tiu maka naiklah marah naga itu amat sangat, lalu pergi menyerang benih gereja yang tertinggal. Mulailah Zaman Antikris.

6. Naga di Dirantai 1000 Tahun
 Kedatangan Tuhan Yesus yang ke II, dalam Perang Harmagedon untuk membinasakan Antikris dan pengikutnya. Tuhan Yesus menangkap Antikris dan nabi palsu lalu dicampakkan hidup-hidup kedalam neraka kekal. Wah.19:19-20
 Semua pengikutnya mati terbunuh dalam perang, dan jasadnya tidak dikuburkan, melainkan akan dimakan oleh burung yang ganas dan buas yaitu burung nazar, Wah.19:17-18, 21. Inilah yang dimaksud pesta unggas, yang berlangsung selama 75 hari, efektifnya 30 hari. Berdasarkan 1.290 – 1260 hari, Dan12:11 dan Wah.12:6, 14.
 Tampak malaikat yang memegang anak kunci lubang yang tak terduga dalamnya dan memegang rantai ditangannya (Wah.20:1), ini adalah Tuhan Yesus. Hanya Dia yang memegang anak kunci maut itu, yang dulunya dipegang oleh Iblis. Anak kunci ini diambil alih oleh Tuhan Yesus, melalui kemenangan mutlak terhadap iblis diatas kayu salib. Jadi sekarang kunci itu ditangan Yesus Kristus.
 Tuhan Yesus menangkap ular tua (setan) dan merantai dia dalam lubang yang tak terduga dalamnya dan dimaterai supaya tidak dapat ke luar lagi selama 1000 tahun, Wah.20:2-3. Maksudnya agar dia tidak dapat menyesatkan segala bangsa di bumi sampai berakhir 1000 tahun masa damai. Dalam lubang yang tak terduga dalamnya ada keluar asap seperti tanur besar, tanur adalah dapur api, karena itu setan minta kepada Tuhan Yesus agar jangan dibuang ke dalam lubang yang tak terduga (Luk.8:31), karena siksa didalamnya luar biasa.

7. Iblis dilepas dari rantai dan dibinasakan (Wah20:7-10)
 Diakhir Kerajaan 1000 tahun masa damai, iblis dilepas dari lubang yang tak terduga dalamnya. Lubang ini adalah tempat tahanan sementara (prefentif) untuk setan dan kakitangannya dan orang-orang yang tidak beriman, sebelum dimasukkan ke dalam api neraka kekal. Perhatikan lazarus dan orang kaya. Luk.16:19:31.
 Yang melepaskan dari lubang tak terduga dalamnya adalah Tuhan Yesus sendiri, Setan dilepas kembali untuk menguji, mempengaruhi dan menyesatkan segala bangsa penduduk dari kerajaan 1000 Tahun Masa Damai, terutama yang lahir dalam masa itu, Yes.65:22-23.
 Mereka yang jatuh dan terpengaruh akan mengepung bala tentara orang suci dan kotanya yaitu Yerusalem. Maksudnya untuk menghancurkan orang suci dan kotanya, tapi api turun dari langit menghanguskan mereka itu.
 Setelah itu Lucifer dan pengikutnya dicampakkan ke dalam neraka kekal, dimana Antikris dan Nabi Palsu lebih dulu dibuang, Wah.20:10, 19:20.



PELAJARAN 32
9. PENGHULU MALAEKAT (Mahluk V)
Wah.12:7

1. Pendahuluan
Di surga terdapat berjuta-jua malaikat yang mempunyai susunan pemerintahan, yang masing-masing sesuai jabatan dan tugasnya. Mikhael adalah penghulu atau pimpinan dari seluruh malaikat yang ada.

2. Susunan Malaikat
Susunan malaikat terdiri dari 7 tingkatan sesuai jabatan dan tugasnya, yaitu :
a. Mikhael adalah penghulu segala malaikat Allah atau kepala seluruh malaikat di surga. Dia juga termasuk malaikat penghukuman. Disamping malaikat mikhael ini terdapat banyak malaikat pembantunya yang melaksanakan perintah. Perhatikan Dan.10:13
b. Malaikat kerub ialah malaikat kerubium yang berkembang sayapnya, ialah Lucifer atau bintang kejora atau anak bintang fajar. Dialah malaikat yang diurapi (diminyaki) dan sangat elok parasnya, tiada bercela dan disebut juga penunggu taman eden. Hikmatnya melebihi hikmat Daniel, dia jatuh karena kesombongannya. Disamping dia masih banyak malaikat kerub biasa.
c. Malaikat Jibrael, adalah malaikat pekabaran yang berdiri dihadapan Allah, yang bertugas membawa berita dari Allah, Luk.1:29.
d. Malaikat imamat, adalah malaikat yang selalu memperhatikan dan mencatat ibadat dan doa orang suci. Jumlahnya banyak. Wah.8:3, Mal.3:16.
e. Malaikat seraphim, adalah malaikat sekitar arasy Allah sebagai malaikat pengawal dan pesuruh, Yes.6:1-6.
f. Malaikat penghiburan, malaikat yang selalu memberitakan penghiburan waktu Yesus lahir di Betlehem. Malaikat ini Nampak memuji-muji Allah, Luk.2:13.
g. Malaikat biasa, jumlahnya begitu banyak, yang ditugaskan mengawal orang-orang percaya, Maz.34:8, Ibr.1:14, Maz.91:14.

3. Mikhael lawan Naga
a. Pada waktu malaikat Jibrael menyampaikan khayal pada nabi Daniel, maka malaikat kerub itu menghalanginya yang disebutkan penghulu Parsi (Dan.10:13) sehingga khayal itu tertunda 21 hari, karena malaikat Jibrael yang membawa berita untuk Israel, dihadang oleh penghulu Parsi ini. Oleh karena itu malaikat Mikhael turun membantu Jibrael dan Daniel. Hal ini terjadi karena malaikat Kerub ini lebih berkuasa dari Jibrael, karena kedudukannya lebih tinggi. Itu sebabnya malaikat Mikhael turun membantu Jibrael dan akhirnya juga malaikat Kerub tidak bisa berbuat apa-apa.
b. Dalam peperangan di Surga antara Malaikat yang setia yang dipimpin oleh Mikhael melawan naga dan tentaranya, kemudian naga dikalahkan dan dicampakkan ke bumi, Wah.12:7-9. Peperangan di surga ini sangat dasyat, kelihatan seperti sinar lawan sinar, seperti anak panah yang melayang. Peperangan ini dipimpin oleh Yesus Kristus yang diiringi oleh Mikhael dan malaikat yang setia serta 144.000 anak laki-laki bersatu melawan Naga dan pengikutnya. Peperangan ini berlangsung selama 3 hari 3 malam. Dari hari I, Malaikat yang jahat mulai gugur ke bumi dan yang terakhir gugur adalah Naga (lucifer). Naga dicampakkan ke bumi seperti api menyala.
c. Supaya dapat melawan semu daya iblis yaitu penghulu udara yang memerintah kegelapan yaitu Lucifer maka Gereja Tuhan harus mempunyai 7 perlengkapan dari Tuhan, Ef.6:11-18. Yaitu :
• Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran
• Dan berbajuzirahkan keadilan,
• Kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
• Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
• Dan terimalah ketopong keselamatan
• Dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
• Dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
d. Karena itu kalau kita datang beribadah pada Tuhan hendaklah bersungguh-sungguh, sebab kita melawan bukan dengan manusia tapi penghulu di udara dan kaki tangannya. Apabila tidak bersungguh-sungguh kita tidak dapat bersekutu dengan Tuhan karena kita diganggu oleh kuasa kegelapan. Kalau kita bersungguh-sungguh apa yang ada pada kita itu lebih besar daripada apa yang ada dalam dunia ini, yaitu iman kita (1Yoh.5:4-5). Apalagi kalau Roh Kudus telah mendiami kehidupan kita, telah menjadi rumah Allah (1Kor.3:16) berarti Tuhan Yesus berperang ganti kita. Kalau Tuhan ada dalam kita siapakah yang dapat melawan kita (Rm.8:31).



PELAJARAN 33
10. JELMAAN NAGA
BINATANG BUAS KELUAR DARI LAUT (ANTIKRIS)
(MAHLUK VI)
Wah.13:1-10
1. Pendaluan
Jelmaan Naga dalam tubuh manusia adalah Anti Kris. Nampak binatang buas keluar dari laut, yang bertanduk 10 dan berkepala 7 dan diatas tanduk bermahkota 10 dan di kepalanya beberapa nama hujat. Binatang itu rupanya seperti harimau kumbang dan kakinya seperti kaki beruang, mulutnya seperti mulut singa, maka Naga itu memberi kekuatannya sendiri dan tahtanya dan kuasa yang besar. Lalu Nampak dikepalanya itu ada luka yang membawa mati, tetapi luka parahnya itu sudah sembuh, dan segala isi dunia heranlah akan binatang itu lalu mengikut dia, Wah.13:1-3.
Kerajaan Anti Kris disebut juga Babil Politik. Babil Politik menguasai agama dan pemerintahan di bumi.

2. Binatang Buas (Wah.13:1-3)
Anti Kris sebagai jelmaan Naga menampakkan dirinya sebagai binatang buas, karena memang ia kejam. adapun tanda-tanda binatang itu adalah sebagai berikut :
a. Keluar dari laut, laut berbicara bangsa fasik. Hal ini menunjukkan bahwa Anti Kris keluar dari bangsa fasik. Bangsa fasik adalah bangsa yang kenal Kristus, tapi mendurhaka pada Firman Tuhan dan Kristus, Yes.57:20-21.
b. Berkepala 7, angka 7 adalah angka sempurna. Ini menunjukkan bahwa Anti Kris penuh dengan hikmat duniawi, dan Kerajaan Anti Kris adalah lebih kuat dari kerajaan yang ada. Kepala 7 berbicara 7 Negara di Timur yang diperalat anti Kris, tapi kurang berkuasa. Berbeda pada Kegerakan Besar 7 Negara sangat berkuasa. Perhatikan Wah.17:9.
c. Bertanduk 10 di atas kepala, berbicara 10 negara di Barat yang akan melaksanakan perintah Anti Kris. Anti Kris akan bertindak melalui 10 tanduk (Negara). Pada Zaman Anti Kris ini tanduk yang lebih berkuasa. Bermahkota 10 di atas tanduk, ini menunjukkan bahwa Anti Kris memberi kuasa kemuliaan kepada 10 kerajaan-kerajaan ini untuk bertindak.
d. Rupanya seperti harimau kumbang. Tubuh Anti Kris seluruhnya seperti harimau kumbang, (Dan.6). Sifat harimau kumbang adalah binatang buas yang bergerak cepat sekali bila menangkap mangsa. Ini berarti bahwa tiba-tiba dalam satu saat saja akan menduduki banyak Negara di dunia. Anti Kris akan menjadi penjajah terbesar di dunia ini.
e. Kakinya seperti kaki beruang. Beruang adalah binatang yang besar tubuhnya dan gerakannya lamban, tetapi kalau kakinya memijak, sangat kuat. Apabila kaki depannya memijak musuhnya, maka mangsanya akan hancur lebur. Anti Kris akan memijak manusia di atas bumi dan membinasakannya bagi yang tidak mau tunduk padanya karena kekuasaan ada padanya.
f. Mulutnya seperti mulut singa. Singa adalah raja binatang, kalau singa mengaum, semua binatang dan manusia jadi takut. Kalau Anti Kris membuka mulutnya menghujat Tuhan, maka timbul ketakutan pada manusia.
g. Binatang ini mengherankan karena dulu ada, tapi sekarang tidak namun akan muncul lagi (Wah.17:7-8).. Pada zaman Rasul Yahya, kerajaan yang dilambangkan dengan binatang itu tidak ada lagi, yaitu Mesir, Asyria, Babilonia, Romawi, Media Parsi, Yunani, Gerika dan Anglo Saxon. Pada zaman akhir akan muncul lagi kerajaan ini dengan kuasa yang sangat besar, itu sebabnya banyak orang heran dan mengikuti dia. Yang dimaksud dengan binatang ini adalah Antikris yang akan muncul pada saman akhir. Jadi Kerejaan yang dilambangkan binatang ini adalah bayangan Kerajaan Antikris.

3. Berkepala Tujuh (7) Dan Bertanduk Sepuluh (10) Wah.17:7-17
a. Rasul Yahya heran melihat perempuan yang mabuk darah itu dan binatang yang berkepala 7 dan bertanduk 10 itu, karena belum pernah menyaksikan hal yang demikian, Wah.17:6-7
b. Adapun binatang itu, yang dahulu ada dan sekarang tidak maka ia tegak hendak naik dari lubang yang tidak terduga dalamnya. Binatang itu adalah Antikris. Adapun kerajaan Antikris yang muncul dalam Dan.7, merupakan bayangan adalah kerajaan Mesir, Syria, Babilonia, Romawi, Media Parsi, Gerika-Yunani, Anglo saxon (AS dan Inggris). Wah.17:8. Pada jaman Rasul Yahya, kerajaan yang dilambangkan dengan binatang tidak ada lagi. Tapi pada akhir zaman dia akan muncul lagi dengan kekuasaan yang sangat besar, itu sebabnya banyak yang heran dan mengikut dia.
c. Berkepala 7, yaitu 7 buah gunung menunjuk pada 7 orang raja. Gunung berbicara kekuasaan yaitu kekuasaan raja. Wah.17:9. Ini merupakan suatu tiruan karena dalam kitab Daniel mengatakan bahwa ada satu batu dari langit yang menimpa patung yang dilihat Nebukadnezar itu (Dan.2:34-45). Ke 7 raja yang mempunyai kekuasaan ini mempunyai hubungan dengan perempuan sundal, (gereja palsu). Perhatikan bahwa Negara-negara di atas selalu mempunyai hubungan dengan Gereja Sundal. Adapun 10 kerajaan ini adalah kerajaan yang telah lalu.
d. 7 buah gunung menunjuk pada kekuasaan, ini berarti bahwa kekuasaan raja. 7 raja ini adalah yang mempunyai hubungan dengan Gereja Palsu, agamanya Antikris. Ini adalah tiruan dari mimpi raja Nebukadnesar. Dan.2:34-45, Batu gunung yang menimpa patung itu berbicara Tuhan Yesus yang menghancurkan kerajaan Babil dan dijadikan kerajaan Kristus, yang akan tampil sebagai raja di atas segala raja.
e. 5 orang telah jatuh, yaitu berbicara Mesir, Syria, Babilonia, Media parsi dan Yunani. Wah.17:10. Waktu Rasul Yahya menerima Wahyu ini, dia berada pada kerajaan ke 6, yaitu Kerajaan Roma yang belum jatuh. Kemudia kerajaan Roma ini diganti dengan kerajaan Anglo saxon. Inilah Kerajaan ke 7. Anglo saxson menunjuk pada AS dan Inggris karena keduanya akan berakhir bersamaan. Kerajaan anglo saxon ini akan memegang peranan penting dalam kekuasaan dunia, sesudah Roma Raya jatuh, dan akan berkuasa sampai memasuki Zaman Antikris.
f. Binatang yang dahulu ada dan sekarang tidak, ialah yang ke 8 yang terhisap pada ke 7 nya itu, Wah.17:11. Inilah Antikris yang menunjuk pada binatang yang berkepala 7 bertanduk 10, yang kemudian menguasai dunia, meniru caranya Tuhan dalam Nubuatan Daniel, tetapi kerajaannya tidak kekal, hanya 3,5 tahun. Pemerintahannya sangat kejam dan bengis, sehingga Tuhan hajar dengan 7 sangkakala dan 7 Bokor Murka Allah.
g. Adapun yang ke 8 itu adalah Antikris yang terhisap dalam ke 7 itu, yang juga masuk dalam kebinasaan yang ke 7 adalah Anglo saxon. Adapun anglo saxon (AS dan Inggris) ini berkuasa sampai sekarang, dimana ke 2 kerajaan ini menguasai PBB dengan uang dolar dan poundsterling.
h. Akan tiba saatnya atas usul dari Kerajaan yang ke 7 (Anglo saxon) ini maka pimpinan Gereja sundal akan dinobatkan menjadi Antikris, yaitu seorang keturunan Yahudi yang berumur sama seperti Kristus, 30 tahun. Ini adalah siasat dari kerajaan ke 7, karena setelah pimpinan Gereja Sundal ini menjadi kepala Antikris, maka terjadilah perubahan besar, dimana 10 tanduk yang akan berkuasa, sedangkan 7 kepala tidak lagi.
i. 10 tanduk adalah 10 orang raja yang belum menerima kerajaannya, tapi mereka akan berkuasa bersama dengan binatang itu sejam saja lamanya, Wah.17:12. Dalam wah.12 mahkota berada pada 7 kepala, tapi dalam wah 13, 10 tanduk sudah bermahkota. Ini berbicara 10 negara menggantikan 7 negara yang akan berkuasa, dalam menjadi alatnya Antikris. Selama 3,5 tahun. Kekuasaan ini singkat saja sehingga dibayangkan sejam saja.
j. Dalam Kegerakan Besar, 7 negara menghambat Kegerakan Besar sedangkan 10 negara hanya membantu. Tapi dalam Zaman Antikris sebaliknya, 10 negara memegang kekuasaan sepenuhnya, sedangkan 7 negara hanya membantu dalam menyiksa 5 perempuan yang bodoh.
k. Sekaliannya sepakat menyerahkan kekuasaan mereka pada binatang itu, Wah.17:13. Para raja itu sepakat menyerahkan kekuasaannya pada Antikris, dialah yang akan menjadi penguasa tunggal dan penjajah terbesar di dunia.
l. Sekaliannya akan berperang melawan anak domba itu, tetapi anak domba itu akan menewaskan mereka semua, dan segala yang mengiringkan Dia itu menanglah yaitu mereka yang terpanggil, terpilih dan setia, Wah.17:14. Ini menunjukkan kekacauan Antikris pada waktu bokor murka Allah dicurahkan. Dan segala yang mengiringkan Tuhan menanglah, mereka ini bukan dari golongan Gereja Pengantin karena mereka sedang disingkirkan di atas awan dan bukan orang-orang suci yang telah mati karena kebangkitan I nanti setelah selesai zaman Antikris. Jadi keduanya tidak mengikuti perang itu.
m. Adapun segala air ditempat perempuan sundal itu duduk, itulah beberapa kaum dan orang banyak dan segala kaum bangsa dan bahasa. Wah.17:15. Gereja sundal digambarkan duduk di atas air, berarti gereja palsu akan menguasai bangsa-bangsa di dunia, sebagaimana Antikris menguasai dunia, karena dia adalah istrinya Antikris.. karena gereja sundal itu duduk di atas binatang itu (Antikris), Wah.17:3.
n. Maka ke 10 tanduk dan binatang itu membenci perempuan sundal itu dan membuatnya bertelanjang, memakan dagingnya dan membakarnya, Wah.17:16-17. Pada zaman Antikris, Antikris menggunakan gereja palsu sebagai alatnya untuk menarik banyak orang sebagai pengikutnya. Itu sebabnya gereja palsu adalah permaisuri Antikris. Ini adalah siasat setan, karena dia tahu bahwa gereja palsu sangat banyak pengikutnya. Bagaimanapun juga setan berambisi ingin disembah. Akhirnya Antikris memakai 10 tanduk untuk menghancurkan gereja palsu yang tadinya adalah permaisurinya. Sebab Allah sudah menurunkan niat kedalam hatinya untuk melakukan kehendak Allah. Dan Tuhan membuat seolah-oleh 10 tanduk itu melakukan kehendak-Nya dalam menghancurkan perempuan sundal itu serta dijadikannya telanjang dan sunyi.
o. Perempuan sundal itu adalah negeri besar yang memerintah raja-raja di bumi, Wah.17:18. Gereja sundal ini adalah berkedudukan dan mengasai negeri besar, serta memerintah raja-raja di bumi.

4. Naga menjelma Jadi Manusia
• Anti Kris adalah manusia. Setan menjelma jadi manusia, setan adalah mahluk yang tiada kelihatan, karena itu ia menampakkan diri, menjelma jadi Anti Kris, masuk dalam tubuh manusia. Iblis meniru, sebagaimana Tuhan Yesus menjelma jadi manusia, Yoh.1:14. Setan sejak semula selalu ingin di sembah. Itu sebabnya kalau orang menyembah Anti Kris, berarti sudah menyembah setan. Karena tanpa sadar mereka telah menyembah raja kegelapan, bukan hanya menyembah Anti Kris tapi mengagungkannya. Wah.13:4.
• Anti Kris adalah seorang Yahudi, yang berumur 30 tahun, ini adalah meniru umur Tuhan Yesus, takkala 30 tahun mulai melakukan tugas pekerjaan yang telah dibebankan Allah Bapa. Yesus secara daging dilahirkan oleh orang Yahudi, dengan mendudukkan anak kekasihnya menjadi Anti Kris, seorang turunan Yahudi.





5. Diberi Kuasa Menghujat, Wah.13:5-6.
• Pada zaman Anti Kris, setan memberi kuasa pada Anti Kris karena mulutnya penuh dengan tekebur, hujat melawan Tuhan. Menghujat Nama Tuhan, Rumah Tuhan dan segala mahluk yang ada dalam Surga. Hal ini dilakukan karena dia menganggap dirinya sebagai Tuhan.
• Hal ini Tuhan Yesus izinkan supaya setan dapat berbuat sesuka hatinya selama 42 bulan. Karena kekuasaan sebenarnya bukan dari setan tapi dari Kristus, Mat.28:18, Fil.2:10-11. Sebab kalau Tuhan Yesus tidak izinkan, maka setan dan Anti Kris tidak dapat berbuat apa-apa.
• Ditengah-tengah kekejaman Anti Kris pada umat Tuhan, Tuhan hajar dia dengan 7 Sangkakala dan 7 Bokor Murka Allah. Dalam mulut Anti Kris penuh dengan tekebur, hujat, hal ini telah dinubuatkan dalam Dan.7:25.

6. Diberi Kuasa atas Pemerintahan, Agama dan Perdagangan
 10 tanduk yaitu 10 negara sepakat member kuasa pada Antikris, sehingga Antikris menjadi penguasa tunggal di dunia. Wah.17:13
 Antikris diberikan kuasa atas pemerintahan seluruh dunia, yang digambarkan dalam Kitab Daniel, yaitu pohon yang meliputi seluruh bumi. Antikris adalah penjajah terbesar, yang menguasai seluruh dunia. Wah.11
 Menguasai Gereja Sundal atau disebut juga Babil Agama, karena ini merupakan alat antikris yang terbesar dan digambarkan sebagai permaisuri Antikris.
 Menguasai perdagangan seluruh dunia, karena itu Antikris menjadi sangat kaya

7. Diberi Kuasa Atas Tiap Suku, Bangsa dan bahasa (Wah.13:7-10)
• Anti Kris diluluskan membuka peperangan dengan orang suci (Gereja Tertinggal) pada Sangkakala V, dia akan menganiaya dan akan menghacurkan kepercayaan iman benih gereja yang tertinggal itu, yaitu 5 perempuan yang bodoh, yaitu yang dimaksud dalam Wah.12:17, Mat.24:19.
• Dia akan membinasakan iman orang suci melalui penyiksaan selama 5 bulan, yaitu penyiksaan yang tak dapat ditahan sehingga sukarlah orang suci bertahan dalam iman. Walaupun Gereja Tertinggal dapat bertahan dalam penyiksaan ini, yaitu penyiksaan tanpa kematian, tapi masih harus menghadapi Perang Dunia ke III dan Masa Jayanya Anti Kris.
• Pada masa jayanya Anti Kris, mereka yang tidak mempunyai cap “666”, tak boleh berjual beli, karena sumua perdagangan dikuasai Anti Kris. Semua orang yang namanya tidak tersurat dalam kitab Hayat, akan menyembah Anti Kris.
• Pada Gereja Tertinggal diserukan, supaya mereka bertahan sampai mati, jangan sampai menyerah pada Anti Kris, supaya mereka tidak binasa, selamat dan mengalami kebangkitan I. Wah.13:9

8. Kebinasaan Binatang Buas
Kekuasaan Antikris akan dihancurkan pada pencurahan 7 Bokor Murka Allah, Wah.17:14. Dalam perang Harmagedon yang dipimpin oleh Anak Domba, raja segala raja dan diiringi oleh mereka yang terpanggil, terpilih dan setia, yang berbicara 144.000 anak laki-laki.





PELAJARAN 34
11. BINATANG BUAS YANG BERTANDUK (NABI PALSU).
MAHLUK VII
Wah.13:11-18

1. Pendahuluan
Binatang buas keluar dari bumi yang bertanduk 2 seperti anak domba dan bertutur seperti naga, Wah13:11. Binatang ini adalah Nabi Palsu yang keluar dari 2 negara yaitu : Ciprus dan Yunani. Nabi palsu ini kelihatan seperti domba, tapi apabila ia berkata-kata seperti Naga. Apa sebab berkata seperti Naga ? Karena mereka adalah alat Anti Kris, dan di dalam Anti Kris itu adalah setan (naga) yang menjelma di dalam dia.
Bertanduk 2 seperti anak domba, dan bertutur seperti naga, berarti mereka kelihatan menyerupai domba tapi bila berkata-kata seperti naga. Domba adalah bayangan Kristus dan Anak Tuhan. Jadi Nabi Palsu ini menyerupai Yesus Kristus. Perhatikan II Kor.11:12-14. Kenapa mereka berkata-kata seperti naga, karena mereka adalah alat propaganda Antikris, jadi sifat Antikris ada pada mereka.

2. Kuasa Dan Tanda Ajaib
a. Binatang buas ini ke luar dari bumi dan bertanduk 2 seperti anak domba dan bertutur seperti singa, Wah.13:11. Binatang ini adalah nabi palsu yang ke luar dari 2 negara yaitu Ciprus dan Yunani. Nabi palsu ini kelihatan seperti domba, tapi apabila ia berkata seperti naga, sebab mereka adalah alat propaganda antikris. Tanduk 2 seperti anak domba ini berbicara mereka menyerupai domba. Domba adalah bayangan Tuhan Yesus dan anak Tuhan. Nabi palsu ini menyerupai Tuhan Yesus. 2Kor.11:12-14.
b. Nabi Palsu ini akan menggunakan kuasa yang diterima dari majikannya yaitu Anti Kris. Nabi Palsu ini akan disebarkan diseluruh dunia menjadi juru penerangan Anti Kris, untuk memaksa penduduk dunia untuk menyembah Anti Kris. Kedua Negara Cyprus dan Yunani akan membangun patung yang sangat indah yaitu patung Anti Kris, dan patung ini kelak akan berkata-kata. Wah.13:12
c. Nabi Palsu ini akan mengadakan mujizat yang besar yang menurunkan api dari langit ke bumi dihadapan manusia. Api itu adalah api yang sebenarnya, tapi kuasanya terbatas, mereka itu meniru Tuhan. Perbuatan Nabi Palsu ini akan ditantang oleh Nabi Musa dan Elia. Wah.13:13. (perhatikan Wah.11:5).
d. Mereka menyesatkan segala penduduk dunia ini dengan jalan melakukan berbagai-bagai tanda ajaib dan mujizat yang palsu. Mereka diberi kuasa untuk melakukannya dihadapan majikannya dan memaksa penduduk dunia mengikutinya, Wah.13:14. Nabi Palsu ini membuat sebuah patung besar bagi majikannya yaitu Anti Kris, yang terbuat dari emas tulen. Semuanya ini adalah merupakan perwujudan dari roh Nebukadnesar, dimana seluruh penduduk Babil disuruh menyembah kepadanya, Dan.3:18-30. Patung ini dibiayai oleh gabungan Negara-negara yang dikuasai Anti Kris dari seluruh dunia.
e. Nabi Palsu ini membuat tanda ajaib yang lain yakni patung Anti Kris itu mereka buat berkata-kata, Wah.13:15. Karena itu barang siapa yang tidak menyembah patung itu akan dibunuh. Ini adalah ujian yang ke dua bagi Gereja Tertinggal, berlaku pada masa jayanya Anti Kris.
f. Nabi Palsu akan memaksa dari segala lapisan masyarakat dari 4 penjuru alam, untuk menyembah patung yang bernafas itu. Dan tiap orang yang menyembah patung itu diberi tanda di tangan kanan atau dahinya, yaitu tanda miliknya Anti Kris. Wah.13:16. Di Tangan kanan artinya segala perbuatannya untuk Anti Kris. Di dahi artinya segala pikiran dan kehendak dikendalikan oleh Anti Kris.
g. Anti Kris menguasai pemerintahan, agama dan perdagangan, sehingga siapa yang tidak bertanda “666” pada tangan kanan atau dahinya tidak boleh berjual dan membeli apapun. Ini merupakan ujian berat bagi Gereja tertinggal. Wah.13:17. Setiap penduduk dunia mempunyai kartu Antikris, kalau tidak punya tidak akan dilayani.

3. Tanda “666” Wah.13:18
Angka ini harus dihitung karena mengadung hikmat. Angka 666 adalah angka manusia, dari tubuh jiwa dan roh, karena itu jangan bingung. Angka ini harus dihitung dengan hikmat dan pengetahuan dari nama Anti Kris itu keluar, yaitu Romawi. Timbul dari kerajaan yang membunuh rasul Yohanes. Angka ini adalah 666 yang tersamar dari nama : VICARIUS VIILIDEI, Yaitu :

V=5, I=1, C=100, A= -, R= -, I=1, U=5, S= - = 112
F= -, I=1, I=1, L=50, I=1, D=500, E= -, I=1 = 554 Total = 666
VICARIUS FIILIDEI, artinya raja Surga, Bumi dan Neraka

4. Kebinasaan Nabi Palsu
a. Pada Perang Harmagedon nabi palsu ditangkap hidup karena telah menyesatkan segala bangsa di seluruh muka bumi dengan mengadakan beberapa tanda mujizat yang palsu, sehingga banyak orang yang mengikut dia dan diberi tanda binatang pada dahinya dan yang menyembah patungnya.
b. Nabi Palsu dibuang hidup-hidup ke dalam api neraka kekal. Wah.19:20, tanpa melalui pengadilan. Nabi Palsu ini tidak dimasukkan kedalam lubang tidak terduga dalamnya tapi langsung ke neraka, tanpa menunggu pengadilan Kristus



Pelajaran 35
12. BABIL AGAMA / BABIL BESAR
(GEREJA SUNDAL)

1. Pendahuluan
Babil yang besar yaitu babil purba sudah hancur lebur oleh penghukuman Tuhan, akan tetapi nabi Zakaria menubuatkan, babil akan dipulihkan kembali, lihatlah babil akan keluar (Zak.5:5-11). Babil agama dan babil politik babil yang akan muncul diakhir zaman ini dan berkuasa dalam zaman Antikris.
Babil Agama atau Gereja Sundal adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Nabi Palsu. Agama palsu disebut Gereja sundal karena didalamnya ada perzinahan rohani, mencampur aduk Firman Tuhan dengan pelajaran berhala, adat istiadat kafir, hikmat /filsafat manusia, dongeng-dongeng, dan lain-lain. Gereja sundal disebut juga Perempuan Sundal karena suaminya adalah Antikris. Perempuan adalah bayangan Gereja. Perempuan sundal ini harus tunduk pada Antikris, seperti Gereja tunduk pada Kristus.

2. Ciri Babil Agama (Wah.17:1-6)
a. Kemudian Nampak ke 7 malaikat yang membawa ke 7 bokor murka Allah dan berkata “marilah kemari, aku akan menunjukkan padamu hukuman atas sundal besar”, Wah.17:1-2. Adapun ke 7 malaikat ini adalah malaikat penghukuman dibawah komando malaikat Mikael. Malaikat yang berkata ini adalah salah satu dari malaikat itu. Adapun Gereja Sundal ini duduk pada air yang banyak, ini menunjuk pada Gereja Sundal ditengah-tengah bangsa fasik. Bangsa fasik adalah bangsa yang kenal Allah tetapi kemudian murtad dan melawan Tuhan.
b. Adapun raja-raja di bumi telah dipengaruhi oleh Gereja Sundal dan mabuk air anggur persundalan, karena :
• Bersekutu dalam perdagangan, karena Gereja sundal ini adalah istri Antikris, yang akan menjadi pemerintah tunggal, penjajah terbesar di bumi.
• Mabuk dengan air anggur persundalan, ini berbicara pelajaran Gereja Sundal telah mendarahdaging.
c. Adapun Nabi Palsu ini sebagai alatnya Gereja Sundal dan Antikris telah dipersiapkan diseluruh muka bumi, seperti Tuhan Yesus hamba-hamba-Nya untuk membawa kabar pengantin.
d. Nampak di padang belantara seorang perempuan duduk di atas seekor binatang merah kermizi, yang katub dengan nama hujat, yang berkepala 7 dan bertanduk 10, Wah.17:3. Padang belantara berbicara dunia ini, jadi gereja palsu berada dipadang belantara dunia ini. Perempuan ini berbicara Gereja Palsu, dan binatang adalah Antikris. Perempuan itu duduk di atas seekor binatang, berbicara Gereja Sundal ini sangat dikasihi dan disanjung oleh Antikris. Kenapa disebut perempuan sundal, perempuan adalah bayangan gereja, agama palsu disebut gereja sundal karena didalamnya ada perzinahan rohani, yaitu pelajaran yang benar bercampur dengan berhala, adat istiadat kafir, hikmat dan filsafat manusia, dongeng-dongeng, dan lain-lain. Gereja palsu disebut Perempuan sundal karena suaminya adalah antikris dan perempuan ini harus tunduk pada suaminya. Ini merupakan siasat Antikris untuk mempengaruhi supaya mendapatkan pengikut sebanyak-banyaknya.
e. Perempuan itu berkain ungu dan merah kermizi, memakai emas, permata dan mutiara. Wah.17:4.
• Kain ungu adalah pakaian kebesaran raja. Ini juga adalah pakaian upacara dari pemimpin Gereja palsu.
• Merah kermizi adalah tanda kekejaman dan kebengisan Gereja Palsu. Merah juga adalah tanda darah Tuhan Yesus yang dikorbankan.
• Emas dan permata, berbicara kekayaan di darat yang dimiliki Gereja Palsu.
• Mutiara adalah kekayaan di laut yang dikuasai Gereja Palsu. Jadi Gereja palsu menguasai kekayaan di Bumi dan menjadi sangat kayak karena suaminya adalah Antikris
• Cawan emas, cawan yang suci yang biasa dipakai untuk perjamuan dalam bait Allah, yang seharusnya membawa berkat Tuhan. Tapi pada zaman Antikris cawan ini berubah menjadi dipenuhi dengan haran najis persundalan, sehingga membawa murka dari Tuhan.
f. Tertulis nama didahinya, yaitu Babil Besar, ibu segala sundal dan segala haram yang di bumi, (Wah.17:5). Perempuan sundal yang duduk di atas binatang itu adalah kepala gereja palsu yang diberi nama babil besar ibu segala sundal dan haram di bumi. Babil artinya kekacauan. Gereja Palsu dinamakan Babil besar karena di dalamnya ada berbagai macam pelajaran yang digabungkan sehingga kacau, yaitu Pelajaran manusia, Firman Tuhan, pelajaran berhala, adat istiadat manusia, adat kafir dan dongeng-dongeng. Inilah perzinahan rohani besar.
g. Nama tertulis di dahi, ini adalah tiruan, meniru 144.000 anak laki-laki yang mempunyai cap dan materai Roh Kudus di dahinya (Wah.14:1-5). Di dahi ada otak, dan otak adalah pusat pikiran, kehendak dan kemauan. Itu berarti segala pemikiran, kehendak dan kemauan Gereja palsu adalah kacau belaka karena dipimpin oleh roh iblis dan roh manusia.
h. Mabuk darah, yaitu darah segala orang suci dan saksi Yesus (Wah.17:6). Ini berarti bahwa tangan Gereja Palsu ini berlumuran darah orang kudus, terutama nanti pada zaman Antikris.
i. Rasul Yahya heran melihat Perempuan yang mabuk darah itu yang duduk di atas binatang yang berkepala 7, Bertanduk 10 itu, (Wah.17:7) karena belum pernah ia melihat hal demikian selama hidupnya, itu sebabnya malaikat datang menghibur dia dengan mengatakan rahasia perempuan sundal itu dan rahasia binatang itu.

3. Kekuasaan Babil Agama (Perempuan Sundal)
 Duduk di air yang banyak, berbicara Gereja Palsu akan menguasai bangsa-bangsa di seluruh dunia, Wah.17:15
 Menguasai raja-raja di bumi atas bantuan Antikris karena Gereja sundallah yang menjadi permaisuri Antikris (Wah.17:18). Yang dibayangkan Izabel istri Raja Akhab.
 Menguasai Gereja yang Tertinggal dari ke 4 penjuru alam, karena itu disebut Babil Besar, ibu segala sundal. Perhatikan Wah.18 dan 19.

4. Kebinasaan Babil Agama
a. Perempuan sundal ini duduk di atas binatang (Wah.17:3), ini hanyalah siasat licik setan karena dia tahu bahwa Gereja Palsu sangat banyak pengikutnya. Karena itu dia membujuk Gereja Palsu melalui Antikris untuk menjadi alatnya. Tapi bagaimanapun setan berambisi untuk disembah. Perhatikan II Tes.2:2-5. Akhirnya Antikris memakai 10 negara untuk menghancurkan Gereja Sundal, yang tadinya adalah permaisurinya.
b. Nampak malaikat yaitu malaikat Jibrael yang turut juga dalam penyabitan air anggur dunia. Malaikat Jibrael ini berkuasa besar. Dinubuatkankan kerobohan Babil Besar oleh malaikat, babil agama dihancurkan dalam 2 bagian yaitu kehancuran pelajaran palsu dan sesatnya, serta kehancuran kota tempat kedudukan Gereja Palsu. Babil Agama ini penuh dengan perkara yang dibenci Tuhan (Wah.18:1-3), yaitu :
• Menjadi markas besarnya setan
• Tempat penjara segala roh najis, yaitu Iblis, Antikris dan nabi palsu.
• Suatu sangkaran burung yang najis, yaitu roh jahat
• Segala bangsa mabuk dengan air sundalnya, berbicara pelajaran palsu dan sesat telah menguasai raja-raja di bumi.
• Segala raja di bumi berzinah dengan dia, berbicara pelajaran palsu dan sesat yang sudah mendarah daging.
• Segala saudagar menjadi kaya. Mereka jadi kayak arena bergabung berdagang dengan Gereja Sundal.
• Karena dosa mereka sudah bertimbun sampai ke langit, Wah.18:5. Dosa mereka yang tergabung dalam babil agama sangat luar biasa, ada yang sama dengan Sodom dan gomorah, dosa yang tidak tersabarkan lagi.
c. Kedengaran suara yang lain dari langit, Wah.18:4. Ini adalah suara malaikat Jibrael ke 2 kalinya, yang ditujukan pada umat Tuhan yang bertobat pada zaman antikris supaya segera tinggalkan babil agama, supaya tidak terkena bala yang akan menimpa babil agama dan tidak terbabit dosanya. Suara malaikat Jibrael ini begitu nyaring sehingga kedengaran di seluruh dunia.
d. Ke 10 tanduk dan binatang itu, membenci perempuan sundal itu, lalu menjadikan dia sunyi dan bertelanjang serta membinasakannya, Wah.17:16. Gereja palsu dibinasakan oleh Antikris, suaminya sendiri. Gereja Palsu dihancurkan oleh Antikris sebab telah timbul dalam hatinya niat untuk bertobat. Wah.17:17
e. Penghukuman Babil agama ada 3 langkah (Wah.18:6-7), penghukuman tiga tingkat ini membayangi 3 oknum Allah, karena babil agama menghina Bapa, Anak dan Roh Kudus. Hukuman itu adalah :
• Babil dihukum setimpal dengan perbuatannya
• Di hukum dengan hukuman 2 kali lipat beratnya
• Diberikan hukuman tambahan, berupa sengsara dan ratap, karena dia berkata tidak akan meratap. Dia mempertahankan bahwa dia tetap istri Antikris, sekalipun sudah ditinggalkan. Itu sebabnya disebut janda.
f. Penghukuman Babil Agama tidak dapat dicegah karena waktunya sudah sampai, dihukum dalam sekejap mata, terjadi seperti Sodom dan Gomorah. Jenis hukuman berupa :
• Maut, berarti menghadapi kematian
• Ratap, karena ditinggalkan suaminya (Antikris)
• Kelaparan, karena segala bantuan Antikris ditarik.
• Dibakar dengan api, adalah penghukuman hebat tanpa ampun. (Wah.18:8)
g. Sebenarnya Antikris akan membinasakan umat Tuhan yang ke luar dari gereja Sundal, tetapi malah istrinya yang dihancurkan dan dibinasakan. Hal ini sesuai dengan kehendak Tuhan, karena Dialah yang menaruh dalam hati Gereja Sundal niat untuk bertobat, sehingga membuat Antikris murka dan membinasakannya. Wah.17:16-18. Antikris dan 10 negara membakar babil agama dan memakan dagingnya.
h. Raja-raja di bumi yang sudah berzinah dengan Babil Agama menangis dan meratap karena babil agama dibinasakan. Tangisan ini karena kehilangan kesukaan, keuntungan dan lain-lain, sambil mereka melihat dari jauh karena takut akan sengsaranya, serta mereka itu berkata celaka, celaka negeri babil yang besar dan teguh itu. Yang dimaksudkan dengan teguh itu ialah karena gereja sundal ini sudah memberi keuntungan besar pada raja-raja di bumi dan sudah memberi pelajaran palsu dan sudah mendarahdaging, berzinah dengannya, tapi dalam sejam saja (sekejap) babil agama sudah dibinasakan, karena saatnya sudah tiba. Wah.18:9-10.
i. Sesudah Babil Agama dibinasakan, tinggallah Babil Politik, sehingga pedagang-pedagang akan meratap dan meraung karena barang dagangan mereka tidak ada yang membeli, sehingga mengalami kerugian besar. Wah.18:11


Pelajaran 36
13. BERITA PENGHUKUMAN ANTIKRIS DAN PENGIKUTNYA
DAN KEBAHAGIAAN ORANG DALAM TUHAN
Wah.14:6-13

1. Pendahuluan
Pada satu sabat terakhir ada dua macam pemberitaan, yaitu pada Kegerakan Besar diberitakan Injil Kerajaan, yang akan menyempurnakan Gereja Pengantin dan menyampaikan kesaksian Yesus Kristus sebagai juru selamat ke seluruh dunia. Mat.24:14. Dan merupakan perintah terakhir supaya bertobat.
Dan pada Zaman Antikris diberitakan Injil kekal, yang membawa penghukuman pada Antikris dan pengikutnya, tetapi memberikan kesempatan bagi gereja tertinggal supaya bertahan dan jangan menyembah Antikris. Malaikat saja tidak boleh disembah karena dia juga hamba, hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang harus disembah (Wah.19:10), karena Dialah pencipta alam semesta.

2. Pekabaran Injil Kekal Wah.14:6-7
a. Nampak malaikat yang lain terbang di atas langit. Malaikat ini adalah malaikat Jibrael yang membawa injil yang kekal yang hendak diberitakan kepada setiap bangsa di bumi, terjadi pada zaman Antikris.
b. Ada 3 macam pemberitaan sesuai dengan masanya, yaitu :
• Injil sepenuh atau injil kerajaan Allah atau injil kerajaan surga adalah injil yang diberitakan oleh Tuhan Yesus dan para rasul keseluruh dunia sampai pada saat ini diteruskan oleh hamba-hamba Tuhan kepada segala mahluk, yang bertujuan melenyapkan penyakit dan kelemahan dan yang percaya akan diselamatkan. Mat.4:23, 9:35, Kis.8:12, Rm.15:19, 16:25, Mark.16:15.
• Injil Kerajaan, diberitakan pada satu permulaan sabat terakhir, yaitu pada Kegerakan Besar, Mat.24:14. Untuk membawa Gereja Pengantin jadi pengantin Kristus.
• Injil Kekal, diberitakan pada ½ sabat terakhir atau Zaman Antikris, ialah injil yang membawa kepada penghukuman Antikris dan pengikutnya, dan memberikan kesempatan pada gereja yang tertinggal supaya bertahan dan tidak menyembah Antikris.
c. Pekabaran yang terakhir ini adalah karena kasih Tuhan agar mereka yang hidup pada zaman Antikris, kembali menghormati Tuhan, takut dan menyembah Tuhan. Mereka yang bertobat akan masuk pada Kerajaan 1000 Tahun Masa damai.
d. Pekabaran Injil Kekal disertai dengan pencurahan ke 7 sangkakala dan 7 Bokor Murka Allah, yang ditujukan pada Antikris dan pengikutnya.
e. Pekabaran ini disampaikan oleh Nabi Musa dan Elia bekerja sama dengan Malaikat Jibrael, membawa Injil di tengah langit. Bandingkan dengan Luk.2:14-15. Malaikat Jibrael meneguhkan pekabaran Musa dan Elia.
f. Terjadi pertarungan pekabaran habis-habisan yang dibawakan oleh Nabi Palsu melawan pekabaran dari Musa dan Elia.
g. Ketika hukumannya sudah sampai dan sembahlah Dia yang menjadikan langit dan bumi. Firman ini ditujukan pada mereka yang mau bertobat pada Zaman Antikris, waktu Bokor Murka Allah dicurahkan. Hukuman sudah sampai, berarti penghukuman bagi mereka yang tidak mau taat dan menyembah Tuhan sudah tiba.
h. Malaikat Jibrael yang akan menyabit karena dialah yang tahu siapa yang akan disabit, dipilih untuk diselamatkan.

3. Berita Penghukuman Babil Wah.14::8-12
a. Malaikat kedua adalah Malaikat Penghukuman. Penghukuman ini ditujukan pada Babil Agama yang disebutkan sebagai Babil Besar. Adapun Babil Agama, yang juga disebut Gereja Sundal telah menyesatkan seluruh bangsa dengan pelajaran palsu dan sesatnya. Yes.2:9. Ini berbicara tentang kerobohan Babil Agama.
b. Malaikat ketiga memperingatkan pada mereka yang memakai tanda dan materai di dahi dan tangannya dari binatang itu dan menyembahnya, bahwa penghukuman sudah tiba dari Tuhan Yesus.
c. Air anggur yang dimaksud disini adalah murka Allah. Penghukuman yang sempurna, yaitu Tuhan akan mengirik seperti air anggur, membinasakan segala orang yang telah menjadi alatnya Antikris dan menerima tanda “666”.
d. Meskipun mereka sudah menjadi anggota Antikris, tapi apabila mereka bertobat pada pekabaran Musa dan Elia, mereka akan terlindung pada pencurahan Bokor Murka Allah. Maz.91
e. Kesempatan diberikan untuk bertobat sebelum Bokor Murka Allah dicurahkan. Jika belum bertobat sampai Bokor Murka Allah dicurahkan maka mereka akan minum air anggur murka Allah.
f. Peringatan ini juga ditujukan kepada segala orang kudus, yang memegang kesaksian Yesus, supaya bertahan dan bersabar, karena kelepasan sudah sampai, kekuasaan Antikris dan Nabi Palsu akan diakhiri, ditangkap hidup-hidup. Ini adalah merupakan berita yang menggembirakan.
g. Yang dimaksud orang kudus disini adalah :
• Sisa 5 perempuan yang bodoh, yang berpegang pada hukum Allah (hukum Torat), terutama dari Umat Israel.
• Sisa 5 perempuan yang bodoh yang memegang kesaksian Yesus Kristus.
• Orang yang bertobat keluar dari Gereja Sundal akibat pekabaran Musa dan Elia
h. Tiga golongan ini yang lolos pada zaman antikris dan masuk menjadi penduduk 1000 Tahun Masa Damai. Disebut sisa karena sebagian besar akan mati pada Zaman Antikris karena mempertahankan kebenaran dengan pengorbanan darah sendiri.

4. Berita Kebagahagiaan Wah.14:13
a. Mereka yang sudah mati dalam Tuhan, khususnya pada Zaman Antikris adalah kematian yang berbahagia, karena rohnya terangkat ke Firdaus sedang tubuh jasmaninya kembali ke abu tanah
b. Kematian orang beriman adalah kematian yang sempurna, karena nyawa dan rohnya terlepas dari tubuh, berpisah dan berhenti dari segala kelelahannya. Kematian ini adalah kematian yang sangat indahdan berharga, Maz.116:15. Seperti Lazarus dibandingkan dengan orang kaya. Luk.16:19-31.
c. Khususnya yang mati dalam zaman Antikris, sangat berbahagia karena berhenti dari penderitaan, dari penyiksaan tubuh, jiwa dan roh, yang dilancarkan oleh Antikris.
d. Kematian orang di luar Tuhan adalah kematian yang mengerikan sekali sebab jika mereka mati akan mengalami penyiksaan yang besar sesudah roh meninggalkan tubuh jasmaninya dan langsung masuk ke dalam lubang yang tidak terduga dalamnya, seperti perumpamaan orang kaya dan lazarus, Luk.16:19-31. Penyiksaan ini berlangsung terus sampai akhir kerajaan 1000 tahun masa damai. Ini adalah penghukuman prefentif, karena mereka akan dibangkitkan pada kebangkitan ke II, lalu akan diadili dan kemudian dicampakkan kedalam neraka kekal.

Pelajaran 37
14. PERSIAPAN KEBINASAAN KERAJAAN ANTIKRIS
(BABIL POLITIK)

1. Tanda Persiapan Pencurahan Bokor Murka Allah dimulai, Wah.15:1-4
a. Alamat yang Nampak dilangit itu adalah alamat yang ke 3, yang besar lagi ajaib, yaitu 7 malaikat yang memegang 7 bala yang akhir, sebagai penyudah murka Allah. Alamat yang pertama dilangit adalah Perempuan yang bersalut matahari, bulan dibawah kakinya dan bermahkota 12 bintang, sedangkan alamat yang ke 2 adalah seekor naga besar merah menyala, berkepala 7 dan bertanduk 10, Wah.12:1-4.
b. Alamat ke 3 ini begitu besar dan ajaib, sebab alamat ini menimpa segala manusia di bumi. Tanda alamat ini adalah pengumuman bahwa Tuhan akan mencurahkan 7 Bokor Murka Allah melalui ke 7 malaikat itu. Alamat ini menandakan berakhirnya pekabaran Musa dan Elia.
c. Laut kaca bercampur api, adalah Firman Tuhan bagaikan kaca untuk meneropong manusia, Ibr.4:12-13. Kuasa Firman bagaikan api yang menghanguskan, Ibr.12:29, dan api berbicara Roh kudus. Laut kaca bercampur api berarti Firman yang diurapi Roh Kudus.
d. Orang yang berdiri ditepi laut kaca adalah orang kudus yang telah menewaskan binatang itu dan memegang kecapi Allah. Wah.15:2. Mereka bergembira dan memuji Allah karena mereka telah tahu bahwa pemerintahan Antikris akan diakhiri, mereka yang telah membunuh orang kudus.
e. Berdiri di tepi laut kaca dan telah menewaskan binatang, berarti mereka sama sekali tidak mau menyerah pada Antikris, mereka memiliki pendirian percaya yang kokoh dan berdiri atas Firman yang benar, karena mereka memiliki kecapi Allah untuk memuji Tuhan.
f. Mereka menyanyikan 2 jenis nyanyian, yaitu nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba. Wah.15:3. Yang mempunyai pengertian sebagai berikut :
 Nyanyian Musa adalah nyanyian kemenangan ketika umat Israel menyebrangi Laut Kolsum, yang berisi puji-pujian kuasa dan kebesaran Tuhan, perbuatan dan kehebatan murka Tuhan, keadilan dan kebenaran jalan Tuhan Kel.15.
 Nyanyian Anak Domba adalah nyanyian Perjanjian Baru. Isi nyanyian adalah pujian terhadap kesucian, kekudusan dan keagungan Tuhan.

2. Persiapan Pencurahan Bokor Murka Allah Wah.15:5-8
a. Nampak rumah Allah atau kemah kesaksian terbuka.ini adalah bayangan ruang maha suci, yang berarti hadirat Allah. Bila ruang maha suci dibuka maka yang nampak adalah Peti Perjanjian, yang berarti kesempurnaan. Ini menunjukkan bahwa murka Tuhan disempurnakan yang datang dari surga. Wah.15:5
b. Lalu keluarlah dari Rumah Allah itu 7 malaikat yang memegang 7 bala. Ini adalah persiapan melakukan perintah Tuhan untuk mencurahkan 7 Bokor Murka Allah yang dimintakan oleh Elia. Ke 7 malaikat itu berpakaian :
• Kain kasa bersih dan bercahaya, ini adalah pakaian imam.
• Bergetang dadakan cindai emas, ini adalah pakaian raja.
Berarti ke 7 malaikat itu memakai pakaian imam dan raja, karena mereka mewakili Tuhan Yesus sebagai Imam Besar dan Raja di atas segala raja dalam melakukan penghukuman. Wah.15:6
c. Satu dari 4 zat yang hidup yang menunjuk 7 bokor emas yang berisi Murka Allah adalah menunjukkan Injil Lukas yang banyak berbicara tentang penghukuman akhir zaman. Luk.10:1-12, 13:13-25, 17:20-37, 19:41-44, pasal 21. Murka Allah disebut hidup selamanya, karena Antikris dan Nabi palsu serta pengikutnya akan dibakar dalam api neraka yang kekal selamanya. Wah.15:7.
d. Apabila ke 7 Bokor Murka Allah dicurahkan maka Rumah Allah akan dipenuhi asap kemuliaan allah. Dan selama bokor murka Allah dicurahkan, yaitu selama 49 hari, tak ada satupun diperkenankan masuk ke rumah Allah. Wah.15:8.

3. Persiapan Perang Harmagedon (Wah.16:12-16)
a. Pada pencurahan Bokor Murka Allah ke VI, Sungai ferat kering, persiapan kedatangan Tuhan yang ke dua pada Perang Harmagedon. Sungai ferat dikeringkan karena :
• Sungai Ferat menjadi lalulintas perdagangan yang ramai pada zaman Antikris.
• Raja-raja dibumi berkumpul sekitar sini untuk melawan Tuhan. Dengan dikeringkanya sungai maka kehausanlah mereka sehingga akan saling bunuh satu dengan lainnya untuk minum darahnya agar dapat bertahan hidup.
b. Yang dimaksud supaya sedia jalan bagi raja-raja yang disebelah matahari hidup itu adalah jalan bagi Tuhan Yesus dan 144.000 anak laki-laki serta malaikat yang setia di Surga yang turun untuk berperang dengan Antikris. Perhatikan Wah.14:14-19, 17:14, 19:11-21, 11:15-19. Tuhan Yesus adalah matahari Kebenaran. Mal.4:2
c. Setan/naga mempersiapkan diri menghadapi Perang Harmagedon dengan pergi mendapatkan raja-raja di seluruh bumi dan mengumpulkan di lembah Megido untuk melawan Tuhan. Ke tiga Roh jahat yang serupa katak ini menyesatkan manusia dengan mujizat palsu dan memimpin manusia untuk menghujat Tuhan. Wah.16:13-14, 19:19.
d. Peringatan kepada mereka yang bertobat pada pekabaran Musa dan Elia dan yang tetap berpegang pada kesaksian Yesus Kristus, bahwa Yesus datang seperti pencuri, berjaga-jaga, jangan terpengaruh roh penyesat. Wah.16:15. Kedatangan Tuhan ada 3 bagian yaitu :
• Maut datang menyambar manusia, tidak diduga, tapi bagi gereja pengantin sudah diperingatkan., II Tim.4:6-8.
• Keangkatan Gereja Pengantin yang tak disangka, tetapi hal ini dimengerti oleh gereja Pengantin. Mat.24:26-31
• Kedatangan Tuhan mengakhiri Antikris dalam perang Harmagedon. Hal ini tidak menjadi rahasia lagi bagi Gereja. Wah.19:11-21
e. Raja-raja di bumi dihimpunkan di Harmagedon, disuatu tempat di tanah Palestina di Lembah Megido. Tempat ini menjadi pusat perkumpulan raja-raja, karena Gereja Pengantin pun berada di atas lembah Megido di atas awan waktu penyingkiran.
f. Tempat peperangan ini di luar Yerusalem, inilah yang dimaksud buah anggur yang diirik diluar negeri sehingga darahnya mengalir dari tempat irikan itu setinggi kang dimulut kuda dan sejauh 1600 setadi, Wah.14:17-20. Di lembah ini Antikris akan diirik seperti mengirik buah anggur. Yoel 3:9-21.
g. Perlunya di lembah Megido karena darah mereka akan mengalir ke Laut, setinggi kang dimulut kuda, sejauh 1.600 setadi ( +187 mil ), jarak tanah Palestina dari Bersyeba, dari utara ke selatan Wah.14:20


Pelajaran 38
15. KEBINASAAN KERAJAAN ANTI KRIS
(BABIL POLITIK)

1. Pencurahan 7 Bokor Murka Allah (Wah.16:1-12, 17-21)
 Maka kedengaran suara dari dalam rumah allah berkata kepada 7 malaikat itu yang memerintahkan mencurahkan Bokor Murka Allah. Malaikat ini adalah Malaikat Mikhail, yang memerintah atas perintah dari Tuhan Yesus. Ketika Bokor Murka Allah mulai dicurahkan maka pintu kemurahan Tuhan sudah tertutup.
 Bokor yang pertama sampai ke VII dicurahkan, berlaku selama 49 hari yaitu masing-masing 7 hari. Penghukuman ini luar biasa dan mengakhiri kekuasaan Antikris. Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan pada Pelajaran tentang Pencurahan 7 Bokor Murka Allah.

2. Kehancuran Perekonomian Babil (Wah.18:11-20)
a. Setelah Babil agama dihancurkan pada zaman Anti Kris, dan Bokor Murka Allah mulai dicurahkan, maka pedagang-pedagang akan meratap dan meraung karena barang dagangan mereka tidak ada yang membeli. Mereka akan mengalami kerugian besar karena barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi. Wah.18:11
b. Bila diperhatikan maka barang dagangan itu ada 28 jenis, Wah.18:12-13. Angka 28 = 4 x 7, dimana angka 4 berarti 4 penjuru alam dan 7 berarti sempurna. Jadi perdagangan zaman Anti Kris adalah perdagangan yang sempurna, yaitu yang meliputi ke 4 penjuru alam.
c. Ke 28 jenis barang dagangan itu dapat dibagi atas 7 macam, yaitu :
 Barang perhiasan : Emas, perak, batu permata dan mutiara (4 jenis)
 Bahan pakaian : Kain kasa, kain ungu, sutra, kain merah kermizi (4 jenis)
 Benda kayu yang harum: benda-benda dibuat dari kayu yang mahal, yang dibuat dari gading, dibuat dari besi, tembaga, marmer (6 jenis)
 Minyak : Kulit manis, Minyak bau-bauan, kemenyan, mur dan dupa (5jenis)
 Makanan : Air anggur, minyak zaitun, tepung halus,gandum, ternak lembu dan domba (5 jenis)
 Alat-alat perhubungan : kenaikan ( kereta), kuda (2 jenis)
 Manusia : Abdi (budak) dan nyawa/diri manusia (2 jenis)
d. Kapal berbicara pesatnya perdagangan saat itu. Perdagangan pada zaman antikris menggunakan jiwa manusia (budak2), jiwa manusia tidak ada harganya lagi, inilah yang membuat kaya raja-raja di dunia, tapi pada saat akhir Zaman Anti Kris, maka barang-barang ini tidak berguna lagi karena tidak laku lagi, sehingga membuat mereka takut, sengsara dan meratap. Wah.18:14-16.
e. Anti Kris (babil politik) pada zaman kekuasaannya, menjadi sangat kaya karena segala tambang baik di darat maupun di laut, digali dengan alat modern karena waktu itu hikmat Anti Kris sangat luar biasa karena hikmat yang ada padanya adalah hikmat iblis bercampur hikmat manusia. Wah.18:17-19.
f. Kapal berbicara pesatnya peredagangan pada zaman antikris. Penghancuran anti Kris begitu cepat, setelah kedua saksi naik terangkat ke surga. Sungai Ferat yang panjangnya 1780 mil, yang biasa dilalui kapal-kapal dan perahu, dikeringkan sehingga tidak terpakai lagi. Putuslah hubungan perdagangan itu dan pelayaran jadi lumpuh. Banyak kapal kandas. Orang kapal berteriak sebab kaget melihat kejadian tersebut. Dengan lumpuhnya kota Anti Kris, hilanglah pengharapan mereka. Setelah itu mulailah perang Harmagedon, dimana Bokor Murka Allah yang ke 7 di curahkan
g. Hendaklah segala orang suci bersorak karena Kota Antikris telah dihancurkan. Pada masa ini, pembelaan Tuhan atas tuntutan orang suci dipenuhi, yaitu mereka yang mati sahid dan yang mati pada Zaman Antikris karena mempertahankan Firman, agar darah mereka dibela, Wah.18:20. Perhatikan Wah.6:7-11.

3. Nubuatan Kehancuran Babil Politik
a. Kehancuran Babil Politik telah dinubuatkan oleh Malaikat. Ini adalah Malaikat Penghukuman, Wah.18:21. Seperti kehancuran Babil Purba telah dinubuatkan oleh Nabi Yermia yang dibacakan oleh Seraya. Yerm.51:59-64. Babil Purba dan Babil Politik sama-sama tenggelam dalam kehancuran.
b. Adapun kejadian kebinasaan Babil Purba ini, akan terjadi pula pada babil Politik, hanya perbedaannya adalah :
 Pada Babil Purba melalui nubuatan nabi Yermia dan disampaikan oleh Seraya, berupa batu dilemparkan ke Sungai Ferat.
 Pada babil politik, melalui penghukuman dari Surga yang keluar dari Rumah Allah, berupa batu kisaran dilemparkan ke laut.
c. Babil politik hancur dalam 2 tahap, yaitu :
• Dihancurkan dengan cara tiba-tiba.
• Binasa selama-lamanya, tak akan muncul lagi seperti batu kisaran yang dicampakkan ke laut.

4. Hancurnya Babil Politik (Tuhan Yesus datang menghukum Antikris)
a. Setelah terjadi kehancuran maka Babil politik yang dulunya penuh dengan keramaian, sekarang menjadi sunyi. Segala kegiatan itu akan berhenti seperti yang tertulis dalam Wah.18:22-23. Hal ini disebabkan karena Murka Allah yang telah dicurahkan, Babil Pilitik menerima hukuman setimpal dengan perbuatannya, yang telah mengajarkan pelajaran palsu dan memerintah dengan kejam.
b. Babil Politik ini sangat kejam, telah membunuh banyak Nabi dan orang suci, selain itu dialah yang menyebabkan kematian penduduk bumi ini. Karena itu murka Allah tidak tertahan lagi dan menghancurkan babil Politik itu. Wah.18:24
c. Ketika Bokor Murka Allah ke VII dicurahkan, (Wah.16:17-21) maka binatang yang keluar dari lubang itu (Wah.11:7) menyerang ke dua saksi, maka keduanya matilah. Tetapi pada pertengahan hari ke 4 keduanya bangkit dan diangkat ke surga. Sesampainya di surga Tuhan Yesus dilantik sebagai raja segala raja (Wah.11:15-19), kemudian turun kebumi membinasakan Anti Kris. Pada waktu Tuhan Yesus berpijak di Bukit Zaitun, terjadilah gempa bumi yang besar. Hal-hal yang terjadi pada kedatangan Tuhan Yesus yang ke 2 adalah :
• Hancurnya seluruh negeri kafir
• Hancurnya babil besar, babil politik, tempat kedudukan pemerintahan antikris.
• Segala pulau lenyaplah dan segala gunung tidak dijumpai lagi, bumi berubah tapi bola dunia tetap seperti sediakala, terjadilah hujan batu yang hebat beratnya 1 talenta (46 Kg)
d. Waktu Tuhan Yesus datang dalam Perang Harmagedon, Dia memakai mahkota emas. Itu tandanya Yesus telah dilantik jadi Raja Segala Raja. Yesus dilantik jadi Raja sesaat sebelum dia turun ke Bumi, yaitu pada saat Musa dan Elia telah tiba di Surga setelah dibangkitkan kembali dari kematian. Wah.14:14. Tuhan Yesus membawa sabit ditangan-Nya, menyabit antikris dan nabi palsu dan segala orang durhaka yang mengikuti Antikris. Inilah yang disebut Perang Harmagedon.
e. Maka keluarlah malaikat yang lain dari rumah Allah, ini adalah malaikat Jibrael yang berseru kepada Tuhan Yesus agar segera menyabitkan sabit yang ada ditangan-Nya ke bumi. Ini menunjuk pada Perang Harmagedon, Wah.14:15-16.
f. Maka keluarlah malaikat yang lain dari rumah Allah, ini adalah malaikat Jibrael yang membawa sabit yang tajam, karena dia mengetahui benar siapa yang harus disabit pada masa perang Harmagedon dan siapa yang dihindarkan. Sabit itu untuk menyabit anggur bumi karena sudah saatnya untuk dituai karena sudah masak. Wah.14:17. Anggur bumi adalah bayangan orang jahat, bayangan lalang, disinilah akan nyata mana lalang dan mana gandum, yang akan dipisahkan. Mat.13:40-43.
g. Sabit itu disabitkan ke Bumi, yang berarti pencurahan Bokor Murka Allah. Ini adalah Murka Allah tanpa ampun. Disabit dan dikumpulkan dan diirik di luar kota/ negeri. Ini berarti di luar Yerusalem, yaitu di lembah Megodo. Bokor Murka Allah ini bermata, yaitu membinasakan pengikut Antikris, tapi orang yang bertobat terlindung.
h. Maka keluarlah dari tempat persembahan malaikat yang lain yang berkuasa atas api, malaikat ini adalah malaikat penghukuman, Wah.14:18. Dalam mengakhiri Antikris ada kerja sama antara Tuhan Yesus dengan malaikat Mikael, malaikat Jibrael dan malaikat penghukuman yang lain. Malaikat ini berkuasa atas api, berseru pada malaikat Jibrael yang memegang sabit, supaya sabit itu segera dipakai menuai, karena sudah saatnya gugusan anggur bumi dituai karena sudah masak buahnya. Buah anggur bumi adalah bayangan orang jahat dan dibayangkan pula sebagai lalang. Mat.13:40-43.
i. Kemudian malaikat itupun menyabitkan sabitnya ke bumi. Ini yang terjadi adalah Bokor Murka Allah yang ke 7 dicurahkan. Ini adalah murka Allah tanpa ampun. Mereka yang disabit, diirik dalam perang Harmagedon. Kenapa diluar negeri, perhatikan Tuhan Yesus disalib di luar Yerusalem. Perang Harmagedon terjadi di Luar Yerusalem yaitu di lembah Megido. Darah akan mengalir di sungai Ferat sejauh 1.600 setadi (+ 187 mil) dan setinggi kang dimulut kuda, Wah.14:19-20. Hal ini terjadi karena jumlah manusia yang berkumpul dari segala bangsa sangat besar dan kebinasaannya terjadi dalam sesaat. Mereka tidak sempat melawan, tidak sempat menggunakan persenjataan yang telah disiapkan, karena kedasyatan gempa bumi itu dan hujan batu itu.
j. Perang Harmagedon adalah perang antara Tuhan dan Manusia. Waktu Tuhan Yesus menginjakkan kakinya di Bukit Zaitun untuk berperang, maka terjadilah :
 Gempa bumi yang besar, maka senjata modern Antikris itu ditelan perut bumi, tidak sempat digunakan. Zak.14:4, Wah.16:17-21. Antikris menyiapkan persenjataan modern yang mematikan, misalnya hydrogen, atom dan lainnya.
 Hancurnya segala negeri kafir
 Hancurnya babil politik
 Hujan batu yang menimpa manusia yang beratnya + 46 Kg Wah.16:21
 Segala pulau dan gunungpun lenyaplah, bumi berubah, tetapi tetap bulat seperti sediakala. Wah.16:20
 Anti Kris dan nabi palsu ditangkap dan dibuang hidup-hidup ke dalam api neraka kekal. Wah.19:20, tanpa melalui pengadilan.
 Iblis ditangkap dan dirantai selama 1000 tahun lamanya di lubang yang tak terduga dalamnya Wah.20:1-3
 Sesudah itu terjadilah kebangkitan I, orang-orang yang mati dalam Tuhan dibangkitkan. Wah.20:4-6.
 Pengikut Antikris dan Nabi Palsu semuanya mati binasa dalam sekejap, dan darahnya mengalir di Sungai Ferat, setinggi kuda dan sejauh 1600 setadi, dan mayatnya begelimpangan di tanah, dan dagingnya dimakan oleh burung nazar, inilah pesta burung unggas, Wah.19:21
k. Mereka yang tidak disabit, dipelihara dan masuk dalam pemerintahan Kerajaan 1000 Tahun Masa damai.

5. Perlengkapan Tuhan Yesus Dalam Perang Harmagedon
a. Tuhan Yesus datang dengan menunggang kuda putih, bernama setiawan dan benar, memutuskan hukum dengan keadilan dan mengadakan peperangan, Wah.19:11. Kuda berbicara kekuatan, Dia bernama setiawan dan benar menunjukkan bahwa Tuhan Yesus setia dalam perjanjian-Nya dan benar dalam Firman-Nya.
b. Tuhan Yesus datang dengan keadilan dan memutuskan hukum serta mengadakan peperangan dengan Antikris dan membinasakannya. Kedatangan Yesus yang ke II ini langsung ke Bumi, yaitu di Bukit Zaitun, di tempat yang sama waktu naik ke Surga (Kis.1:4-11, Zak.14:4). Kedatangan ini disertai 144.000 anak laki-laki dan para malaikat yang setia, untuk menghancurkan Antikris dan membebaskan mereka yang bertobat pada zaman Antikris akibat pekabaran Musa dan Elia.
c. Matanya seperti nyala api (Wah.19:12), berarti mata Tuhan dapat menyelidik segala sesuatu, tak ada yang tersembunyi, dapat mengetahui siapa anggota antikris dan siapa yang sudah bertobat. Nyala api menunjukkan bahwa Yesus datang menghanguskan Antikris dan pengiringnya, suatu penghukuman tanpa ampun.
d. Dikepala-Nya ada banyak mahkota, mahkota berbicara tanda kemenangan. Kenapa banyak mahkota, karena mahkota itu akan dikaruniakan pada orang yang menang sampai akhir hidupnya, 2Tim.4:6-8. Ada nama tertulis pada-Nya, nama ini tidak diketahui oleh siapapun kecuali Dia sendiri, karena sekarang masih rahasia, tapi kelak nama itu akan diketahui oleh orang-orang setia pada Tuhan. Nama itu ada hubungannya dengan sidang Filadelfia dalam pembahasan 7 sidang.
e. Dia datang berjubah dipercik dengan darah dan namanya dikatakan Firman Allah, Wah.19:13. Ini bukan darah penebusan tapi darah tanda kemenangan karena Yesus sudah kalahkan musuhNya. Namanya Firman Allah itu adalah Tuhan Yesus sendiri.
f. Yang dimaksud tentara yang di surga adalah malaikat yang dipimpin oleh Mikail, yang turun mengiringi Tuhan Yesus melawan Antikris dalam Perang Harmagedon. Wah.19:14, 17:14. Mereka berpakaikan kain kasa putih dan bersih, ini adalah pakaian kebesaran yang dimiliki, yaitu pakaian kebenaran dari Tuhan. Menunggang kuda putih, berarti mereka datang dengan kekuatan surgawi.
g. Dari pada mulutNya keluar sebilah pedang yang tajam, supaya Ia boleh memarang segala orang kafir (Wah.19:15a). pedang tajam menunjuk pada penghukuman melalui peperangan. Kenapa pedang keluar dari mulutNya, karena pedang itu dijalankan atas orang yang tidak melakukan Firman. Penghukuman mengikuti Firman, artinya setelah Tuhan berfirman terjadilah penghukuman itu pada waktu Tuhan datang ke 2 kali. Tuhan tidak membawa senjata dari surga untuk melawan antikris, tetapi hanya bersabda maka terjadilah penghukuman sehingga binasa. Yang dihukum adalah orang yang tidak mengikuti kebenaran Firman Tuhan.
h. Tongkat besi (Wah.19:15b) menunjuk pada kekuasaan yang ada pada Yesus Kristus dan datang membawa penghukuman tanpa ampun untuk mengakhiri Antikris. Yesuslah yang mengirik irikan anggur yaitu kehangatan murka Allah yang mengirik orang jahat.
i. Pada jubahNya dan pahaNya tertulis nama “Raja segala Raja, Tuan segala Tuan, Wah19:16. Jubah adalah pakaian kebesaran Tuhan Yesus sebagai imam besar. Yesus adalah Imam Besar dari Surga dan Raja diatas segala raja. Paha menunjuk pada kekuatan pendirian, Yesus Kristus mempunyai kekuatan dan pendirian yang teguh untuk memijak musuh (Wah.1:13-16).
j. Saat datang, Yesus sudah dilantik jadi Raja segala raja, tuan segala tuan berarti penebusan sudah selesai. Mahkota duri dilepaskan dan diganti dengan mahkota emas. Pada zaman antikris masih ada penebusan sekalipun mer4eka dibeli dengan darahnya sendiri, tapi kemurahan Tuhan masih berjalan.


Pelajaran 39
16. KEBANGKITAN ORANG MATI

1. Pendahuluan

Kematian adalah perpisahan antara tubuh dengan nyawa dan roh, setelah mati tubuh jasmani akan kembali jadi abu, tetapi nyawa dan roh hidup. Mati bukan berarti mati selamanya, bukan berarti dihapuskan, tetapi berpisah dari alam fana kealam baka dan ini berlaku pada semua orang, orang benar menuju Firdaus dan orang berdosa menuju ke lubang tidak terduga dalamnya. Yang menentukan hendak kemana rohnya adalah diukur dari kehidupannya selama di dunia, apakah dia memperoleh ketebusan dari Tuhan Yesus. 2Kor.5:10, Rm.2:6, Kis.17:31.
Kebangkitan orang mati adalah kebangkitan dari kematian, yaitu tubuh dan roh disatukan kembali, baik orang yang mati dalam Tuhan maupun yang di luar Tuhan. Setelah kebangkitan I dan ke II maka pengadilan Kristus dimulai, yaitu mengadili orang-orang yang masuk pada kebangkitan ke II untuk menentukan berat ringannya hukuman yang akan diterima.

2. Kematian Orang yang Beriman
a. Kematian orang yang beriman kepada Tuhan Yesus disebut berbahagia. Wah.14:13, Maz.116:15, Yes.57:2, Ibr.4:10. Apabila orang beriman meninggal maka rohnya menuju ke Firdaus, sedangkan tubuhnya menjadi abu. Waktu rohnya terlepas dari tubuhnya, disaksikan oleh Bapa di Surga, kemudian disambar oleh Malaikat dengan kuat kuasa Roh Kudus untuk dibawa ke Firdaus. Setelah tiba di Firdaus diberikan pakaian Surgawi (tubuh yang baru, suci dan mulia), 2Kor.5:5.
b. Kematian orang beriman sangat berharga, karena jiwa seseorang lebih besar harganya dari segala sesuatu didunia ini (Mat.16:26). Orang yang sudah disucikan tubuh jiwa dan rohnya sangat berharga dimata Tuhan karena dia adalah kekasih Kristus. Hari kematian lebih baik dari hari kelahiran (Pkh.7:1-2), karena pada hari kelahiran seseorang datang didunia ini untuk menenpuh persoalan yang berat untuk menjadi orang yang beriman, mengalami banyak batu ujian (1Pet.1:6-7). Hari kematian bagi orang beriman adalah hari kemenangan baginya dimana mahkota kebenaran telah tersedia, 2Tim.4:6-8, Yak.1:2.
c. Kematian orang benar berarti rohnya telah dimerdekakan, rohnya akan pulang dengan tenang dan damai, karena roh Tuhan yang ada dalam dirinya akan memberikan keyakinan, mengarahkan pikirannya pada pengorbanan Kristus dan memberikan penglihatan akan kesempurnaan dalam Tuhan Yesus.
d. Roh orang mati terangkat seperti kilat, disambar oleh malaikat, jalannya seperti sinar, membutuhkan waktu 7 menit untuk sampai ke Firdaus. Kematian orang percaya adalah suatu kbahagiaan yang sempuruna, sebab nyawa telah terlepas dari tubuhnya dan roh sudah beristirahat dari kelelahannya.
e. Apabila roh orang mati tiba di pintu gerbang Firdaus, maka kedengaranlah nyanyian yang merdu sebelum orang itu masuk ke dalamnya. Setelah masuk dalam pintu gerbang akan disambut dengan nyanyian sorak-sorai dan music yang merdu dari orang-orang saleh yang mendahuluinya dan para malaikat. Ini adalah suatu kemenangan di Surga karena dia telah berhenti dari pekerjaan di dunia yang melintasi pencobaan dunia. Terjadilah pertemuan yang penuh kebahagiaan.
f. Sesungguhnya tidak ada kematian bagi orang percaya, karena pada saat kematian maka rohnya berpisah dari tubuhnya dan menuju ke Firdaus. Dan apabila kebangkitan I tiba, maka rohnya turun ke bumi, tubuhnya yang fana dikembalikan pula lalu diubahkan. 1Kor.15:50-52, Yeh.37. lalu naik ke Surga.
g. Pada masa Perjanjian Lama, sebelum Yesus disalibkan nama Firdaus belum ada, roh orang suci disimpan dalam suatu tempat yang disebut Hades. Kerajaan Surga baru bisa diizinkan dimasuki oleh orang suci pada zaman Yohanes Pembabtis, Luk.16:16. Pada Yesus Kristus mati di kayu salib, mereka baru dikumpulkan bersama-sama dengan orang yang mati dalam Perjanjian Baru. Inilah yang dimaksud Ibr.11:40. Pada saat Yesus bangkit dari kematian, Dia menarik semua orang yang tertawan yaitu semua yang mati dalam Tuhan dan dibawa ke Firdaus. 1Pet.3:19.

3. Kematian Orang Yang Tidak Beriman
a. Kematian orang yang tidak beriman adalah sangat menyedihkan karena sesudah roh bercerai dengan tubuhnya maka roh itu menuju ke lubang yang tak terduga dalamnya, tempat siksaan dengan kengerian luar biasa. Siksaan yang dialami adalah siksaan tingkat I, yakni terasa sangat panas di luar tubuh dan tidak bisa lagi keluar dari tempat itu.
b. Orang yang tidak beriman waktu menghadapi maut diliputi suasana ketakutan dan kebimbangan karena Roh Allah tidak menerangi hidupnya. Ia dalam genggaman iblis, Iblis berkuasa penuh padanya dan dibawanya rohnya ke lubang yang tak terduga dalamnya, tempat roh orang tidak percaya dibelenggu.
c. Ditempat inilah orang tidak percaya sadar akan perbuatannya waktu masih hidup didunia, tapi terlambat. Mereka tersiksa dan berteriak-teriak dan teriakan mereka di dengar orang beriman di Firdaus. Luk.16:24-26.
d. Lubang tidak terduga dalamnya adalah gelap, tempat penyiksaan sementara, karena siksaan panasnya hanya dibagian luar tubuh saja. Mereka yang didalamnya tidak dibangkitkan pada kebangkitan I, tetapi kebangkitan ke II.
e. Pada waktu Tuhan Yesus mati di salib, Dia menuju ke hadesnya orang mati dari zaman Nuh dan memberitakan penghukuman yang akan diterimanya. 1Pet.3:20.

4. Kebangkitan I
a. Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun, Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama. Wah.20:4-5
b. Yang dibangkitkan pada kebangkitan I adalah orang kudus, yang sudah ditebus mulai dari zaman Habel sampai pada zaman Antikris, yaitu mereka yang mempertahankan iman sampai akhir hidup walau dianiaya. Dan mereka yang bertobat pada pekabaran Musa dan Elia kemudian mati dalam zaman Antikris.
c. Setelah Perang Harmagedon, antikris dan nabi palsu ditangkap maka terjadilah kebangkitan orang benar, kebangkitan I. Roh jiwa dan tubuhnya disatukan kembali, kemudian diubahkan dalam tubuh kemuliaan dan dibawa masuk Surga bersama Gereja Pengantin yang mengalami pengangkatan Gereja di awan-awan, untuk mengikuti pesta perkawinan Anak Domba Allah, selama 75 hari. Wah.11:18b
d. Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya (Wah.20:6)
e. Sesudah kebangkitan I, Tuhan Yesus naik ke surga bersama yang dibangkitkan, menjemput mereka yang diawan, lalu diubahkan 1Tes.4:15-17, 1Kor.15:51-52, kemudian masuk bersama-sama ke dalam surga untuk pesta perkawinan anak domba Allah selama 75 hari, (Dan12:12 – Wah.12:6), kemudian turun kebumi memerintah dalam kerajaan 1000 Tahun. Yes.11:6-10, 65:19-25, Wah.20:6

5. Kebangkitan Ke II
a. Kemudian maka segala orang mati akan dibangkitkan sesudah Kerajaan 1000 tahun, inilah kebangkitan ke II. Laut dan alam maut mengeluarkan segala orang mati di dalamnya, Wah.20:12-13. Ini adalah kebangkitan orang fasik karena laut yang bergelora adalah bayangan orang fasik (Yes.57:20-21), dan akan menghadap kursi Pengadilan Kristus, di arasy putih. Wah.20:12. Pada saat itu Tuhan Yesus yang akan menjadi hakim yang adil dan dibantu oleh para rasul. Mat.19:28, Luk.22:30.
b. Yang dibangkitkan pada kebangkitan ke II adalah mereka yang (Wah.21:8) :
• Penakut : takut bersaksi, takut menempelak dosa, takut membawakan Firman yang benar, takut merobohkan pelajaran palsu dan sesat.
• Tiada beriman : suka bimbang dan ragu dalam melayani pekerjaan Tuhan.
• Keji : berbuat dosa, homosex, bersekutu dengan binatang, dll.
• Pembunuh : termasuk membunuh dengan kata-kata, membenci. 1Yoh.3:15.
• Berzinah : zinah jasmani dan zinah rohani.
• Orang hobatan : dukun, ahli nujun, tukang mantra.
• Menyembah berhala : termasuk ikat-ikat pinggang, menyembah bulan atau matahari, batu, pohon, patung, menyembah guru-guru besar. Ingat sedangkan malaikat jangan disembah.
• Pendusta : berkata tidak benar, memutar balikkan Firman yang benar, memfitnah dan menghujat hamba Tuhan yang dilantik Tuhan.




Pelajaran 40
17. PESTA PERKAWINAN DAN PESTA UNGGAS

1. Pendahuluan
Pesta perkawinan Anak Domba Allah dan Pesta burung unggas akan terjadi bersamaan selama 75 hari setelah selesai Perang Harmagedon dan sesudah kebangkitan yang I, yaitu kebangkitan orang yang mati dalam Tuhan mulai dari Habel sampai orang-orang yang mati dalam zaman Antikris karena mempertahankan nama Yesus.
Sesudah kebangkitan I, Tuhan Yesus naik ke surga bersama yang dibangkitkan, menjemput mereka yang diawan, lalu diubahkan 1Tes.4:15-17, 1Kor.15:51-52, kemudian masuk bersama-sama ke dalam surga untuk pesta perkawinan anak domba Allah selama 75 hari, (Dan12:12 – Wah.12:6), kemudian turun kebumi memerintah dalam kerajaan 1000 Tahun. Yes.11:6-10, 65:19-25, Wah.20:6
Selama pesta disurga, dibumi ada pesta unggas 30 hari dan 45 hari manusia yang lolos zaman anti kris, membersihkan bumi dari tulang-tulang manusia. Wah.19:21, Dan12:11-12

2. Pesta Perkawinan (Wah.19:1-10)
a. Kedengaranlah pujian orang banyak di Surga (Wah.19:1-6), pujian ini terjadi karena babil yang besar telah dihancurkan oleh penghukuman yang akhir dari Allah. Kata Haleluyah adalah bahasa Ibrani yang artinya pujilah Tuhan. Orang-orang kudus memuji Tuhan karena antikris dan pengikutnya telah dilenyapkan. Pada saat pujian terjadi, Surga sudah bersih dari musuh yaitu naga, demikian juga bumi sudah bersih dari antikris dan pengikutnya. Isi puji-pujianan Haleluyah karena Allah kita yang Mahakuasa yang memerintah.
b. Semua bersukacita dan bersukaria pada saat yang dinanti-nantikan telah tiba yaitu pesta perkawinan anak domba Allah, Wah.19:7. Lamanya pesta perkawinan ini adalah 75 hari, berdasarkan selisih antara 1335 hari (Dan.12:12) dan 1260 hari (Wah.12:6).
c. Pesta ini akan terjadi sesudah perang harmagedon dan kebangkitan I, bersama-sama mereka yang tinggal di awan-awan, keduanya diubahkan sekejap (1Kor.15:50-52), kemudian diangkat masuk dalam surga (1Tes.4:13-17). Pesta 75 hari ini adalah pesta yang sangat meriah di Surga karena ini adalah pesta perkawinan antara Tuhan Yesus dengan Gereja Pengantin. Betapa bahagianya hari yang dinantikan itu tiba, ini adalah satu kesukaan besar yang tak terlukiskan. Hendaknya diketahui bahwa perkawinan antara Tuhan Yesus dengan Gereja Pengantin pada Pembukaan Materai V dalam Kegerakan Besar..
d. Kepada gereja pengantin dikaruniakan kain kasa yang halus dan bersih yang ibaratnya kebaikan orang-orang suci itu (Wah.19:8). Ini adalah kain pengantin agar dibedakan antara pengantin dan bukan pengantin (Maz.45:14-18). Pakaian pengantin itu sangat indah karena bersulaman emas.
• Emas bayangan Roh yang memegang peranan penting dalam penyiapan pakaian pengantin.
• Emas juga berbicara karunia roh yang menghiasi gereja pengantin untuk membedakan pengantin dan bukan pengantin.
e. Pengantin dihiasi dengan kain kasa halus dan bersih ibarat kebajikan orang suci, ini berbicara buah roh karena perhiasan pakaian pengantin terutama adalah buah roh. Inilah yang dimaksud jadi suratan Kristus, 2Kor.3:3-4.
f. Suratkanlah demikian, berbahagialah orang yang dijemput pada perkawinan anak domba itu (Wah.19:9). Perkataan ini disampaikan kepada Malaikat Jibrael kemudian disampaikan kepada Rasul Yohenes. Perkawinan antara Tuhan Yesus dengan Gereja Pengantin benar-benar sangat meriah dan penuh kegirangan yang tak terlukiskan. Inilah benar-benar perkataan Allah, berarti pasti akan terjadi kelak, sebab itu berbahagialah orang yang dijemput menjadi gereja pengantin.
g. Rasul Yohanes hendak menyembah Malaikat Jibrael, tetapi malaikat menolak sambil katanya, sembahlah Allah karena kesaksian Yesus itulah roh nubuat (Wah.19:10). Disini Jibrael terus terang mengatakan bahwa dia adalah hamba sama seperti Yohanes. Jangan menyembah barang sesuatu mahluk kecuali Tuhan Yesus.

3. Pesta Unggas (Wah.19:17-21)
a. Nampak malaikat yang berdiri di dalam matahari (Wah.19:17), malaikat ini adalah Mikael. Matahari melambangkan Allah Bapa, berarti malaikat ini diliputi kemuliaan Allah. Malaikat ini selamanya berada dalam rumah Allah (Wah.14:17) karena dia adalah penghulu segala malaikat dan hanya ke luar jika ada perang besar. Burung yang dimaksud adalah burung nasar yang sangat ganas. Marilah berhimpun pada perjamuan Allah yang besar, berbicara pada pesta burung unggas.
b. Pesta burung unggas ini adalah pesta makan daging dari segala tingkatan manusia baik raja maupun hamba yang melawan Tuhan (Wah.19:18). Ini terjadi setelah perang Harmagedon.
c. Nampak binatang dan raja-raja serta tentaranya berhimpun hendak berperang (Wah.19:19), binatang ini adalah antikris yang menyesatkan segala raja di dunia, untuk melawan Tuhan dalam perang Harmagedon. Mereka akan memakai persenjataan yang sangat modern tapi tidak berguna.
d. Pada perang Harmagedon itu, antikris dan nabi palsu akan ditangkap hidup-hidup dan dibuang ke dalam api neraka kekal (Wah.19:20). Keduanya tidak dimasukkan ke dalam lubang yang tak terduga dalamnya, langsung ke neraka tanpa pengadilan.
e. Segala orang lain yang mati dalam perang harmagedon, kecuali antikris dan nabi palsu, sesudah perang daging mereka dimakan unggas (Wah.19:21). Inilah pesta burung unggas atau burung nasar, yang berpesta makan daging manusia. Pesta ini berlaku selama 75 hari, bersamaan dengan pesta perkawinan anak domba Allah di surga. Selama 75 hari itu bumi dalam keadaan vacuum, orang-orang yang lolos dalam zaman antikris dan yang bertobat pada pekabaran Musa dan Elia, akan membersihkan bumi selama 75 hari. Sesudah pesta 75 hari maka Tuhan Yesus bersama orang-orang kudus turun ke bumi memerintah 1000 tahun.
f. Pesta unggas efektifnya 30 hari. Berdasarkan 1.290 – 1260 hari, Dan12:11 dan Wah.12:6, dan 45 hari bagi orang yang lolos dalam zaman atikris untuk membersihkan bumi, dengan membuang tulang-tulang manusia ke jurang dalam.


Pelajaran 41
18. PENGADILAN KRISTUS
1. Arasy Putih
a. Diperlihatkan pada Rasul Yohanes mengenai perkara di Surga, Nampak padanya pintu surga dan mendengar suara : marilah, Aku menunjukkan padamu apa yang akan jadi kelak (Wah.4:1), berarti penglihatan ini menunjuk pada perkara yang akan datang.
b. Rasul Yohanes digerakkan oleh Roh, rohnya diangkat menuju ke arasy yakni Surga, yang disebut Yerusalem ibu kita. Dilihatnya arasy yang terdiri di Surga dan yang duduk di arasy itu, Wah.4:2, Gal.4:26, Ibr.12:22-23. Rasul Yohanes tidak masuk dalam Yerusalem Baru, hanya penglihatan Yerusalem Baru didekatkan padanya.
c. Yang duduk di arasy itu rupanya seperti permata Yasib dan akik dan ada satu pelangi melengkung arasy itu seperti zamrud rupanya, Wah.4:3. Yang duduk di arasy itu disamarkan yang digambarkan seperti permata, itu adalah Allah Bapa. Rasul Yohanes tidak dapat melihat Allah Bapa, hanya kemuliaan dan kesuciannya. Perhatikan 1Tim.6:16.
• Permata Yasib putih warnanya, menggambarkan kesempurnaan dan kemuliaan Allah (Wah.21:11). Permata yasib adalah perhiasan dada imam besar, mewakili suku Ruben, Ruben artinya lihatlah seorang anak laki-laki, menunjuk pada Tuhan Yesus, anak tunggal Bapa. Kel.28:18-20, Yoh.3:16.
• Permata akik warnanya merah, permata ini ada dalam perhiasan Imam Besar. Akik adalah mewakili suku Benyamin, Benyamin artinya Anak tangan kanan Allah. Ini berarti Tuhan Yesus duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Warna merah adalah warna ketebusan. Jadi akik menunjukkan pada Tuhan Yesus yang telah mati mengorbankan darahNya di atas kayu salib untuk menyucikan segala dosa, dan bangkit lalu naik ke Surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Kol.3:1.
• Pelangi, tanda perjanjian antara Nuh dan Tuhan setelah air bah. Pelangi adalah pertanda Allah menahan murkaNya sampai segala sesuatu digenapkan. Ini berarti Allah memberi kesempatan pada umatnya untuk bertobat. Warna pelangi ada 7, dan bila ke 7 warna ini dicampur aduk maka akan berubah jadi putih. 7 adalah angka sempurna.
• Zamrud, adalah mewakili suku Yehuda, Yehuda artinya terpuji. Tuhan Yesus adalah singa dari suku Yehuda. Pelangi yang Nampak seperti zamrud itu menggambarkan kesetiaan dan kesempurnaan Allah, terpuji diantara Tuhan Yesus dengan manusia.
• Jadi yang duduk di arasy Allah Bapa yang kekal sampai kekal, yang duduk ditahta kemuliaan yang memerintah dengan kesetiaan dan yang menahan murka pada orang yang takut padaNya. Adapun penglihatan Yohanes ini, ketika Tuhan Yesus berada di bumi, sehingga yang duduk arasy itu adalah Bapa.
d. Dikeliling arasy itu ada 24 tahta dan duduk diatasnya 24 ketua yang berpakaian putih dan bermahkota emas, Wah.4:4. Adapun 24 ketua yang duduk dihadapan arasy itu berkeliling adalah 24 rasul, yang berpakaian kesucian dan kebenaran. Duduk diatas tahta sekeliling arasy berarti mereka adalah raja dan hakim dan Tuhan Yesus adalah raja segala raja, itu sebabnya mereka bermahkota emas (Perhatikan Mat.19:28). Ke 12 rasul hujan awal akan menghakimi 12 suku Israel sedangkan 12 rasul hujan akhir menghakimi di luar bangsa Israel. Itu sebabya pekabarannya di seluruh dunia, yaitu pada segala suku, kaum dan bahasa.
• Arasy adalah menunjuk pada pemerintahan Tuhan Yesus atau Allah Bapa.
• Tahta adalah tempat bersemayam raja
• Mahkota emas adalah mahkota raja
• Pakaian putih adalah pakaian suci dan kebenaran Allah.
e. Maka keluarlah dari arasy itu kilat dan beberapa suara dan guruh (Wah.4:5). Ini berbicara Allah Bapa atau Tuhan Yesus yang menyampaikan Firman. Kalau Allah Bapa berfirman ada 2 macam yaitu : membawakan Penghiburan atau pesan, dan membawakan murka. Firman Tuhan seperti api yang menghanguskan segala dosa sehingga orang merasa pedih dan menyesal lalu bertobat. Kis.2:37-38.

2. Laut Kaca dan 4 Zat Yang Hidup
a. Dihadapan arasy itu seolah-olah laut kaca seperti hablur rupanya dan ditengah serta keliling arasy ada 4 zat yang hidup, yang penuh dengan mata (Wah.4:6). Laut kaca ini tidak berombak, seperti hablur atau Kristal yang bersih dan jernih sehingga penglihatan tembus. Ini menunjuk pada Firman Tuhan yang sifatnya : membersihkan, menyucikan serta menyempurnakan manusia sampai tiada bercacat cela. Ef.5:23-28. Seperti kaca hablur yang meneropong diri (Yak.1:23, Ibr.4:12). Dalam Wah.15:1-3, orang kudus berdiri ditepi laut kaca ini berarti berdiri atas kekokohan Firman Tuhan, yang menang di atas bumi. 2Tim.4:8. Itu sebabnya mereka berdiri ditepi laut kaca dan memegang kecapi Allah.
b. Ke 4 zat yang hidup itu seperti rupa singa, dan yang ke dua seperti lembu, yang ke tiga seperti muka manusia dan yang ke empat seperti burung nazar yang terbang (Wah.4:7).
 Zat hidup I seperti singa, ini adalah Injil Matius yang berbicara tentang Tuhan Yesus sebagai Raja. Dibayangkan seperti singa sebab singa adalah raja binatang.
 Zat hidup ke II seperti anak lembu, ini adalah Injil Markus yang berbicara Tuhan Yesus sebagai Hamba.yang dibayangkan seperti lembu sebab lembu adalah pekerja menarik bajak.
 Zat hidup III seperti muka manusia, ini adalah Injil Lukas yang berbicara Tuhan Yesus sebagai manusia yang menderita sengsara sebagai tabib.
 Zat hidup IV seperti burung nazar yang terbang, ini adalah Injil Yohanes yang berbicara Tuhan Yesus sebagai Anak Allah, yang tempat tinggalNya jauh di udara melewati cakrawala.
Jadi 4 zat yang hidup itu adalah 4 Injil yang menceriterakan penyelamatan umat manusia, Tentang Tuhan Yesus dengan sifat yang berbeda : Sebagai Tabib, sebagai juru selamat, sebagai pembaptis Roh Suci dan sebagai raja akan datang.
c. Masing-masing 4 zat yang hidup itu mempunyai 6 sayap, penuh mata berkeliling di luar dan dalam (Wah.4:8). Kekuatan burung berada pada sayap, jadi sayap berbicara tentang kekuatan. 6 adalah angka manusia (3 + 3). 3 sayap pertama adalah Firman Tuhan yang berkuasa dan mempengaruhi 3 tingkat umur manusia, yaitu : anak-anak, pemuda dan dewasa/orang tua. Tiga sayap yang ke II adalah Firman Tuhan berkuasa untuk 3 perkara yaitu : Tubuh, jiwa dan roh. Jadi 4 zat yang hidup dengan 6 sayap itu adalah 4 Injil yaitu Firman Tuhan yang berkuasa menyelamatkan 3 tingkat umur manusia, baik tubuh, jiwa dan rohnya.
d. Penuh dengan mata dihadapan dan dibelakang, begitu juga sayapnya penuh dengan mata di bagian luar dan dalam (Wah.4:6, 8). Jadi 4 zat yang hidup ini bukan manusia, karena manusia hanya mempunyai 2 mata. Penuh dengan mata luar dan dalam, maksudnya adalah : mata di luar berbicara Firman Tuhan yang menyelidiki keadaan di luar. Jadi Firman dapat mengetahui segala perkara yang tersembunyi. Perhatikan Firman yang dikatakan Tuhan Yesus itu juga akan menghakimi kita, karena Firman adalah Tuhan Yesus sendiri.
e. Apabila zat yang hidup itu memuliakan dan menghormatkan serta mengucap syukur pada Dia yang duduk di atas arasy itu, adalah menghornmati Allah Bapa. 4 zat yang hidup adalah 4 Injil yang memuliakan, menghormati dan mengagungkan Tuhan Yesus dan Allah Bapa, Wah.4:9.
f. Bersamaan dengan itu 24 ketua sujud menyembah dihadapan hadirat Allah Bapa, dengan menanggalkan mahkota kemuliaan yang dianugrahkan Tuhan padanya, lalu menyembah Tuhan. Wah.4:10
g. Baik ke 4 zat yang hidup dan 24 ketua datang menyembah dan mengagungkan Allah Bapa. Layaklah Allah Bapa beroleh kemuliaan, kehormatan dan kuasa. Ketika Tuhan Yesus mati dan bangkit dalam kemenangan maka kemuliaan, kehormatan dan kuasa itu diberikan oleh Allah Bapa pada Yesus Kristus, Mat.28:18. Yang duduk di arasy itu adalah Allah Bapa, Bukan Yesus Kristus, ini untuk membedakan yang Nampak dalam Wah.5. Sebelum dunia dijadikan Yesus juga duduk diarasy itu, Yoh.17:5.

3. Pengadilan Kristus
a. Setelah Kerajaan 1000 tahun masa damai, nampak arasy putih yang besar dan yang duduk di atasnya, dari hadiratNyalah bumi dan langit itu lenyap, Wah.20:11. Arasy putih adalah tempat pengadilan dan yang duduk di atasnya adalah Tuhan Yesus sendiri. Dari hadiratNya bumi dan langitpun lenyap. Sesungguhnya langit dan bumi tidak lenyap, tapi dibaharui, menjadi langit dan bumi yang baru, yang kudus. Pengkhotbah 1:4, 2Pet.3:5-13.
b. Kemudian maka segala orang mati akan dibangkitkan sesudah Kerajaan 1000 tahun, inilah kebangkitan ke II. Laut dan alam maut mengeluarkan segala orang mati di dalamnya, Wah.20:12-13. Ini adalah kebangkitan orang fasik karena laut yang bergelora adalah bayangan orang fasik (Yes.57:20-21), dan akan menghadap kursi Pengadilan Kristus, di arasy putih. Wah.20:12. Pada saat itu Tuhan Yesus yang akan menjadi hakim yang adil dan dibantu oleh para rasul. Mat.19:28, Luk.22:30.

c. Di arasy putih itu akan dibukakan 3 buku yakni :
• Buku Harian, Mal.3:16. Berisi perbuatan baik dan jahat.
• Alkitab, sebagai ukuran dan standar untuk mengetahui berat ringannya hukuman. Yoh.12:48, Ams.30:5-6, Wah.22:18-19
• Buku Hayat, berisi nama-nama yang diselamatkan, Wah.20:15.
d. Setelah diadili, dan yang namanya tidak terdapat dalam Kitab Hayat, dicampakkanlah ke dalam lautan api, inilah kematian ke II, yaitu neraka kekal. Wah.20:14-15.


BAB. VIII
7 CIPTAAN BARU

7 ciptaan baru, yaitu :
1. Langit baru Wah.21:1
2. Bumi baru Wah.21:1
3. Yerusalem baru Wah.21:2
4. Pernikahan baru
5. Bangsa yang baru (5:9, Wah21:24, 22:2, 15:4, 7:9
6. Pohon hayat Wah.2:7, 22:2, 22:14
7. Nama baru Wah.2:17, 3:12


Pelajaran 42
1. LANGIT DAN BUMI BARU
(Ciptaan Baru I dan II)
Wah.21:1

1. Pendahuluan
Langit baru adalah langit yang sudah bersih dari pengaruh penguasa-penguasa, roh-roh jahat di udara, karena Naga dan pengikutnya telah dikalahkan.
Bumi baru adalah bumi yang sudah bersih dari kutuk dosa, dari pengaruh roh-roh jahat, mengalami pembaharuan sehingga terjadi perubahan menjadi sangat indah dan nyaman, yang lebih indah dari pertama, waktu Adam dan Hawa di dalam taman eden.

2. Langit dan Bumi di Ciptakan
a. Tuhanlah yang membentangkan langit dan Dialah yang memberi perintah pada segala tentara-Nya, Yes.45:12. Yang dimaksud para tentara-Nya adalah para malaikat-Nya.
b. Tuhanlah yang menciptakan bumi dan manusia di atasnya, Yes.45:12. Tuhan membuat taman dibumi yang begitu indah dan menempatkan manusia di dalamnya untuk mengusahakan dan memelihara taman itu, Kej.2:8-15
c. Tuhan melihat semua yang dijadikan-Nya itu sungguh amat baik, langit beserta benda-benda penerang, dan bumi beserta segala isinya, amat indah Kej.1:1-31
d. Tuhan membuat langit dan bumi semuanya indah karena itu adalah tempat kediamannya. Langit adalah tahtaNya dan bumi adalah tumpuan kakiNya, Yes.66:1, Kis.7:49.

3. Langit Digulung
a. Karena kejatuhan dan pemberontakan Lucifer (bintang timur) pada Tuhan, Yes.14:12, maka mengakibatkan menjadi Langit tidak bersih dan kotor pada pemandangan Tuhan, Ayub 15:15.
b. Tahta Tuhan yang sudah menjadi kotor itu tentu akan dibersihkan kembali, bukan dihancurkan. Langit akan digulung seperti gulungan kitab, segala tentaranya akan gugur seperti daun yang gugur dari pohon anggur dan pohon ara, sebab pedang Tuhan yang dilangit sudah mengamuk, Yes.34:4-5. Berarti langit akan dibersihkan dari tentara Surga yang telah kotor karena jatuh, mereka dicampakkan ke bumi, seperti daun yang gugur dari pohonnya.
c. Langit akan berlalu, Mark13:31, Langit lenyap seperti asap, Yes.51:6, lenyap dalam gemuruh yang dasyat, binasa dalam api, 1Pet.3:10, 12. Maksudnya adalah segala yang mengotori langit akan dilenyapkan dan dibinasakan dalam lautan api. Langit tidak akan lenyap karena langit adalah tahta Tuhan, melainkan yang akan dilenyapkan adalah markas iblis yang ada di langit.
d. Langit hilang seperti kertas yang digulung. Di langit ada markas setan, sehingga dengan digulungnya langit (markas setan) berarti Naga dan setan telah dikalahkan, Wah.6:13-14, Ef.6:12. Sehingga tempatnya yaitu markasnya tidak ada lagi di langit.
e. Markas Naga dibinasakan kemudian Naga yang disebut iblispun dicampakkan ke bumi setelah dikalahkan dalam perang di Surga. Wah.12:7-9. Naga dan iblis yang mengikut dia tidak dapat lagi naik ke udara, langit sudah tertutup baginya.
f. Waktu Tuhan membinasakan Antikris, langit ditutup bagi Naga dan tentaranya, Yeh.32:7

4. Gunung dan Pulau Berubah
a. Karena kejatuhan Adam dan Hawa kedalam dosa akibat terpengaruh terhadap bujukan iblis, maka bumi menjadi cemar dan layu, Yes.24:4-5.
b. Karena dosa manusia semakin bertambah maka bumi memburuk seperti pakaian yang sudah usang, Yes.51:6. Bumi menjadi semakin rusak dan penuh kekerasan, Kej.6:11
c. Karena itu Murka Tuhan yang menyala-nyala akan menimpa bangsa-bangsa, sebab seluruh bumi akan dimakan habis oleh api cemburu-Nya, Zef.3:8
d. Pada hari kedatangan Tuhan yang ke II, unsur-unsur bumi akan lenyap dalam nyala api, dan bumi dan segala yang di atasnya akan hilang lenyap. 2Pet.3:10, 12
e. Selama langit dan bumi belum lenyap maka satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum torat sebelum semuanya jadi, Mat.5:18. Menunjukkan bahwa selama langit dan bumi belum diperbaharui, maka Firman Tuhan tetap akan berlaku.
f. Bumi akan berlalu, Mark.13:31. Maksudnya adalah penduduk bumi yaitu Antikris dan pengikutnya akan dibinasakan dalam pencurahan 7 Bokor Murka Allah, yang telah mencemari bumi.
g. Pada hari kedatangan Tuhan dalam Perang Harmagedon, bumi akan diberi minum darah penduduknya yang mengalir memenuhi sungai-sungai dari gunung-gunung, Yeh.32:6.
h. Pengikut Antikris dan Nabi Palsu semuanya mati binasa dalam sekejap, dan darahnya mengalir di Sungai Ferat, setinggi kuda dan sejauh 1600 setadi (dua ratus mil), Wah.14:20. Dan mayatnya begelimpangan di tanah, dan dagingnya dimakan oleh burung nazar, inilah pesta burung unggas, Wah.19:21.
i. Pada saat kedatangan Tuhan yang ke II, terjadi gempa bumi yang dasyat, sehingga Gunung dan pulau berubah tempat, keluar dari tempatnya (Wah.6:14), pulau dan gunung tidak dijumpai lagi, karena gempa bumi yang besar, Wah.16:18-20

5. Langit Baru
 Setelah perang di Surga antara Tuhan Yesus dan Naga selama 3 hari, Surga menjadi bersih, dan langitpun bersih dari pengaruh kejahatan iblis, inilah Langit Baru. Wah.21:1
 Langit Baru mulai berlaku, sejak selesainya Materai VI, memasuki Materai VII, yaitu Zaman Antikris
 Langit baru yang akan dijadikan Tuhan itu tinggal dihadapan Tuhan, Yes.66:22, hal-hal yang terdahulu tidak akan diingat lagi, Yes.65:17. berarti Langit baru ini akan kekal selamanya

6. Bumi Baru (1000 Tahun Masa Damai)
a. Setelah Perang Harmagedon, Bumi berubah tetapi tetapi bola dunia tetap bulat seperti sediakala. Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada. Pkh.1:4
b. Bumi baru yang akan dijadikan Tuhan itu tinggal dihadapan Tuhan, Yes.66:22, hal-hal yang terdahulu tidak akan diingat lagi, Yes.65:17. Bumi baru berisi kebenaran, mulai di bangun dalam kerajaan-Nya yang disebut Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai.
c. Pada masa ini ada perdamaian antara manusia dengan manusia, antara manusia dengan binatang dan antara binatang dengan binatang, sehingga tidak ada ketakutan lagi, Yes.11:6-8
d. Dunia pada masa Kerajaan 1000 tahun akan dipulihkan seperti taman eden dan eden rupanya, penuh damai dan kesenangan.
e. Masa itu binatang buas dan lembu kambing makan rumput bersama, anak kecil akan bermain bersama ular dan binatang buas. Tidak ada yang berbuat jahat. Yes.11:6-10
f. Dalam masa ini tidak ada perkawinan, tapi ada pembiakan, Yes.65:20-23. Yaitu mereka yang pasangan suami istri yang lolos pada zaman Antikris akan tetap sebagai suami istri, dan mereka inilah yang melahirkan anak.
g. Mereka ini akan disempurnakan pada waktu tertentu dalam kerajaan 1000 tahun melalui penginjilan, maka keinginan untuk berhubungan kelamin akan berhenti. Adanya penginjilan (Wah.1:6) maka dengan sendirinya pembiakan akan berhenti.
h. Tak ada lagi orang jahat, pencuri, perampok, tanah akan menjadi subur sampai ke padang pasir, tak ada lagi orang sakit, tak ada kesusahan, dunia penuh damai dan kesukaan, Yes.11:9, 35:5-10
i. Tidak ada yang mati muda,tidak ada yang lahir cacat, semua akan menikmati sepuasnya hasil pekerjaannya, Yes.65:19-25
j. Tak ada lagi peperangan dan penjajah, Yes.3:4
k. Pada waktu mereka berbuat dosa, maka akan langsung dimusnahkan, tidak perlu menunggu kerajaan 1000 tahun selesai. Yes.65:20
l. Bumi akan dipenuhi kecerdasan manusia dalam membangun, melebihi keindahan dalam zaman Antikris, melebihi hikmat Suleman, Yes.11:9


Pelajaran 43
2. YERUSALEM BARU
(Ciptaan Baru III)

1. Pendahuluan
Yerusalem baru adalah adalah negeri yang kudus, suatu tempat yang disediakan oleh Tuhan Yesus di Surga dan apabila sudah sedia maka Tuhan Yesus akan datang kembali, Yoh.14:1-3.
Setelah selesai Pengadilan Kristus maka kota kudus ini akan turun dari Surga ke bumi yang baru, suatu tempat yang indah, lengkap seperti pengantin perempuan terhias bagi suaminya, Wah.21:2. Inilah Yerusalem Baru yang akan menjadi tempat kediaman Gereja Pengantin bersama Tuhan Yesus.

2. Kota Yerusalem Baru
a. Yerusalem Baru adalah tempat kediaman Allah Tri Tunggal bersama orang-orang kudus (Gereja Pengantin), memerintah bersama selama-lamanya, Wah.21:3. Yang dimaksud kaumNya adalah semua penduduk bumi baru, mereka ini akan memandang Tuhan muka dengan muka, 1Kor.13:12-13. Arasy Allah akan terdiri didalamnya dan hambanya akan berbuat ibadah kepadanya, Wah.22:3. Adapun arasy itu adalah merupakan pusat kota Yerusalem Baru dan pusat alam. Disinilah pemerintahan Kristus selama-lamanya dan segala hamba Tuhan beribadah kepada-Nya. Kristus dan Bapa tetap bekerja disana dan umat Tuhan tetap bekerja menyembah Tuhan.
b. Dalam langit dan bumi baru segala sesuatu bahkan dosa sudah lenyap, 2Pet.3:12. Tidak ada lagi perkabungan, tidak ada kesakitan tidak ada penderitaan dan tangisan. Dalam Yerusalem Baru akan mengalami kesenangan dan damai yang sempurna. Wah.21:4.
c. Yang duduk diarasy itu adalah Tuhan Yesus, dan berfirman tengoklah Aku jadikan semua menjadi baru, yaitu langit dan bumi yang baru, termasuk Yerusalem baru, perkataan ini Ya dan Amin, pasti akan terjadi, Wah.21:5, Yes.55:11
d. Tuhan berfirman “sudah genap” kata ini diucapkan waktu di kayu salib. Tetapi dalam ayat ini adalah berbicara peneguhan Wah.21:4 bahwa Tuhan Yesuslah Alif dan Ya, yang awal dan yang Akhir. Alif (yang awal) karena Dialah yang mengadakan dan menyempurnakan segala sesuatu, yang menciptakan langit dan bumi yang mula-mula. Ya (yang akhir) berarti yang menciptakan langit dan bumi yang baru. Pengduduk Yerusalem Baru akan diberi minum air kehidupan, karena itu penghuninya akan kekal selamanya. Wah.21:6.
e. Akulah Alif (alfa) dan Ya (omega), Wah.22:13. Artinya Tuhan Yesuslah mahakuasa tak ada batasnya, dari kekal sampai kekal. Yang terdahulu dan terkemudian, berarti Tuhan Yesus yang terutama dari segala perkara. Yang awal dan yang akhir berarti segala sesuatu digenapi di dalam Tuhan Yesus.
f. Tuhan berjanji akan memberikan warisan bagi yang menang yaitu gereja pengantin. Warisan itu adalah Yerusalem Baru. Yang bukan pengantin tidak berhak mendapat warisan karena mereka tidak memakai mahkota. Wah.21:7. Tetapi bagi orang penakut, tidak beriman, pembunuh, orang berzinah, hobatan dan lain-lain, tidak dapat mewarisi Yerusalem Baru. Wah.21:8.
g. Nampak ditunjukkan Pengantin Perempuan, istri Anak Domba (Wah.21:9). Yang dimaksud disini adalah Yerusalem Baru. Jadi Yerusalem Baru membayangkan seperti pengantin perempuan. Yang bisa masuk dalam Yerusalem Baru hanya Gereja Pengantin, yaitu yang memakai mahkota, sebab mahkota tanda permaisuri.
h. Rasul Yohanes hanya dapat melihat Yerusalem dari atas gunung (Wah.21:10), berarti dia belum masuk kedalamnya, jadi gereja mula-mula Nampak dari kejauhan, belum masuk kedalamnya tetapi gereja akhir zaman akan masuk dalam Yerusalem Baru, karena tempatnya sudah tersedia, Yoh.14:1-3. Hal ini disebabkan karena gereja mula-mula ditunangkan dengan Kristus sedangkan gereja akhir zaman sampai menikah dengan Kristus,
i. Dalam Wah.21:11-23 tidak ada ungkapan rahasia, Yerusalem Baru dihiasi seperti yang tertulis. Yerusalem Baru adalah tempat yang indah dan menarik, keindahannya tak dapat dilukiskan dengan kata-kata, penuh dengan kemuliaan Allah, temboknya besar dan tinggi, mempunyai 12 pintu gerbang dan 12 batu dasar. Wah.21:11-14.
j. Kota itu berbentuk empat persegi, panjang dan lebar serta tingginya sama, ukurannya 12.000 setadi. Sedangkan ukuran tembok kota itu 144 hasta. Wah.21:15-17. Temboknya terbuat dari permata yaspis, dan kotanya dari mas tulen dan dasarnya dihiasi berbagai jenis permata, Wah.21:18-20.
k. Ke 12 pintu gerbang itu adalah 12 mutiara dan jalan kota itu dari emas murni Wah.21:21. Tidak terdapat Bait Suci, karena Tuhan Allah adalah bait sucinya, tidak memerlukan matahari dan bulan sebab kemuliaan Allah meneranginya, Wah.21:22-23.
l. Segala bangsa akan berjalan di dalam cahayanya, Pintu gerbangnya tidak akan ditutup, dan malam tidak ada disana, terang benderang sepanjang waktu, tidak ada orang tidur atau mengantuk disana, Wah.21:24-26. Kemuliaan Allah menyinari negeri itu dengan cahaya terang benderang dan anak domba menjadi pelitanya, Wah.22:5. Dan sinar itu menyinari seluruh bumi yang baru. Segala bangsa membawa kemuliaan dan kehormatan masuk keluar Yerusalem Baru.
m. Yerusalem Baru adalah tempat yang mahasuci, tidak seorangpun yang bukan milik Kristus memasukinya, kecuali yang sudah ditebus dengan darah Kristus, Wah.21:27. Terdapat arasy Allah Bapa dan Arasy Yesus Kristus di tempat yang tertinggi di pusat Kota Yerusalem Baru dan pusat alam.

3. Penduduk Yerusalem Baru
a. Yang menerima warisan yaitu Yerusalem Baru, adalah yang menang yaitu Gereja Pengantin. Wah.21:7. Tempat ini adalah tempat Mahasuci, sehingga tidak boleh dimasuki orang yang bukan milik Kristus. Wah.21:25-27
b. Berbahagialah orang yang membasuh jubahnya, mereka berhak masuk kota kudus dan menghampiri Pohon Hayat, Wah.22:14. Kata berbahagia dalam Kitab Wahyu ada 7 kali, dan ini yang terakhir. Orang yang membasuh jubahnya adalah menyucikan kehidupannya dengan darah Kristus, dan proses penyucian itu mulai dari sekarang.
c. Syarat untuk menang, untuk dapat mewarisi Yerusalem Baru adalah menang dari perbuatan dunia dan hawa nafsu, dan yang melakukannya tidak berhak masuk melainkan tinggal di luar yaitu di luar Bumi dan Langit yang baru, (Wah.21:8, 22:15). Jadi harus terhindar dari perbuatan antara lain:
• Penakut, artinya takut bersaksi, takut menemplak dosa, takut memberitakan Firman yang benar, takut merobohkan pelajaran palsu dan sesat.
• Tidak beriman, suka bimbang dan ragu melayani pekerjaan Tuhan
• Keji, berbuat dosa, bersetubuh dengan binatang, homosex.
• Pembunuh, membunuh tubuh, membunuh dengan perkataan, membunuh pelayanan yang benar, 1Yoh.3:15, Maz.50:19-21
• Berzinah, zinah jasmani dan rohani. Zinah rohani adalah mengawinkan pelajaran sesat dengan Firman Tuhan.
• Hobatan, termasuk dukun, ahli nujum, tukang mantra, Ul.18:10-12. Orang hobatan yaitu percaya pada pohon-pohon, dukun, ahli nujun, mantra-mantra, roh orang mati, hikmat iblis, Ul.18:10-11.

• Menyembah berhala, termasuk ikat pinggang, menyembah bulan, matahari, batu-batu, pohon-pohon, patung-patung, menyembah guru-guru besar, malaikat.
• Pendusta, memfitnah, menghujat hamba Tuhan yang dilantik Tuhan, berkata tidak benar, memutar balikkan firman yang benar.
• Anjing, yaitu orang yang tidak percaya pada Yesus Kristus dan orang Kristen yang hidupnya seperti anjing (kembali menjilat muntahnya).
d. Mereka yang menambah atau mengurangi Firman tidak akan mempunyai tempat dalam negeri yang kudus. Wah.22:18-19 dan akan menerima hukuman kekal, Rm.3:3-4, Ams.30:5-6. Karena itu jangan menafsir menurut pikiran sendiri, bertanyalah pada Tuhan yang empunya Firman.
.
4. Pemerintahan
a. Tuhanlah Alif dan Ya, yang terdahulu dan yang terkemudian, yang awal dan akhir, Wah.22:13, 1:8, Alif dan Ya artinya Tuhan maha kuasa tiada batasnya, dari kekal sampai kekal. Dia yang lebih dahulu dari segala mahluk. Yang terdahulu dan terkemudian artinya Tuhan yang terutama dari segala perkara. Yang awal dan yang akhir artinya segala sesuatu menemui kegenapannya dalam Tuhan.
b. Adapun susunan pemerintahan dalam Yerusalem Baru adalah :
• Allah Tri Tunggal
• 24 Ketua-ketua (12 rasul hujan Roh awal dan 12 rasul hujan Roh akhir)
• 69 Tiang (tiang-tiang Gereja, hamba-hamba Tuhan yang dipakai mempertahankan kebenaran atau mengembalikan pada kebenaran)
• Gereja Pengantin
• Rakyat

5. Peneguhan Nubuatan Wahyu
 Segala perkataan inilah tetap dan benar, Tuhan menyuruh malaikatNya menunjukkan kepada hambaNya apa yang terjadi kelak, Wah.22:6. Setelah semua Kitab Wahyu dicatat maka Tuhan menyuruh malaikatnya menyungguhkan perkataan itu. Ini berarti bahwa nubuatan Wahyu ini berasal dari Tuhan, pasti akan terjadi sesuai waktu yang telah ditetapkan, 2Pet.1:20-21, Gal.1:11-12.
 Kemudian Tuhan Yesus sendiri datang meneguhkan perkataan nubuat dalam Kitab Wahyu itu kepada Rasul Yohanes, Wah.22:16. Hal itu telah memenuhi syarat ada sekurang-kurangnya 2 saksi. 2Kor.13:1. Tuhan Yesus menyatakan diri sebagai akar benih Daud dan bintang fajar yang gilang gemilang. Secara manusia Yesus adalah turunan Daud (Mat.1:1), pancaran Daud.
 Kitab nubuatan ini jangan dimateraikan, Wah.22:10. Ini berarti bahwa kitab ini terbuka untuk umum, buat segala gereja di penjuru alam. Yang sungguh-sungguh menyerah pada Tuhan akan dibukakan rahasia kitab ini. Yer.33:3. Barangsiapa sengaja menutup kitab Wahyu itu akan dikutuk.


Pelajaran 44
3. PERNIKAHAN BARU
(Ciptan Baru IV)
1. Pendahuluan
Pernikahan baru adalah pernikahan antara Tuhan Yesus dengan Gereja Pengantin. Suatu pernikahan yang sudah lama dinantikan dan dipersiapkan, mulai dari penebusan di Kayu Salib di Bukit Joljuta, dan kemudian lahir baru dan tumbuh hingga dewasa dan ditunangkan dengan Kristus (2Kor.11:2), dan akhirnya disempurnakan dan kawin dengan Kristus. Wah.!2:1-2.

2. Perkawinan Gereja Pengantin
Sedangkan perkawinan Gereja Pengantin dengan Tuhan Yesus terjadi di bumi, dalam Kegerakan Besar pada Matarai V, pada saat Gereja sudah disempurnakan tubuh jiwa dan roh, Wah.6:7-11
Iblis berusaha melulur Gereja Pengantin tapi tidak bisa karena sudah disalut dengan Tri Tunggal Allah Wah.12:1-4 (matahari, bulan dan bintang menunjukkan Bapa, Anak dan Roh), sudah sempurna 1Tes.5:23. Gereja Pengentin terdiri dari 2 golongan besar yaitu :

a. Golongan Mulia
i. Golongan ini tidak pernah berbuat dosa, suci tubuh, jiwa dan roh, tanpa cacat, 1Tes.5:23. Yang lahir dari keluarga yang kudus, dari seluruh dunia.
j. Terdiri dari 144.000 perawan suci yang berusia tepat 17 Tahun pada saat menikah dengan Kristus, lalu mengandung dari Roh Kudus seperti Maryam mengandung Tuhan Yesus, lalu melahirkan anak laki-laki, Wah.7:1-8, 12:1-6
k. Mereka mengalami tekanan dan dipermalukan karena mengandung tanpa suami, tapi mereka akan dipelihara Tuhan sampai hari pengangkatan, Wah.6:6c. tidak akan mengalami kematian.
l. Wah.6:7-11

b. Golongan Kurang Mulia
a. Golongan ini tidak ditentukan jumlahnya, mereka inilah yang membawa kabar pengantin sehingga melahirkan golongan pengantin mulia
b. Menikah dengan Tuhan Yesus sehingga mengandung secara rohani dan merasakan sakit bersalin. Wah.12:1-2. Sakit bersalin disini berbicara kesusahan dan penderitaan karena tekanan dan penyiksaan.
c. Golongan ini terdiri dari 2 kelompok. Kelompok I, mengalami sakit bersalin tapi tidak mati, akan dipelihara sampai hari pengangkatan Gereja, bersama Pengantin Mulia Mat.24:30-31, 1Tes.4:13-17.
d. Kelompok Ke II, akan mengalami sakit bersalin hingga mati sahid, karena penyiksaan yang teramat dasyat.
e. Penyiksaan yang dilancarkan oleh Anti Kris berupa : mulut dirobek, lidah dipotong, diseret dengan mobil, disiram dengan air panas, kepala dikuliti, mata dicungkil, perut ditusuk, digoreng dikuali, digantung/ disalib, digantung di pesawat, diiris-iris lalu disiram dengan garam/cuka, dibakar dengan api unggun, dll.
f. Penyiksaan ini mengerikan, tapi ini hanya penyiksaan tubuh, jiwa dan roh bersukacita. Pada Zaman Anti Kris, saat Sangkakala V ditiup akan terjadi penyiksaan tubuh, jiwa dan roh bagi gereja yang tertinggal Wah.9:4-12

3. Pesta Perkawinan Gereja Pengantin Dan Anak Domba Allah
a. Terdengar pujian orang banyak di Surga memuji Tuhan, karena Babil besar telah dihancurkan. Kata Haleluya artinya pujilah Hu, pujian ini adalah pujian khayalan, kelak akan terjadi saat orang-orang saleh yang dimaksud sudah ada di Surga dan waktunya sudah tiba, yaitu saat Pesta Perkawinan Anak Domba Allah telah tiba. Wah.19:1-6. Hal ini akan terjadi pada waktu Antikris telah dibinasakan dalam Perang Harmagedon, dan iblis telah ditangkap dan dirantai 1000 tahun lamanya dalam lubang tak terduga dalamnya.
b. Semua yang di Surga bersukacita dan bersukaria, karena saatnya telah tiba rencana agung Tuhan terhadap Gereja Pengantin terlaksanalah, yaitu Pesta Pernikahan Anak Domba Allah dengan Gereja Pengantin, Wah.19:7
c. Lamanya pesta pernikahan itu 75 hari. Rahasia ini diambil dari selisih hari yang dinantikan 1335 hari (Dan.12:12) dan masa kesusahan besar 1260 hari (Wah.12:6,14).
d. Pesta ini mulai berlaku pada saat Gereja Tuhan yang mati telah dibangkitkan pada kebangkitan I dan kemudian diubahkan dalam sekejap bersama-sama dengan Gereja Pengantin yang disingkirkan di awan, karena darah dan daging tidak dapat mewarisi Kerajaan Surga (1Kor.15:50-52), kemudian semuanya bersamaan diangkat masuk dalam Surga, untuk berpesta, 1Tes.4:13-17. Pesta ini adalah pesta yang sangat meriah, yang disaksikan oleh Gereja Bukan Pengantin (dayang-dayang).
e. Gereja Pengantin dihiasi dengan kain kasa halus dan bersih, ini adalah ibarat kebajikan orang suci (Wah.19:8). Ini berbicara buah-buah Roh, karena perhiasan pakaian pengantin terutama adalah Buah Roh, inilah yang dimaksud dalam 2Kor.3:3-4. Pakaian Gereja Pengantin ini sangat indah dan bersulaman emas (Maz.45:14-18). Emas bayangan Roh (Karunia Roh Dan Buah Roh). ini untuk membedakan dengan pakaian bukan pengantin.
f. Berbahagialah orang yang dijemput pada perjamuan kawin Anak Domba itu (Wah.19:9), yaitu mereka yang dijemput menjadi Gereja Pengantin. Berbahagia menunjuk pada kemenangan dan kesukaan yang tak ada bandingannya. Ini benar-benar perkataan Allah, berarti benar-benar akan terjadi kelak.
g. Setelah selesai pesta maka Tuhan Yesus bersama Gereja Pengantin turun ke Bumi memerintah dalam Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai.



Pelajaran 45
4. POHON HAYAT
(Ciptaan Baru V)
1. Pendahuluan
Pohon hayat atau pohon kehidupan adalah pohon yang berbuah 12 jenis dalam tiap bulan, yang tumbuh disepanjang sungai yang berisi air hayat yang menglir, Wah.22:1-2. Buah pohon hayat ini adalah makanan bagi penduduk Yerusalem Baru.

2. Air Hayat
 Dalam Taman Eden ada mengalir satu sungai bercabang 4, yang membasahi Taman Eden, Kej.2:10-14.
 Bandingkan dengan sungai yang Yehezkiel lihat yang ke luar dari dalam kaabah, Yeh.47:1-12. Demikian juga yang dinubuatkan oleh Zakaria tentang air hidup yang akan mengalir ke Yerusalem, setengahnya ke laut timur, setengahnya ke laut barat, Zak.14:8. Sungai yang dimaksud disini adalah sungai yang mengalir di atas bumi dalam Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai. Sungai ini menjadikan hidup dan mengayakan serta menyuburkan tanah yang tandus, sekalipun ini bukanlah sungai air hayat.
 Berbeda dengan Sungai air hayat yang keluar dari arasy Allah dan Anak Domba, Wah.22:1. Berarti bahwa sungai ini berisi air hayat jernih seperti kristal yang ke luar dari Yerusalem Baru. Sedangkan sungai di bumi sudah menjadikan hidup dan menyuburkan tanah yang tandus, apalagi sungai air hidup yang keluar dari Yerusalem Baru.
 Air Hayat atau Air Hidup ini adalah untuk menjadi minuman penduduk Yerusalem Baru untuk memuaskan dahaga mereka, yang menunjuk pada Roh Kudus yang memberi kepuasan pada mereka, Yoh.7:37-39. Jadi Air itu adalah bayangan Roh Kudus bagaikan air sungai mengalir dari Yerusalem
 Semua penghuni dalam Kota Yerusalem Baru akan berkelimpahan karena anak sungai juga akan menyukakan negeri Allah, tempat suci, yaitu kedudukan Allah, Maz.46:5.

3. Pohon Hayat
 Nampak ditengah jalan ada pohon hayat yang berbuah 12 jenis setiap bulan dan daunnya itu untuk menyembuhkan, Wah.22:2
 Pohon hayat ini berbeda dengan pohon hayat yang ada dalam Taman Eden, (Kej.2:9). Dalam Taman Eden pohon hayat hanya satu dan pada waktu Adam dan Hawa jatuh dalam dosa maka pohon hayat ini terpisah dari manusia. Tidak tidak mengizinkan Adam dan Hawa makan buah pohon hayat itu sehingga ditaruhnya malaikat arah ke pohon itu yang memegang pedang yang menyala-nyala agar tidak ada jalan bagi Adam dan Hawa menuju pohon hayat itu. Kej.3:23-24.
 Tuhan melarang Adam dan hawa makan buah pohon hayat itu, tapi dalam Yerusalem Baru ada banyak pohon hayat sepanjang sungai yang hidup seberang menyeberang sungai, yang akan menjadi makanan penduduk bumi baru dan Yerusalem Baru
 Pohon hayat disebut juga pohon kehidupan. Tuhan Yesus adalah pohon kehidupan itu. bandingkan dengan Wah21:6.
 Daun pohon hayat itu digunakan untuk mengobati segala bangsa, ini bukan berarti bahwa penduduk bumi yang baru itu masih ada yang sakit (bandingkan Wah.21:4). Tetapi berarti bahwa manusia akan menikmati kesehatan sempurna dan tetap bergantung pada Kristus. Dalam Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai saja tidak ada lagi orang yang sakit, apalagi dalam bumi baru dan Yerusalem Baru.
 Dalam bumi yang baru, dalam Yerusalem Baru, penduduk bumi masih makan, perhatikan Kej.18:6-8, dimana ke 3 malaikat itu datang jumpa Ibrahim dan makan bersama. Demikian juga waktu Tuhan Yesus bangkit dari kematian dengan tubuh kemuliaan, masih makan, Luk.24:42-43. Bangsa Israel di padang belantara makan makanan Malaikat yaitu manna. Itu sebabnya dalam langit baru dan bumi baru itu makan buah pohon hayat. Hanya disana tidak ada buang kotoran, tidak ada lagi WC.



Pelajaran 46
5. NAMA BARU DAN BANGSA BARU
(Ciptaan Baru VI dan VII)

1. Pendahuluan
Nama baru adalah nama yang akan diberikan oleh Tuhan Yesus kepada orang-orang kudus, yang telah ditebus dengan darahNya dan bangsa yang baru adalah segala bangsa yang menjadi penduduk bumi yang baru, menjadi suatu kesatuan bangsa yang baru.

2. Nama Baru
• Pada dahi Gereja Pengantin ada nama Bapa dan Anak tertulis. Nama itu berarti kehormatan dan kemuliaan yang diberikan Tuhan Yesus pada Gereja untuk melayani Tuhan selamanya. Wah.1:6, 22:4.
• Akan dikaruniakan Nama Baru yang terukir pada batu putih (Wah.2:17), batu putih adalah tanda kemenangan bebas dari penghukuman. Nama baru adalah nama bagi mereka yang bebas dari penghukuman, nama itu akan diketahui kelak.

3. Bangsa Baru
a. Penduduk bumi yang baru adalah bangsa baru yang akan mengalami kesenangan dan damai yang sempurna, tidak ada lagi maut, tidak ada penderitaan, tangisan, kesakitan dan perkabungan, Wah.21:4 tidak ada penyakit dan laknat, bahkan dosa sudah lenyap dan sudah berisi kebenaran. Wah.22:3, 2Pet.3:12, 17.
b. Bangsa baru adalah terdiri dari bangsa-bangsa yang akan berjalan di dalam cahayanya, Wah.21:24-25.Segala bangsa membawa kemuliaannya dan kehormatan keluar masuk Yerusalem Baru. Wah.21:25-27
c. Penduduk bumi baru masih makan, bandingkan dengan ke 3 malaikat yang datang menjumpai Abraham dan makan bersama, Kej.18:6-8. Demikian juga waktu Tuhan Yesus bangkit dari antara orang mati dengan tubuh kemuliaan, juga masih makan, Luk.24:42-43. Sekalipun masih makan tetapi tidak ada lagi yang buang kotoran, sehingga tidak ada jamban disana. Makanannya adalah buah pohon hayat dan minumannya adalah air hayat.
d. Disana tidak aka nada lagi penyakit dan laknat, tidak ada lagi dosa karena telah berisi kebenaran, 2Pet.3:17. Wah.22:3. Pekerjaan penduduk di sana adalah menyembah Tuhan Yesus, Wah.22:3, Yoh.5:17
e. Akan memandang wajah Allah, muka dengan muka Wah.22:4. (menggenapi Mat.5:8, Ibr.12:14), setelah bertemu muka dengan muka dengan Allah maka barulah pengetahuan akan menjadi sempurna, 1Kor.13:12. Nama yang tertulis didahi mereka itu menunjukkan bahwa segala pikiran, perasaan, kehendak, kemauan, tertuju pada Tuhan Yesus.
f. Gereja Pengantin adalah imam-imam dan raja-raja, sebab itu ada nama Bapa dan Anak tertulis di dahinya. Nama itu berarti kehormatan dan kemuliaan yang diberikan Tuhan Yesus pada Gereja untuk melayani Tuhan selamanya. Jadi Gereja pengantin jadi imam-imam dan raja-raja di dalam Kerajaan 1000 Tahun Masa Damai sampai dalam Yerusalem Baru. Wah.1:6, 22:4-5
g. Gereja Pengantin dan orang kudus akan bercahaya, Mat.13:43, Dan.12:3, karena itu di Yerusalem Baru tidak ada lagi malam, karena tubuhnya adalah tubuh kebangkitan, sehingga mereka tidak mengantuk, tidak ada lagi orang tidur. Wah.22:5




Pelajaran 47
6. KEDATANGAN KRISTUS DAN AKHIR KALAM

1. Pendahuluan
Kedatangan Kristus akan mengakhiri kejahatan dan dosa, membentuk pemerintahan baru dalam langit dan bumi yang baru, yaitu Tuhan Yesus akan tampil sebagai Tuhan dalam kemuliaan dan kehormatan sampai selama samanya.

2. Peneguhan Wahyu
 Segala perkataan inilah tetap dan benar, Tuhan menyuruh malaikatNya menunjukkan kepada hambaNya apa yang terjadi kelak, Wah.22:6. Setelah semua Kitab Wahyu dicatat maka Tuhan menyuruh malaikatnya menyungguhkan perkataan itu. Ini berarti bahwa nubuatan Wahyu ini berasal dari Tuhan, pasti akan terjadi sesuai waktu yang telah ditetapkan, 2Pet.1:20-21, Gal.1:11-12.
 Kemudian Tuhan Yesus sendiri datang meneguhkan perkataan nubuat dalam Kitab Wahyu itu kepada Rasul Yohanes, Wah.22:16. Bahwa apa yang dilihatnya dan disuratkannya adalah benar adanya. Hal itu telah memenuhi syarat ada sekurang-kurangnya 2 saksi. 2Kor.13:1. Tuhan Yesus menyatakan diri sebagai akar benih Daud dan bintang fajar yang gilang gemilang. Secara manusia Yesus adalah turunan Daud (Mat.1:1), pancaran Daud.
 Tuhan menyatakan diri sebagai bintang fajar yang gilang gemilang, Tuhan melukiskan kedatanganNya dengan matahari dan bintang fajar, Wah.1:7. Yesus menyatakan diri di atas awan-awan sebagai bintang fajar penuh dengan kemuliaan, terjadi pada saat dunia diliputi kegelapan pada akhir Kegerakan Besar, menjelang keangkatan gereja. Dunia dalam kegelapan yang hebat, hanya sedikit terang yaitu gereja pengantin yang akan terangkat. Tuhan menyatakan diri kepada gereja sebagai bintang fajar, tetapi pada umat mansia pada akhir zaman antikris sebagai matahari kebenaran.

3. Kedatangan Tuhan Yesus
a. Gereja Pengantin yang dipimpin dan disempurnakan oleh Roh Tuhan, akan mengundang Tuhan Yesus datang segera, dengan berkata “Marilah, dan orang yang mendengar biarlah ia berkata marilah” (Wah.22:17). Ini adalah jawaban kepada Tuhan Yesus atas firmanNya “Ingat Aku datang segera” (Wah.22:12). “Orang yang dahaga biarlah dan barang siapa yang berkehendak biarlah ia mengambil air hayat itu dengan percuma” ini adalah dikhususkan bagi orang yang tidak percaya, Gereja Pengantin harus mengundang mereka datang pada Kristus, tanpa pandang bulu.
b. Tuhan pasti datang yang ke II kali dengan segera, Wah.22:7. Ingatlah Tuhan datang segera (Wah.22:12). Kedatangan Tuhan yang ke II kali sangat penting, karena Dia akan membawa pahala bagi orang-orang kudus. Perhatikan 2Tim.4:8. Pengharapan yang mulia ini yang ditunggu-tunggu. Disamping memberi pahala kedatanganNya akan menghukum tiap-tiap orang sesuai perbuatannya. Pahala yang akan diberikan bertingkat, demikian juga penghukuman.
c. “Bahkan Aku datang dengan segeranya”, Amin, marilah ya Tuhan Yesus. (Wah.22:20). Ini adalah yang ke 3 kalinya Yesus berkata tentang kedatanganNya. Ini adalah suatu pengumuman dari Tuhan Yesus bahwa kedatanganNya “pasti dan sudah dekat”. Apakah Gereja Pengantin sudah siap menyambut kedatangan Tuhan? Kalau sudah siap gereja akan menjawab seperti rasul Yohanes menjawab : Amin Marilah ya Tuhan Yesus.
d. Kedatangan Tuhan yang ke II terdiri dari dua tahap, yaitu :
 Tahap Pertama, pada waktu Gereja Pengantin disingkirkan dari bumi, maka Tuhan Yesus turun dari Surga dengan kemuliaan yang besar dan nampak dilangit untuk menyambut Gereja Pengantin di awan-awan. Berarti Tuhan hanya di awan, tidak langsung ke bumi (Wah.1:7). Perhatikan Mat.24:27-31, 1Tes.4:13-17.
 Tahap ke II, Kedatangan ke II kali yang resmi. Tuhan Yesus turun ke bumi setelah Bokor Murka Allah dicurahkan dan kedua saksi kembali ke Surga dan setelah Yesus dilantik sebagai raja segala raja. Tuhan Yesus berjejak di Bukit Zaitun di sebelah timur Yerusalem (Zak.14:4), untuk mengakhiri antikris dalam perang Harmagedon. Sebagaimana Dia naik ke Surga demikianlah Dia akan turun ke bumi, semua mata memandang dari 4 penjuru alam, dengan ketakutan yang amat besar. 2Tes.1:7-9, Zef.1:14-17.
e. Tuhanlah Alif dan Ya, yang terdahulu dan yang terkemudian, yang awal dan akhir, Wah.1:8, 22:13, Alif dan Ya artinya Tuhan maha kuasa tiada batasnya. Dia yang lebih dahulu dari segala mahluk, berarti segala sesuatu dimulaikan oleh Allah dan tanpa Tuhan Yesus tidak ada sesuatupun kita perbuat (perhatikan Yoh.15:5). Yang ada dan sudah sedia ada berarti : Tuhan Yesus tidak berubah dan sudah sedia ada dan yang akan datang kelak, berarti Tuhan Yesus tetap menolong dan melakukan mujizat sampai selamanya. Yang terdahulu dan terkemudian artinya : Tuhan yang terutama dari segala perkara. Yang awal dan yang akhir artinya : segala sesuatu menemui kegenapannya dalam Tuhan.
f. Kedatangan Tuhan Yesus adalah kebahagiaan orang kudus, karena mereka akan dibawa ke Kota Kudus, Yerusalem Baru. Berbahagialah orang yang membasuh jubahnya, mereka berhak masuk kota kudus dan menghampiri Pohon Hayat, Wah.22:14. Kata berbahagia dalam Kitab Wahyu ada 7 kali, dan ini yang terakhir. Orang yang membasuh jubahnya adalah menyucikan kehidupannya dengan darah Kristus, dan proses penyucian itu mulai dari sekarang.
g. Tetapi kedatangan Tuhan Yesus membawa penghukuman bagi mereka yang melakukan perbuatan dunia dan hawa nafsu, mereka tidak berhak masuk melainkan tinggal di luar Bumi dan Langit yang baru, (Wah.21:8, 22:15). Yaitu yang melakukan perbuatan antara lain:
• Penakut, artinya takut bersaksi, takut menemplak dosa, takut memberitakan Firman yang benar, takut merobohkan pelajaran palsu dan sesat.
• Tidak beriman, suka bimbang dan ragu melayani pekerjaan Tuhan
• Keji, berbuat dosa, bersetubuh dengan binatang, homosex.
• Pembunuh, membunuh tubuh, membunuh dengan perkataan, membunuh pelayanan yang benar, 1Yoh.3:15, Maz.50:19-21
• Berzinah, zinah jasmani dan rohani. Zinah rohani adalah mengawinkan pelajaran sesat dengan Firman Tuhan.
• Hobatan, termasuk dukun, ahli nujum, tukang mantra, Ul.18:10-12. Orang hobatan yaitu percaya pada pohon-pohon, dukun, ahli nujun, mantra-mantra, roh orang mati, hikmat iblis, Ul.18:10-11.
• Menyembah berhala, termasuk ikat pinggang, menyembah bulan, matahari, batu-batu, pohon-pohon, patung-patung, menyembah guru-guru besar, malaikat.
• Anjing, yaitu orang yang tidak percaya pada Yesus Kristus dan orang Kristen yang hidupnya seperti anjing (kembali menjilat muntahnya).
• Cinta akan dusta, yang suka menuruti tafsiran dusta dari guru-guru besar, melaksanakannya biar salah tapi membelanya.
• Pendusta, memfitnah, menghujat hamba Tuhan yang dilantik Tuhan, berkata tidak benar, memutar balikkan firman yang benar.
• Mereka yang menambah atau mengurangi Firman tidak akan mempunyai tempat dalam negeri yang kudus. Wah.22:18-19 dan akan menerima hukuman kekal, Rm.3:3-4, Ams.30:5-6. Karena itu jangan menafsir menurut pikiran sendiri, bertanyalah pada Tuhan yang empunya Firman.


4. Manfaat Nubuatan Wahyu
 Berbahagialah segala orang yang menuruti segala perkataan dalam kitab nubuat ini (Wah.22:7), karena itu perlu sekali mambaca dan mengetahui nubuat dalam Kitab Wahyu ini, Wah.1:3. Tuhan memberkati orang yang membaca dan mengetahui nubuatan ini, apalagi kalau menurutinya akan sangat berbahagia.
 Setelah Rasul Yohanes menyaksikan segala perkara yang akan jadi, maka dia menyembah Malaikat yang menunjukkan padanya. Wah.22:8-9. Inilah adalah kesalahan Rasul Yahya yang ke II kali (yang pertama dalam Wah.19:10). Segala mahluk ciptaan Tuhan tidak boleh disembah, termasuk para malaikat. Yang disembah hanyalah Allah Tri Tunggal.
 Kitab nubuatan ini jangan dimateraikan, Wah.22:10. Ini berarti bahwa kitab ini terbuka untuk umum, buat segala gereja di penjuru alam. Yang sungguh-sungguh menyerah pada Tuhan akan dibukakan rahasia kitab ini. Yer.33:3. Barangsiapa sengaja menutup kitab Wahyu itu akan dikutuk.
 Jika tidak memperhatikan kitab Wahyu ini maka akan berlaku : Biarlah yang jahat bertambah jahat, orang cemar bertambah cemar dan orang benar semakin mengerjakan kebenaran, dan orang kudus bertambah kudus, Wah.22:11. Hal ini berlaku pada masa Kegerakan Besar, karena tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat.

5. Penutup (Doa Rasul Yohanes)
Adalah kiranya anugerah Tuhan Yesus menyertai orang sekalian, amin (Wah.22:21) ini adalah permohonan Rasul Yohanes supaya pada saat penutupan zaman akhir, semua gereja Tuhan menerima anugerah Roh kudus. Tetapi sayang banyak yang menolak Roh Kudus. Mereka yang tidak mempunyai anugerah Roh akan menderita, dihukum berdasarkan Mal.4:6.
Perhatikan Perjanjian Lama ditutup dengan ancaman penghukuman, tetapi Perjanjian Baru ditutup dengan nikmat. Doa nikmat dari rasul Yohanes ini adalah kalimat terakhir dari Perjanjian Baru yang berisi penghiburan besar yang luar biasa kepada gereja Tuhan.
.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Sampaikan pertanyaan, tanggapan atau komentar anda jika diberkati, dan informasikan kepada saudara yang lain.