Minggu, 31 Januari 2021

Daniel 9. Tujuh Puluh Sabat

Pada permulaan doamu itu diberilah firman, menunjukkan bahwa Doa Daniel sangat besar kuasanya, sehingga keluarlah suatu Firman dari Allah. Daniel tidak berdoa akan dirinya, tapi buat bangsanya, buat negerinya, buat kebesaran nama Allah, kekudusan kota kudus, kota Allah. Itulah sebabnya keluarlah Firman Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali.

Lalu datanglah aku hendak memberi akan dikau pengajaran, karena engkaulah seorang yang amat kekasih; menunjukkan bahwa Daniel mendapatkan karunia Penglihatan (khayal) dan menerima pewahyuan Firman, seperti yang diterima Rasul Yohanes di Pulau Patmos dalam menerima kitab Wahyu. Daniel menerima pengajaran (rahasia) nubuatan apa yang akan terjadi. Firman ini menjadi suatu ketetapan Allah yang pasti akan digenapi. Sekalipun Tuhan sedang menghukum umatNya, bahkan sudah dinubuatkan akan munculnya 4 binatang yaitu kerajan yang berkuasa dan menguasai Yerusalem, sampai akhir zaman, tetapi karena doa Daniel maka Tuhan akan pulihkan Yerusalem, dan dibangun kembali, sekalipun dalam kekuasaan bangsa kafir yang menguasai Yerusalem.

Sebab itu hendaklah engkau mencamkan perkataan ini dan perhatikanlah baik-baik khayal ini, menunjukkan bahwa Daniel harus penyerahan penuh, focus dalam hadirat Allah waktu menerima Firman itu. Pengalaman Daniel dalam pergumulan sampai akhirnya keluar Firman dari Allah, mempunyai persamaan dengan pengalaman Rasul Yohanes,

Tujuh puluh kali tujuh masa (tujuh puluh sabat) telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus,  Tuhan menetapkan tujuh puluh sabat untuk memulihkan bangsa Israel  dan kota Yerusalem. Hal ini sementara dalam penggenapan, 69 sabat sudah digenapi, tersisa 1 sabat menanti penggenapannya. 70 x 7 masa atau 70 sabat sama dengan 490 tahun ditetapkan Tuhan untuk memulihkan Yerusalem dan umat Israel, sebagaiberikut :
7 masa = 7 tahun
1 sabat = 7 hari, 1 hari = 1 tahun, jadi 1 sabat = 7 tahun
70 sabat = 490 tahun

Untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa (memeteraikan segala dosa), untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan (kebenaran) yang kekal,

Selengkapnya KLIK DI SINI


Sambungan.....klik disini

Daniel 8. Domba Jantan dan Kambing Jantan

Domba Jantan berbicara Kerajaan Media Persia dan Kambing Jantan adalah Kerajaan Yunani.  Kekaisaram Yunani yang dipimpin oleh Raja Aleksander Agung menyerang Kekaisaran Media Persia yang dipimpin oleh Raja Darius III. Menyerang domba jantan bertanduk dua berarti kejayaan dimasa raja Koresh, Darius Agung dan Ahaziweros, tidak mempengaruhi semangat Aleksander Agung, malah menjadi sasaran utama dalam perluasan wilayah dengan menyerang Babilonia.

Selengkapnya KLIK DI SINI


Sambungan.....klik disini

Daniel 7. Empat Binatang Buas dari Laut

 Keempat angin dari langit, menunjukkan  angin bertiup pada ke 4 penjuru alam dari ke 4 mata angin. Angin berbicara deru peperangan yang akan mengguncangkan bangsa-bangsa. Mengguncangkan laut besar, laut besar berbicara bangsa fasik dan kafir, bangsa yang tidak mengenal Allah,  yang berkuasa besar, yang menguasai dunia. Mengguncangkan laut besar berbicara peperangan akan melanda kerajaan-kerajaan besar yang berkuasa, seperti Babel, Media Persia, Yunani dan Roma.

Peperangan yang terjadi melanda bangsa-bangsa, yang membangkitkan Kerajaan besar yang berkuasa menguasai bangsa-bangsa membayangkan Perang Dunia I, II dan III yang terjadi setelah dibukanya materai 2. Setelah perang Dunia I dan II maka bangkitlah kerajaan adidaya yang berkuasa yaitu Anglo saxon (Amerika dan Inggris), persekutuan kerajaan yang sangat kuat dan menguasai dunia. Dan setelah Perang Dunia 3, maka bangkitlah kerajaan Antikris, penjajah terbesar didunia.

Empat binatang besar berbicara 4 kerajaan besar yang berkuasa menguasai dunia. Ke 4 binatang ini adalah bayangan Antikris yang digambarkan sebagai Binatang Buas (Wah.13:1-3). Antikris sebagai jelmaan Naga menampakkan dirinya sebagai gabungan 4 binatang buas, karena memang ia kejam. Hal ini menunjukkan bahwa Antikris keluar dari bangsa fasik.

Jelmaan Naga dalam tubuh manusia adalah Antikris. Nampak binatang buas keluar dari laut, yang bertanduk 10 dan berkepala 7 dan diatas tanduk bermahkota 10 dan di kepalanya beberapa nama hujat. Binatang itu rupanya seperti harimau kumbang dan kakinya seperti kaki beruang, mulutnya seperti mulut singa, maka Naga itu memberi kekuatannya sendiri dan tahtanya dan kuasa yang besar. Lalu Nampak dikepalanya itu ada luka yang membawa mati, tetapi luka parahnya itu sudah sembuh, dan segala isi dunia heranlah akan binatang itu lalu mengikut dia, Wah.13:1-3. Antikris sebagai jelmaan Naga menampakkan dirinya sebagai binatang buas, karena memang ia kejam.

Empat binatang besar naik dari dalam laut, laut berbicara bangsa fasik. Bangsa fasik adalah bangsa yang kenal  Kristus, tapi mendurhaka pada Firman Tuhan dan Kristus, Yes.57:20-21. Binatang buas dilambangkan kerajaan-kerajaan yang kejam yang tidak mengakui Tuhan, sekalipun Tuhan sudah memperkenalkan diri padanya, seperti yang terjadi pada raja-raja Babil dan Media Persia.

Naik dari dalam laut, dalam hal ini adalah laut besar.  Laut berbicara bangsa fasik dan laut besar berbicara bangsa kafir. Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan ini keluar dari bangsa kafir yang juga menguasai bangsa fasik, yaitu bangsa Israel yang mendurhaka pada Allah.  Bangsa fasik adalah bangsa yang kenal  Allah, tapi mendurhaka pada Firman dan Allah, Yes.57:20-21. Sebenarnya bangsa kafir ini adalah bangsa yang tidak mengenal Allah, tetapi Allah Israel sudah memperkenalkan kebesaran kuasa-Nya pada mereka melalui kehadiran umat Israel ditengah-tengah mereka dan perbuatan Tuhan melalui umatNya, tetapi bangsa ini tidak memperhatikannya, bahkan meremehkannya, sehingga mereka disebut juga sebagai bangsa fasik.

Yang satu berbeda dengan yang lain, berbicara kerajaan itu berasal dari bangsa yang berbeda beda. Menunjukkan bahwa karena peperangan yang dikobarkan untuk menguasai kerajaan lainnya melanda bangsa fasik, maka 4 kerajaan itu akan bangkit menjadi kerajaan yang besar yang menguasai dunia silih berganti.

 Kerajaan akan menjadi besar dan bekuasa menguasai dunia jika menguasai Yerusalem. Yerusalem adalah pusat bumi, jadi dengan menguasai Yerusalem, berarti menguasai  dunia dalam dalam roh. Jika sudah menguasai dunia dalam roh maka akan mudah menguasainya secara fisik. Itu berarti bahwa ke 4 Kerajaan ini akan menguasai Yerusalem dan umat Israel.

Empat binatang naik dari dalam laut membayangkan Antikris (Wah.13:1-3). Antikris sebagai jelmaan Naga menampakkan dirinya sebagai binatang buas, karena memang ia kejam, yang memiliki ciri ke 4 binatang itu.  Keluar dari laut, laut berbicara bangsa fasik. Hal ini menunjukkan bahwa Antikris keluar dari bangsa fasik.  Bangsa fasik adalah bangsa yang kenal  Kristus, tapi mendurhaka pada Firman Tuhan dan Kristus, Yes.57:20-21. Berkepala 7, angka 7 adalah angka sempurna. Ini menunjukkan bahwa Antikris penuh dengan hikmat duniawi, dan Kerajaan Antikris adalah lebih kuat dari kerajaan yang ada. Kepala 7 berbicara 7 Negara di Timur yang diperalat antikris, tapi kurang berkuasa.  Berbeda pada Kegerakan Besar 7 Negara sangat berkuasa. Perhatikan Wah.17:9. Bertanduk 10 di atas kepala, berbicara 10 negara di Barat yang akan melaksanakan perintah Antikris. Antikris akan bertindak melalui 10 tanduk (Negara). Pada Zaman Antikris ini tanduk yang lebih berkuasa. Bermahkota 10 di atas tanduk, ini menunjukkan bahwa Antikris memberi kuasa kemuliaan kepada 10 kerajaan-kerajaan ini untuk bertindak. Rupanya seperti harimau kumbang.  Tubuh Antikris seluruhnya seperti harimau kumbang, (Dan.6).  Sifat harimau kumbang adalah binatang buas yang bergerak cepat sekali bila menangkap mangsa.  Ini berarti bahwa tiba-tiba dalam satu saat saja akan menduduki banyak Negara di dunia.  Antikris akan menjadi penjajah terbesar di dunia ini. Kakinya seperti kaki beruang.  Beruang adalah binatang yang besar tubuhnya dan gerakannya lamban, tetapi kalau kakinya memijak, sangat kuat. Apabila kaki depannya memijak musuhnya, maka mangsanya akan hancur lebur.  Antikris akan memijak manusia di atas bumi dan membinasakannya bagi yang tidak mau tunduk padanya karena kekuasaan ada padanya. Mulutnya seperti mulut singa. Singa adalah raja binatang, kalau singa mengaum, semua binatang dan manusia jadi takut.  Kalau Antikris membuka mulutnya menghujat Tuhan, maka timbul ketakutan pada manusia.

Selengkapnya KLIK DI SINI


Sambungan.....klik disini

Sabtu, 30 Januari 2021

DANIEL 6. Daniel di Gua Singa

 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah larangan berdoa telah dibuat, Daniel tetap tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya. Menunjukkan bahwa Daniel tidak gentar dengan hukuman itu, dia lebih takut pada Allah dan tetap setia padaNya. Membayangkan Pada akhir zaman, Gereja Pengantin akan tetap setia pada Tuhan, sekalipun taruhannya nyawa dan mengalami penyiksaan sangat berat, Gereja Pengantin akan tetap bersukacita memuliakan Tuhan.

Tuhan Yesus memberikan kesempatan kepada kuasa kegelapan untuk menimbulkan kesusahan dan kelaparan di bumi, yang sekaligus menjadi alat untuk membuktikan keteguhan iman Gereja Pengantin yang rela tetap setia ditengah suasana kesusahan dan kelaparan, yang tetap dipuaskan oleh air dan roti hidup yaitu Firman dan Roh Kudus.

Dalam masa Kegerakan Besar, Kelaparan dan kesusahan hebat akan dirasakan gereja Tuhan pada sabat terakhir (Dan.9:27), Kelaparan dan kesusahan rohani akan mulai terasa oleh Gereja type 5 perempuan bodoh, pada Kegerakan Besar dan mencapai puncaknya pada zaman Anti Kris. Tapi bagi 5 perempuan bijaksana tidak merasakan kelaparan ini, karena telah mempunyai persiapan.

Perhatikan rahasia Dan.9:23-27, Yak.5:7, Yoel 2:23, Kel.16:22 yang berbicara Kegerakan Besar dan Zaman Anti Kris. Pada Kegerakan besar akan dicurahkan Roh kudus dan kuasanya berlipat ganda disertai pembukaan rahasia Firman yang semakin dalam dan sempurna, namun juga akan timbul kesusahan besar yang akan menghambat kegerakan rohani itu. Biarlah orang jahat tetap jahat,  orang cemar tetap cemar dan orang benar biarlah mengerjakan kebenaran dan orang kudus bertambah kudus. Wah.22:11. Hal ini mulai berlaku dalam Kegerakan Besar. Perkerjaan khusus yang dikerjakan Hamba Tuhan dalam masa ini adalah menyempurnakan yang suci dan kudus menjadi Gereja Pengantin. Sejak mulainya Kegerakan Besar maka juga mulai pembunuhan besar-besaran terutama pada mereka yang meninggalkan perkumpulannya dan bergabung dengan Gereja  yang membawa kabar Pengantin. Yoh.16:1-2. Apabila gereja Tuhan berbakti, maka akan dikejar-kejar dan ditarik dari rumah ibadah, (Mark.13:9, Mat.24). Memasuki Materai V, Gereja dalam keadaan tidur Mat.25:5, Karena Iblis mengamuk luar biasa, terjadilah penyiksaan luar biasa secara besar-besaran terhadap Gereja Pengantin, terutama hamba Tuhan yang bertugas membawa kabar pengantin, sehingga banyak yang mati sahid. Berbagai penyiksaan yang digunakan antara lain menerobos pagar duri, dipukul dengan sangkur dan senapan, kepala dikuliti, dilukai dan digosok dengan garam dan cuka, lidah dipotong, dilempar dalam api unggun, digoreng diatas kuali, diseret dengan kereta api atau mobil, tangan dipotong, dll. Tapi penyiksaan ini hanyalah penyiksaan tubuh, sedang jiwa dan roh bersukacita. Tujuan Iblis beroperasi adalah menggagalkan Kegerakan Besar. Dia memperalat 7 negara di Timur dan 10 di barat. Wah.12:3. Bermahkota 7 di kepala,  berarti kekuasaan lebih besar pada 7 negara di Timur. Namun ke 10 negara di barat tetap bekerja menghambat dan menyiksa Gereja Pengantin. Namun yang lebih ganas adalah 7 negara di Timur. Mereka akan beroperasi dari timur karena kegerakan Besar dimulai dari Timur. Iblis berusaha melulur Gereja Pengantin tapi tidak bisa karena sudah disalut dengan Tri Tunggal Allah  Wah.12:1-4 (matahari, bulan dan bintang menunjukkan Bapa, Anak dan Roh), sudah sempurna      1Tes.5:23.

 Dan Pada Zaman Antikris,  Nabi Palsu ini membuat tanda ajaib yang lain yakni patung Anti Kris itu mereka buat berkata-kata, Wah.13:15.  Karena itu barang siapa yang tidak menyembah patung itu akan dibunuh.  Ini adalah ujian yang ke dua bagi Gereja Tertinggal, berlaku pada masa jayanya Anti Kris. Nabi Palsu akan memaksa dari segala lapisan masyarakat dari 4 penjuru alam, untuk menyembah patung yang bernafas itu. Dan tiap orang yang menyembah patung itu diberi tanda di tangan kanan atau dahinya, yaitu tanda miliknya Anti Kris. Wah.13:16. Di Tangan kanan artinya segala perbuatannya untuk Anti Kris. Di dahi artinya segala pikiran dan kehendak dikendalikan oleh Anti Kris. Anti Kris menguasai pemerintahan, agama dan perdagangan, sehingga siapa yang tidak bertanda “666” pada tangan kanan atau dahinya tidak boleh berjual dan membeli apapun. Ini merupakan ujian berat bagi Gereja tertinggal. Wah.13:17. Setiap penduduk dunia mempunyai kartu Antikris, kalau tidak punya tidak akan dilayani.

 Yang tetap bertahan dan tidak menyembah patung dan antiris, akan selamat. Mereka berjubah putih, (Wah.7:13). Suatu Perhimpunan besar yang keluar dari kesusahan besar, yang tak dapat dihitung. Yang dimaksud kesusahan besar adalah masa kepicikan dalam satu sabat terakhir (Dan.9:27), terutama mereka yang mati sahid waktu meninggalkan persekutuan mereka dan bergabung dengan pekabaran pengantin, dan mereka yang mempertahankan Firman Tuhan selama Zaman Antikris dengan tidak menyembah patung dan binatang itu.

Dan mereka yang mati sahid, mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesetiaan mempertahankan kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun, Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama. Wah.20:4-5

Selengkapnya  KLIK DI DINI

Sambungan.....klik disini

DANIEL 5. Jari Tangan Menulis di Dinding

 Raja Belsyazar melihat jari tangan yang menulis di dinding, jari tangan manusia yang sedang menulis adalah utusan Tuhan, yaitu Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus menulis dikapur dinding istana dan didepan kaki dian (pelita) agar jelas terlihat oleh raja. Tuhan datang menuliskan didinding istana pada saat raja sedang mabuk minum anggur dengan menggunakan perkakas emas dan perak dari Bait Allah. Raja Belsyasyar mengadakan pesta, ia menggunakan alat-alat dari Bait Allah, diantaranya ada Pelita Emas. Allah tidak senang hal itu sehingga ada teguran datang kepada Belsyasyar di bawah pelita. Berbicara berita penghukuman dari Tuhan dalam terang Roh Kudus, karena raja sudah menghujat Roh. Berita ini juga ditujukan pada Bangsa Israel agar tidak meninggalkan Tuhan dan tidak tunduk memuji dan menyembah pada ilah lain.

Punggung tangan yang menulis membayangkan Berita Penghukuman Babil (Wah.14::8-12). Malaikat kedua adalah Malaikat Penghukuman. Penghukuman ini ditujukan pada Babil Agama yang disebutkan sebagai Babil Besar. Adapun Babil Agama, yang juga disebut Gereja Sundal telah menyesatkan seluruh bangsa dengan pelajaran palsu dan sesatnya. Yes.2:9. Ini berbicara tentang kerobohan Babil Agama. Malaikat ketiga memperingatkan pada mereka yang memakai tanda dan materai di dahi dan tangannya dari binatang itu dan menyembahnya, bahwa penghukuman sudah tiba dari Tuhan Yesus. Air anggur yang dimaksud disini adalah murka Allah. Penghukuman yang sempurna, yaitu Tuhan akan mengirik seperti air anggur, membinasakan segala orang yang telah menjadi alatnya Antikris dan menerima tanda “666”. Peringatan ini juga ditujukan kepada segala orang kudus, yang memegang kesaksian Yesus, supaya bertahan dan bersabar, karena kelepasan sudah sampai, kekuasaan Antikris dan Nabi Palsu akan diakhiri, ditangkap hidup-hidup. Ini adalah merupakan berita yang menggembirakan.

Tuhan Yesus yang keluar dari rumah Allah dan membawa sabit yang tajam. Waktu Tuhan Yesus datang dalam Perang Harmagedon, Dia memakai mahkota emas. Itu tandanya Yesus telah dilantik jadi Raja Segala Raja. Yesus dilantik jadi Raja sesaat sebelum dia turun ke Bumi, yaitu pada saat Musa dan Elia telah tiba di Surga setelah dibangkitkan kembali dari kematian. Wah.14:14. Tuhan Yesus membawa sabit ditangan-Nya, menyabit antikris dan nabi palsu dan segala orang durhaka yang mengikuti Antikris. Inilah yang disebut Perang Harmagedon.

Maka keluarlah malaikat yang lain  dari rumah Allah, ini adalah malaikat Jibrael yang berseru kepada Tuhan Yesus agar segera menyabitkan sabit yang ada ditangan-Nya ke bumi. Ini menunjuk pada Perang Harmagedon, Wah.14:15-16. Malaikat Jibrael yang membawa sabit yang tajam, karena dia mengetahui benar siapa yang harus disabit pada masa perang Harmagedon dan siapa yang dihindarkan. Sabit itu untuk menyabit anggur bumi karena sudah saatnya untuk dituai karena sudah masak. Wah.14:17. Anggur bumi adalah bayangan orang jahat, bayangan lalang, disinilah akan nyata mana lalang dan mana gandum, yang akan dipisahkan. Mat.13:40-43. Sabit itu disabitkan ke Bumi, yang berarti pencurahan Bokor Murka Allah. Ini adalah Murka Allah tanpa ampun. Disabit dan dikumpulkan dan diirik di luar kota/ negeri. Ini berarti di luar Yerusalem, yaitu di lembah Megodo. Bokor Murka Allah ini bermata, yaitu membinasakan pengikut Antikris, tapi orang yang bertobat terlindung.  Mereka yang tidak disabit, dipelihara dan masuk dalam pemerintahan Kerajaan 1000 Tahun Masa damai.

Sebelum 7 Bokor Murka Allah dicurahkan Nampak tanda alamat besar di langit, tanda kebinasaan semua orang berdosa menjelang pencurahan 7 Bokor Murka Allah. Alamat yang Nampak dilangit itu adalah alamat yang ke 3, yang besar lagi ajaib, yaitu 7 malaikat yang memegang 7 bala yang akhir, sebagai penyudah murka Allah. Alamat yang pertama dilangit adalah Perempuan yang bersalut matahari, bulan dibawah kakinya dan bermahkota 12 bintang, sedangkan alamat yang ke 2 adalah seekor naga besar merah menyala, berkepala 7 dan bertanduk 10, Wah.12:1-4. Alamat ke 3 ini begitu besar dan ajaib, sebab alamat ini menimpa segala manusia di bumi. Tanda alamat ini adalah pengumuman bahwa Tuhan akan mencurahkan 7 Bokor Murka Allah melalui ke 7 malaikat itu. Alamat ini menandakan berakhirnya pekabaran Musa dan Elia.

Tak kala tanda alamat ini dinyatakan, maka orang-orang kudus bergembira dan memuji Tuhan karena mereka tahu Anti Kris akan diakhiri. Orang kudus ini berdiri di tepi laut kaca (Wah.15:2), ini menunjukkan kekokohan pendirian percaya mereka pada Firman yang benar. Cermin diumpamakan Firman Allah, Laut kaca adalah Firman Tuhan (Yak.1:23), Firman itu untuk meneropong hati manusia, tidak ada yang tersembunyi dihadapan-Nya (Ibr.4:12-13). Nampak laut kaca bercampur api, berarti Firman Tuhan bagaikan api yang menghanguskan (Ibr.12:29, Yer.23:29, Ul.4:24).  Firman itu adalah Tuhan Yesus sendiri dan api berbicara tentang roh Kudus. Berarti laut kaca bercampur api berbicara Firman yang diurapi Roh Kudus.

SELENGKAPNYA KLIK DI SINI

Sambungan.....klik disini

DANIEL 4. Mimpi Nebukadnezar tentang Pohon Tingi dan Basar

 Nebukadnezar Bermimpi Pohon yang tingginya sampai ke langit, berbicara Nebukadnezar meninggikan diri, tidak ada yang seperti dia, mengatasi Allah, adalah bayangan Antikris yang meninggikan diri dan ingin disembah sama seperti Allah.  Setan menjelma jadi manusia (Anti Kris), masuk dalam tubuh manusia. Iblis meniru, sebagaimana Tuhan Yesus menjelma jadi manusia, Yoh.1:14. Setan sejak semula selalu ingin di sembah. Itu sebabnya kalau orang menyembah Antikris, berarti sudah menyembah setan. Karena tanpa sadar mereka telah menyembah raja kegelapan, bukan hanya menyembah Anti Kris tapi mengagungkannya, Wah.13:4.

Dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi. Berbicara kekuasaan Nebukadnezar menjadi sangat besar dan menguasai bangsa-bangsa didunia. Membayangkan Antikris diberikan kuasa atas pemerintahan seluruh dunia, Antikris adalah penjajah terbesar, yang menguasai seluruh dunia. Wah.11.

Daun-daunnya indah, buahnya berlimpah-limpah, berbicara Kerajan Babel makmur, sejahtera dan kaya. Membayangkan pada zaman Antikris kemakmuran akan dialami luar biasa oleh penduduk bumi, karena hikmat antikris yang luar biasa dalam memanfaatkan kekayaan alam, sekalipun terjadi masa kekeringan karena tidak ada hujan selama 3,5 tahun. Antikris menguasai kekayaan di darat dan di laut. Jadi Gereja palsu dan Antikris  menguasai kekayaan di Bumi dan menjadi sangat kaya.

Padanya ada makanan bagi semua yang hidup, berbicara persediaan makanan melimpah dikerajaan Babel. Hal ini membayangkan Antikris menguasai kekayaan bahan Makanan : Air anggur, minyak zaitun, tepung halus, gandum, ternak lembu dan domba dan lainnya. Antikris menguasai perdagangan seluruh dunia, karena itu Antikris menjadi sangat kaya. Pada masa jayanya Anti Kris, mereka yang tidak mempunyai cap “666”, tak boleh berjual beli apapun, karena sumua perdagangan dikuasai Anti Kris.  Ini merupakan ujian berat bagi Gereja tertinggal. Wah.13:17. Setiap penduduk dunia mempunyai kartu Antikris, berupa chip yang ditanam dalam tubuh, kalau tidak punya tidak akan dilayani

Di bawahnya binatang-binatang di padang mencari tempat bernaung dan di dahan-dahannya bersarang burung-burung di udara, dan segala makhluk mendapat makanan dari padanya, berbicara Kerajaan Babel menjadi tempat berlindung bangsa-bangsa di bumi karena kekuasaan dan kekayaan Babel. Hal ini membayangkan pada zaman antikris, Antikris menguasai bangsa-bangsa, suku dan bahasa, mere4ka tunduk dan berlindung padanya. 10 tanduk yaitu 10 negara sepakat memberi kuasa pada Antikris, sehingga Antikris menjadi penguasa tunggal di dunia. Wah.17:13.

Tempat binatang bernaung, berbicara Kerajaan Babel menguasai raja-raja, bayangan Antikris  berkuasa atas pemerintahan (negara), kuasa dan kekuatan seluruh dunia, yang digambarkan dalam Kitab Daniel, yaitu pohon yang meliputi seluruh bumi. Antikris adalah penjajah terbesar, yang menguasai seluruh dunia. Wah.11.

 Tempat bersarang burung-burung diudara, berbicara Kerajaan Babel tempat berkumpul orang bijaksana, ahli nujum, para kasdim. Membayangkan Antikris menguasai Gereja Sundal atau disebut juga Babil Agama, karena ini merupakan alat antikris yang terbesar dan digambarkan sebagai permaisuri Antikris. Berarti menguasai seluruh agama dan kepercayaan di dunia.

Segala mahluk mendapatkan makanan daripadanya, bayangan antikris Menguasai perdagangan seluruh dunia, karena itu Antikris menjadi sangat kaya.

Selengkapnya KLIK DI SINI

Sambungan.....klik disini

DANIEL 3. SADRAK, MESAK DAN OBEDNEGO DALAM DAPUR API

 Nebukadnezar membuat patung emas dan memerintahkan semua orang, tanpa kecuali harus sujud menyembah patung itu pada saat kedengaran bunyi berbagai jenis alat musik seperti yang tertulis. Siapa yang tidak sujud menyembah akan dihukum mati dalam perapian yang menyala-nyala. Patung ini membayangkan patung Antikris yang akan dibuat pada masa  Antikris,

 Sadrakh, Mesakh dan Abednego dengan tegas menyatakan tidak akan memuja dewa raja dan tidak akan tunduk menyembah patung itu. Karena dia yakin akan Tuhan, bahwa sekalipun Tuhan tidak menyelamatkan tubuh mereka dari dapur api itu, tapi Tuhan pasti menyelamatkan jiwa mereka. Apa artinya tunduk pada patung itu dan tidak dibakar pada dapur api itu, kalau akan ditimpa murka Tuhan dalam penghukuman api neraka kekal.

Keteguhan hati Sadrakh dan kawan-kawan tentu karena mereka memahami benar bahwa Nebukadnezar hanya dapat membinasakan tubuh, tapi tidak berkuasa atas jiwa dan roh.

Keteguhan hati Sadrakh dkk, ini adalah bayangan Gereja Pengantin yang kuat dan teguh dalam iman dalam Kegerakan Besar dan juga membayangkan Gereja Tertinggal dalam zaman Antikris, yang harus tetap kuat dan teguh, tidak tergoyahkan, walaupun penyiksaan sangat berat

selengkapnya KLIK DI SINI

Sambungan.....klik disini

Daniel 1 dan 2. Pembuangan ke Babil dan Mimpi Nebukadnezar tentang Patung

 1. Dalam pembuangan ke Babil, Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; karena makanan raja ini mungkin sudah dipesembahkan pada berhala, ataupun mungkin bercampur dengan darah, sehinga Daniel dan teman-temannya tidak mau menajiskan dirinya dengan makanan itu. Disini kita melihat bahwa Daniel begitu tabah dan tetap berpegang teguh pada kebenaran, sekalipun mereka dalam pembuangan, mereka berani menolak perintah raja,

2. Daniel diperhadapkan tantangan yang berat, harus bisa memberitahukan apa isi mimpi raja Nebukadnezar dan sekaligus maknanya. Daniel memuji dan memuliakan Tuhan, karena Tuhan sudah menjawab pergumulannya tentang mimpi raja, yang telah menganugerahkan hikmat dan kekuatan, dan memberitahukan rahasia yang tersembunyi. Tuhan nyatakan kepada Daniel mimpi itu bersama maknanya dalam suatu khayal pada malam. Membayangkan bahwa Gereja Pengantin yang berserah pada Tuhan akan selalu dibela Tuhan, dengan menganugrahkan kekuatan dan penghiburan.

Selengkapnya KLIK DI SINI

Sambungan.....klik disini